
di kediaman papa demian semua orang cemas dengan keadaan angel.
syasya yang hari ini sangat bahagia karena telah menikah pun ikut sedih saat sahabatnya tiba-tiba pingsan.
syasya "pah syasya gausah resepsi aja"
ucapan syasya sontak membuat semua orang yang ada di ruang keluarga rumah papa demian kaget.
papa demian "gak bisa semua udah siap loh"
papa ferdinand "kurang 8 jam lagi loh acaranya masa di batalkan"
syasya "tapi pa, aku gak enak tau nggak ngadain acara tapi sahabatku sekarang di rumah sakit"
mama evilia "sayang acara tetap di lanjutkan ya, kita doakan semoga angel baik-baik saja, bukan masalah uang yang sudah 2 keluarga keluarkan tapi masalah harga diri 2 keluarga loh, nanti apa kata kolega bisnis kalau tiba-tiba gagal sayang"
papa demian "benar mertua kamu sayang, dilanjutkan saja ya, kalau kamu membatalkan gara-gara angel masuk rumah sakit dan angel tau dia akan marah sama kamu, apalagi papa rey pasti akan marah sama papa dan papa mertua kamu karena papa rey bilang angel tidak apa-apa dan kita tetap diminta untuk melanjutkan acara"
syasya "tapi pa, bridesmaid aku kurang 1 dong"
papa ferdinand "gapapa lah cukup kania sama fira aja"
syasya "yaudah tapi aku mau ke rumah sakit nengokin angel"
kania "jangan sya lo ke kamar aja sama abang gue, istirahat lo kan mau resepsi ntar kecapean lo malah pingsan di acara penting lo"
mama cantika "istirahat saja ya sya biar nanti kita yang cek ke rumah sakit"
syasya hanya menurut dengan omongan orang-orang, dia dan revan akhirnya menuju kamar syasya.
π³π³π³π³π³π³π³π³π³
rumah sakit...
dokter "siapa suami pasien?"
fadhil "saya dok, apa yang terjadi dengan istri saya?"
dokter "istri mas mengalami kelelahan saja tidak ada yang perlu di permasalahkan"
fadhil "tapi dia sampai pingsan dok"
dokter "itu karena nona sedang hamil muda jadi dia pingsan"
papa rey "anak saya hamil dok"
dokter "iya pak"
papa rey "yesss punya cucu, terima kasih sudah memberi papa kebahagiaan dil"
fadhil "sama-sama pa"
dokter "oh ya istrinya di bawa check ke poli kandungan mas untuk memastikan kondisi janin dan usia janin karena peralatan tidak ada di ugd"
fadhil "baik dok, apa saya boleh menemui istri saya"
dokter "iya silahkan"
papa rey dan fadhil buru-buru masuk ke ruang UGD.
fadhil "kamu sudah sadar sayang, terima kasih untuk anugerah terindah yang kamu berikan untuk mas sayang" ucapnya mencium kening angel lama
papa rey "gantian dong dil"
akhirnya fadhil memilih mundur untuk memberi kesempatan papa mertuanya.
papa rey "sayang terima kasih, papa sangat bahagia" papa rey juga mencium kening angel setelah itu papa rey ke sofa untuk mengabari sahabatnya via chat grup.
angel "mas kalian kenapa aku sakit kok bahagia"
fadhil "kamu tau nggak sayang di rahim kamu sekarang ada kehidupan baru"
angel "aku hamil mas?"
fadhil "iya sayang, terima kasih sudah mau mengandung anak kita"
angel "iya mas, sama-sama"
fadhil "pa jangan-jangan keanehan angel seminggu ini karena hamil"
papa rey "bisa jadi dil, papa kok gak kepikiran ya padahal mama nya dulu waktu hamil juga dikit-dikit nangis"
ππππππππ
grup chat SAHABAT FAMS
papa rey "hay teman-temanku alhamdulillah Putriku sudah sadar, kalian lanjutkan acara nanti malam insyaallah kami datang, angel hanya butuh istirahat sebentar"
papa demian "alhamdulillah rey, syasya tadi minta batalin resepsi tau gak"
papa ferdinand "alhamdulillah putriku sudah sadar, dia pasti kelelahan karena dari kemarin bantuin ngedekor"
papa satria "alhamdulillah Putri nakalku nomer 1 sudah sadar"
papa rey "kalian tidak usah ke rumah sakit, soalnya kita mau pulang, sampai ketemu di hotel"
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
keadaan angel sudah mulai stabil dia akan di pindahkan ke ruang VVIP.
