
keesokan paginya fadhil bangun lebih dulu dan dia segera membangunkan istrinya, setelah angel bangun mereka pergi ke mushola rumah sakit untuk sholat berjamaah.
"boleh ikut sholat jama'ah nya pak?" ucap bapak-bapak
"oh iya pak silahkan" ucap fadhil
karena ada yang ikut jamaah akhirnya angel harus mundur 1 sof tapi ternyata banyak yang mau ikut jamaah dan akhirnya fadhil lah yang menjadi Imam.
"bapak asli orang mana?" tanya bapak itu
"oh saya asli sini kok pak hanya saja sudah lama menetap di kota k"
"oh begitu, apa bisa anak saya belajar mengaji ke bapak?"
"bisa belajar di pesantren ar-rahman pak kalau di saya, saya tidak bisa karena saya menetapnya di kota k saya disini karena anak saya jatuh dari motor di kota ini"
"pesantren ar-rahman? yang ibu nyai nya baru meninggal itu?"
"iya itu pak"
"oh baiklah kalau begitu setelah lulus smp ini biar mondok disana"
"iya pak silahkan, kalau begitu saya permisi dulu pak, mari"
"iya mari-mari"
di kamar rawat rayya...
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam bi" ucap angel mencium tangan suaminya dan fadhil mencium kening istrinya
"sarapan rayya sudah sampai my?"
"belum bi"
"mommy mau makan apa biar abi carikan"
"terserah abi saja"
"abi aku juga mau" ucap rayya
"kamu makan makanan rumah sakit dek"
"pasti hambar" keluh rayya
"nanti kalau sudah sembuh baru makan masakan mommy"
"iya deh iya"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di kota k.....
"opa oma kapan sampai?" tanya afwa yang melihat opa omanya
"barusan, tadi opa ke rumah kata bibi athaar kembali ke kota s buru-buru ada apa?" ucap papa rey
"ada apa disana wa opa mu sangat khawatir" ucap opa demian
"kemarin malam rayya jatuh dari motor untuk keadaan nya sekarang belum tau lagi karena athaar belum bisa di hubungi"
"tapi baik-baik saja kan?"
__ADS_1
"katanya afwi kemarin rayya butuh donor darah gitu tapi kalau kata athaar tadi malam sih nggak apa-apa dia cuma lecet dan luka nya tepat di nadi nya jadi dia mengeluarkan banyak darah"
"kalau gitu opa oma kesana saja" ucap papa rey
"opa tunggulah kabar dari athaar dulu, mungkin athaar masih tidur, opa nanti capek kalau bolak-balik ke luar kota" ucap afwa
"papa di rumah aja biar revan yang jenguk nanti setelah sarapan revan mau ke kota s untuk urusan kantor sekalian bisa jenguk rayya" ucap revan
"baiklah opa akan menunggu kabar dan nanti kalau kamu sampai rumah sakit kabari papa van"
"iya pa"
drrtt drrtr
"mas athaar video call aku ini" ucap nabila
"angkat aja sayang"
"assalamualaikum kakak ipar"
"waalaikumsalam adek ipar, bagaimana kabar rayya?"
"dia baik-baik saja, lihatlah kak dengan santainya dia makan nasi padang" ucap athaar
"kamu itu dek buat orang khawatir malah enak-enak makan nasi padang, tuh lihat opa khawatir sama kamu" ucap afwa
"opa maaf rayya sudah buat opa khawatir tapi opa tenang aja cucu opa yang paling cantik ini baik-baik saja kok" ucap rayya
"lain kali jangan di ulangi lagi, kamu tuh sudah janji nggak naik motor balap lagi loh"
"iya opa"
"abi mu mana?"
"yaudah baik-baik kalian cepet sembuh jangan berantem kalau berdua"
"iya opa"
setelah mendengar cucu nya baik-baik saja papa rey dan mama evilia pun pamit pulang.
"yakin pulang bro? sarapan disini saja" ucap papa demian
"iya soalnya aku tadi sudah pesan makanan sama bibi gaenak kalau malah aku tinggal"
"yaudah hati-hati di jalan"
"orang cuma sebelah rumahnya"
"ya siapa tau ada rombongan semut lewat nyerang kaki mu"
"bisa aja lo"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di rumah keluarga thompson....
papa rey tiba di rumah mereka berdua segera sarapan, setelah selesai sarapan papa rey langsung menuju ruang keluarga dan segera menelpon putra menantunya.
"assalamualaikum pa"
"waalaikumsalam nak"
"papa mama apa kabar?"
__ADS_1
"alhamdulillah baik, kamu sekeluarga bagaimana kabarnya?"
"alhamdulillah baik pa hanya rayya masuk rumah sakit kemarin malam"
"iya papa tau bahkan anak itu sudah makan nasi padang bareng kakaknya, kenapa nggak menghubungi papa dari kemarin malam?"
"maaf pa fadhil langsung blank ketika melihat anak fadhil jatuh dengan mata kepala fadhil sendiri jadi fadhil nggak sempat menghubungi siapapun untung saja zaidan menghubungi athaar kalau nggak mungkin kebingungan nyari pendonor darah"
"kamu lihat rayya jatuh?"
"iya pa jadi kemarin tuh salah satu santri lapor ke fadhil dan fadhil langsung menyusulnya lewat gps yang fadhil pasang di motor nya fadhil saat tau rayya fadhil hanya mengikuti nya di belakang eh pas di tikungan dia jatuh sendiri"
"astaga lokasi jatuhnya dimana?"
"itu pa hutan arah sirkuit kota s, mungkin rayya mau kesana karena kemarin dia mau ikut pulang tapi nggak fadhil bolehin karena besok ada balapan motor di sirkuit"
"iya papa tau soalnya tetangga alfa yang jadi panitianya"
"iya pa makanya fadhil tau karena alfa yang kasih tau, papa mama baik-baik ya disana"
"iya pasti yaudah istirahatlah pasti semalam kamu kurang istirahat"
"iya pa"
"assalamualaikum"
"wa'alaikumsalam"
"gimana pa?"
"fadhil nggak ngasih tau karena dia langsung blank melihat putrinya jatuh ma"
"jadi fadhil tau anaknya jatuh"
"iya karena fadhil mengikuti anaknya menggunakan mobil, untung saja ma fadhil mengikuti putrinya kalau nggak papa nggak tau apa yang terjadi karena kejadian nya di tikungan tengah hutan"
"astagfirullah rayya mau kemana lewat hutan begitu"
"kata fadhil kemungkinan mau ke sirkuit"
"ya allah rayya, terus kita ke kota s tidak pa?"
"tidak usah di rumah aja, atau mau liburan?"
"di rumah aja" jawab mama evilia cepat
"yang ada nggak liburan ini mah, suami gue kan meskipun udah tua tapi tetap aja mes*m" ucap mama evilia dalam hati
"yakin? nggak mau beli tas?"
"nggak"
"ya udah ayo temani aku ke kamar"
"mama mau menanam bunga"
"menolak ajakan suami dosa lo sayang"
"ya ya baiklah"
meskipun sudah kepala 7 tapi papa rey tetap memberi nafkah batin istri nya itu dan bahkan papa rey terlihat seperti usia 60 tahun karena papa rey rajin olahraga dan perawatan.
begitu pula mama evilia yang tetap terlihat cantik meski usianya sudah 67 tahun bahkan mama evilia juga rutin perawatan kesalon untuk mengencangkan kulitnya agar tidak terlihat keriput.
__ADS_1