
Beberapa hari kemudian,
Piala Dunia yang di selenggarakan di Qatar ini telah membuat sensasi yang sangat berbeda dengan Piala Dunia sebelum sebelumnya.
Apalagi biaya yang di gunakan untuk acara Piala Dunia kali ini benar benar sangat besar.
Bisa di bilang bahwa biaya yang di gunakan saat ini bisa di gunakan untuk 4 atau 5 kali lagi Piala Dunia.
Ini di ungkapkan karena jarak antara Piala Dunia sebelumnya yang di selenggarakan di Rusia dan saat ini benar benar di luar nalar.
Jadi mau bagaimanapun, biaya yang di gunakan di acara Piala Dunia saat ini benar benar fantastis.
Bukan hanya soal biaya saja, dalam beberapa hari terakhir ini, pertandingan pertandingan grup lainnya juga di gelar dan berlangsung sangat menarik.
Ini membuat suasana Qatar sangat hangat dan meriah.
Hanya saja, perbincangan yang negatif selalu ada, tapi beberapa pihak yang bersangkutan tidak mempermasalahkannya dan hanya menjadikan perbincangan perbincangan negatif ini sebagai bahan hiburan bagi para penonton dan lainnya.
Dalam beberapa hari terakhir ini, Ada beberapa tim yang sudah menjalankan 2 pertandingan.
Itu juga termasuk Indonesia yang sedang bertanding hari ini.
Indonesia akan bertanding melawan Amerika Serikat.
Di pertandingan yang di selenggarakan di salah stadium, para penonton juga sudah sangat banyak yang hadir.
Meski tak bisa memenuhi, tapi jika di simpan di stadium kecil, pasti jumlah penonton saat ini akan membuat stadium kecil itu penuh sesak.
Para penonton kedua belah tim bernyanyi dengan sangat keras untuk membangkitkan moral dan semangat para pemain dari tim mereka sendiri.
Berbeda dengan para penonton, saat ini para pemain sedang berada di lorong pemain.
Mereka sedang menunggu wasit untuk maju dan masuk ke lapangan.
Mungkin karena belum waktunya dan waktunya belum pas jadi wasit masih menunggu dengan perhatiannya yang selalu tertuju pada jam tangan di pergelangan tangannya.
Saat ini, Sean juga sedang mengobrol beberapa pemain lainnya.
Sean mengobrol dengan Stefano Lilipaly yang di pertandingan hari ini dirinya mengisi pos penyerang tengah menggantikan Spaso.
Dalam beberapa hari latihan terakhir, Spaso kurang menunjukan kualitasnya karena tertutup oleh Sean yang sangat dominan di lapangan.
Jadi untuk menambahkan kartu bagi tim agar memiliki banyak opsi penyerangan yang bagus dan kuat, pelatih akhirnya memilih Stefano Lilipaly yang dalam beberapa latihan terakhir menunjukan kecocokan dengan Sean.
__ADS_1
Meski di bilang cocok, tapi untuk beberapa saat dirinya selalu egois.
Dimana lebih memilih suka mengeksekusi sendiri di banding memberikan operan.
Ini juga termasuk kelemahan yang di milikinya, namun tentunya pelatih pasti sudah memberitahu atau melakukan beberapa obrolan berdua agar menghindari hal seperti itu.
Di saat para pemain mengobrol dan bercanda di lorong pemain, wasit segera memimpin memasuki lapangan.
Akhirnya para pemain yang mengobrol dan bercanda juga segera bersikap profesional dan langsung ikut memasuki lapangan.
Belum benar benar memasuki lapangan, sorakan sorakan keras para penonton sudah terdengar.
Apalagi Sean saat ini mendengarkan suara yang paling keras di mana mereka menyanyikan lagu dengan bahasa Indonesia.
Sean tahu bahwa lagu ini merupakan salah satu lagu dari band di Indonesia yang di buat khusus untuk timnas Indonesia.
Sean merasakan jantung nya semakin mendebar karena lagu ini seperti pemicu bagi para pemain Indonesia untuk memompa semangat mereka menjadi lebih kuat dan tinggi.
