
6 Desember,
Liverpool telah menjalani pertandingan melawan Atletico Madrid di stadium Anfield.
Mereka menjamu tamu mereka Atletico Madrid di laga UCL fase grup.
Di pertandingan ini, mereka berhasil meraih kemenangan dengan skor 2 - 1, dimana ketika Liverpool melakukan away, mereka hanya berhasil imbang saja.
Dengan begini, Liverpool bisa di pastikan lolos karena memiliki 11 poin saat ini.
Dimana 3 kemenangan atas Porto di leg pertama, menang atas AC Milan di leg pertama dan Atletico di leg kedua.
Sisanya merupakan 2 kali imbang melawan Porto di leg kedua dan Atletico Madrid di leg pertama.
Liverpool sudah di pastikan lolos ke fase selanjutnya atau babak 16 besar.
Saat ini, posisi kedua grup di isi oleh Atletico Madrid yang memiliki poin 10, mereka berhasil meraih 3 kemenangan 1 imbang dan 1 kalah.
Untuk AC Milan dan Porto mereka hanya memiliki poin yang sangat kecil dan sudah di pastikan tidak lolos.
Liverpool ingin lolos dengan status sebagai juara grup, jadi mereka harus menang melawan AC Milan di laga terakhirnya nanti ketika melakukan away.
Dimana itu akan di gelar tanggal 17 Desember, setelah pertandingan Liverpool melawan Everton di Premier League tanggal 12 Desember.
Gol yang di ciptakan Liverpool ketika melawan Atletico di Anfield merupakan gol dari Joao Felix.
Kedua gol tersebut di cetak oleh dirinya sendiri.
Namun itu masih ada 2 assist dari Sean.
Sean memberikan assist padanya dengan 1 kali umpan tarik dan 1 nya lagi Joao Felix melakukan operan 1 2 dengan Sean.
Felix juga tak melakukan selebrasi untuk menghargai klub sebelumnya itu.
Saat ini, Sean berada di mall dengan Felix dan Magui.
Dia saat ini ingin berbelanja beberapa jaket untuk di pakai nya dan sepatu untuk bepergian ke luar.
"Jadi toko mana yang akan kamu kunjungi?" Tanya Felix.
"Itu saja." Ucap Sean sambil menunjuk Nike.
Kemudian ketiganya berjalan dan memasuki toko tersebut.
Mereka akhirnya menghabiskan waktu dengan berbelanja dan pulang di malam hari pukul 9 malam.
Sean juga tak biasanya masih ada di luar jam 9 malam, biasanya dia sudah tidur di kasurnya.
Namun itu tak masalah.
Kembali ke rumah, Sean langsung membersihkan kakinya dan mencuci muka.
Dia juga mencoba untuk langsung tidur.
...
13 Desember 2021,
1 hari setelah pertandingan melawan Everton di Derby.
__ADS_1
Liverpool akhirnya meraih kemenangan dengan skor 5 - 3.
Pertandingan ini di gelar stadium Everton, dimana mereka berstatus sebagai tuan rumah.
Di pertandingan itu, laga berjalan dengan sangat intens, bahkan bisa di bilang sangat keras.
Pelanggaran yang terjadi di lapangan juga mencapai total 43 kali.
Dimana Liverpool melanggar 22 kali dan Everton 21 kali.
Kartu kuning yang di keluarkan di laga itu total ada 5 kartu kuning.
Dimana Everton mendapat 3 dan Liverpool 2.
Meski pelanggaran yang di buat Liverpool lebih banyak, tapi mereka tak terlalu keras dan hanya seperti jahil saja.
Di pertandingan itu, Sean jatuh bangun.
Dia bergerak dan berakselerasi pun sangat sulit.
Sebab, baju di tarik, di tekel dan di siku di wajahnya.
Bahkan kepalanya juga di siku sampai Sean harus di Kompress terlebih dulu di sisi lapangan.
Gol yang diciptakan di pertandingan itu, Sean berkontribusi 2 gol, Felix 1, Mbappe 1, dan Trent Arnold 1.
Di pertandingan itu, Sean juga menjadi Man Of The Match, sebab dia memberikan 3 assist dan 2 gol.
Sean benar benar sangat berkontribusi setelah pulihnya dari cedera.
Bahkan setiap pertandingannya saat ini dia pasti memberikan assist.
Di laga tersebut, Declan Rice juga harus di ganti karena hidung nya berdarah terkena sikutan dari pemain Everton.
Sejak kejadian itu, pertandingan juga menjadi semakin keras dan terjadinya banyak pelanggaran.
