
angel "assalamualaikum bi"
fadhil "waalaikumsalam mommy sayang, apa rayya sudah tidur?"
angel "sudah bi baru saja"
fadhil "sayang ada berita bahagia hari ini"
angel "apa mas?"
fadhil "zaidan sudah ber ta'aruf dengan seorang santri wati di pesantren ini sayang"
angel "jahat sekali aku nggak di kasih tau"
fadhil "sayang ini juga dadakan tau, ini semua gara-gara twins keceplosan dan almira yang memperjelas nya jadilah kak rasyid meminta anaknya untuk ber ta'aruf sayang, ini belum resmi kok, tapi mungkin langsung akad nikah sih kalau tebakan mas soalnya perempuan nya sudah tidak memiliki orang tua maupun saudara dari pihak ayah"
angel "baiklah alasan di terima"
fadhil "bukan alasan ini sayang, tapi memang seperti ini adanya"
angel "iya-iya, yaudah bilang sama zai dan calon istri nya bi gaunnya mommy yang siapin tidak ada penolakan pokoknya"
fadhil "iya nanti abi bilangin"
angel "seragam keluarga juga bi biar mommy buatin sekalian, abi minta referensi umi kak naf sama kak fat"
fadhil "baiklah sayang, sayang mas rindu"
angel "makanya istrinya dibawa biar nggak rindu"
fadhil "sudah mas bawa di hati mas hanya saja tetap rindu sayang"
angel "aku nyusul ya, please"
fadhil "no sayang, rayya masih kecil ingat kan kata dokter boleh kalau usianya sudah dua bulan lebih sayang"
angel "kalau gitu acara zai harus nunggu rayya boleh kesana"
fadhil "twins saja minta saat dia liburan tau"
angel "please be mom kesana ya"
fadhil "tapi sayang"
angel "ayolah bi boleh ya"
fadhil "huh baiklah tapi konsultasi dulu besok sama dokter nya rayya, kalau nggak boleh gak boleh maksa oke"
angel "yeay terima kasih abi sayang, jadi makin Cinta deh"
fadhil "janga menggoda ketika mas jauh, mas sudah lama puasa loh"
angel "balik dari Malang bi, janji deh"
fadhil "baiklah sayang, yaudah kamu istirahat ya"
angel "iya mas, selamat istirahat suami aku tersayang"
fadhil "selamat istirahat juga istri cantik ku, i love you"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
ke esokan pagi nya setelah sholat shubuh om bram papa rey dan fadhil juga zaidan syahila dan almira pergi ke kota sebelah yang membutuhkan waktu tempuh selama 2 jam untuk menemui pengacara almarhum setpian siregar. mereka menggunakan 2 mobil berbeda karena nanti om bram fadhil dan papa rey akan membahas masalah kecelakaan itu sembari menunggu papa demian dan papa Satria yang di jadwal kan tiba di kota itu siang ini jam 10 pagi.
jam 6:30 pagi mereka memutuskan untuk untuk mencari sarapan terlebih dahulu sebelum ke kantor pengacara, mereka memutuskan untuk membeli bubur ayam saja karena belum banyak kedai yang buka pagi ini.
sesampainya di kantor pengacara milik pak tyo mereka di sambut langsung oleh pak tyo yang sudah sejak pagi menunggu kedatangan syahila dan rombongan.
om bram "pak tyo ini nona syahila dan calon suaminya dan ini pak reynaldi thompson dan menantu nya"
pak tyo "oh iya pak bram, mari semua masuk ke ruangan saya terlebih dahulu"
di ruangan pak tyo....
