
sore hari semua keluarga masih bersantai di taman belakang sambil melihat dekorasi untuk acara malam nanti.
"Bagus bi dekorasi nya nanti akad nya aku mau disini juga" ucap rayya
"akad nya di rumah aja nak kalau hujan gimana?"
"kan pagi jarang hujan bi"
"yaudah terserah kamu saja nak, oh ya besok ada meeting dengan para vendor yang akan mensukseskan acara kamu nanti jangan lupa bilang sama alif besok meeting nya di angels hotel yang di tempati keluarga alif menginap"
"iya bi"
"bi mommy dimana?" tanya afwa
"itu mommy ada apa nak?" ucap fadhil
"itu ada yang datang katanya kiriman buat mommy banyak lagi bi dan sama mommy belum di bayar"
"gak mungkin mommy belum bayar setau abi semua sudah di bayar, kalau gitu panggilah mommy abi ke depan dulu"
"iya bi di depan juga ada afwi sama zahra"
"iya nak"
"afwa ada masalah apa nak?" tanya kak davian
"itu paman ada orang ngantar kiriman buat mommy katanya belum di bayar sedangkan kata abi sudah di bayar semua jadi abi ke depan, afwa panggil mommy dulu ya paman"
"iya afwa"
di depan rumah....
"maaf pak ini kiriman apa ya?" tanya fadhil
"ini ada souvenir pak pesanan ibu Angela thompson"
"souvenir? dari mana ya? soalnya souvenir kami sudah datang dari kemarin pak"
"iya pak souvenir, dari rumah souvenir amina pak kalau masalah itu saya juga tidak tau pak tetapi memang harusnya souvenir ini kami kirim 10 hari lagi tapi karena jadwal kami padat jadinya kami kirim hari ini"
"saya nggak tau ini souvenir apa ya pak jadi nunggu istri saya dulu ya"
"baik pak"
"ada apa bi?" ucap angel
"mommy pesan souvenir dari rumah souvenir amina ya?"
"iya bi tapi masih 10 harian lagi datangnya itu buat acara 4 bulanan Nabila nanti ada apa?"
"ini souvenir nya datang"
"loh kok sekarang datang nya, saya masih dp separuh nya pak"
"soalnya jadwal kami padat bu dan kebetulan souvenir pesanan ibu sudah jadi dan bisa di kirim sekarang"
"pelunasan nya bisa tranfer kan? saya lagi nggak megang cash"
"untuk pembayaran ibu bisa menghubungi toko langsung kalau biasanya pelunasan itu langsung ke toko bu tidak di titipkan ke saya"
"baiklah kalau gitu, afwi kamu tunjukkan ya tempat penyimpanan nya"
"iya mom siap" sahut afwi
"mom kurangnya biar kakak yang bayar" ucap afwa
__ADS_1
"tidak biar mommy saja uangmu tabunglah buat acara 7 bulanan dan lahiran nanti" ucap angel
"tapi mom"
"tidak ada tapi-tapian afwa, kalau mau belilah buat anak-anak yatim terserah kamu mau ngasih apa tapi untuk souvenir dan acara 4 bulanan biar urusan mommy dan mama syasya"
"baiklah mom"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di taman belakang
"oh ya mbak mas ini tadi rambut nenek Yang di beli zahra" ucap angel
"jadi ini rambut nenek aunty? kayak rambut sih" ucap almira
"iya mir, kalau menurut aunty manis sih kayaknya sejenis permen kapas sih"
"pasti enak kalau manis"
"makan dulu mir baru bilang enak" ucap zaidan
"iya kak, kak ila ini coba dulu"
"iya al terima kasih" ucap syahila
"syahila kapan program lagi?" tanya angel
"nanti saja aunty kasian Syifa kalau punya adik sekarang"
"dia sudah taman kanak-kanak ila"
"nanti saja aunty masih kebayang sakit nya sampek sekarang takut juga kalau bapaknya nggak bisa nunggu lagi masa cuma di temani umi kan gak enak aunty"
"ya maaf sayang masih ingat aja sih" ucap zaidan
"ya ingat dong mas"
"yaudah nanti kalau kamu hamil 8 bulan gak bakal deh ambil job luar kota"
"makanya sudah abi bilang bukan dulu jangan ambil job jauh ketika istrimu masuk trimester 3 masih ngeyel" ucap kak rasyid
