
Keesokan harinya,
Liverpool juga memposting sebuah foto terbaru di akun media sosial mereka.
Mereka memposting foto Sean yang memegang baju nomor 7.
Lalu foto kedua, Sean yang menandatangani kontrak dengan pihak klub.
Isi kalimat untuk foto tersebut juga, "The great player from Liverpool's Under 23s has officially joined our first team. Enjoy your work."
Artinya sepertinya 'pemain hebat dari Liverpool U 23 kami secara resmi bergabung dengan tim utama kami. Selamat bekerja.'
Setelah foto tersebut di posting oleh akun media sosial Liverpool.
Media media sepak bola Indonesia juga kini di guncang kehebohan karena sekarang Sean benar benar bermain untuk Liverpool.
Mereka langsung melakukan re post pada postingan itu dan menyebarkannya.
Ini merupakan kabar yang membahagiakan bagi sepak bola Indonesia, apalagi Sean saat ini di nilai sebagai pusat dari para pemain muda nantinya yang akan membawa kesuksesan untuk Indonesia.
Akun akun sepak bola Eropa seperti Wonderkidz dan Transfer market official juga melakukan pemberitaan hal ini.
Banyak yang berkomentar untuk mengucapkan selamat pada Sean di kolom komentar tim Liverpool.
Sedangkan Sean sendiri, saat ini dia masih di apartemennya dan dia sedang bersiap untuk pulang ke Indonesia.
"Akhirnya penantian selama 3 tahun ku berakhir."
"Sekarang aku akan bermain untuk tim utama." Ucap Sean penuh semangat.
Sean saat ini sendirian di apartemennya karena Silva sudah kembali untuk mengurus pemain lainnya.
Sean juga tak mempermasalahkannya karena urusan dirinya juga sudah selesai.
Dirinya juga sudah dewasa dan besar, dia sekarang berumur 21 tahun dengan tubuh tinggi yang tegap dan berisi otot.
Meski terlihat sangat ideal, namun itu tidak mempengaruhi kecepatan Sean dalam berakselerasi.
"Ku harap rencana bos tentang regenerasi pemain muda benar benar berjalan lancar."
"Aku juga tak sabar ingin bertemu rekan baru."
Sangat berharap bahwa dia ingin sekali buru buru berlatih bersama tim utama, meski selama 3 tahun itu Sean pernah ikut berlatih bersama tim tapi Sean belum benar benar merasakan sensasi bermainnya.
Ketika Sean sudah selesai menyiapkan persiapan dan perlengkapannya untuk pulang ke Indonesia, ponselnya berdering tanda ada panggilan masuk.
"Ada apa Bu?"
"Kamu berangkat jam berapa dari sana?"
__ADS_1
"Penerbangan jam 3 sore." Ucap Sean.
"Baiklah kalau begitu nanti ibu dan ayah mu menjemput di bandara."
"Iya Bu."
"Kamu sudah menyiapkan semuanya?"
"Sudah Bu."
"Baiklah kalau begitu, jangan lupa berdoa sebelum berangkat." Dengan begitu panggilan juga di akhiri.
Sean juga menyimpan kembali ponselnya dan dia melirik jam yang ada di tangannya.
Sekarang waktu menunjukkan pukul 1 siang.
Mungkin sebentar lagi dia harus segera berangkat ke bandara agar tak ketinggalan penerbangan.
Sean berencana untuk berangkat pukul 2 kurang.
Masih ada 30 menitan lagi sebelum jamnya, Sean mengisi waktunya dengan bermain ponselnya di atas kasur.
Sean membuka akun instagramnya dan sekarang dia benar benar sudah memiliki banyak pengikut di akunnya itu.
Ketika sedang asyik mengusap layar dan menonton video video di fitur terbaru Instagram, Sean menerima sebuah notif tanda adanya pesan masuk.
Sean kemudian membukanya dan melihat siapa yang mengiriminya pesan.
Sean terkejut saat melihat siapa yang mengiriminya pesan.
"Halo temanku, selamat atas kontrak profesional mu di tim utama."