pak tyo "akhirnya setelah menanti 9 tahun surat wasiat ini akan saya bacakan karena nona syahila aulia siregar sudah memiliki calon suami, (assalamualaikum anakku syahila Aulia siregar, apa kabar nak papa harap kamu baik-baik saja, jika surat wasiat ini sudah di bacakan oleh pak tyo itu artinya kamu sudah dewasa dan sudah memiliki calon pendamping, nak papa minta maaf jika tidak bisa menemani mu hingga kamu dewasa dan memiliki keluarga tapi percayalah papa akan selalu melihatmu dari sini, untuk anak ku syahila aulia siregar semua aset milik papa akan menjadi hak milik kamu semuanya jika kamu sudah memiliki calon pendamping yang sudah di setujui oleh pak bramantyo selaku wali kamu ketika papa sudah tidak ada dan untuk calon menantu ku mungkin kita belum mengenal satu sama lain tapi saya harap kamu mampu menjaga dan membimbing Putri saya menjadi wanita sholehah dan saya harap kamu tidak menyakiti nya, jika suatu saat kamu bosan dengan anakku maka kembalikan dia baik-baik kepada bramantyo selaku wali nya dan jika kamu berkenan menikahi putriku maka kamu juga harus siap menjadi ceo sige group perusahaan yang saya rintis dari nol, kamu tidak harus setiap hari ke kantor jika kamu memiliki tanggung jawab lain karena nantinya ada orang-orang kepercayaan saya yang tetap membantu kamu termasuk bramantyo yang menjadi asisten kamu, papa berdo'a jika ila menikah semoga keluarga ila menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah dan kebahagiaan selalu hadir di keluarga kalian, nak pesan papa ketika kamu menjadi seorang istri patuhlah kepada suami kamu jangan membantah nya jika itu untuk kebaikan karena surga kamu berada di suami kamu, semoga kita di pertemukan di syurga nya allah, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh tertanda septian siregar ayah tercinta mu) itulah surat wasiat dari tuan septian siregar"
syahila "kapan papa membuat surat itu?"
pak tyo "15 januari 2000"
syahila "berarti tepat 2 hari sebelum papa mama kecelakaan hiks hiks hiks"
pak tyo "iya nona"
almira "ila mungkin papa mu sudah mempunyai firasat akan meninggalkan mu sehingga dia membuat surat wasiat itu"
fadhil "iya nak, sekarang saya mau tanya sama kamu apa kamu akan tetap menerima ta'aruf dari keponakan saya yang belum mapan ini?"
__ADS_1
syahila "iya saya tetap menerimanya"
zaidan "tapi saya bukan laki-laki kaya, di sini saya malah meresa tidak pantas untuk mu"
syahila "saya tidak melihat dari segi materi ustadz"
om bram "nak saya sebagai wali syahila saya merestui kamu untuk menikahi syahila jadi hilangkan rasa tidak pantas kamu itu, dan saya yakin kamu bisa menjadi ceo sige group dan membahagiakan nona syahila"
zaidan "tapii..."
pak tyo "tenanglah jangan takut kau bisa belajar dari paman kamu ini karena saya tau dia ceo thompson group perusahaan terbesar se asia"
zaidan "baik lah saya akan mencoba belajar"
om bram "lantas kapan kalian menikah? bukan apa hanya saja kami ingin membuka kasus kecelakaan itu untuk merebut kembali sige group dan menjebloskan dita ke penjara"
syahila "saya terserah keluarga pesantren om, lagi pula saya tidak ada keluarga selain om dan pak tyo"
om bram "kalau begitu nak zaidan bicarakan dengan orang tua kamu kapan baik nya, kalau bisa secepatnya"
zaidan "iya sepulang dari sini akan saya sampaikan ke abi"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah dari kantor pengacara zaidan almira dan syahila kembali ke pesantren.
di pesantren...
zaidan "syahila ayo ikut menemui abi dan umi"
syahila "tapi ustadz"
zaidan "ingat kata om bram"
syahila "baik lah ustadz"
di rumah umi Aisyah....
kak rasyid "ayo masuk, kalian sudah tiba mana yang lain?
zaidan "uncle sama mertuanya sedang ada urusan dengan om bram bi"
kak rasyid "syahila abi sudah tau semuanya dari uncle fadhil jika orang tua kamu menginginkan menantunya menjadi ceo, apa kamu tetap menerima ajakan ta'aruf anak saya?"
syahila "saya tetap menerima nya pak kyai"
kak rasyid "apa syahila pinya rencana atau keinginan menikah di hari apa gitu?"
syahila "saya ikut saja dengan keluarga pesantren pak kyai"
kak fatimah "nak panggil abi dan umi jangan pak kyai terus, mulai lah belajar kan sebentar lagi kamu menjadi anak kami"
syahila "iya u mi a bi"
kak fatimah "nah itu benar"
almira "kenapa nggak menikah di hari ulang tahun kamu ila?"
syahila "terlalu mepet al"
kak fatimah "kapan ulang tahun kamu nak?"
syahila "2 hari lagi u mi"
kak fatimah "bagaimana bi?"