Meski begitu, Liverpool masih tetap menang dengan akhir 5 - 3.
Ini merupakan kerugian dan keuntungan karena ada beberapa pemain yang di akumulasi seperti Aurelien dan Ibrahima Konate.
Saat ini, Liverpool juga telah meraih 15 kemenangan 2 imbang dan 1 kekalahan.
Total Liverpool juga sudah bermain sebanyak 18 kali di Premier League, mereka tinggal 1 pertandingan tersisa lagi melawan Watford yang saat ini menjadi juru kunci, apakah mereka akan terdegradasi atau tidak.
Liverpool juga saat ini memiliki 47 poin, sedangkan Manchester City, mereka memiliki 51 poin.
Manchester City hanya mengalami 1 kekalahan saja dari 18 pertandingan dan sisanya adalah kemenangan.
Mereka kalah dari Newcastle United ketika bermain di Etihad Stadium.
Dimana Newcastle berhasil mencetak 1 gol, dan itu bertahan sampai pertandingan berakhir.
Jarak Liverpool untuk mengejar juga menjadi tersisa 4 poin saja, dimana asalnya adalah 6 poin.
Dengan begini, Liverpool masih memiliki kans untuk meraih gelar Premier League.
Setelah musim kemarin mereka gagal di Premier League.
"Ayo bisa juara di akhir liga." Ucap Sean yang sedang menyetir mobilnya menuju rumahnya.
__ADS_1
Dia telah selesai latihan bersama tim, dimana latihannya hanya intensitas ringan saja karena sudah selesai pertandingan kemarin.
"Aku ingin musim pertama ku di Liverpool menjadi juara, juara UCL dan Juara Premier League, jika bisa semuanya harus di raih." Ucap Sean sangat bersemangat.
Pasalnya FA Cup untuk tim liga teratas saat ini belum di gelar karena jadwalnya adalah Januari nanti, saat ini FA Cup masih bermain untuk tim tim di bawah saja.
Sedangkan Carabao, Liverpool juga sudah berada di perempat final, itu pun mereka harus melawan Leicester nanti.
"Jika aku berhasil menjuarai semuanya, ini akan menjadi karir profesional pertamaku di Liverpool yang paling sempurna, tentunya ini bukan aku saja."
"Mereka, Mbappe, Felix, Rice, Aurelien dan Flo akan mengalami hal yang sama denganku."
"Bergabung dan langsung meraih 4 trophy."
"Dan tentunya jika ini terjadi, kita masih memiliki trophy tersisa yaitu melalui FA Comunity Shield karena FA Comunity Shield adalah pertandingan Juara Premier League dan FA Cup." Ucap Sean bersemangat.
"Dan jika bisa menang lagi, kita meraih 5 gelar."
"Sudahlah, jangan terlalu banyak menghayal." Ucapnya kembali sadar dengan kenyataan.
"Jangan terlalu berharap!" Sean mengingatkan dirinya lagi supaya sadar diri.
Kemudian dia terus menyetir karena perjalanan ke rumahnya juga tinggal hanya beberapa ratus meter lagi.
Setelah sampai di rumahnya, Sean memarkir mobilnya lalu keluar, namun dia terhenti karena ponselnya berdering.
Itu panggilan dari Silva, "Apa kabar?"
"Sepertinya kamu sangat sibuk, Silva." Ucap Sean tersenyum.
"Iya, maaf ya Sean. Aku jadi tidak fokus padamu."
"Santai saja, ada apa menghubungiku?"
"Ada tawaran dari sebuah brand alkohol yang ingin menandatangani mu, tapi aku menolaknya, tapi mereka terus menaikan harganya, jadi bagaimana?"
"Sudah jelas, tolak!" Ucap Sean.
"Ada lagi?"
"Ada, ada brand dari Indonesia, itu sebuah minuman juga tapi bukan Alkohol, mereka ingin memberikan sponsor dan menandatangani mu sebagai BA nya langsung."
"Apa nama produknya?"
"KK-ABIM."
"Oke terima." Sahut Sean.
"Ada lagi?"
"Ada, produk mewah dari sebuah transportasi di German ingin menandatangani mu."
"Volkswagen kah?" Tanya Sean.
"Iya, bagaimana? Bayarannya juga lumayan."
Sean kemudian berpikir, dia tidak suka dengan brand ini, dia inginnya yang terlihat elegan seperti Buggati.
"Apakah Buggati tidak ada?" Tanya Sean bercanda.
__ADS_1
"Kamu gila!" Teriak Silva.
Silva kaget mendengar itu.