
hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh angel dan fadhil dimana afwi akan memberitahukan jawabannya, selepas sarapan afwi kembali ke kamar nya hanya untuk mengulur waktu agar mereka penasaran dengan jawabannya.
afwi di kamar asyik dengan game di ponselnya yang khusus untuk game saja dan dia menonaktifkan ponsel yang khusus untuk berkomunikasi biar dia tidak ada yang mengganggu saat bermain game apalagi sudah bisa di pastikan jika mommy nya gelisah menunggu jawaban darinya.
di ruang keluarga....
pandangan angel tetap mengarah ke arah lift dan tangga dan hanya sesekali menghadap suaminya, angel sangat menanti putranya itu turun untuk bergabung ke ruang keluarga.
"mommy kenapa lihatin arah lift sama tangga sih" tanya rayya
"nunggu kakakmu turun"
"gak mungkin kakak turun, sudah lah mom lihat TV saja orang kakak aja lagi mabar di kamar" ucap rayya
"kok kamu tau" tanya angel penuh selidik
"tau dong kan ini lagi mabar juga aku sama kak athar juga" ucap rayya santai
"jadi dari tadi kalian mabar?"
"iya mom makanya jangan lihat lift sama tangga terus jadi nggak tau kan kegiatan anaknya" ucap athar
"iya iya maafin mommy" ucap angel yang merasa bersalah
"opa" panggil rayya
"ada apa cucu opa yang cantik"
"aku pinjam mbak zahra boleh?"
"hmm mau kamu bawa kemana mbk zahra nya?"
"aku mau ajak ke taman nyari cilok"
"masih pagi mau cari cilok?" tanya angel
"iya mom enak tau kan bisa belinya cuma weekend aja" ucap rayya memelas
"yaudah sana bawa mbk zahra keluar tapi ajak 2 bodyguard terbaik karena mbak zahra sedang di cari-cari orang" ucap fadhil
"mbk zahranya suruh pakai masker atau cadar" sahut mama evilia
"siap" teriak rayya yang sudah melenggang menuju dapur
"kakak beliin dek" teriak athaar
jam 10 pagi nabila dan afwa tiba di kediaman thompson, mereka langsung bergabung di ruang keluarga.
"assalamualaikum" ucap afwa
"waalaikumsalam" ucap mereka kompak
"eh kakak sama nabila sudah datang duduklah" ucap angel
__ADS_1
"rayya sama kembaranku dimana mom?"
"afwi di kamarnya kalau rayya pergi sama zahra"
"oh gitu, dek lo gak nyapa gue?" ucap afwa pada athaar
"udah jangan ganggu lagi mabar gue" ucap athaar
"kok lo gak ngajakin gue?"
"bukannya udah diajak sama kak afwi? kata kak afwi kakak bilang kakak sudah punya mainan baru yang menyenangkan" ucap athaar meledek afwa
"iya lah sekarang udah ada mainan baru yang lebih menyenangkan" ucap afwa
"yaudah main aja sana" sahut athaar
"nanti aja lah, eh mom rayya pamit kemana?"
"tadi katanya ke taman mau beli cilok tapi gak tau kok belum balik balik" ucap angel
"makan disana mungkin mom kan masih 1 jam lebih dikit" ucap fadhil
"eh hari ini hari ini tanggal berapa? bukannya rayya pernah izin balapan lagi?" ucap afwa panik
"loh iya kak afwi yang tau jadwal balapan, aku ke kamar kak afwi dulu" ucap athaar tak kalah panik
"minta kunci cadangan kakakmu pasti mengunci pintunya" teriak angel
ceklek
"kak gawat kak gawat" ucap athaar panik
"apa yang panik sih lagi nge-game juga" sahut afwi kesal
"jadwal balapan mana? rayya keluar rumah hari ini" ucap athaar
"haa kok di izinin sih hari ini ada balapan di sirkuit aduhhh gimana sih" ucap afwi panik
"gimana ini bang kalau rayya beneran disana bisa-bisa prinses di kirim ke pesantren beneran sama abi"
"huh sudah biarkan saja keputusan abi nanti gimana, aku ganti baju dulu lo telpon kak afwa minta dia ikut ke sirkuit"
"kak afwa di bawah yaudah gue ke bawah dulu kak"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
afwa afwi Dan athaar kini mencari 2 gadis Yang pamit ke taman, hanya 2 bodyguard Yang berhasil di temukan oleh afwa.
