Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 48 merayu papa


__ADS_3

pagi sekali angel sudah bangun dia segera ke kamar mandi cuci muka dan gosok gigi setelah itu pergi ke dapur.


Angel memasak makanan kesukaan papanya tanpa dibantu oleh bibi, angel menyiapkan semua hasil masaknya di meja makan, setelah selesai angel segera membersihkan diri dan sedikit berdandan, setelah itu keluar dari kamarnya.


"selamat pagi papaku yang paling tampan" ucap angel


"udah gak usah mencoba merayu papa" ucap papa rey


"papa tau aja" ucap angel


"gak mungkin kan ada setan koki nempel tiba-tiba" ucap papa rey yang menahan tawanya


"ih papa kok gitu sih, boleh ya pa hari sabtu" ucap angel


"sekali tidak tetap tidak" ucap papa rey


"papa ganteng deh, boleh ya" ucang angel


"rayuan kamu itu basi sayang" ucap papa rey


"papaku yang ganteng yang baik angel boleh ya balapan ini disirkuit kok pa, boleh ya pa angel janjin ini yang terakhir angel balapan" ucap angel


"dari dulu kamu juga bilang yang terakhir tapi nyatanya tetap aja balapan" ucap papa rey


"ayo lah pa ijinin angel pake syarat juga gapapa deh" ucap angel memelas


"yakin pake syarat" ucap papa rey


"yang penting aku bisa balapan" ucap angel


"boleh aja sih syaratnya jual motor kamu sekarang" ucap papa rey


"jangan asal deh pa trus balapan mau pake apa" ucap angel


"itu syarat dari papa kamu pikir baik-baik saja dulu, papa ke kantor dulu" ucap papa rey meninggalkan angel


"papa tega banget sih" teriak angel


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


angel sudah sampai di kampus dengan muka kesal karena syarat dari papanya.


"itu muka kenapa kusut amat" ucap syasya


"gue gak boleh balapan" ucap angel


"dari dulu kalo ngel gak boleh" ucap syasya


"ini beda sya balapan besok sabtu itu yang disirkuit hadiahnya lumayan 50 juta" ucap angel


"rayu papa rey kali ngel" ucap kania


"gabisa kan udah gue coba" ucap angel


"datang aja ke kantor papa rey ngel, bantu-bantu disana siapa tau papa rey luluh" ucap kania


"iya ngel lo coba aja dulu" ucap syasya

__ADS_1


"iya deh nanti aku coba kesana" ucap angel


"hay girls sorry telat, lagi ngobrolin apa nih" ucap fira


"itu loh si angel gak boleh balapan sama papa rey" ucap kania


"lah bukannya dari dulu ya gaboleh balapan" ucap fira


"iya tapi kali ini hadiahnya 50 juta dan di sirkuit" ucap syasya


"kabur aja kali ngel kaya biasanya" ucap fira


"gabisa fir sabtu papa pasti dirumah" ucap angel


"udah coba aja nanti ke kantor papa rey" ucap syasya


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


setelah jam kuliah selesai angel pergi ke kantor papa rey sesuai usulan dari teman-temannya.


"selamat siang mbak apa papa ada?" ucap angel pada resepsionis


"ini benar angel anaknya pak reynaldi?" ucap resepsionis


"iya mbk aku angel" ucap angel


"wah makin cantik ya pakai hijab, pak rey ada di ruangannya" ucap resepsionis


"terima kasih mbk" ucap angel


setelah sampai di lantai 25 dimana ruang kerja papanya berada.


