I'M Footballer

I'M Footballer
Chptr 85.


__ADS_3

Pertandingan laga final Indonesia melawan Portugal di tournament Toulon kini sedang berlangsung di Stade Parseiman For-Sur-Mer.


Pertandingan yang sedang di gelar di lapangan hijau itu kini terlihat masih sedikit alot dan belum ada tensi panas panasnya.


Mungkin kedua tim saling berhati hati, mereka ingin membaca situasi di lapangan terlebih dulu.


Meski para pemain Indonesia di berikan instruksi untuk bermain bebas, mereka tidak sepenuhnya langsung menggempur dan bermain acak acakan.


Mereka mengerti bagaimana caranya agar tak terlalu acak acakan.


Mereka bermain dengan sangat baik.


Menguasai bola di wilayah nya sendiri dan kemudian maju sedikit lebih sedikit dengan penguasaan bola yang masih di kuasainya.


Meski maju sedikit demi sedikit, itu tetap sangat berpengaruh karena lama kelamaan para pemain Portugal akan merasakan tekanan yang tak akan mungkin mereka sadari awalnya.


Pertandingan di lapangan hijau itu juga sudah memasuki menit ke 17, namun jumlah tembakan yang di hasilkan oleh kedua tim belum mencapai batas 5 tembakan.


Indonesia yang mempunyai 2 tembakan dan Portugal mempunyai 2 tembakan juga.


Namun dari 2 tembakan itu, Indonesia belum mendapatkan tembakan tepat sasaran, tetapi tendangan yang masih melenceng.


Sedangkan untuk Portugal, mereka sudah mengemasi 1 tembakan tepat sasaran dan 1 tembakan melenceng.


Untuk corner kick atau tendangan pojok, kedua tim belum memperoleh tendangan pojok sama sekali.


Penguasaan bola di lapangan juga di menangkan oleh Indonesia, dimana Indonesia mempunyai 57% penguasaan bola dan Portugal hanya 43% saja.


Terlihat jelas dari statistik penguasaan bola ini bahwa pertandingan memang di dominasi oleh Indonesia.


Namun tak ada yang tahu apakah menang dalam penguasaan bola akan memenangkan pertandingan atau tidak.


Pertandingan di lapangan hijau yang masih berlanjut itu kini sudah memasuki menit 21.


Kini Abimanyu menguasai bola di tengah lapangan, kakinya menggiring bola dengan pelan dan kepalanya ia geleng geleng kan ke kanan dan kiri.


Itu ia lakukan untuk melihat apakah ada rekannya yang kosong atau tidak.


Terus berjalan sambil menggiring bola secara perlahan, Abimanyu tak berhenti sampai menemukan rekannya.


Meski sesekali dia juga akan melakukan operan pada Luthfi, tapi Luthfi segera mengembalikannya lagi karena dia tahu bahwa Abimanyu adalah pembagi bola yang baik.


Memasuki menit 23 pertandingan, Abimanyu memberikan umpan terobosan di sisi kanan pertahanan lawan.

__ADS_1


Umpan terobosan itu berada di celah antara pemain gelandang lawan, pemain bertahan lawan dan full back kanan lawan.


Tak tahu siapa yang di tuju Abimanyu itu siapa.


Namun melihat dari sisi kanan pertahanan lawan, itu merupakan posisi dimana Sean seharusnya berada.


Tentunya, Sean yang melihat umpan terobosan itu bergerak lebih dulu dan lolos dari perangkap off side.


Sean berlari di belakang punggung full back kanan lawan dan melewatinya dengan cepat.


Full back kanan lawan dengan pemain bertahan itu kaget karena mereka menemukan umpan terobosan yang sangat berbahaya.


Menurut pelatih mereka, pemain paling berbahaya dan harus sangat di waspadai adalah Sean sendiri.


Itu di karenakan produktivitas gol Sean dan ketajaman juga ketenangan dalam setiap menemukan kesempatan akan di manfaatkan dengan sangat baik.


Pelatih Portugal sangat mewaspadainya.


Apalagi pelatih Portugal tahu bahwa Sean sudah bermain di liga Profesional Liga Pro negaranya.


Dia juga banyak mendengar tentang Sean ketika di Portugal.


