Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 415


__ADS_3

sebelum ke mall mereka ke salah satu kampus swasta terbaik di kota itu, sebenarnya bisa saja afwi mendaftarkan istrinya di kampus negeri namun karena afwi tidak mau istrinya masuk setiap hari diapun memilihkan kampus swasta terbaik dan kebetulan berada di sebelah kantor Thompson group.


afwi mengambilkan brosur dan formulir pendaftaran untuk calon istrinya melanjutkan kuliah, karena afwi tidak tahu jurusan apa yang akan zahra ambil afwi pun mengambil formulir dari jurusan perawat dan desain.


di mall....


"mom aku nunggu di kedai es krim aja ya?" ucap Nabila


"belanja dulu ya bil nanti baru deh beli es krim" ucap angel


"baiklah mom"


"mom beli apa dulu nih?" ucap afwi


"cari perhiasan dulu yuk buat mahar atau seserahan terserah kalian nanti" ucap angel


"buat seserahan aja mom aku ada mahar sendiri" ucap afwi


"baiklah nak"


saat jam makan siang mereka sudah menyelesaikan acara berbelanja seserahan, zahra hanya bisa pasrah atas barang pilihan calon ibu mertuanya, bukannya zahra tidak suka tetapi terlalu mahal harganya untuk sebuah tas yang mencapai 200 juta itu.


"kamu kenapa zahra apa tidak suka dengan semua barang pilihan mommy?" tanya angel yang melihat wajah masam zahra


"nggak kok mom, pilihan mommy Bagus semua hanya saja itu semua harganya mahal" ucap zahra lirih


"tidak apa-apa sayang penampilan itu penting karena tak jarang media menyorot keluarga kita jadi kita harus berpenampilan Bagus salah satunya ya belanja barang branded begini" ucap angel


"iya ra kita harus menjaga nama baik suami kita juga, apalagi suami kita itu pimpinan perusahaan masa iya kita hanya berpakaian biasa nanti apa kata orang lain" ucap Nabila


"jangan pikirkan harganya ra, insyaallah uangku cukup dan benar kata mommy dan kak Nabila banyak sekali wartawan yang terkadang mencari informasi tentang keluarga thompson jadi kamu harus belajar untuk memakai barang branded sekarang, nanti setiap weekend aku temani kamu belanja" ucap afwi lembut


"baiklah"


"yuk sekarang ke restoran cepat saji mommy lapar" ucap angel


"ayo mom bibil juga udah lapar"


"ayo ke nusantara resto lantai 5 abi dan yang lain sudah disana" ucap afwi


"loh abi bukannya di kantor bantuin kakak dan adikmu?" tanya angel


"iya terus ada meeting di sini jadi mereka mau makan siang bareng"


"dek itu restoran apa sih kok baru dengar ya" tanya nabila


"itu restoran baru kak kalau enggak salah baru buka beberapa hari yang lalu deh dan kalau nggak salah ini cabang ke 13 waktu sewa tempat bulan lalu bilangnya begitu" ucap afwi


Nusantara Resto....


"serius ini wajib review restoran ini nih menunya khas daerah semua" ucap nabila


"udah ih kak pilih menunya jangan lama-lama keburu lapar ini" ucap afwi


"iya-iya, mbak saya mau rendang, sate madura, ayam betutu, sama lumpia Semarang minumnya es cendol" ucap Nabila penuh semangat


"ya allah menantuku pesan banyak sekali" ucap angel dalam hati


"itu ponakan gue apa mak nya ya yang milih menu" ucap afwi dalam hati


"kak nggak mau coba empek-empek Palembang? disini ada loh" ucap zahra

__ADS_1


"serius? mau mau" ucap nabila


"mbak itu tambah empek-empek nya 3 porsi ya, ra kamu mau makan apa?" ucap angel


"zahra ayam taliwang Sama soto banjar aja mom minum nya dawet serabi sama air putih dingin"


"kamu apa kak?" tanya angel pada anak laki-laki nya


"afwi coto Makassar sama ayam Taliwang minumnya dawet serabi"


"aku samain aja mbak coto makasar ayam Taliwang sama dawet" ucap athar


"sudah di catat semua mbak?" tanya angel pada pramusaji restoran


"sudah bu, ada lagi yang di pesan?"


"tambah ayam betutu, sate lilit, soto banjar 2 porsi sama nasi nya 2 porsi kerak telur 1 aja minumnya samain aja dawet serabi sama air putih tapi jangan dingin" ucap angel


"kak afwa tidak pesan?" tanya afwi


"ada sate buntel nggak?" tanya afwa


"ada kok kak ini menunya ada" ucap afwi menunjukkan buku menu


"mau sate buntel 2 sama es cendol" ucap afwa


"baik silahkan di tunggu pesanannya, permisi"


30 menit kemudian pesananan keluarga fadhil minus rayya itupun sudah tertata rapi di meja dan mereka segera melahapnya hingga habis.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


rumah utama keluarga thompson....


