
Di malam hari tanggal 25 Agustus 2021, Bos di temani Kylian Mbappe ke acara pengundian untuk kompetisi UCL dan UEL.
Jelas ini adalah hari yang di tunggu tunggu oleh para pemain mana pun dari tim manapun karena ini akan menentukan nasib mereka nantinya di kompetisi UCL atau UEL.
Apakah mereka akan berada di grup neraka atau grup biasa saja.
Dimana grup neraka di isi oleh 2 tim papan atas, 2 sisanya di isi oleh tim yang sedang naik daun di liganya.
Biasanya grup yang termasuk dalam grup neraka akan menampilkan penampilan atau pertandingan yang sangat menarik.
Karena persaingan yang begitu ketat dan intens.
Dimana tim tim yang ada di grup neraka memiliki gengsi nya masing masing sehingga mereka tak ingin kalah dari yang lain.
Tentunya bagi 2 tim yang nantinya lolos, mereka akan memiliki kans paling besar memasuki semi final.
Karena mereka sudah terbiasa dengan persaingan ketat dan melawan tim tim yang hebat.
Pengalaman di babak grup melawan tim tim besar dan kuat itu juga akan menjadi modal bagi mereka nantinya untuk terus melanjutkan ke babak selanjutnya.
Itu merupakan pengalaman berharga dan modal paling paling berguna bagi mereka nantinya.
Bos di temani Mbappe karena bos ingin para pemain nantinya terbiasa dengan rasa tegang.
Sekarang giliran Mbappe dan mungkin nanti tahun depan adalah Sean atau Joao Felix, mungkin juga yang lainnya.
Dimana banyak para senior dalam sepak bola pasti hadir dalam acara pengundian tersebut.
Karena bukan hanya pengundian saja yang di adakan di acara itu.
Akan ada acara makan bersama dan acara amal nantinya.
Beberapa media besar juga akan memiliki undangan khusus untuk nantinya menerbitkan berita tentang pembagian grup ini.
Di tempat acara, Bos dan Mbappe juga sudah duduk di tempat yang sudah di sediakan.
Dimana ini seperti kursi kursi di sini seperti ruangan di bioskop yang tertata ke samping dengan banyak dan ke belakang dengan banyak.
Untuk tempat duduk ini juga sudah di sesuaikan dengan oleh pihak penyelenggara.
Bukan untuk membeda bedakan tapi memang begitulah, ini untuk menghargai dan mengapresiasi pada tim tim besar yang sering ikut kompetisi UCL dan UEL.
Setelah banyak basa basi, akhirnya acara inti juga di mulai, yaitu pembagian grup UCL.
Tadi pembagian grup UEL juga sudah di bagikan jadi acara inti adalah pengundian babak grup untuk kompetisi UCL.
Nanti akan ada beberapa legenda dari sepak bola Eropa yang naik dan mengundinya.
Jadi nasib dan takdir mereka untuk babak grup berada di tangan para legenda ini.
Untuk pengundian ini, 2 tim besar akan di beritahukan lebih dulu, dan nantinya 2 lainnya akan menyusul setelah semua grup sudah di isi oleh tim tim besar.
__ADS_1
Setelah beberapa saat, seorang legenda naik ke podium dan mengambil sebuah bola kecil di dalam sebuah wadah besar.
Dimana bola bola kecil ini di dalamnya tertulis sebuah nama tim.
Mengambil dengan acak, lalu legenda itu membukanya dan tersenyum.
"Manchester City."
Dengan begitu, Manchester City akan di tempatkan di grup A.
Setelah melakukan itu, legenda tersebut turun dan baiklah legenda sepak bola lainnya untuk mengambil undian.
Dia melakukan hal yang sama dengan legenda tadi, dimana dia tersenyum dengan lebar.
"Paris Saint German."
Begitu pula, PSG akan berada di grup A bersama Manchester City.
Selanjutnya, legenda lainnya naik.
"Liverpool"
Saat mendengar Liverpool, bos dan Mbappe tahu bahwa mereka di grup B.
Berikutnya, "Atletico Madrid."
