Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 114


__ADS_3

setelah sholat maghrib angel menunggu kedatangan fadhil di kamar.


tak lama fadhil datang dia langsung masuk ke kamar ganti, angel menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya.


fadhil keluar kamar mandi langsung ke ruang ganti, angel sangat sedih ketika suami nya tidak mau memakai baju yang disiapkan.


fadhil keluar dari ruang ganti dan segera mengeringkan rambutnya.


angel "mas aku mau ngomong"


fadhil "ngomong aja"


angel menyeret suaminya untuk duduk di sofa yang ada di kamar, fadhil hanya menurut dengan istri nya karena dia tau istrinya pasti akan minta maaf.


angel "mas aku minta maaf"


fadhil "minta maaf buat apa?"


angel "maafkan aku sudah melanggar janji, maafkan aku sudah gak nurut apa kata mas, aku gak mau di cuekin gini mas rasa nya sakita" angel menangis memeluk suaminya


fadhil "itu juga yang aku rasakan ketika gagal membimbing kamu"


angel "kamu gak gagal tapi akunya yang salah, karena aku kesal gak kamu kasih kabar seharian dan ada kabar kalau ada balapan jadi ya aku ikut aja"


fadhil "sekarang semua terserah kamu lah maunya gimana"


angel "maafkan aku mas, aku janji gak akan ulangi lagi please maafkan aku"


fadhil "udah aku maafin kok, jangan nangis lagi ya sayang, jangan di ulangi lagi" fadhil pun memeluk angel yang masih menangis


angel "mas tau gak rasanya tu sakit tau, di bikinin teh gak di minum, dimasakin makan siang malah keluar, disiapin baju gak di pakai, di diemin lagi sakit tau gak, gak kangen apa sama aku"


fadhil "kalau itu emang sengaja biar kamu ngerti kalau kamu salah, kalau kangen ya kangen banget lah sama istri cantik gini, udah ya gausah nangis lagi aku udah maafin kok, minta maaf sama papa juga ya"


angel "aku sudah minta maaf sama papa kok tadi, aku lapar aku mau makan batagor"


fadhil "makan nasi dulu lah baru jajan, kasian bibi loh udah masak makan malam"


angel "enggak mau pokoknya mau batagor sekarang" angel menangis histeris sampai terdengar papa rey yang melintas di depan kamar.


papa rey "fadhil angel kenapa?" fadhil yang mendengar suara papa mertuanya pun segera membukakan pintu.


fadhil "gatau juga pa tadi habis minta maaf minta batagor, aku suruh makan masakan bibi dulu baru jajan eh malah nangis histeris"


papa rey "ada-ada saja, yaudah kamu belikan sana kalau nangis terus tambah lapar dia nanti"


fadhil "iya pa"


akhirnya fadhil menuruti keinginan angel untuk membeli batagor.


fadhil "sayang udah jangan nangis, ayo beli batagor nya pakai dulu jilbabnya"


angel "janji ya"


fadhil "iya"


mereka berdua keluar dari kamar segera menuju garasi.


angel "aku mau naik motor gak mau naik mobil"


fadhil "udah malam sayang nanti masuk angin"


angel "gak mau pokoknya naik motor huaaaaa"


fadhil "ya ampun sayang jangan nangis dong kita ambil jaket dulu ya biar gak kedinginan taman kota kan jauh sayang"


papa rey "kenapa lagi dil?"


fadhil "pengen naik motor pa"


papa rey "aahh kamu urusin sendiri dil papa pusing"


setelah mengambil jaket dan helm fadhil dan angel segera pergi ke taman kota untuk membeli batagor.


sesampainya di taman kota angel segera turun dari motor dan menghampiri penjual batagor.


angel "bang 3 porsi ya, yang 2 porsi di jadiin satu pedes banget di makan disini"


penjual batagor "oke siap neng, silahkan ditunggu dulu"


angel dan fardhil duduk di tikar yang tak jauh dari gerobak penjual batagor, tak lama penjual batagor mengantar pesanannya.


penjual batagor "ini pesanannya, silahkan di nikmati"


angel "makasih bang"


fadhil "cepet di makan yang"


angel "iya mas, tapi beliin minum dul es cendol itu"


fadhil "iya tunggu sebentar"


fadhil membeli 2 gelas besar es cendol dan dia segera membawa es cendol untuk angel.


fadhil "ini sayang es cendolnya, lah batagor kamu udah habis yang"


angel "iya enak banget aku masih kurang"


fadhil "yaudah ini punya mas kamu makan"


angel "enggak mau aku mau 2 porsi lagi yang pedes banget"


fadhil "yaudah mas pesankan dulu ya"


fadhil datang dengan membawa sepiring penuh batagor untuk angel.


fadhil "ini batagor nya makan pelan-pelan sayang"

__ADS_1


angel "iya mas"


setelah menghabiskan 4 porsi batagor dan es cendol angel dan fadhil pulang ke rumah papa rey.


🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


Tengah malam tepatnya pukul 1 malam angel terbangun dari tidurnya, dia merasa sangat lapar dan ingin memakan nasi goreng buatan fadhil, akhirnya angel membangunkan fadhil untuk membuatkan nasi goreng.


angel "mas bangun"


fadhil "hmmm.... udah pagi ya yang?"


angel "belum masih jam 1, aku lapar pengen nasi goreng buatan kamu, bangun mass"


fadhil "besok pagi aja aku buatkan sayang"


angel menangis ketika fadhil tidak mau bangun dari tidurnya.


fadhil "iya-iya mas bangun, udah ya jangan nangis lagi"


dengan mata yang ngantuk fadhil bangun dari tidurnya dan segera pergi ke dapur.


papa rey "ada apa lagi dil?"


fadhil "angel nangis pengen nasi goreng"


papa rey "astaga kenapa sih jadi aneh gitu"


fadhil "fadhil juga gatau pa, padahal tadi udah makan 4 porsi batagor"


papa rey "haaa perutnya masih muat apa, yasudah kamu bikinin sana nanti nangis lagi, papa ke ruang kerja dulu"


fadhil "iya pa"


30 menit fadhil berkutat di dapur untuk membuat nasi goreng, setelah selesai fadhil membawanya ke kamar.


fadhil "sayang ini nasi gorengnya"


angel "makasih sayang"


angel memakan nasi goreng dengan lahap dan fadhil hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan istrinya.


setelah menghabiskan nasi goreng angel tidur kembali, fadhil memeluknya seperti biasa.


fadhil "hari ini kamu aneh banget yang, kalau gak dituruti kamu nangis" gumamnya lalu mencium kening angel dan fadhil segera tidur


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


pagi hari setelah sholat shubuh angel meminta fadhil untuk membuatkan scottel.


angel "mas aku pengen scottel buatan kamu"


fadhil "masih pagi sayang"


angel "pokoknya aku mau sarapan scottel nanti, sekarang aku mau tidur dulu"


fadhil "iya-iya mas buatkan"


bi inah "eh aden, aden butuh apa?"


fadhil "ajarin fadhil buat scottel bi"


bi inah "non angel udah jago lo den bikin scottel kenapa enggak minta dibuatkan sama nona muda saja"


fadhil "angel bi yang minta, pengen buatan aku tapi aku belum bisa buatnya"


bi inah "oh gitu, yaudah bibi siapkan dulu bahan-bahan nya"


papa rey keluar kamar menuju dapur untuk meminta kopi, tapi dia melihat menantu nya sedang berada di dapur.


papa rey "ngapain dil di dapur pagi-pagi"


fadhil "tuan Putri minta scottel pa"


papa rey "ada-ada saja itu anak heran papa"


fadhil "fadhil juga gak tau, papa butuh apa biar fadhil buatkan"


papa rey "kopi aja, bi inah kemana?"


fadhil "beli makaroni pa"


papa rey "kalau angel?"


fadhil "di kamar, habis shubuh tidur lagi, ini kopinya pa"


papa rey "terima kasih dil"


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


pukul 06.15 pagi scottel buatan fadhil sudah jadi, dia segera memanggil angel untuk bangun, namun angel tidak segera bangun. fadhil memilih mandi terlebih dahulu dan memakai pakaian kantornya setelah itu baru membangunkan angel kembali.


fadhil "sayang bangun dulu"


angel "5 menit lagi"


fadhil "scottel nya keburu dingin"


angel "haa scottel, oke aku bangun"


angel segera beranjak dari tempat tidurnya langsung berlari ke meja makan dengan masih memakai baju tidur dan rambut acak-acakan.


fadhil "sayang jilbabnya di pake dulu"


angel "bawain ke bawah" teriaknya sambil berlari


papa rey hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah anaknya yang sekarang sudah jadi istri orang itu.

