I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 138.


__ADS_3

Stadium Old Trafford, merupakan rumah bagi Manchester United untuk melakoni pertandingan home mereka.


Kini di stadium itu, Manchester United menjamu rival mereka yaitu Liverpool.


Namun sang tuan rumah dalam keadaan yang tertinggal dalam hal skor oleh tim tamu.


Kedua gol tersebut di cetak oleh bintang muda dan baru yang di datangkan oleh Liverpool.


Mbappe mencetak ke dua gol nya itu di babak pertama.


Saat ini, pertandingan keduanya yang di selenggarakan di Old Trafford juga sudah memasuki babak ke 2.


Di babak ke 2, Manchester United benar benar berbeda.


Mereka lebih berani keluar, namun masih ada kesamaan, yaitu para pemainnya terlalu banyak dan lama memegang atau menguasai bola.


Ini membuat ritme permainan menjadi terganggu dan sedikit terlambat.


Padahal jika mereka bisa lebih cepat, mungkin peluang yang tadi adanya bisa mereka manfaatkan untuk membalaskan ketertinggalan itu.


Meski kesalahan kesalahan seperti itu masih belum di rubah oleh para pemain Manchester United, para pemain Liverpool tidak lengah sama sekali.


Mereka justru semakin fokus.


Karena mereka ingin clean sheet di pertandingan ini.


Memasuki menit 72, Bruno Fernandes memberikan operan pada Rashford di depan.


Dimana Rashford sudah di tempel ketat oleh Ibrahima Konate.


Tidak tahu apa maksud dari Bruno Fernandes memberikan bola pada pemain yang sedang di jaga ketat seperti itu.


Rashford juga kesulitan untuk membebaskan pengawalan ketat dari Ibrahima Konate.


Dia berusaha menahan dan mempertahankan bola yang di kuasainya meski terus di ganggu oleh Ibrahima Konate.


Declan Rice tentunya melihat hal ini, dia juga berlari kecil ke arah keduanya, dia bisa saja membantu Ibrahima Konate agar lebih cepat terebut.


Tapi Declan Rice merasakan bahwa bola tidak akan lama lagi bakal terlepas dari penguasaan kaki Rashford.


Ibrahima Konate yang terus menganggu Rashford itu mulai menggerakkan kakinya masuk ke dalam celah kedua kaki Rashford untuk menyingkirkan bola dari penguasaan kaki Rashford.


Rashford juga segera memindahkan bola karena melihat gerakan Ibrahima Konate, namun dia terlalu percaya diri dengan keterampilannya.


Gerakan Ibrahima Konate sedikit lebih cepat dari gerakannya.


Bola juga terdorong dan lepas dari penguasaan kaki Rashford.


Rashford juga langsung berusaha mengambil bola lagi, namun dia sudah terlambat karena Declan Rice sudah mencurinya dengan cepat.


Declan Rice juga dengan cepat menyalurkan bola ke sisi kiri pada Robertson dengan umpan lambung.

__ADS_1


Robertson menahan bola menggunakan dadanya, dia kemudian mengontrol bola dengan kakinya.


Florian dan Aurelien segera bergerak mencari ruang agar memudahkan Robertson untuk mengoper atau akan berakselerasi maju nantinya.


Sementara itu ketiga lini serang Liverpool juga sudah bergerak ke depan, mereka maju ke wilayah pertahanan Manchester United dengan kepala yang terus melihat ke belakang.


Namun Sean berbeda, dia bergerak menyamping karena dia juga harus memperhatikan garis pertahanan lawan sebab dia takut adanya off side.


Di saat ketiga lini serang Liverpool bergerak maju, Trent Arnold di sisi lain dari Robertson juga maju melewati garis tengah dengan tenang.


Virgil dan Ibrahima Konate juga segera melebarkan posisi mereka.


Para pemain Manchester United juga mencoba untuk menutup ruang untuk jalur operan dari Robertson.


Para pemain Manchester United tidak menutup orang orang dari Liverpool, karena menurutnya itu akan lebih sulit dan melelahkan.


Sebab pergerakan para pemain Liverpool yang cepat dan gesit, jadi lebih baik menjaga jalur bola saja karena itu akan menguras sedikit stamina.


Robertson juga melihat ke depan dan sekitarnya sambil menggiring bola dengan pelan.


Di saat Jadon Sancho seorang Winger Manchester United melakukan pressing pada Robertson, Robertson tiba tiba berakselerasi maju ke depan melewati garis tengah.