dokter "keadaannya sudah cukup stabil pak, sebentar lagi akan kita pindahkan ke ruang VVIP yang telah bapak pesan"
fadhil "sebelum ke ruang rawat apa bisa ke poli kandungan dulu?"
dokter "bisa, nanti biar suster yang akan mengantarkan"
angel "apa saya boleh pulang saja dok? saya mau ke resepsi sahabat saya"
dokter "mbak gak boleh kelelahan dulu, kondisi mbak meskipun stabil tapi masih lemah, nanti kita lihat bagaimana kondisi janin mbk kalau kuat akan saya ijinkan tapi hanya 2 jam dan tetap dengan infus dan memakai kursi roda"
angel "ah dokter infusnya di copot aja, janji saya gak bakal kenapa-napa"
__ADS_1
dokter "lihat kondisi janin mbak dulu ya dan kondisi mbak nanti bagaimana, suster antar pasien ke poli kandungan bilang saja rujukan dari saya sus biar gak ngantri"
suster "baik dok"
angel hanya pasrah mendengar keputusan dokter yang menangani nya.
papa rey "sudah sayang jangan memikirkan resepsi syasya ya, pasti syasya ngerti kok"
angel "iya pa"
sesampainya di poli kandungan angel langsung dibawa masuk ke ruang dokter yang bertugas.
dokter "sus kenapa dibawa kesini?"
suster "rujukan dari dokter andi dok, menurut dokter andi pasien hamil dan dokter diminta untuk mengecek secara keseluruhan"
dokter "oke kalau gitu kita lakukan USG, mau yang 3D atau 4D?"
fadhil "bagus yang mana dok?"
dokter "4D"
fadhil "kalau gitu yang 4D saja dok"
dokter mengoleskan gel di perut angel dan dokter mulai menggerakkan alatnya.
dokter "bapak-bapak bisa lihat di layar sudah ada kantong yang terbentuk tapi masih kecil"
dokter melihat samar-samar ada 2 kantong disana tapi dokter belum memberitahukan karena masih belum jelas kembar atau tidak jika di usia kehamilan sekarang.
fadhil "usia kandungannya berapa minggu dok?"
dokter "masih 3 minggu, kondisi janin masih lemah di usia ini dan rentan keguguran oleh karena itu harus banyak istirahat dan tidak boleh terlalu capek"
fadhil "tapi istri saya ingin melihat temannya resepsi dok, sama dokter andi diijinkan selama 2 jam jika kondisi janin baik, kira-kira bagaimana dok apa bisa istri saya datang ke resepsi sahabat nya?"
dokter "kondisi ibu masih lemah pak dan kondisi janin juga sedikit lemah kalau saran saya kalau mau pergi sebentar saja dan tetap memakai infusnya, setelah itu bisa kembali lagi ke rumah sakit karena ibu butuh istirahat yang banyak, nanti saya akan kasih resep vitamin yang harus ibu minum bisa di tebus di apotek rumah sakit"
fadhil "baik dok kalau begitu"
papa rey "dok saya mau tanya 1 minggu belakangan ini anak saya sering nangis kalau minta sesuatu tidak dituruti, itu kenapa?"
dokter "itu hal biasa pak karena perubahan hormon saja, oh ya untuk suaminya juga harus sabar menghadapi perubahan sikap istrinya mungkin sedikit-sedikit sedih, sedikit-sedikit senang kadang juga jadi posesif dan suka ngambekan, dan suami harus puasa dulu paling tidak di trisemester awal kehamilan"
fadhil "haa puasa, lama sekali dok"
dokter tersenyum mendengar ucapan fadhil sedangkan papa rey tertawa mendengar ucapan menantunya.
