Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 220


__ADS_3

pertemuan papa demian dengan anastasya.


anastasya "selamat datang tuan demian"


papa demian "ya, ada apa ya ingin berbicara dengan saya di hari libur hari Raya begini?"


anastasya "maaf jika saya mengganggu waktu libur anda tuan, saya langsung saja pada intinya, saya ingin anda memberhentikan donasi ke pesantren milik kyai abdurahman"


papa demian "loh kenapa saya harus menghentikan donasi?"


anastasya "kyai itu memiliki menantu yang tidak baik, pemahaman agama nya kurang"


papa demian "lah itu urusan pribadi masing-masing lah, saya mendonasikan uang untuk pesantren bukan keluarga kyai nya"


anastasya "tapi itu bisa menjadi masalah kedepannya karena anaknya akan menjadi penerus pesantren"


papa demian"oh gitu yaudah nanti saya hentikan donasi nya dan saya rasa ada tidak perlu mengusik keluarga orang lain jika anda sendiri tidak ingin hancur, saya permisi dulu masih ada urusan lain"


anastasya "baik tuan, terima kasih atas waktunya"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di mall kak davian dan kak rasyid mengajak putra dan putrinya untuk bermain di time zone, sedangkan yang lain mereka berbelanja sekaligus jalan-jalan setelah tadi memesankan seafood untuk orang rumah terlebih dulu.


angel "kak belanja yuk"


kak nafisa "enggak deh dek malas kakak"


kak fatimah "iya dek males banget tau"


angel "yah kok malas sih, ayolah kak"


fadhil "deekk jangan maksa"


angel "yaudah iya, tapi bantu belanjain umi ya gimana?"


kak nafisa "yaudah deh ga papa"


akhirnya mereka pun berbelanja.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵


di tempat lain papa satria sedang bertemu dengan anastasya.


anastasya "selamat datang tuan satria"


papa satria "ya, ada apa ya ingin berbicara dengan saya di hari libur?"


anastasya "maaf sebelumnya saya mengganggu libur anda tuan, saya langsung saja pada intinya, saya ingin anda memberhentikan donasi ke pesantren milik kyai abdurahman"


papa satria "loh kenapa?"


anastasya "kyai itu memiliki menantu yang tidak baik, pemahaman agama nya kurang"


papa satria "lah itu urusan pribadi masing-masing lah, saya tidak berurusan dengan mereka"


anastasya "tapi itu bisa menjadi masalah kedepannya karena anaknya akan menjadi penerus pesantren"


papa satria "oh gitu, tapi alangkah baiknya anda tidak mengurusi urusan orang lain, saya permisi dulu masih ada urusan lain"


anastasya "baik tuan, terima kasih atas waktunya"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️

__ADS_1


kembali ke mall....


kania "belanja banyak amat ngel?"


angel "ya perlengkapan twins lah beberapa bulan ke depan dan juga perlengkapan gue"


syasya "lo belanja skincare? emang aman buat busui?"


angel "aku gak beli skincare kali cuma ficial foam sama lipstik doang, kata dokter Amalia sih ada yang aman buat busui tapi aku gak mau pakai dulu"


fadhil "gak pakai skincare tetap cantik sayang"


syasya "yee bilang aja kak fadhil ngirit gak beliin skincare kaya mas revan"


fadhil "siapa yang ngirit orang jatah skincare tetap ada kok"


angel "iya sya jatah skincare gue tetap di kasih kok ya lumayan lah buat tabungan hehehe"


syasya "lah aku kok enggak ada"


revan "ya nanti di kasih deh jatah make up nya"


angel "yaudah yuk pulang pasti papa-papa kita telah selesai bertemu dengan wanita itu"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di tempat lain pak Adit juga sedang berjumpa dengan anastasya.


anastasya "selamat datang tuan reynaldi"


pak adit "maaf nona saya hanya asisten tuan rey, tuan rey sedang ada tamu yang tidak bisa beliau tinggalkan"


anastasya "yah sayang sekali"


anastasya "saya mau tuan anda berhenti menjadi donatur di pesantren yang ada di kota S"


pak Adit "maaf nona kami memang sudah memberhentikan donasi ke pesantren tersebut, apa masih ada yang di bicarakan lagi? kalau tidak saya permisi undur diri karena masih ada pekerjaan lain dari tuan rey"


anastasya "wow baiklah terima kasih atas informasi nya tuan, cukup itu saja terima kasih atas waktunya"


pak adit "anda bahagia sekali nona padahal donasi yang kami hentikan adalah pesantren anda" ucapnya dalam hati