Meski ia senang karena ada bakat muda bermain di liga negaranya, namun karena sekarang menjadi lawan tentunya ia harus waspada.


Sean yang sudah melewati full back kanan itu berusaha meraih bola yang masih melaju.


Sean mempercepat laju larinya, itu karena umpan terobosan yang di berikan Abimanyu akurat tapi terlalu cepat dan keras sehingga posisi perhentian bolanya tak sesuai.


Sean yang sudah berusaha mempercepat laju larinya itu akhirnya mendapatkan bolanya.


Ia segera mengontrol bola dan melihat sekitar.


Tapi yang dia temukan di depannya adalah pemain bertahan lawan yang sedang menutupnya sangat dekat, mungkin berjarak 2,5 meter dari Sean.


Sedangkan full back kanan itu kini semakin mendekat pada Sean dan sedang berlari sisi kanan Sean.


Sean tentunya tenang dalam menghadapi situasi seperti ini.


Dia sudah terbiasa di Liga Pro Portugal, namun dia belum benar benar menemukan hal seperti ini ketika bermain di tim nasional dan baru sekarang.


Sean memilih untuk maju mendekat pada pemain bertahan lawan.


Pemain bertahan lawan tentunya sudah siap dan dia juga terus membayangi gerakan Sean dengan mundur secara perlahan lahan tapi matanya selalu tertuju pada bola dan gerakan kaki Sean.

__ADS_1


Full back kanan yang sudah dekat itu segera melakukan pressing ketat pada Sean.


Sean yang sudah sadar dengan keberadaan full back kanan itu tiba tiba melakukan putaran Zinedine Zidan.


Sean memutar badannya secara 360° dan mengecoh full back kanan lawan.


Saat full back kanan lawan sudah Sean lewati, Sean memilih untuk tidak maju ke arah pemain bertahan lawan, tapi dia memilih maju ke luar dari kotak penalti.


Sean menggiring bola dengan cepat namun di belakangnya dia di ikuti oleh pemain bertahan lawan yang harus benar benar menutup celah tembak Sean.


Sean tentunya tahu dan sadar dia di ikuti.


Sean berlari ke luar kotak penalti dengan bolanya, saat dia sudah dia luar kotak penalti, mungkin jarak dari gawang adalah 20 meter saja.


Posisi Sean kini berada di sebelah kanan pertahanan lawan dan di luar kotak penalti.


Di posisi seperti ini merupakan sudut yang pas untuk melakukan tendangan melengkung.


Sean yang sudah menggiring bola dari tadi itu, tiba tiba menyodorkan bola dengan kaki bagian bawah nya ke depan dengan pelan, itu ia lakukan agar ia memiliki sedikit ruang dan jarak untuk ancang ancang.


Pemain bertahan lawan yang melihat gerakan Sean itu sadar dan tahu bahwa Sean akan menembak.


Di langsung melakukan tekelan untuk menutup celah tembak Sean.


Namun saat tekelan kakinya akan mengenai bola itu, Sean tiba tiba mempercepat gerakan ancang ancang nya dan tiba tiba menembak begitu saja.


Pemain bertahan lawan hanya bisa pasrah.


Sedangkan pemain bertahan lainnya di dalam kotak penalti melihat ini segera memasang badannya untuk memblok tembakan Sean.


Namun tembakan yang di lakukan Sean adalah tembakan melengkung yang melambung.


Dan blok dari pemain bertahan lawan itu hanya di lewati saja melalui sisi kepalanya.


Bola terus melaju ke arah gawang, bolanya mengarah ke tiang kiri dari penjaga gawang.


Dimana itu merupakan tiang jauh dari posisi Sean.


Sean sengaja mengincar itu karena tembakan melengkung biasanya seperti itu.


Pemain lainnya yang melihat Sean menembak juga berharap tembakan Sean menjadi sebuah gol.


Tentunya penjaga gawang lawan tak akan membiarkannya, dia segera melompat ke arah tiang kirinya mencoba menyelamatkan bola yang benar benar akurat itu.

__ADS_1


Penjaga gawang melompat dengan tangan kiri yang di ulurkan ke arah bola untuk menyentuh bola setidaknya agar bola tak masuk ke dalam gawangnya itu.


Sean yang telah melakukan tembakan itu tetap memperlihatkan pergerakan bolanya itu dengan serius.


__ADS_2