
Beberapa hari berlalu,
Timnas Indonesia sudah berada di Qatar selama beberapa hari.
Mereka menempati tempat latihan dari sebuah klub yang ada di Liga Qatar untuk memfasilitasi pelatihan mereka.
Sean juga sudah berkenalan dengan para pemain baru.
Untungnya meski mereka baru bertemu sekali, tapi hubungan komunikasi semuanya berjalan lancar sehingga tak ada kejanggalan apapun.
Mereka terlihat seperti sudah bermain bersama sejak lama.
Di pertandingan pertandingan saat latihan juga, Indonesia tampil cukup baik.
2 hari lagi, pembukaan piala dunia juga akan segera di gelar.
Indonesia akan bermain melawan Wales terlebih dulu pada tanggal 21 November.
Ini merupakan waktu yang sangat sedikit bagi para pemain Indonesia.
Mereka harus mempercepat laju pemahaman mereka tentang skema dan taktik yang akan di gunakan oleh pelatih.
Di saat latihan, Sean benar benar membuat para pemain timnas lainnya sadar akan kemampuan Sean.
Bukannya Sean ingin menyombongkan diri, namun beberapa pemain yang sudah bermain dengan Sean bakalan tahu bahwa di latihan pun Sean bakal serius.
Dengan sikap yang di tunjukan dalam setiap sesi latihan, para pemain timnas lainnya juga mengubah sikap mereka.
Dan ini tentunya membuat pelatih dan jajaran staf mengangguk memberikan apresiasi.
Inilah yang paling di butuhkan timnas Indonesia saat ini.
Yaitu membangun momentum serius di setiap latihan dan jadikan kebiasaan sehingga di pertandingan yang akan datang nantinya, para pemain sudah menjadi lebih serius dan tidak akan meremehkan lawan manapun.
...
2 hari kemudian,
Bertepatan dengan pembukaan piala dunia yaitu tanggal 20 November, para tim hadir di stadium.
Menyaksikan rangkaian acara pembuka.
Sampai akhirnya ada beberapa tim yang masih tinggal untuk menonton pertandingan yang akan di lakukan oleh tuan rumah melawan tamunya di pertandingan pertama grup A.
Tentunya beberapa tim yang menonton adalah tim dari grup A.
Tim tim lainnya sudah kembali di saat pertandingan akan segera di mulai.
Mereka tak perlu memperhatikan pertandingan sama sekali.
Meski nanti kedepannya tim mereka akan bertemu, mereka tinggal menonton Vidio pertandingan pertandingan dari tim tersebut.
__ADS_1
Dan menilai bagaimana cara melawan tim tersebut.
Di saat pembukaan tadi, Sean juga bertemu dengan beberapa teman di tim Liverpool.
Seperti Henderson, Alexander Arnold, Declan Rice di tim liga Inggris.
Sean mengobrol beberapa kalimat bersama mereka dan saling memberikan semangat.
Ketiganya tentu saja memberikan semangat yang lebih pada Sean karena mereka tahu bahwa tim Indonesia atau timnas yang di perkuat oleh Sean saat ini akan melakukan catatan sejarah lagi.
Mereka ingin temannya tampil baik di catatan sejarah negaranya.
Sean tentu saja senang dan sangat berterimakasih dengan pemberian semangat oleh ketiga temannya tersebut.
Meski ada beberapa teman lainnya di Liverpool yang hadir, Sean belum mengobrol karena posisinya yang berjauhan dan berbeda klub.
Seperti di Belanda ada De Ligt dan Van Dijk.
Di Prancis ada Ibrahima Konate dan Aurelien.
Di German juga ada Florian.
Tentunya teman dekat Sean yaitu Felix ada di Portugal.
Mengetahui bahwa posisinya jauh, Sean mengurungkan niatnya untuk mengobrol.
Di saat beberapa tim kembali, pertandingan pembuka di gelar.
Dimana itu mempertemukan Qatar dan Ecuador.
.....
Keesokan harinya,
Di saat tengah hari, para pemain Indonesia sudah tiba di stadium untuk laga pertandingan mereka.
Mereka akan bertanding di jadwal pertama.
Tentunya waktu yang di butuhkan sekitar 45 menitan lagi.
Dimana pertandingan akan di mulai pada pukul 2 siang.
Para pemain Indonesia merasakan gugup yang hebat, Sean juga termasuk dalam para pemain yang gugup.