Melanjutkan situasi, para pemain akhirnya juga bersalaman dengan tim lawan beserta wasit dan asisten wasit yang akan memimpin pertandingan hari ini.
Setelah itu, Sean kembali dengan pemain lainnya dan mempersiapkan untuk melakukan sesi foto.
Sambil mempersiapkan sesi foto, kapten tim di panggil oleh wasit untuk berunding siapa yang akan memulai pertandingan.
Setelah beberapa percakapan, Indonesia akhirnya memilih untuk memulai pertandingan.
Setelah sesi foto, para pemain berkumpul dan berdoa dengan cepat.
Segera para pemain berlari ke posisi nya masing masing.
Wasit juga memeriksa dengan melirik kedua arah, apakah para pemain sudah siap atau belum.
Setelah di lihat siap, wasit menanyakan kepada kedua penjaga gawang apakah mereka siap, setelah kedua penjaga gawang memberikan kode bahwa mereka siap.
Wasit melirik ke arah pinggir lapangan, dimana koordinator pertandingan hari ini ada di pinggir lapangan dan sedang menyesuaikan waktu.
Setelah mengangguk, wasit segera melakukan tiupan peluitnya.
Dengan begitu, pertandingan juga di mulai.
Lilipaly melakukan operan keras ke belakang.
Bukan bermaksud apa apa tapi semenjak akan mengikuti piala dunia ini, pelatih memberikan banyak ilmu yang sangat berharga.
__ADS_1
Meski itu hal sepele tapi itu benar benar sangat berharga..
Seperti halnya saat ini, di mana Lilipaly melakukan passing yang keras.
Ini tentunya di lakukan agar bola tidak mudah terebut di tengah jalan dan memastikan bahwa bola memang benar sampai pada tujuan.
Untuk hal kedepannya, apakah si pemain yang lain akan menerima dengan baik atau tidak itu tergantung pada dirinya.
Yang pasti, kontrol pemain saat ini juga harus di perhatikan dengan baik.
Tijjani menerima bola dari Lilipaly dengan baik.
Dia dengan tenang menguasai bola dan tidak memilih untuk langsung mengirimkan bola ke yang lainnya.
Dia memilih untuk mengamati sekitar dengan berjalan jalan kecil dengan bola yang masih di kuasai di bawah kakinya.
Benar saja, pemain Amerika juga tidak terlalu agresif, mereka bergerak perlahan namun pasti.
Ini terlihat bahwa ruang ruang atau jalur operan lini belakang seperti tertutup rapat.
Belum saja memasuki mode intens, tapi Amerika sudah langsung menerapkan skema yang benar benar membuat Indonesia merasakan tekanan.
Tijjani yang telah mengamati sebentar langsung mengirimkan bola ke belakang, tepatnya pada pemain bertahan.
Dia juga tak berlama lama dan langsung membuka ruang lagi sebab takut pemain bertahan akan tertekan dan sulit untuk keluar dari tekanan nantinya.
Sean juga tidak langsung berlari ke depan setelah Lilipaly memulai pertandingan.
Dia bergerak mundur semakin ke sisi lapangan.
Ini dia lakukan agar dirinya juga bisa mengamati lapangan dengan pengamatan yang penuh.
Melihat bahwa pemain Amerika melakukan skema seperti ini, Sean mau tak mau merasakan jantungnya berdebar kencang.
Ini sama seperti ketika dirinya melawan tim tim yang kuat saat di Premier League dan UCL.
Dimana setiap pertandingan melawan tim tim itu akan menjadi pertandingan yang memacu adrenalin.
Sean benar benar merasakan atmosfir yang sama hari ini.
Ia juga mau tak mau berpikir apakah ini kenyataan, apakah Indonesia sanggup melayani kekuatan Amerika?
Itulah yang ada di pikirin Sean sambil dirinya mengamati pertandingan yang sedang di mulai ini.
__ADS_1
Di mana bola masih berada di kaki para pemain Indonesia, dan para pemain Amerika juga semakin menekan ke arah Indonesia dengan bergerak perlahan seperti ini.
Pelatih Indonesia tak bisa tinggal diam melihat ini, dia juga berdiri dan berjalan menuju kotak instruksi.