__ADS_1


papa rey "ada apa lagi dia dil? sampai gak pakai jilbab gitu"


fadhil "bangun tidur denger scottel keburu dingin langsung lari pa"


papa rey "segitunya pengen scottel, semakin kesini semakin aneh dia dil"


fadhil "iya pa fadhil juga tidak tahu"


sesampainya di meja makan fadhil memakaikan jilbab angel sementara angel sibuk memakan scottel.


setelah menghabiskan scottel buatan fadhil angel beranjak dari meja makan menuju ruang TV dan dia langsung memutar drama korea.


fadhil "sayang mandi dulu, jangan langsung nonton TV, nanti siang harus fitting baju loh"


angel "iya nanti aja mandi nya"


fadhil "yaudah terserah kamu, aku berangkat ke kantor dulu sama papa, assalamualaikum" ucapnya sambil mencium kening angel


angel "iya waalaikumsalam"


🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


sebelum jam makan siang angel sudah tiba di ruangan fadhil.


fadhil "loh sayang kok gak bilang datang jam segini"


angel "hehehe sengaja, aku mau disuapin sama mas"


fadhil "haaa mas banyak kerjaan dari papa sayang, ini juga belum waktunya makan siang"


angel "pokoknya aku mau makan sekarang dan disuapi sama mas kalau enggak aku akan nangis"


fadhil "iya sayang mas suapi, kita duduk di sofa ya"


dengan telaten fadhil menyuapi istrinya yang akhir-akhir ini menurut nya aneh, tak lama papa rey tiba-tiba masuk keruangan fadhil.


papa rey "astaga papa jadi ganggu kalian"


fadhil "eh pa gapapa kok, papa duduk dulu tuan Putri lagi manja makan pengen disuapi sampai datang ke kantor"


papa rey "ada-ada saja ngel-ngel padahal suaminya kerja"


angel "biarin orang angel pengen, oh ya makanan papa ada di tas ya"


papa rey "iya nanti papa makan, ini masih jam 10 belum waktunya makan siang"


angel "papa makan sekarang, angel mau lihat papa makan"


papa rey "papa belum lapar sayang"


angel "huaaa papa jahat gak mau makan masakan angel lagi"


papa rey "kok jadi nangis sih, iya-iya papa makan"


fadhil "sini sayang mas suapi lagi sambil lihat papa makan ya"


angel "udah, aku mau ramen tapi yang beli pak adit"


fadhil "haaa kenapa harus pak adit"


angel "pokoknya pengen nyuruh pak adit"


papa rey "udah dil turuti nanti nangis lagi kayak anak kecil gak di beliin permen"


angel "biarin, pokoknya mau di beliin pak adit ramen"


fadhil "iya sayang mas panggil pak adit nya dulu ya"


fadhil menyuruh sekertaris nya untuk memanggil pak adit, tak lama pak adit memasuki ruangan fadhil.


angel "pak adit lama sekali, mau angel pecat ya" ucap angel yang membuat pak adit menelan salivanya sedangkan papa rey dan fadhil hanya menahan tawa melihat ekpresi pak adit


pak adit "maaf nona muda jika lama"


angel "sekarang cepat belikan ramen di dekat kantor waktunya 20 menit, kalau lebih siap-siap angkat kaki dari perusahaan"


pak adit "baik nona muda" pak adit langsung lari sekencang-kencangnya menuju lift khusus untuk turun ke lantai 1.


sesampainya di lantai 1 pak adit segera keluar kantor dan menyebrang menuju restoran, setelah sampai di restoran pak adit segera memesan ramen dan meminta untuk cepat dibuatkan bahkan pak adit rela membayar 2 kali lipat.


setelah menunggu 10 menit pesanan pak adit selesai dan pak adit segera berlari menuju kantor lagi.


sesampainya di ruang fadhil pak adit langsung menyerahkan ramen kepada angel, pak adit yang ngos-ngosan membuat papa rey tertawa.


papa rey "habis maraton berapa kilo meter dit?"


pak adit "tidak tau tuan yang jelas lebih lelah dari pekerjaan yang tuan berikan"


papa rey "maafkan angel dit, gatau akhir-akhir ini dia aneh kalau gak dituruti nangis"


pak adit "tidak apa tuan, kalau begitu saya kembali ke ruangan saya"


angel "gak boleh, pak adit harus makan dulu makanan yang angel bawa"


pak adit "tapi nona ini belum waktunya makan siang"


angel "makan sekarang atau keluar dari perusahaan"


pak adit "baik nona saya makan"


angel "sayang suapin ramennya"


fadhil "yaudah sini ramennya"


fadhil menyuapi ramen angel dengan telaten, papa rey yang melihat hal itu dia semakin bahagia melihat Putrinya mendapatkan laki-laki yang sabar dan penuh kasih sayang meskipun papa rey heran atas sikap putrinya akhir-akhir ini.


**HARI INI CUKUP 4 UPDATE YA READERS

__ADS_1


TERIMA KASIH YANG SUDAH MEMBACA, MEMBERI VOTE SERTA LIKENYA


JANGAN LUPA BESOK KEMBALI LAGI INSYAALLAH AKAN BANYAK UPDATE JUGA**


__ADS_2