
Di tribun penonton, dimana penonton tidak terlalu banyak karena ini bukan pertandingan resmi.
Namun para penonton dari Liverpool bersorak atas keberhasilan gol yang tim mereka ciptakan.
Dimana tendangan Mbappe yang keras tak mampu di hentikan oleh penjaga gawang dari AC Milan.
Mbappe juga melakukan selebrasi khasnya.
Sean juga mengikutinya dan melakukan hal yang sama, Sean juga kaget waktu itu saat mengetahui bahwa selebrasinya sama dengan Mbappe.
Tak lama pertandingan juga di lanjutkan kembali.
Dimana para pemain AC Milan mulai menguasai bola dengan sangat baik.
Mereka tak mau mengulangi kesalahan yang sama, dimana mereka terlalu terburu buru untuk menyalurkan bola ke depan.
Mereka juga tidak tahu bahwa itu adalah sebuah jebakan yang di buat oleh Declan Rice untuk para gelandang AC Milan.
Bola yang di kuasai oleh para pemain AC Milan juga dengan cepat selalu berpindah, karena mereka selalu di tekan oleh para pemain Liverpool.
Mau itu gelandang atau penyerang Liverpool.
Virgil Van Dijk di belakang mengatur lini pertahanan dimana garis pertahanan mereka naikkan supaya para pemain AC Milan semakin mundur dan tertekan.
Dan apabila pemain AC Milan melakukan operan ke depan, tentunya itu akan offside karena garis pertahanan milik Liverpool sudah di naikan sangat tinggi ke depan.
Permainan yang di tujukan Liverpool meski sangat banyak menguras tenaga tapi ini sangat efektif.
Mereka juga perlu bertahan dan menyesuaikan semua ini agar nanti di liga dan kompetisi UCL mereka terbiasa.
Para pemain AC Milan juga hanya bisa membolak balik bola di belakang karena tekanan yang di berikan oleh para pemain Liverpool.
Rafael Leao yang merupakan penyerang AC Milan kesal karena tak mendapatkan bola.
Dia mundur ke belakang meminta bola pada rekan rekannya, namun dia di ikuti oleh Joe Gomez yang saat ini main menggantikan Ibrahima Konate.
Joe Gomez dan Ibrahima Konate bermain bergantian, dimana 1 pertandingan akan Joe Gomez dan pertandingan selanjutnya akan Ibrahima Konate.
Joe Gomez terus saja mengikuti pergerakan Rafael Leao yang meminta bola kebelakang.
__ADS_1
Brahim Diaz melakukan operan pada Rafael Leao dan dia langsung berlari berharap menerima bola lagi, namun Rafael Leao yang di tekan di belakangnya oleh Joe Gomez tak bisa melakukan itu.
Dia akhirnya hanya bisa bertahan dengan menahan bola sambil punggung yang menahan tekanan dari dorongan Joe Gomez.
Brahim Diaz yang sudah berlari ke depan juga akhirnya hanya bisa balik lagi.
Declan Rice di sisi lain langsung berlari membantu Joe Gomez agar Rafael Leao kehilangan keseimbangan dan bola bisa di curi.
Rafael Leao tentu saja tak memperhatikan Declan Rice yang berlari menuju ke arahnya karena dia tak bisa banyak melakukan pergerakan.
Declan Rice datang dan langsung menabrak, Rafael Leao juga kehilangan keseimbangan.
Namun bola yang lepas dari kaki Rafael Leao justru mengarah pada Sandro Tonali yang tadi sudah mendekat berniat membantu Rafael Leao.
Sandro Tonali yang mendapatkan bola bebas itu langsung melakukan umpan ke depan di sisi sebelah kiri.
Dimana itu adalah wilayah yang Trent jaga.
Winger dari AC Milan juga berlari dengan kencang mencoba mengejar bola.