"Semoga bisa bekerja sama di masa depan."
Isi pesannya begitu.
Sean semakin terkejut saat membaca isi pesan tersebut.
Dia tidak menyangka pemain ini mengiriminya pesan bahkan mengucapkan bahwa dia bisa bekerja sama di masa depan.
'Apa maksudnya ini?'
'Apakah dia akan ke Liverpool?'
'Apakah dia juga akan memakai nomor 7 dan aku harus menggantinya?' Pikir Sean.
Di klub sebelumnya dia memakai nomor 7 jadi mungkin saja dia juga akan meminta nomor 7 pada Sean.
Tapi yang masih dia kejutkan adalah apakah pemain ini benar benar akan pindah ke Liverpool dan sudah resmi hanya saja belum di umumkan.
__ADS_1
Itulah pikiran Sean saat ini.
'Jika ini benar benar terjadi, ini sih gila.'
'Bos rencana mu benar benar besar sepertinya.'
Sean mengira bahwa rencana bos hanyalah biasa saja meski akan melakukan regenerasi tapi dia tidak menyangka pemain seperti ini saja masuk dalam rencananya.
Sean sudah membayangkan bagaimana para pemain baru akan datang musim ini.
Dimana mungkin akan ada banyak sekali yang di jual di tim utama dan membeli banyak pemain baru.
Dan kabar yang beredar di luar juga sangat ramai dimana Sadio Mane di kait kaitkan dengan Barcelona atau Bayern Munchen.
Sean sangat menunggu bagaimana rekan rekan barunya ini.
"Terima kasih, semoga berjalan dengan lancar." Balas Sean pada pemain yang mengiriminya pesan.
Setelah membalas pesan tersebut, Sean kemudian melihat lihat akun sepak bola Eropa yang membahas rumor rumor transfer untuk transfer musim panas ini.
Dia penasaran siapa saja yang di kaitkan dengan Liverpool.
Sibuk dengan keasyikannya mencari para pemain yang di rumorkan, waktu juga tak berasa dan Sean pun melihat jamnya sudah menunjukkan waktunya untuk segera berangkat ke bandara.
Dia tidak menunda waktu dan langsung berangkat ke bandara dengan mobil yang di siapkan oleh klub.
Sean juga sudah melapor makanya klub menyiapkan mobil untuk mengantar Sean dengan supirnya sekaligus.
Sean juga berencana untuk belajar menyetir nanti ketika sampai di Indonesia, dia membutuhkan kendaraan untuk dia pakai di Inggris nanti karena tidak mungkin akan terus seperti ini jika perlu bepergian.
Sementara Sean dalam perjalanan ke bandara, di tempat lain.
Bos sedang melakukan panggilan dengan seorang pemain yang sedang dia incar.
Wajar sekali jika para pelatih langsung menghubungi pemain yang di incar, meski ada larangan dari pihak klub tapi itu selalu di lakukan ketika jendela transfer.
"Yakinlah, kamu masuk dalam rencana ku."
"Baiklah, akan ku bicarakan dengan agenku terlebih dulu." Ucap sang pemain.
Biasanya panggilan seperti ini akan melewatkan agen terlebih dulu karena biasanya agen akan merusak rencana si pelatih.
Dimana jika si pelatih ingin sekali pemain itu datang, tapi pelatih malah menghubungi agennya maka nanti akan semakin di persulit dan akan menegosiasikan harga yang besar saat kontrak gaji.
Karena si agen tahu bahwa pemainnya sangat di butuhkan, jika apa yang di lakukan ya seperti bos, maka si pemain akan secara sukarela memaksa si agen agar pindah dan menerima tawaran dari klub si pelatih dengan harga yang wajar wajar saja.
Meski kadang ada juga pemain yang egois dan sombong karena merasa sangat di butuhkan, dia berkolusi dengan si agen agar mendapatkan gaji yang sangat tinggi.
Tapi bagi para pemain muda umur 21 - 23, yang mereka butuhkan adalah menit bermain untuk memupuk pengalaman mereka.
__ADS_1