Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 210


__ADS_3

angel "ish mas kok baby afwa di bangunkan sih"


fadhil "enggak kok orang cuma nyium pipi kakak"


angel "sama aja kali mas, sini biar twins mimi dulu"


setelah twins tidur angel pun menidurkan twins di box baby bersama baby afwi dan angel segera menyusul fadhil untuk tidur.


angel "mas besok jam 8 ya anterin aku ke dokter Amalia"


fadhil "boleh sayang, mau ngapain tapi?"


angel "tadi dokter Amalia chat aku kalau besok twins jadwalnya imunisasi gitu"


fadhil "oh yaudah, tapi apa sebaiknya gak usah ya? mas takut twins demam"


angel "gapapa mas biar daya tahan tubuh twins sehat"


fadhil "kalau rewel bagaimana?"


angel "enggak kok kan mereka anak-anak yang baik"


fadhil "yaudah besok mas antar ke dokter Amalia, sekarang kita tidur"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


keesokan paginya angel dan fadhil mereka menemani twins berjemur di taman belakang seperti biasanya.


papa rey setelah mandi dia bergegas menyusul cucu-cucu nya yang sedang berjemur.


papa rey "good morning cucu-cucu nya opa yang tampan-tampan"


angel "good morning opa, opa sudah ganteng mau kemana?" ucap angel menirukan suara anak kecil


papa rey "opa mau ke makam oma sayang, kalian nanti ikut ya kalau sudah besar"


angel "iya opa, twins titip doa ya buat oma"


papa rey "yaudah papa ke makam mama dulu ya"


angel "ya pa, oh ya nanti angel dan mas fadhil akan ke tempat dokter Amalia"


papa rey "ngapain?"


fadhil "itu pa cucu-cucu nya opa waktunya imunisasi"


papa rey "oh gitu, jangan lupa minta obat ya siapa tau twins demam"


fadhil "iya pa"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di makam mama silviana.....


setelah menempuh perjalanan 30 menit papa rey tiba di makam mama silviana dengan membawa bunga tulip dan Mawar merah yang telah di rangkai.


papa rey "assalamualaikum istriku bidadariku, apa kabar? aku disini baik-baik saja dan anak kita juga baik-baik saja yang, oh ya cucu kita twins juga baik-baik aja tubuhnya mulai gembul sekarang dan kamu tau Putri kita sekarang sudah dewasa dan dia seperti kamu dia hanya mau memberi anaknya asi eksklusif seperti kamu dulu sayang dan kamu tau menantu kita juga sangat mencintai anak kita satu-satunya dia juga mengajariku mengaji sekarang, oh ya sayang 1 minggu lagi aku akan ke amerika lagi mengantar anak dan cucu-cucu kita juga menantu kita ke amerika untu menempuh pendidikan disana, angel tadi mau ikut kesini tapi dia belum boleh ke makam sayang mungkin nanti setelah kepulangan nya dari amerika baru bisa kesini, hari ini cucu-cucu kita waktunya imunisasi sayang, kamu harus tetap menunggu ku ya di sana, jangan lelah menungguku karena aku juga ingin segera bertemu denganmu sayang, sayang ini ada 2 bucket bunga kesukaan kamu, aku pulang dulu ya sayang"


setelah berbicara panjang lebar dan berdoa papa rey pun meninggalkan area makam dan bergegas kembali ke rumah angel.


sesampainya di rumah ternyata angel dan fadhil telah berangkat ke rumah sakit untuk mengantar twins imunisasi.


papa rey pov


hari ini aku baru saja mengunjungi makam istri tercinta ku, sesampainya dirumah mewah anakku hanya ada kesunyian karena memang hanya tinggal aku yang di rumah ini.

__ADS_1


angel dan fadhil beserta cucu-cucuku telah berangkat ke rumah sakit untuk imunisasi dan para pekerja sudah aku suruh mudik ke kampung halaman masing-masing.


rumah mewah dengan banyak kamar ini sengaja aku beli untuk anakku sebagai hadiah pernikahannya, rumah yang dulu sepi kini mulai ramai dengan suara tangisan baby twins, seandainya saja istriku masih ada mungkin kebahagiaan ku akan semakin lengkap, tapi tuhan berkehendak lain, tuhan menyayangi istriku sehingga memanggilnya terlebih dulu.


kini kebahagiaan di rumah ini terasa kurang karena ketidak hadirannya disini, tapi aku bersyukur masih di beri kesempatan untuk menikahkan putriku sendiri dan melihat cucu-cucu ku lahir ke dunia.


aku bahagia sekali saat ini atas anugerah yang allah berikan kepada keluargaku, saat aku sedih karena mengetahui anak yang selama 3 tahun lebih hidup bersamaku ternyata bukan anakku allah memberiku hadiah besar yakni dengan kelahiran baby twins dengan selamat begitu juga dengan anakku.