kak rasyid "boleh saja, sekarang syahila ambil dokumen-dokumen yang di perlukan, kebetulan abi sudah meminta dari kua, dan zaidan kamu juga harus menyiapkan nya"
zaidan "baik bi"
almira "ayo ila biar aku bantu"
syahila "iya al"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
sore hari nya fadhil papa rey dan papa demian juga papa Satria telah berada di pesantren.
afwa "opaaa"
papa rey "apa bang?"
afwa "kak zai mau nikah opa 2 hari lagi"
fadhil "hah serius?"
afwi "iya bi"
__ADS_1
fadhil "paman dan bibi dimana?"
afwi "ada di rumah uti"
di rumah umi Aisyah....
kak rasyid "masuk dek"
fadhil "kak bener zai nikah 2 hari lagi?"
kak rasyid "iya kebetulan bertepatan dengan ulang tahun syahila"
fadhil "gaun nya sudah dapat?"
kak fatimah "belum dek"
fadhil "jangan cari dulu biar urusan aku masalah gaun acara resepsi, baju keluarga juga kalian tinggal request warna saja"
kak fatimah "tapi dek"
fadhil "please kak jangan buat istriku marah, ini permintaan nya kak, sebentar aku telpon istriku dulu"
panggilan angel dan fadhil...
fadhil "assalamualaikum sayang"
angel "waalaikumsalam mas ada apa tumben masih sore telfon"
fadhil "ingin aja, gimana rayya sudah bisa diajak ke naik pesawat?"
angel "alhamdulillah boleh bi tapi kalau naik komersial kata dokter jangan dulu makanya mommy belum beli tiket kesana"
fadhil "mommy sama rayya dan mama naik jet pribadi saja, insyaallah besok pagi pesawat sudah di bandara kota k"
angel "ahh terima kasih sayang"
fadhil "oh iya sayang aku mau kasih kabar kalau pernikahan zai 2 hari lagi bagaimana?"
angel "haa 2 hari lagi? kenapa dadakan?"
fadhil "nggak dadakan sih sayang kebetulan 2 hari lagi bertepatan dengan ulang tahun calon istri nya zai"
angel "kalau dadakan gaun nya sesuai stock bi bagaimana? terus seragam keluarga nya ya terpaksa pakai seragam keluarga Yang mommy siapkan untuk lebaran"
fadhil "sebentar kamu dengarkan ya sayang mas tanya sama yang lain"
fadhil "kak fat, kak naf umi seragam keluarga nya pakai seragam yang di rencanakan untuk lebaran bagaimana?"
umi Aisyah "umi ngikut kalian saja"
kak nafisa "gak apa-apa sih dek soalnya sudah mepet juga waktunya"
kak fatimah "yaudah nggak apa-apa pakai seragam lebaran"
fadhil "terus untuk gaun nya sesuai stock yang ada kalau 2 hari sebenarnya bisa jadi biasanya hanya saja kita tidak di kota k jadi perlu waktu pengiriman yang lumayan 2 hari juga, syahila inginnya gaun seperti apa?"
syahila "yang simple saja pak kyai, yang penting warna putih untuk akad"
fadhil "gimana kalau syahila ikut saya ke kota k? kamu milih sendiri gaunnya sekalian saya menjemput istri saya"
umi Aisyah "hey calon manten harus di pingit, ini terakhir mereka bertemu"
fadhil "sayang apa ada gaun warna putih untuk akad?"
angel "ada bi, sama asisten syasya masih di foto kan sebentar lagi mungkin di kirim"
fadhil "baiklah sayang, kamu siap-siap gih mas jemput malam ini"
angel "iya mas"
sambungan telpon terputus...
fadhil "karena pengantin gabisa ikut ke kota k nanti kalian pilih saja gaunnya di foto"
afwa "abi mau jemput mommy?"
fadhil "iya bang kenapa?"
afwi "kan adek belum boleh naik pesawat bi"
fadhil "sama dokter sudah di izinkan kok, oh ya malam ini abi kembali ke kota k menjemput mommy kalian baik-baik disini sama uti sama paman opa dan bibi, adik nya jangan lupa di jagain"
afwa "adek mah main sendiri ya wi"
afwi "iya bi adek main sendiri"
fadhil "hmmm, oh ya foto gaun nya nanti uncle kirim ke nomor zai sama almira ya, biar syahila bisa milih juga, umi fadhil balik ke rumah dulu gaenak ada ketiga papaku"
__ADS_1
umi Aisyah "iya nak kembali lah"