Jadon Sancho yang melakukan pressing itu juga hanya bisa melongo karena baru saja dia mendekat tapi tiba tiba Robertson bergerak.


Dia kemudian berusaha mengejar Robertson yang berakselerasi itu.


Namun karena keterlambatannya, Robertson juga sudah memberikan bola ke Florian.


Sementara itu, bola berada dalam penguasaan Florian yang melakukan operan pendek bersama Aurelien mencoba menarik perhatian lawan.


Bruno Fernandes selaku gelandang juga berusaha merebut bola, namun saat dia mengejar bola di oper kan ke pemain lain, saat gelandang lain membantu Bruno Fernandes, perlakuan yang sama juga di lakukan.


Saat terus seperti itu, para pemain Manchester United juga sedikit berani dan lebih keluar.


Mereka langsung melakukan pressing agresif.


Namun Florian sangat pintar, dia langsung mengoper bola ke belakang melewati Virgil.


Dia mengoper pada Alison.


Alison juga menguasai bola dengan tenang menunggu para pemain Manchester United maju.


Rashford juga tahu bahwa ini hanya ingin menarik para pemain lainnya supaya lebih maju, dia memilih diam menunggu.


Namun siapa sangka, justru Virgil mendekat pada Alison dan melakukan operan berdua.


Ini tindakan yang sangat meledek.


Dengan begitu, Rashfor, Bruno Fernandes juga langsung berlari maju ke depan.


Fred gelandang Manchester United juga sedikit lebih maju, Jadon Sancho juga menjaga sisi Robertson karena takutnya bola di oper kan ke sisi Robertson.

__ADS_1


Namun saat para pemain Manchester United itu maju, Alison tiba tiba melakukan tendangan jauh ke depan.


Bola itu juga melewati lini tengah, itu mengarah pada Joao Felix.


Joao Felix juga siap menerima bola meski dia sedang di tempel ketat.


Tangannya Joao Felix memegangi celana lawan yang dimana pemain bertahan lawan menempelkan badannya pada punggung Felix.


Felix maju sedikit dan melakukan kontrol bola dengan dadanya, dia kemudian mengontrolnya lagi dengan kaki, menahan bola dan memunggungi gawang lawan.


Aurelien segera bergerak mendekat, di saat Aurelien bergerak mendekat seperti itu, Sean dan Mbappe segera maju dan menusuk ke dalam.


Mereka tidak berada di sisi lapangan lagi.


Bersamaan dengan pergerakan itu, Trent juga maju di sisi kanan melebihi posisi Aurelien.


Felix sadar dan segera mengoper pada Aurelien.


Pemain Manchester United lain segera berlari mengejar bola yang sedang menuju Aurelien.


Namun Aurelien tidak mengontrol bola dulu, dia memilih langsung melakukan passing pada Trent di sisi kanan.


Trent juga menerimanya dan langsung menggiring sedikit maju.


Saat sudah memasuki posisi atau jarak ideal untuk mengumpan dia memperlambat giringan nya.


Pemain Manchester United juga tahu kualitas umpan dari Trent jadi mereka segera menutup, tapi saat mereka menutup, justru Trent mengoper pada Florian yang mendekat pada Trent.


Teralihkan fokus nya, pemain itu segera berlari pada Florian, namun dia benar benar mati langkah.


Saat dia bergerak ke Florian, bola sudah kembali pada Trent melalui belakangnya.


Trent melakukan umpan 1 2 dengan Florian.


Trent yang memiliki ruang bebas itu juga segera melakukan umpan ke dalam kotak penalti.


Di dalam kotak penalti, terdapat 3 pemain bertahan Manchester United, sedangkan Liverpool hanya 2 pemain saja.


Itu adalah Sean dan Mbappe.


Mbappe bergerak maju mendekat pada tiang sisi kiri dari penjaga gawang berupaya untuk menjemput bola.


Dengan begitu pemain bertahan juga mengikuti Mbappe.


Pemain bertahan lainnya menjaga Sean dan 1 nya lagi akan memotong bola jika nanti bola itu akan bergerak pada Sean.


Saat bola memasuki kotak penalti, Sean bergerak dengan tiba tiba.


Dia berupaya menjemput bola.


Pemain yang menjaganya juga segera mengikutinya.

__ADS_1


Saat bola sudah dekat, Sean langsung melakukan ancang ancang menendang, pemain bertahan itu juga segera melakukan tekelan untuk menutup ruang tembak dari Sean.


__ADS_2