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kediaman papa rey.....


angel dan yang lain sudah tiba di kediaman papa rey, mereka langsung menuju kamar masing-masing untuk bersih-bersih dan menaruh barang-barang belanjaan mereka.


setelah selesai mereka ke ruang keluarga dimana para orang tua sudah berkumpul.


angel "gimana makanan nya tadi sudah sampai?"


papa rey "udah habis malah"


angel "syukurlah"


syasya "pa tadi jadi ketemu sama wanita itu?"


papa demian "jadi dong"


papa rey "tinggal nunggu pak adit saja yang masih belum kembali"


angel "lah pak memang janjian paling akhir?"

__ADS_1


pak Adit "iya nona muda" ucap nya yang baru saja tiba


pak adit "maaf semuanya saya langsung masuk sudah saya pencet bell dan pintu dari tadi tidak ada yang membukanya"


papa rey "iya gapapa dit, santai aja, gimana pertemuannya?"


pak adit "maaf tuan tadi saya tidak bilang jika mau menghentikan donasi nya"


angel "loh pak adit kok... "


pak adit "tenang nona, tadi perempuan itu hanya bilang meminta saya untuk menyampaikan untuk mengehentikan donasi ke pesantren yang ada di kota s, dia tidak menyebutkan secara langsung pesantren mana"


angel "terus pak adit jawabnya gimana? saya tuh udah gak sabar besok pagi tau nggak"


syasya "iya loh om adit saya udah gak sabar lihat drama besok pagi"


pak adit "begini nona-nona saya hanya menjawab jika kami telah menghentikan donasi nya, karena memang perusahaan menghentikan donasi untuk pesantren tapi itu pesantren milik orang tua perempuan itu dah sudah di hentikan 1 bulan yang lalu"


angel "woowww jadi tambah gak sabar pengen cepet besok pagi"


papa rey "bar-bar nya kambuh deh"


angel "duh pa kalau punya suami tampan ya pa kalau kita nya gak waspada dan jadi singa maka banyak wanita yang akan mendekati suami ku, aku bisa aja sabar dan gak ladenin tu perempuan tapi papa rela gitu anaknya dikatain wanita murahan"


fadhil "sayang jangan emosi dong" ucapnya yang langsung mendekap istrinya.


angel "habisnya aku tuh kesel tau nggak"


fadhil "iya tapi jangan emosi dong apalagi sama papa, minta maaf dulu sama papa"


angel "pa maafin angel" ucapnya yang langsung berlari memeluk papanya


papa rey "iya sayang kamu gak salah kok, udah sana duduk, jangan nangis anak udah 2 juga"


angel pun kembali masuk ke dekapan suaminya.


syasya "belum pagi aja udah ada drama, woeey disini masih ada orang jangan romantis-romantisan dong"


angel "kalau pengen di peluk ya minta aja sama suami mu kayak jomblo aja protees"


fadhil "eh kok masih ngegas sih, ke kamar aja yuk biar kamu tenang"


papa rey "iya sana bawa istrimu ke kamar sepertinya tensi darah nya naik itu"


umi Aisyah "anak-anak biar sama umi ya, kalian istirahat saja"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kamar fadhil dan angel...


fadhil "sayang kenapa sih kok emosi gitu? lagi hamil ya"


angel "massss kalau ngomong tu ya"


fadhil "tu kan ngegas jangan-jangan bener nih twins mau punya adek" godanya pada sang istri


angel "ih mas apaan sih, aku tuh hanya kesal sama wanita yang hadir di rumah tangga kita aja"


fadhil "udah dong sayang katanya besok kamu mau mempermalukan nya, ingat ya gak boleh benci sama orang, yaudah ayo tidur sayang biar cepat besok pagi"


angel "peluukk"


fadhil "dari tadi juga mas peluk sayang"

__ADS_1


tak lama angel pun sudah tertidur di dekapan fadhil.


__ADS_2