dokter "kalau terkena guncangan di usia janin yang belum kuat bisa mengakibatkan keguguran pak jadi saya sarankan anda harus berpuasa dulu daripada janin yang istri anda kandung keguguran"
fadhil dengan lesu menerima saran dari dokter karena sudah seminggu ini fadhil berpuasa juga karena istrinya selalu minta aneh-aneh.
mereka keluar dari poli kandungan, suster mendorong brangkar angel menuju ruang VVIP yang telah di pesan papa rey.
sesampainya di ruang VVIP suster keluar dari ruangan tersebut, fadhil duduk di kursi samping brangkar istrinya.
fadhil "sayang istirahat lah biar nanti gak kecapean kalau boleh ke acara syasya"
fadhil mencium kening angel dan menemani angel hingga benar-benar tertidur, papa rey dudu di sofa mengamati gambar hasil USG Putri nya dia teringat almarhum istrinya.
fadhil menghampiri mertuanya yang terlihat sedang melamun.
fadhil "papa kenapa? apa ada yang dipikirkan"
papa rey "papa keingat almarhum mama, kenapa muka kamu kusut gitu? masih gara-gara puasa?"
fadhil "hehehe iya pa, seminggu ini aja fadhil udah puasa eh ini tambah lama lagi"
papa rey "puasa karena tinggal di rumah papa ya?"
fadhil "bukan pa, kan angel akhir-akhir ini aneh dan sebelum tidur ada aja permintaan nya suruh nyanyi lah cari apalah balik-balik dia udah tidur"
papa rey "papa dulu juga gitu bahkan sampai usia kandungan mama 5 bulan papa puasa itu sejak 2 minggu usia kandungan mama karena kondisi janin yang lemah"
fadhil "iya pa"
papa rey "papa ke makam mama dulu dil, jagain istri kamu"
fadhil "iya pa, hati-hati"
πππππππππ
papa rey tiba di makam mana silviana dengan membawa bucket bunga lili dan Mawar merah.
papa rey "assalamualaikum ma, papa datang lagi, papa rindu sama mama, oh ya ma papa kesini juga ada kabar bahagia, kita akan punya cucu ma usia kandungan angel saat ini baru 3 minggu ma, hari ini anaknya sahabat kamu cantika juga menikah ma, papa sangat bahagia sekali saat mendengar Putri kita hamil tapi papa juga sedih saat mengingat mama sudah tidak di samping kita lagi"
papa rey membaca surah yasin sebanyak 3 kali.
papa rey "mah papa pulang dulu ya, papa harus ke rumah sakit untuk menjaga Putri kita"
papa rey meninggalkan area makam dan kembali ke rumah sakit.
saat di perjalanan papa rey membuka ponselnya dan dia menelpon pak kyai.
papa rey "assalamualaikum besan"
pak kyai "waalaikumsalam besan, ada apa ini tumben telpon siang-siang"
papa rey "maaf ini besan saya lupa, apa besan sekarang sedang istirahat siang?"
pak kyai "belum besan ini masih baru dari pesantren"
papa rey "syukurlah kalau begitu, saya ada kabar bahagia untuk kita semua besan"
pak kyai "kabar apa besan sepertinya membahagiakan sekali"
papa rey "iya besan, alhamdulillah anggota keluarga kita akan bertambah saat ini angel sedang hamil 3 minggu"
pak kyai "alhamdulillah saya sangat bahagia mendengar kabar ini besan, lalu bagaimana keadaan angel?"
papa rey "kondisinya sudah stabil tapi harus di rawat dulu di rumah sakit karena tadi sehabis akad nikah putrinya demian angel pingsan"
__ADS_1
pak kyai "astagfirullah, semoga cepat pulih keadaan angel, nanti saya kabari umi pasti umi sangat bahagia"
papa rey "iya besan, kalau begitu sudah dulu ya besan assalamualaikum"
pak kyai "waalaikumsalam wr. wb"
βοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈβοΈ
di pesantren...
pak kyai "umi..... umi.... " teriaknya
umi Aisyah "ada apa bi?"
kak rasyid "ada apa bi? kenapa teriak-teriak"
pak kyai "tadi abi dapat kabar dari besan kalau angel saat ini sedang hamil 3 minggu"
umi Aisyah "alhamdulillah, lalu bagaimana keadaan angel bi"
kak rasyid hanya geleng-geleng kepala melihat uminya yang seperti anak kecil.