Dengan begitu Liverpool akan bersama dengan Atletico Madrid di grup B.
Begitulah serangkaian pengundian untuk 2 tim papan atas di lakukan.
Kini giliran pembagian untuk slot 3 dan 4 dimana ini adalah klub klub yang perlu di perhatikan.
Meski mereka di tempatkan di bagian ke 3 dan 4 mereka merupakan tim tim yang sulit untuk di lawan.
"Rb Leipzig, Club Brugge." Dengan begitu lah keduanya di tempatkan di grup A.
Di lihat dari grup A saja, ini sudah sangat menarik.
Dimana RB Leipzig mampu bersaing di papan atas Liga German.
Adapun Club Brugge mereka juga merupakan raksasa dari liga Belgia.
Dengan begini grup A masuk dalam kategori grup neraka yang dimana sulit untuk menentukan siapa yang akan lolos ke babak selanjutnya.
Pertandingan pertandingan ini juga perlu di tonton.
Berikutnya, legenda lain naik dan memberitahukan siapa yang akan mengisi slot 3 dan 4 di grup B.
Mengambil bola bola kecil di dalam wadah.
"Porto."
__ADS_1
"AC Milan."
Bos merasakan getaran yang hebat.
Dia tidak menyangka timnya juga akan masuk dalam kategori grup neraka.
Kenapa AC Milan bisa di bawah, itu karena musim musim sebelumnya AC milan sedang menurun.
Dengan begitu grup B yang di isi oleh Liverpool, Atletico Madrid, Porto dan AC Milan pun akan menjadi persaingan yang ketat untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.
Setelah beberapa saat, pengundian untuk semua grup juga sudah di selesaikan.
Grup yang paling enak adalah grup D, dimana Real Madrid, Inter Milan, Sheriff dan Shakhtar Donetsk.
Sedangkan untuk Grup E dimana Bayern Munchen, Benfica, Barcelona, ketiganya merupakan tim tim besar.
Setelah acara selesai, bos dan Mbappe juga melakukan perjalanan pulang lagi.
Di malam hari, Sean berada di kamarnya dan masih menunggu untuk pemberitahuan grup UCL.
Dimana bos sudah berjanji kepada para pemain bahwa dia akan memberitahukannya melalui pesan grup nanti jika sudah selesai.
Sean di kamarnya juga sedang menunggu tapi tidak kunjung datang.
Sean juga sudah mengirimkan pesan pada Mbappe apakah sudah selesai atau belum.
Sean sangat penasaran karena dia akan menjadi orang pertama dari Indonesia yang bisa berlaga di kompetesi bergengsi dalam sepak bola Eropa.
Ini merupakan sebuah kebanggaan dan anugerah baginya. Jadi dia harus cepat tahu supaya bisa mempersiapkan mentalnya supaya nanti bisa bermain dengan baik.
Setelah beberapa saat, bos mengirimkan sebuah pesan.
"DONE!"
"Kita harus berjuang di neraka." Isi kalimatnya.
Para pemain yang menunggu seperti Sean langsung tahu arti dari kalimat bos tersebut.
Mereka tahu bahwa grup mereka di tempatkan di grup neraka.
Setelah beberapa saat, Mbappe juga mengirimkan sebuah pesan, dimana itu adalah semua tim tim di grup lainnya juga.
Sean yang melihat pesan Mbappe juga langsung fokus pada grup B dimana Liverpool berada.
"Ah benar saja, ini grup neraka."
"Tapi kita pasti bisa lolos ke babak selanjutnya." Ucap Sean sendiri di kamarnya.
Kemudian Sean melanjutkan melihat grup grup lainnya.
"Ah grup D sangat enak, Real Madrid dan Inter sudah di pastikan lolos kalau begitu." Ucap Sean karena melihat bagaimana keadaan grup D.
__ADS_1
Sedangkan untuk Grup lainnya, Sean juga mengapresiasinya karena banyak sekali yang bertemu tim tim besar di babak grup juga.
Tapi hanya grup D saja lah yang sangat santai.