"kalian kenapa bisa seperti ini?" ucap afwa dengan nada marah
"maaf tuan tapi non rayya membawa pasukannya Dan sangat banyak" ucap bodyguard itu
"oh astaga adekku" ucap afwi
__ADS_1
"berapa orang Yang ngeroyok kalian?" Tanya athaar
"ada 15 anak bos Dan sebagian besar bisa karate" ucap bodyguard itu
"yaudah kalian pulang lah, suruh sopir antar berobat kami mau cari rayya" ucap afwi
"iya tuan muda, maafkan kami Yang tidak bisa menjaga nona"
"sudahlah memang adik kami aja Yang bandel"
setelah dari taman Mereka bertiga masuk ke dalam mobil Dan menuju sirkuit.
"ya Allah punya adik cewek 1 aja hobi banget balapan" ucap afwa
"gitu-gitu kesayangan kita kak" ucap afwi
"aku yakin bentar lagi abi bakal kirim rayya ke pesantren" ucap athaar
"jangan lah dek kasian tau sama rayya gitu-gitu dia yang sering nyelametin kita kalau pulang larut" ucap afwi
"iya sih tapi kan abi sudah pernah bilang kak" ucap athaar membela
tibalah mereka di sebuah sirkuit, mereka bertiga masuk ke dalam arena sirkuit namun dihentikan oleh petugas.
"maaf mas balapan sudah 5 kali putaran apa kalian tetap nonton? karena tiket tetap harga normal" ucap petugas itu
"gimana kak?" Tanya athar pada kakak twins nya
"iya beli 3 mas" ucap afwa
"totalnya 900 ribu karena tiket hanya tinggal vip" ucap petugas
"ya ini uangnya silahkan di hitung" ucap afwa menyerahkan uang 100 ribuan sebanyak 9 lembar
"pas ya, ini tiketnya, selamat nonton"
setelah masuk ke area penonton mereka mencari sosok zahra karena tadi pergi bersama rayya, Mata mereka terus mencari gadis berhijab.
"lebih baik kita pencar karena penonton cukup banyak" ucap afwa
"gausah tuh kayaknya gerombolannya rayya deh" ucap athaar menunjuk gerombolan anak muda Yang sedang berdiri dan bersorak mendukung princes mereka
"yuk samperin" ucap afwa semangat
"eits jangan kak mending kita cari zahra masalah rayya biarin aja kita kerjain aja kita culik zahra biar rayya kelimpungan nyari zahra" ucap afwi
"boleh yaudah pakai masker kalian kita cari zahra, pasti zahra ada di gerombolan mereka" ucap athaar
mereka mendatangi gerombolan muda mudi itu Dan mencari sosok zahra, mereka bertiga sangat berhati-hati karena teman-teman rayya semua sudah tau kakak-kakak rayya yang sering menjemput paksa rayya.
sedangkan di tempat itu zahra kebingungan mau ngapain karena zahra sebenarnya tidak suka nonton balapan apalagi zahra juga takut jika di marahi majikan nya karena tadi hanya pamit ke taman tetapi ternyata dia di bohongi oleh nona muda nya untuk menemani dia balapan.
zahra sangat takut jika ia di pecat apalagi dia baru bekerja 1 minggu ini apalagi zahra juga takut jika anak buah rentenir itu mengetahui keberadaan nya bisa-bisa zahra tidak akan pernah menghirup udara bebas lagi.
__ADS_1