pak kyai "angel harus opname di rumah sakit mi karena tadi pingsan"
umi Aisyah "astagfirullah, bi ayo kita ke kota K sekarang bi"
kak rasyid "penerbangan mana ada jam 1 mi"
pak kyai "kamu pesankan tiket pesawat sekarang syid, penerbangan tercepat"
rasyid segera mencari ponselnya dan segera mencari tiket pesawat sedangkan umi langsung pergi ke kamar untuk menyiapkan keperluan ke kota K.
kak fatimah "mas kenapa umi sama abi buru-buru gitu ke kamarnya?" ucapnya yang baru tiba menjemput zaidan dari pesantren Putra.
zaidan "iya bi ada apa, uti sama kakung kok lari-lari"
kak rasyid "uti sama kakung mau ke tempat om fadhil sayang"
kak fatimah "ada apa mas disana?"
kak rasyid "angel hamil dek dan dia dirawat di rumah sakit makanya umi ke sana"
kak fatimah "umi selalu gitu mas kalau menantu nya hamil langsung di samperin"
zaidan "abi, umma hamil itu apa?"
kak fatimah "hamil itu di dalam perutnya ada adik nya sayang"
zaidan "apa om fadhil sedang hamil?"
kak fatimah dan kak rasyid tertawa karena penuturan putranya.
kak fatimah "yang hamil tante angel sayang bukan om fadhil, yang bisa hamil itu hanya perempuan saja, di perut tante angel ada adiknya sekarang, kamu doakan ya semoga adiknya nanti lahir dengat sehat"
zaidan "perempuan seperti umma?"
kak fatimah "iya sayang perempuan seperti umma"
zaidan "kalau begitu kapan umma hamilnya? zaidan juga mau adik umma"
ucapan zaidan membuat pipi kak fatimah memerah dan dia tidak bisa menjawab pertanyaan putra nya.
kak rasyid "sayang dengerin abi, kamu mau adik kan?"
zaidan "iya bi aku mau adik cewek tapi bukan seperti almira yang suka usil"
kak rasyid "kalau begitu zaidan harus mau tidur sendiri biar cepat punya adiknya dan kamu juga harus berdoa sama allah supaya umma cepat hamil"
pak kyai "syid tiketnya udah dapat?"
kak rasyid "sudah bi, penerbangan jam 14.30, kalau sudah siap lebih baik kita berangkat sekarang"
zaidan "apa zaidan boleh ikut mengantar kakung?"
pak kyai "boleh sayang tapi ganti baju dulu ya sama umma"
zaidan "siap kakung, umma ayo kita ganti baju"
pak kyai dan umi Aisyah diantar oleh kak rasyid dan kak fatimah juga zaidan ke bandara.
zaidan "kakung apa zaidan boleh tanya?"
pak kyai "mau tanya apa nak?"
zaidan "kata abi kalau zaidan mau adik zaidan harus tidur sendiri gak boleh lagi tidur sama abi dan umma apa itu benar kung?"
umi aisyah menjewer telinga kak rasyid, sedangkan kak fatimah pipinya sudah memerah.
umi aisyah "kalau ngomong itu di saring syid, udah tau anaknya pintar gitu"
kak rasyid "iya umi maaf"
zaidan "kakung bagaimana? apa benar yang di katakan abi?"
pak kyai "iya nak benar, kalau kamu mau adik kalau malam juga gak boleh ganggu abi dan umi di kamar"
umi aisyah "sudah ya zaidan gaboleh bahas ini lagi"
zaidan "iya uti, kakung kalau begitu zaidan minta kamar sama kakung"
pak kyai "kamar kan banyak sayang di rumah"
zaidan "apa boleh kalau dinding nya di kasih gambar mobil?"
pak kyai "boleh sayang kamu pilih aja kamarnya"
sesampainya di bandara pak kyai dan umi Aisyah langsung check in karena 15 menit lagi pesawat akan terbang ke kota K.
**VOTE NYA DONGGGGGG
YANG SUDAH KASIH TERIMA KASIH BANYAK YANG BELUM SEGERA KASIH VOTE YAAA**
__ADS_1