Meski dia memiliki pengalaman yang lebih kaya di banding lainnya karena bermain di liga teratas Eropa, Sean merasakan gugup seperti dirinya akan bermain di Liga teratas saat itu.
Bukan hanya para pemain yang merasakan gugup, melainkan para pendukung Indonesia yang hadir juga merasakan gugup.
Meski mereka tahu bahwa Indonesia tidak akan mendapatkan hasil yang baik di piala dunia ini, mereka tentu akan tetap mendukung dan memberikan semangat.
Mereka mengapresiasi para pemain sebab mereka bisa tampil di piala dunia.
__ADS_1
Setelah selang beberapa waktu, pertandingan akan di mulai.
Staf official pertandingan juga memberitahu agar para pemain segera memasuki lorong pemain.
Bersamaan dengan para pemain dari kedua tim yang memasuki lorong pemain, di layar televisi saluran Indonesia juga memperlihatkan kondisi dan situasi para pemain di lorong pemain.
Komentator dari sebuah channel televisi saluran Indonesia juga sudah mulai menjelaskan dengan beberapa kalimat supaya penonton di rumah mengerti situasinya.
Setelah beberapa saat, para pemain memasuki lapangan.
Sean yang menggandeng tangan seorang pria kecil juga mengepalkan tangan kanannya untuk menahan rasa gugupnya.
'Ini dia panggung dunia.' Ucap Sean dalam hatinya namun wajahnya masih tenang.
Para pemain dari kedua tim kemudian berbaris dan mulai menyanyikan lagu kebangsaan dari masing masing.
Setelah selesai menyanyikan para pemain dan para penonton bertepuk tangan.
Bersamaan dengan selesainya tepuk tangan, wasit meminta agar timnas Indonesia yang melakukan salaman pertama.
Dengan begitu para pemain Indonesia maju dan bersalaman dengan wasit kemudian maju dan bersalaman dengan para pemain Wales.
Setelah selesai, kedua kapten dari tim masing masing di panggil oleh wasit yang memimpin pertandingan tersebut.
Wasit menjelaskan beberapa aturan dan setelah beberapa saat, Fachrudin kembali dan menjelaskan bahwa mereka akan memulai kick off.
Tentunya ini sesuai dengan perintah dari pelatih supaya menghilangkan rasa gugup pemain dengan menguasai bola di awal.
Meski nantinya akan ada kesalahan tapi dengan momentum pertama, ini membuat para pemain akan segera menghilangkan rasa gugup.
Dengan begitu, penyerang Indonesia yaitu Spaso melakukan tendangan kick off.
Sean yang berada di sisi kiri juga segera bergerak mencari ruang karena pertandingan sudah di mulai.
Bersamaan dengan pertandingan yang di mulai, komentator di channel televisi saluran Indonesia juga sudah memulai aksinya.
Dimana komentator Indonesia mengomentari pertandingan yang sedang berlangsung saat ini.
Tentunya dengan penjelasan dari komentator, para penonton juga jadi tahu siapa yang menguasai bola.
Ini menunjukan bahwa meski mereka menonton dari televisi, para penonton tidak tahu siapa yang menguasai bola karena tidak terlalu jelas wajahnya dan nomor punggungnya.
Jika nomor punggungnya terlihat, tentu saja para penonton akan tahu siapa pemain tersebut.
"Evan Dimas menguasai bola, ini merupakan sentuhan ketiganya di pertandingan ini."
"Indonesia saat ini tentunya sedang menjalankan instruksi dari pelatih, mereka ingin menguasai bola dan menguasai pertandingan sehingga bola kerap di berikan pada Evan Dimas yang kuat dalam menguasai bola." Jelas komentator.
"Oh, Evan Dimas memberikan operan pada sisi kanan."
"Di sana Febri dengan tenangnya melakukan kontrol bola. Melihat situasinya seperti Febri tidak bisa langsung melakukan akselerasi seperti biasanya." Ucap komentator dan benar Febri tidak bisa melakukan akselerasi karena pemain timnas Wales melakukan pressing ketat pada Febri.
__ADS_1
Ini di lakukan untuk pertama kalinya, sebab saat para pemain tengah menguasai bola, pemain Wales akan menunggu dengan tenang.
Pertandingan berlanjut terus, dengan Febri yang berusaha melakukan operan kepada rekan lainnya lagi.