
setelah kepergian angel dan papanya serta nadia dan syifa yang sudah kembali ke kamarnya, ustadz fadhil serta umy dan abinya masuk ke dalam rumah.
"fadhil kenapa ya kok terlihat gak senang gitu" batin umi Aisyah
"sejak angel pamit fadhil kok jadi keliatan gak senang kyak orang patah hati" batin pak kyai
"sekarang dia sudah benar-benar pergi dari pesantren ini" batin fadhil
"fadhil" panggil umi aisyah
"iya ada apa umi?" ucap fadhil
"kamu kenapa kok kayak sedih gitu" ucap umi aisyah
"fadhil tidak apa-apa umi" ucap fadhil
"kamu yakin tidak apa-apa dil? soalnya aby perhatikan sejak angel datang untuk pamitan sampai angel pergi kamu terlihat sedih" ucap pak kyai
"fadhil yakin by, hanya saja hati fadhil terasa sakit saat angel pamit" ucap fadhil yang jujur
"nak mungkin kamu jatuh hati pada angel" ucap umi Aisyah
"fadhil serahkan saja semua kegundahan hati kamu kepada sang pencipta, mintalah petunjuk darinya agar kamu tidak salah memilih, jika benar dia yang terbaik untukmu percayalah pasti kalian akan dipertemukan kembali, jika kamu sudah ingin menghalalkan aby harap kamu segera memantaskan diri kamu untuk menjadi pemimpin dia" ucap pak kyai
"baik aby fadhil akan terus berusaha untuk memantaskan diri fadhil sebelum menghalalkannya" ucap fadhil
"nak insyaallah umi akan merestui kamu, umi tau angel gadis baik-baik dia suka membuat ulah itu karena ingin perhatian dari papanya, jika kamu yakin dia yang terbaik untukmu umi harap kamu bisa membimbingnya nanti" ucap umi aisyah
__ADS_1
"fadhil aby tau kalau masalah agama kamu sudah mengerti tapi dalam membina rumah tangga kamu juga harus mempersiapkan tempat tinggal yang layak, dan kamu juga harus bisa memberi nafkah lahir bukan hanya batin saja, kamu tau bukan angel dari keluarga berada apa kemauannya selalu dia dapatkan jadi aby harap kamu berpenghasilan dulu karena tidak mudah meninggalkan kemewahan yang sudah dimiliki sejak kecil" ucap pak kyai
"aby umi sebenarnya fadhil sudah punya kedai coffe di kota K dan di kota ini, fadhil sengaja membuka kedai coffe untuk tabungan fadhil di masa depan, insyaallah kalau masalah nafkah fadhil mampu tapi fadhil tidak tau bagaimana dengan angel karena fadhil tidah pernah menyatakan perasaan karena fadhil tidak ingin taaruf tapi langsung menikah jadi sebelum fadhil mendapatkan petunjuk dari allah fadhil akan terus berusaha memantaskan diri" ucap fadhil
"nak mungkin aby menyuruhmu mempunyai rumah itu tidak untuk mengusirmu tapi kamu harus tau nak tidak mudah bagi seorang perempuan meninggalkan rumah orang tuanya dan pergi ke rumah mertuanya seorang diri, alangkah lebih baik jika setelah menikah tinggal di istananya sendiri itu akan membuat perempuan nyaman karena tidak ada orang lain di rumahnya jadi dia mudah untuk beradaptasi" ucap umi aisyah
"apa yang dikatakan umi benar nak kamu harus mempersiapkan semuanya dengan baik" ucap pak kyai
"iya umi aby aku akan mempersiapkan semuanya ntah jodohku nantinya siapa" ucap fadhil
"fadhil sekarang kamu harus tetap fokus dengan pendidikan kamu meskipun kamu sudah punya kedai coffee, disini hanya kamu yang di izinkan aby untuk tidak kuliah di kairo dan cuma kamu yang di izinkan aby untuk mengambil jurusan manajemen bisnis, jadi umi harap kamu tetap fokus sama pendidikan kamu, oh iya kamu kapan masuk kuliah lagi bukannya sudah 2 bulan kamu libur?" ucap umi
"fadhil akan kembali ke kota K 1 minggu lagi umi, sebenarnya fadhil masuk kuliah masih 2 minggu lagi tapi karena 10 hari lagi ada ospek jadi fadil harus berangkat lebih awal" ucap fadhil
"nikmati saja liburanmu yang kurang 1 minggu itu fadhil kamu bisa berkunjung ke pesantren kakakmu atau kerumahnya" ucap pak kyai
"baik aby" ucap fadhil
"semoga kamu jodohku Angela, jika kita berjodoh pasti kita akan di pertemukan kembali di tempat lain" gumam fadhil
ditempat lain angel dan papanya sudah masuk pesawat tak lama pesawat akhirnya take off, setelah beberapa jam di dalam pesawat akhirnya pesawat landing di bandara kota K.
setelah keluar dari bandara angel Dan papanya segera menuju mobil Yang telah menjemputnya, setelah sampai di mobil Angel langsung masuk mobil dan papanya sedangkan sopirnya masih menata barang angel di bagasi setelah itu mereka perjalanan menuju rumah.
"pa... " panggil angel
"iya ada apa?" ucap papa angel
__ADS_1
"papa beneran gak ngasih tau fira kania sama syasya kan?" ucap angel
"enggak papa jemput kamu diam-diam, papa juga gak bilang sama orang rumah setau mereka papa akan menjemputmu 3 hari lagi" ucap papa angel
"baiklah pa kalau begitu aku besok mau kerumah mereka biar mereka kaget tiba-tiba aku di depan pintu" ucap angel
"jangan besok kasih aja surprise buat syasya kan dia ulang tahun besok, papa udah di kasih undangan buat makan malam dirumah mereka" ucap papa angel
"oh iya besok syasya ulang tahun, aku besok berarti harus cari kado buat syasya" ucap angel
"gausah udah papa siapin semuanya besok tinggal berangkat aja, papa uda beliin sepatu buat kadonya" ucap papa angel
"terima kasih ya pa, papa memang paling the best" ucap angel sambil memeluk papanya
"sama-sama princess" ucap papa angel
sesampainya dirumah angel yang turun dari mobil memandang rumahnya, rumah yang nampak sepi karena memang sudah tengah malam.
"akhirnya aku kembali lagi ke rumah ini" gumam angel
"sudah cepat masuk ke kamar besok pagi kasih surprise buat semua orang" ucap papa angel
"siap papa" ucap angel yang masuk rumah mengikuti papanya
angel yang telah sampai di kamar dia langsung merebahkan dirinya di tempat tidur king size milikanya, angel yang selama 2 bulan ini meninggalkan tempat ternyamannya dia merasa bahagia bisa kembali lagi tidur di kamarnya.
ditempat lain ustadz fadhil masih terjaga dari tidurnya dia masih kepikiran tentang semua ucapan aby dan uminya tadi siang dan dia juga berniat untuk sholat istikharah nanti malam agar hatinya tenang dan segera mendapat jawaban yang terbaik.
__ADS_1
sampai jumpa di episode berikutnya
jangan lupa like dan vote nya ya kak biar semakin semangat nulisnya