aku juga bersyukur memiliki 3 sahabat yang sudah ku anggap sebagai keluargaku sendiri, mereka yang selalu memberiku suport saat aku sedang down dan mereka juga selalu Setia dalam keadaan suka maupun duka.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di rumah sakit....


setelah menempuh perjalanan kurang lebih 40 menit fadhil dan keluarga kecil nya telah sampai di parkiran rumah sakit.


fadhil menggendong baby afwa dan membawa tas perlengkapan baby twins sedangkan angel menggendong baby afwa.


fadhil "sayang ini langsung ke ruangan dokter Amalia kah?"


angel "iya mas langsung kesana kok"


fadhil "udah ambil antrian?"


angel "kita pertama mas nanti jam setengah 10 baru mulai antriannya"


fadhil '"oh kita di dulukan"


angel "hmmm ya gitu lah mas"


mereka pun tiba di ruangan dokter Amalia dan sudah di sambut oleh seorang suster.


suster "silahkan masuk tuan nona, dokter Amalia sudah menunggu di dalam"


angel "baik sus"


angel "alhamdulillah baik dok, dokter sendiri apa kabar?"


dokter Amalia "alhamdulillah saya juga baik nona, oh ya langsung saja kita imunisasi twins ya"


angel "kakak nya dulu atau adik nya dulu?"


dokter Amalia "kakak nya dulu ga papa"


setelah twins di imunisasi mereka masih saja tidur pulas di gendongan orang tuanya.


dokter Amalia "anak-anak yang pintar, oh ya ini ada obat untuk penurun panas jika nanti baby twins panas karena biasanya habis imunisasi akan panas badan nya"


fadhil "aturan minumnya gimana dok?"


dokter Amalia "aturan minumnya udah disini semua ya tuan"


fadhil "iya baiklah dokter, kalau begitu kami permisi dulu ya dokter"


fadhil dan keluarga kecilnya pun meninggalkan ruangan dokter Amalia dan segera menuju parkiran untuk segera pulang.


fadhil "yang ada yang mau di beli dulu enggak mumpung di luar?"


angel "enggak mas, masih kok stok makanannya"


fadhil "yaudah langsung pulang ya berarti"


angel "iya mas"


sesampainya di rumah mereka telah di sambut oleh papa rey.

__ADS_1


papa rey "cucu-cucu opa udah pulang"


angel "iya opa"


papa rey "disuntik nangis nggak?"


angel "enggak dong opa kita kan pemberani" ucap angel menirukan suara anak kecil"


fadhil "mereka anteng banget malah pa"


papa rey "baguslah semoga nanti malam gak rewel"


fadhil "iya pa"


papa rey "tapi udah dibawain obat kan sama dokter Amalia?"


fadhil "udah kok pa"


angel "papa udah pulang dari tadi?"


papa rey "udah setengah jam yang lalu"


angel "oh yaudah kita istirahat dulu ya opa"


papa rey "iya kamu bawa ke kamar sana anak-anak"


sesampainya di kamar angel dan fadhil meletakkan twins di box baby tapi malah twins bangun dari tidurnya.


angel "loh anak mommy kok bangun semua sig sayang, mau di gendong terus ya"


fadhil "iya nih kok pada bangun sih sayang"


angel "kita ajak ke taman aja yuk mas"


fadhil "yaudah ayo"


sesampainya di taman belakang ternyata sudah ada papa rey disana yang sedang duduk sendirian.


angel "loh papa kok disini? bukannya tadi ke kamar?"


papa rey "loh kalian kok kesini? iya tadi papa ke kamar bentar ambil hp satunya"


fadhil "ini loh opa cucu-cucu tampan nya opa ini pada bangun semua"


papa rey "yaudah tidurkan disini biar papa menemani mereka bermain, kalian istirahat aja ke kamar"


fadhil "aku disini aja pa belum capek"


angel "iya kita disini aja ya pa"


papa rey "yaudah disini aja kita"


fadhil "pa besok ada acara enggak?"


papa rey "ke rumah lama aja yuk, biasanya disana tuh ramai kalau malam takbir"


fadhil "boleh deh pa, gimana sayang?"


angel "iya ikut dong kan disana tuh banyak banget pemuda-pemuda nya yang ikutan takbir keliling"


papa rey "lebaran pertama disana aja pasti ramai"


fadhil "iya pa, kalau disini kayaknya sepi deh"


angel "yaudah kalau gitu angel ke kamar dulu untuk packing bajunya twins dan baju-baju buat lebaran juga snack nya"

__ADS_1


fadhil "nanti aja mas bantu, sekarang disini dulu bentar lagi dhuhur sayang"


angel "yaudah iya deh"


__ADS_2