Trent dan Winger AC Milan beradu lari, namun Trent tertinggal beberapa langkah, namun meski begitu, tangan Trent bergerak ke depan mencoba meraih bajunya.
Alison juga memberikan perintah pada Robertson dan Virgil agar segera mengisi ruang agar tak ada pemain lain yang memanfaatkan kesempatan untuk menembak di kotak penalti nantinya.
Dengan banyak usaha, Winger AC Milan berhasil menjangkau bola dan langsung melakukan giringan ke dalam kotak penalti.
Namun dia di hadang oleh Virgil dan dia hanya bisa memperlambat giringan itu, dia tahu bahwa dia harus cepat karena di belakangnya Trent masih berlari berusaha merebut bolanya.
Dia sendirian di depan karena tadi Rafael Leao turun ke belakang untuk meminta bola.
Sementara Winger kanannya terlambat berlari dan belum masuk kotak penalti.
Winger itu melakukan banyak gerakan tipuan mencoba mengelabui Virgil, namun Virgil tetep tenang dan tidak terkecoh.
Pemain Winger itu akhirnya menembak dengan paksa, dan bola pun membentur paha dari Virgil.
Bola pun melayang ke luar kotak penalti, namun para gelandang Liverpool yang kini masih berlari berada jauh dari bola.
Winger kanan AC Milan yang tadi berlari lambat tentunya memiliki jarak yang dekat, dengan usahanya mempercepat larinya, Winger kanan AC Milan akhirnya mendapatkan bola bebas itu.
__ADS_1
Dia tidak membuang waktu dan langsung menembak ke arah gawang.
Alison juga berusaha untuk menghentikan bola itu, dengan usaha Alison, bola yang di tembak oleh Winger kanan AC Milan itu akhirnya tertepis dan menghasilkan sepak pojok bagi AC Milan.
Dengan kesempatan ini, Virgil berteriak memberikan perintah memarahi karena terlalu ceroboh.
Alison juga berteriak agar para pemain segera menjaga.
Sean juga kembali kebelakang dan menyisakan Joao Felix dan Mbappe di depan.
Sean turun karena dia memiliki postur tubuh yang tinggi dan itu di butuhkan.
Sepak pojok pun segera di eksekusi oleh Brahim Diaz, bola melayang ke dalam kotak penalti.
Para pemain juga berebut dan berburu bola yang masih melayang di udara.
Para pemain melompat berusaha menjangkau bola.
Akhirnya Virgil yang memiliki tubuh tinggi berhasil menghalau bola, namun bola yang di halau tak terlalu sempurna dan hanya keluar dari kotak penalti saja.
Sandro Tonali yang ada di luar kotak penalti langsung melakukan tendangan voli saat bola datang ke arahnya.
Posisi tubuh Sandro Tonali dan posisi tembakannya sangat sangat sempurna, hanya saja hasil dari tembakan ini belum di tentukan apakah akan menjadi sebuah gol atau tidak.
Dengan keras tendangan voli Sandro Tonali akhirnya membuat bola kembali melayang dan menuju ke arah gawang yang di jaga oleh Alison.
Alison sulit untuk melihat karena banyak nya pemain yang berkumpul di dalam kotak penalti.
Bola itu juga mengarah pada sisi kanan atas.
Alison yang melihat sedikit arah pergerakan bola juga langsung melompat ke arah kanan untuk menyelamatkan bola.
Namun saat bola akan benar benar menuju ke arah kanan, tiba tiba bola membentur salah satu pemain yang ada di dalam kotak penalti.
Bola pun berubah arah dan menjadi ke arah tengah.
Alison yang sudah terlanjur melompat tak bisa berbuat apa apa dan hanya bisa melihat bola yang berhasil melewati garis putih di gawang.
Para pemain AC Milan di kotak penalti langsung berlarian merayakan gol yang berhasil di cetak, sementara para pemain Liverpool bingung karena itu tidak di prediksi.
__ADS_1