"assalamualaikum bidadari nya abi, kenapa teriak teriak hmm"


"waalaikumsalam pangeran nya adek, abi kenapa nggak jemput tadi pagi kan janji mau jemput" ucap rayya cemberut


"maaf sayang tadi abi menyusul ibunya bidadari abi di mall jadi lupa deh jemput kamu"


"abi jahat aku laporin uti aja"


"adek manis nggak boleh marah marah ih" ucap athaar


"kakak juga jahat aku telpon enggak bisa, tadi tu aku di gangguin sama yudis" ucap rayya mengadu


"udahlah terima aja siapa tau jodoh" ucap athaar yang langsung meninggalkan ruang tamu


"adeekk kok rayya diajarin nggak bener sih" ucap afwa tegas


"biarin kak udah capek aku ngasih tau yudis nya"


"abiiiiii" rengek rayya


"apa sayang? mau ke pesantren sekarang?" ucap fadhil menggoda putrinya


"iya... " ucap rayya terpotong


"tidak kamu tetap di rumah baru setelah kakak menikah kakak sendiri yang akan mengantar kamu" ucap afwi tegas


"ahhh sweet nya kakakku ini" ucap rayya memeluk kakaknya

__ADS_1


"hmm lepasin dek kakak mau ke kamar dulu ganti baju" ucap afwi


"sebentar saja, sebentar lagi pasti ray nggak bisa memeluk kakak seperti ini" ucapnya melow


"hai kita masih serumah adekku sayang, kan masih bisa meluk kakak" ucap afwi lembut


"beda nanti pasti kakak meluknya kak zahra bukan ray lagi seperti kak afwa yang sekarang cuek sama ray"


"hais jangan sedih, sampai kapanpun ray tetap menjadi kesayangan kami ber empat tau bahkan kakak yang lain juga menyangimu, kamu mommy sama kak zahra itu punya tempat masing-masing di hati kakak jangan sedih lagi oke"


"Putri abi kok sedih sih kan masih ada abi sama kak athar kalau adek mau manja-manja, sudah ya sama abi aja yuk kakak biar ganti baju dulu"


"beli es krim"


"haa oke-oke kita ke kedai es krim, sana ambil dulu jaketnya kita naik motor"


"yeeeey ngedate sama abi" ucap rayya dengan bahagia


"anak kamu biiii" ucap angel lirih


"anak kita sayang"


"mas mau es krim" ucap Nabila tiba-tiba


"bi itu cucunya mau es krim juga" ucap angel


"Nabila mau bareng abi sama ray? kalau iya kita naik mobil aja" ucap fadhil


"tidak mau aku mau sama mas afwa saja bi naik motor juga"


"ayo bi ray sudah siap" ucap rayya yang baru keluar dari lift


"sebentar sayang" sahut fadhil


"loh kak bibil kenapa sedih?" ucap rayya yang melihat wajah sedih nabila


"kakakmu mau es krim tapi nggak mau bareng sama kamu dan abi naik mobil, maunya juga naik motor sama kak afwa" ucap angel


"ish kakak ajaklah istrinya naik motor beli es krim"


"angin nggak baik buat kehamilan kak bibil dek"


"alasan kak afwa saja itu, ini masih jam 3 sore kalau malam itu baru nggak boleh, kak bibil kalau kak afwa nggak mau beliin es krim berangkat saja sama zayn atau kak athaar" ucap rayya memberi jalan keluar


"ah iya dengan senang hati kakak minta di temani athaar, abi boleh nggak suami bibil bibil tukar tambah sama athaar aja" ucap nabila santai


"sayaangg kok gitu sih"


"ya kamu kalau aku minta selalu adik-adik yang mau nurutin sekalian aja aku tukar kamu dengan athaar" ucap nabila kesal


"oke oke mas antar beli es krim, ambil jaketmu sana" ucap afwa mengalah dengan senang hati nabila melangkah menuju lift untuk ke kamarnya


"kak ibu hamil tuh butuh perhatian lebih kalau kakak mampu usahakan kakak sendiri yang mencari keinginan istri kakak jangan minta bantuan adek lagi, abi tau kakak ngidam juga tapi jangan melulu adek yang kamu suruh terkadang seorang istri juga ingin suaminya perhatian apalagi saat ini dia mengandung penerus kakak nantinya" ucap fadhil menasehati anak sulungnya


"iya bi, maaf"


"minta maafnya sama istrimu kak, yaudah ayo ray kita berangkat"


"oke abi, mommy pinjam suaminya dulu ya mau ray ajak ngedate"


"ya jangan lama-lama tapi" ucap angel

__ADS_1


"mas antar princes beli es krim dulu sayang" pamit fadhil mencium kening istrinya


"iya hati-hati mas"


__ADS_2