"waalaikumsalam, mau nyamperin papa atau fadhil" ucap papa rey


"nyamperin papaku lah ngapain nyampein kak fadhil, pa boleh ya" ucap angel


"pantesan nyari papa mau ngerayu? keputusan gabisa berubah" ucap papa rey


"ayolah papaku yang ganteng tiada tandingannya ijinin Angela syakila ini balapan" ucap angel memeluk papanya


"kamu gak malu sama fadhil peluk-peluk papa" ucap papa rey


"ngapain malu orang aku meluk papaku sendiri lagian orangnya gaada disini" ucap angel


"itu siapa yang ada dipojokan kalau bukan fadhil, udah lepas meluknya" ucap papa rey


"oh ada orang, gamau lepasin sebelum papa bilang boleh" ucap angel


"angel papa mau meeting sama fadhil lepasin dulu" ucap papa rey


"wah sepertinya Dewi fortuna berpihak kepadaku gausah lepasin ah pelukannya kalau papa mau meeting kan pasti malu" batin angel


"gak mau pah pokoknya bilang boleh dulu" ucap angel


"oke kita bahas nanti dirumah ya sekarang biarkan papa meeting sama fadhil" ucap papa rey


"pokoknya bilang dulu Angela syakila kamu boleh ikut balapan, baru aku lepas" ucap angel

__ADS_1


"terserah, fadhil ayo keruang meeting" ucap papa rey


"baik om" ucap fadhil


"ya ampun ini anak beneran gak mau lepas" ucap papa rey kesal karena angel tetap memeluknya dari belakang


"pokoknya bilang dulu iya Angela syakila kamu boleh balapan" ucap angel


"ada aja cara buat merayu papanya" batin fadhil yang hanya senyum-senyum melihat tingkah angel


"fadhil bantuin om dong ini calon kamu kalau tetap meluk-meluk om mending kamu batalin ta'arufnya" ucap papa rey


"kalau mau batalin ya silahkan angel mah santai" ucap angel


"enggak deh om lebih baik aku diam" ucap fadhil


"ayo dong angel lepas dulu pelukannya, kamu gak malu apa dilihatin dewan direksi sama patner kerja papa" ucap papa rey


"bilang aja papa yang malu, kalau angel sih biasa aja" ucap angel


"wah pak rey lagi sama anaknya ya" ucap salah satu patner papa rey


"iya nih pak lagi ngerayu dia, angel kamu gak malu sama patner papa" ucap papa rey


"pokoknya papa bilang dulu Angela Syakila kamu boleh balapan, nanti angel lepas pelukannya" ucap angel


"loh anak pak rey pembalap?" ucap patner papa rey


"iya om bantuin dong bujukin papa biar boleh om" ucap angel


"sekali tidak ya tidak Angela" ucap papa rey


"yaudah kalau gitu angel gak mau lepas meluknya biarin toh papa yang malu" ucap angel


"angel ikut aku bentar yuk" ucap fadhil


"udah kak fadhil gausah belain papa dari pada ta'arufnya aku tolak" ucap angel


"lagiankan kak fadhil kemarin bilang selama belum ada jawaban dari papa dan kita belum menikah kak fadhil boleh in angel balapan" ucap angel lagi


"jadi kamu bolehin dia balapan fadhil" ucap papa rey dengan tatapan tajam


"hehehe iya om biar dia gak ngambek soalnya" ucap fadhil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"oke oke karena papa mau meeting jadi terpaksa saja" ucap papa rey


"Angela Syakila Thompson papa mengijinkan kamu balapan tapi janji untuk yang terakhir" ucap papa rey lagi


"yey terima kasih papaku terganteng terbaik tersayang gak sia-sia menurunkan harga diriku" ucap angel


"angel pulang dulu pa assalamualaikum" ucap angel lagi dan papa rey hanya menggelengkan kepala melihat tingkah anaknya


"sepertinya anak pak rey bahagia sekali boleh balapan" ucap patner papa rey


"ya begitulah dia paling bahagia kalau ikut balapan, padahal hadiahnya tidak seberapa, sekarang mari ke ruang meeting pak" ucap papa rey


**TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE, KOMENTAR DAN VOTE YA READERS

__ADS_1


MAAF KALAU UPDATENYA LAMA AUTHOR LAGI SIBUK DENGAN PROPOSAL πŸ™πŸ™**


__ADS_2