"iya maaf bi"
"sudahlah cepatlah program lagi nanti keburu Syifa besar kalian malah malas urus baby lagi" ucap fadhil
"almira katanya yang mau nambah uncle" ucap syahila
"enggak aku ikut program pemerintah 2 anak cukup" ucap almira
"besok kalau aku jadi presiden aku ubah peraturan nya deh keluarga berencana 5 anak cukup" ucap kevin
"nah boleh tuh kak kev" ucap afwa
"kamu mau maju jadi presiden vin?" tanya kak davian
"iya ba biar bisa ubah peraturan keluarga berencana biar jadi 5 anak cukup aja udah"
"aba setuju banyak anak banyak rezeki"
"aku pindah ke kairo saja kalau gitu" ucap almira
"ibu negara mana bisa pindah negara kak al" ucap zahra
"ya nggak tau sih"
__ADS_1
"sudah orang juga cuma bercanda kenapa pindah negara, sudah sore nih yuk masuk siap-siap sholat magrib dan siap-siap buat acara malam nanti" ucap fadhil
"wah udah mau magrib aja kalau kumpul berapa lama pun pasti terasa cepat" ucap kak fatimah
"iya kak makanya disini saja sampai nanti setelah rayya menikah" ucap angel
"pesantren gimana kalau semua disini kasian para ustadz ustadzah disana"
"biar zaidan aja nanti yang kembali, abi umi dan yang lain disini saja kalian pasti lelah jika bolak-balik" ucap zaidan
"ya sama aja nggak seru kak kan minus kak zai jadinya, kak zai pasti ajak kak syahila juga" ucap athaar
"gaenak sama ustadz ustadzah kalau lama disini"
"pasti mereka mengerti kak kalau salah satu kyai nya sedang mengadakan acara walimatul usry"
"yaudah nanti aku coba hubungi ustadz Firman kalau pesantren aman ya bisa disini sampai setelah acara rayyaa"
"asal pas hari h kamu disini uncle sudah senang zai" sahut fadhil
"pasti uncle, nanti sholat magrib di masjid atau mushola rumah?"
"mushola rumah saja kalau keluar nanti kelamaan soalnya hari ini ada acara juga di masjid" ucap afwi
tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam rayya telah selesai berhias dia menggunakan kebaya warna navy dengan bawahan batik sesuai kesepakatan nya kemarin dengan alif. rayya tidak jadi memakai warna pilihannya karena waktunya mepet jadi butik syasya dan angel tidak bisa membuatkannya karena stok kain mereka habis.
"wah cantiknya little princes" ucap afwi
"apa sih kak"
"adek cantik, sudah yakin sama alif?"
"adek sudah beberapa kali istikharah kak dan hanya sekali memimpikan nya"
"tapi sudah yakin kan?"
"yakin"
"apa yang membuat adek yakin? kalau adek masih ragu adek bisa mundur dan melanjutkan mimpi adek"
"dia laki-laki yang baik kak, mimpiku masih bisa di raih nanti kak, kalau pun aku tidak di izinkan bekerja aku masih bisa mengatur rumah impianku nanti kan"
"baiklah kalau sudah yakin kakak senang dengarnya, kakak gak khawatir lagi sekarang karena adek kakak ini sudah ada yang menjaga selama belajar di luar negeri nanti"
"terima kasih kakak selalu perhatian ke adek, rayya sayang kak afwi banyak banyak pokoknya"
"kakak juga sayang sama rayya, sini peluk dulu"
"ada apa ini kok pelukan" ucap angel yang masuk kamar rayya
"gak ada apa-apa mom, oh ya apa keluarga alif sudah datang?"
"sudah, ajaklah adikmu keluar setelah ini bersama kak afwa juga athaar kalian yang akan mengantar rayya nanti"
"iya mom baiklah"
"aduh di cariin udah disini" ucap afwa
"tau nih kirain kemana ternyata disini" ucap athaar
"aku dari tadi disini, udah pamit juga sama zahra" sahut afwi
"sudah-sudah habis ini kalain turun lah mommy turun dulu" ucap angel
"siap mom"
__ADS_1