
beberapa hari berlalu.....
di tanah suci....
"subhanallah indah sekali mas" ucap zahra yanh mentap kakbah dari jendela hotel
"iya sayang sebenarnya ada hotel Yang pemandangannya lebih indah lagi kareena dekat dengan kakbah sayang kita nggak kebagian kamar"
"disini sudah bagus mas"
"oh ya cepat minum vitamin cuaca disini sangat panas tidak seperti di Indonesia"
"iya mas, oh ya apa kita bisa melihat onta?"
"kamu ingin melihat onta?"
"iya"
"di Indonesia juga ada yang"
"tapi aku ingin melihat yang disini langsung"
"nanti ya kalau sudah selesai rangkaian ibadah umrah nya kita akan jalan-jalan ke kebun kurma biasanya ada onta disana"
"iya"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di pesantren...
kyai hasan beserta putranya sudah pulang 2 hari yang lalu untuk melanjutkan kegiatan tausiah mereka ke kota m, kini di pesantren semua sedang rapat mempersiapkan acara 7 hari kematian umi Aisyah.
"dek yakin acara 7 harian besok mengundang banyak orang?" tanya kak fatimah
"seperti nya undangan tetap 300an hanya saja seluruh santri putra besok hadir semua"
"hampir 1000 dek berarti? kayaknya kalau yang masak cuma sedikit kurang dek" ucap kak fatimah
"nggak kita kak jadi besok ada beberapa chef yang bantu-bantu terus juga ada santri tambahan yang bantuin kita"
"jadi mi besok itu hari bebas buat santri karena besok mereka membantu kita menyiapkan semuanya kecuali beberapa santri yang akan mengikuti kegiatan lomba mereka akan tetap latihan" ucap kak rasyid
"untuk besok kan tahlil terakhir nah biasanya kalau orang sini kan dapat nasi kotak terus rencananya buat nasi kotak berapa?" tanya kak nafisa
"sejumlah santri sama sejumlah tamu undangan jadi sekitar 1600 an kalau bisa sih soalnya nanti santri putra dapat nasi kotak sedangkan santri Putri tidak takutnya mereka iri jadi biar adil semua dapat" ucap kak davian
"iya kak aku juga setuju apalagi sebagian santri juga ikut bantu-bantu masak masa iya nggak dapat" ucap angel
"total keseluruhan undangan dan santri 1567 kotak" ucap zaidan
__ADS_1
"itu ustadz dan ustadzah nya sudah?" tanya fadhil
"belum uncle, untuk jumlah ustadz ada 70 sedangkan ustadzah ada 80" ucap zaidan
"kalau gitu tambahkan sekalian zai besok para ustadzah bantu-bantu juga pasti" ucap fadhil
"kalau ustadz nya semua sudah masuk undangan tinggal ustadzah nya saja jadi 1567 + 80 jadi 1647"
"berarti buat 1650 kotak saja" ucap kak rasyid
"jangan kak, kita buat 1700 saja nanti buat kita atau bisa di bagikan" ucap fadhil
"yaudah nggak apa-apa lebih baik sisa dari pada kurang"
"kalau gitu berarti beli kotak nasi 1700 sama mika sama sendok nya terus kotak jajan 1700 sama plastik buat bungkusnya, di tulis al" ucap angel
"iya aunty"
"terus untuk snack mau isi berapa? mau di buatkan sendiri atau beli?" tanya kak nafisa
"kayaknya kalau buat sendiri terlalu repot kitanya kak belum lagi peralatan nya kurang" ucap angel
"tapi kalau pesan takutnya basi dek"
"rayya usul gimana kalau kita sewa alat-alat nya pasti ada nah nanti kita buat snack yang sekiranya mudah lagi pula nanti bisa di bantu sama santri-santri perempuan contohnya buat puding terus pastel donat gitu-gitu kan mudah"
"kalau makanan rayya bisa nyaut" ucapnya sontak membuat tawa orang-orang
"kamu ini hmm"
"seperti nya aku setuju sama rayya lagi pula besok santri kan nggak ada pelajaran jadi bisa bantu-bantu semua" ucap kak nafisa
"kalau gitu mau buat snack nya apa saja? biar besok pagi bisa belanja" ucap angel
"seperti kata rayya aja buat donat, pastel, pusing nanti bisa si tambah bolu mungkin" ucap kak fatimah
"gimana kalau sebagian beli snack yang bungkusan besar terus nanti kita tinggal bagi di klip kecil deh" ucap almira
"boleh juga jadi buatnya 4 macam saja nanti tambahan nya beli seperti yang almira bilang" ucap kak fatimah
"kalau gitu sekarang list belanja yang buat bahan snack itu al" ucap kak nafisa
"iya uma, bahannya apa saja?"
"aunty mu yang tau, uma mana tau"
"kak fatimah saja" sahut angel
"kamu aja dek kakak mana paham kalau banyak banget begitu, kalau 100 200 masih nggak apa-apa"
__ADS_1
setelah selesai me list belanja an untuk snack angel segera menyerahkan ke kak rasyid karena disitu sudah ada perkiraan harga.
"sekarang tinggal buat isi nasi kotaknya kak" ucap angel
"lauknya mau ayam atau daging bapak-bapak ini" tanya kak fatimah
"daging" sahut kakak adik itu kompak
"kompaknya" ledek athaar
"kayak kamu nggak aja thaar" ucap zaidan
"isinya rendang aja sama sambal goreng ati terus mie sama acar" ucap angel
"nah setuju" sahut mereka kompak
"ini butuh belanja banyak banget disini ada pasar grosir nggak kak?" tanya angel
"ada dek tapi agak jauh" ucap kak fatimah
"kenapa harus di pasar grosir dek, di pasar dekat sini ajalah" ucap kak davian
"bukan gitu kak kan kalau di pasar grosir lebih murah dan kalau di pasar dekat sini kita belanja 1 macam harus pindah-pindah tempat kayaknya soalnya barang yang kita butuhkan benar-benar banyak" ucap angel
"yaudah ke pasar grosir aja buat yang barang butuh banyak tapi kalau yang lain tetap belanja di pasar dekat sini aja"
"kita butuh kentang 500kg cabe rawit 25 kg cabe keriting 20kg bawang putih 50kg bawang merah 100kg untuk bumbunya sekalian buat stok dapur umum pesantren" ucap angel
"banyak banget kentangnya yang?" ucap fadhil
"seharusnya lebih bi tapi ini udah kita kurangi, ini juga buat donat juga kan"
"jangan di kurangi beli berapa butuh nya, ingat lebih baik sisa daripada kurang" ucap kak rasyid tegas
"kalau gitu beli 700kg kentangnya kalau ada sisa bisa buat sayur anak-anak pesantren" ucap angel
"itu sambal gorengnya kentang aja?" tanya kak davian
"nanti ada hati nya mas" ucap kak nafisa dan kak davian hanya ber oh ria
"dan untuk daging sapi nya kita butuh sekitar 57 kg tapi beli 60kg sekalian" ucap kak fatimah
"dikit banget? kan buat 1700 porsi" sahut kak davian
"1 kg daging sapi bisa jadi 30 potong dek" ucap kak fatimah
"beli 65kg aja takutnya nanti ada yang hancur ketika di masak" sahut fadhil
mereka sibuk merancang belanja sampai pukul 11 malam dan setelah selesai semuanya mereka pun segera ber istirahat sebagian ada yang tetap di rumah umi Aisyah dan sebagian ada yang pulang ke rumah singgah masing-masing.
__ADS_1