
satu minggu sudah fadhil harus di rawat di ruang icu, sudah satu minggu pula angel tidur di rumah sakit namun sampai saat ini kondisi fadhil belum ada perubahan yang signifikan bahkan fadhil belum sadarkan diri sejak kejadian itu.
angel "dokter haris tolong bantu saya membawa suami saya ke luar negeri"
dokter haris "baik nona tapi sebelumnya akan saya pelajari dulu permasalahan yang terjadi dalam diri tuan muda fadhil, nona sabar dulu kalau misalnya pasien boleh di pindahkan segera saya urus administrasi nya namun saya hanya bisa membantu jika pengobatan di singapore karena kenalan saya banyak yang disana"
angel "di singapore tidak apa-apa Mount Elizabeth Hospitals termasuk rumah sakit terbaik"
dokter haris "baik nona kalau begitu saya permisi dulu untuk meminta rekam medis tuan fadhil"
angel "iya dok"
papa rey "nanti papa siapkan jet pribadi, kita kesana bersama-sama"
angel "biar angel di temani kak davian sama kak nafisa pa, papa sama mama antar twins dulu ke Malang liburan twins tinggal 5 hari"
afwa "no mom aku mau ikut antar abi dulu baru kembali ke asrama kalau nggak boleh ikut aku nggak mau kembali ke asrama"
angel "baiklah kalian boleh ikut tapi sekarang pulang lah kalian packing apa saja yang mau di bawa ke asrama dan packing untuk di bawa ke singapore karena mom yakin abi boleh di pindahkan"
afwa "baik mom kami pulang dulu, ayo dek"
setelah kepergian twins dan athar dokter haris pun tiba.
dokter haris "permisi semuanya"
angel "iya dok, bagaimana hasilnya?"
dokter haris "tuan boleh di pindahkan nona"
angel "kapan?"
dokter haris "saya sudah menelpon teman saya katanya sore ini tuan sudah mendapatkan kamar perawatan, kalau dari dokter rumah sakit ini mereka terserah keluarga mau di pindahkan kapan"
angel "saya hari ini juga dok"
__ADS_1
dokter haris "mau boking pesawat atau pakai jet pribadi?"
angel "pakai jet pribadi dok, tapi saya juga mau dokter dari rumah sakit ini serta dokter haris ikut ke singapore"
dokter haris "iya nona, kalau gitu nona siap-siap jangan lupa paspor nya tuan, saya urus surat rujukan nya dulu di receptionist"
angel "baiklah dokter"
umi Aisyah "nak pulanglah sama kak nafisa dulu siap-siap lah biar umi yang jafa fadhil"
angel "tapi mi"
mama evilia "ayo pulang packing dulu nak, sekalian punya umi nanti, ayo tenang lah disini ada umi dan kakak juga papamu"
angel "baiklah kalau begitu angel pulang dulu"
papa rey "penerbangan jam 2 usahakan sebelum jam 1 sudah sampai rumah sakit"
angel "iya pa"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
para keluarga sahabat mereka akan menyusul esok hari di karenakan mereka masih sibuk di perusahaan dan mereka hanya mendoakan agar selamat sampai tujuan dan fadhil segera sembuh, mereka tidak ikut mengantar mengingat mereka sibuk membantu jalan nya operasional Thompson group.
2 hari lalu Kevin dan pak Adit memang sudah di izinkan untuk pulang namun mereka masih dalam masa pemulihan jadi belum bisa masuk kantor, akhirnya revan alfa dan radis ikut membantu Dimas mengelola thompson group sehingga membuat papa demian dan papa Satria harus terjum kembali ke dunia bisnis dengan mengurus perusahaan nya lagi.
kini keluarga angel telah tiba di bandara kota k, mereka langsung menuju landasan pesawat dan membawa fadhil beserta alat medisnya masuk ke pesawat, dokter pun ikut serta ke singapore dan kali ini bukan hanya bodyguard yang mengawal mereka melainkan beberapa anggota kepolisian ikut serta mengantar ke bandara.
setelah semua masuk ke pesawat, pilot pun segera melakukan penerbangan ke singapore, di dalam pesawat semua hanya diam membisu tanpa ada yang berbicara kecuali rayya yang terus berceloteh tidak jelas.
setelah menempuh perjalanan beberapa jam akhirnya mereka tiba di bandara singapore, setibanya di bandara fadhil langsung dibawa keluar dari pesawat dan di bawa masuk ke mobil ambulance, mereka semua langsung mengikuti mobil ambulance menuju Mount Elizabeth Hospitals.
sesampainya di icu semua alat medis fadhil diganti dengan alat medis rumah sakit Mount Elizabeth Hospitals setelah itu para tim dokter pun melakukan serangkaian tindakan untuk fadhil, setelah itu pun para dokter dari rumah sakit kepolisian mereka kembali ke kota k membawa alat medis nya.
dokter haris masih tetap stand by di rumah sakit itu mengingat hanya dirinya yang di percaya keluarga thompson untuk menemani pengobatan fadhil selama di singapore.
__ADS_1
berita tertembak nya fadhil sudah menjadi tranding topic dunia bisnis sejak 2 hari setelah kejadian dan saat ini berita itu kembali trending topic kerena fadhil yang di bawa ke Mount Elizabeth Hospitals, memang keluarga thompson bukan publik figur tapi mereka sangat terkenal sebagai crazy rich nya Indonesia sehingga itulah yang menjadi kehidupan mereka juga ikut di sorot media.
mama evilia "nak mama sama bi inah ke apartemen ya, mama bawa rayya kasian dia kalau ikut di rumah sakit"
angel "iya ma, maaf merepotkan".
mama evilia "tidak merepotkan, anak-anak ayo ke apartemen dulu besok pagi kesini lagi, kalian harus istirahat loh"
angel "anak-anak ikut oma ya, kalian istirahat di apartemen"
"yes mom" ucap mereka kompak
setelah kepergian anak-anak bi inah dan mama evilia mereka kembali menunggu dokter keluar ruangan, sudah hampir 2 jam namun dokter tak kunjung keluar dari ruang icu.
angel "kenapa lama sekali sih"
dokter haris "memang lama nona untuk pemeriksaan jantung apalagi dari hasil ct scan jantung tuan fadhil sedikit luka karena peluru itu"
papa rey "sabar nak, nanti dokter pasti keluar kok"
tak lama keluarlah team dokter dari ruang icu.
dokter haris "bagaimana dokter?"
dokter "ada luka di jantungnya hal itu membuat detak jantung pasien melemah, pasien sudah melewati masa kritis nya tinggal menunggu sadar saja"
dokter haris "tapi sudah sejak 2 hari pasca operasi dinyatakan melewati masa kritis sampai saat ini pasien belum sadar dok"
dokter "banyak banyak ajak bicara pasien itu akan merangsang kesadaran pasien, kalau pasien tidak di pancing akan sulit untuk kembali ke alam sadar nya"
angel "setiap hari saya ajak bicara kok dok"
dokter "coba ceritakan masa-masa bahagia kalian itu juga baik untuk merangsang kesadaran pasien, sebentar lagi pasien di pindahkan ke ruang perawatan semoga saha pasien cepat sadar"
angel "baik dok, semoga suami saya cepat sadar"
__ADS_1
dokter itupun meninggalkan keluarga angel dan tak lama beberapa suster mereka mendorong brangkar fadhil menuju ruang yang sudah di pesan yaitu kamar vvip dengan alat medis lengkap dan fasilitas terlengkap.
kamar rumah sakit yang seperti hotel Bintang 5 itu sengaja di pesan agar pasien dan yang menjaga merasa nyaman walau di rumah sakit, sesampainya di kamar angel dan yang lain langsung ikut masuk dan mereka duduk di sofa sedangkan angel duduk di sebelah suami nya.