
Setelah sholat magrib fadhil mengajak jalan-jalan angel untuk menikmati malam terakhir di pulau cinta.
Fadhil “indah kan sayang pemandangan malam hari disini”
Angel “iya indah banget”
Fadhil “kita ke restonya yuk disana ada live music sekalian kita makan malam”
Angel “boleh”
Sesampinya di resto angel dan fadhil segera mencari tempat duduk yang kosong dan segera memesan makanan.
Pelayan “permisi kak ini menu yang ada di resto ini”
Fadhil “kamu mau pesan apa sayang?”
Angel “udang crispy, mie goreng seafood, jus jeruk, onion crispy”
Fadhil “tambah lagi nggak?”
Angel “udah itu aja”
Fadhil “saya nasi goreng seafood, potato stik, lemon tea ice”
Pelayan “ada tambahan lagi kak?”
Fadhil “cukup itu saja”
Pelayan “baik silahkan di tunggu dulu sambil menikmati live music”
Fadhil “iya mbak”
20 menit berlalu….
Makanan yang di pesan fadhil dan angel sudah datang dan mereka segera memakannya.
Angel “enak juga mie gorengnya”
Fadhil “yaudah cepat habiskan kalau enak”
10 menit kemudian fadhil dan angel sudah menghabiskan mie dan nasi goreng seafoodnya, dan angel menikmati udang crispy miliknya.
Angel “hmmm kenapa rasanya mirip buatan bi inah”
Fadhil “mungkin kamu kangen masakan bibi sayang”
Angel “iya kak beberapa hari gak makan masakan bibi itu rasanya ada yang kurang”
Fadhil “yaudah apa besok kita ke kota K dulu kalau kamu kangen masakan bibi”
Angel “engak usah kak langsung ke pesantren aja”
Fadhil “baiklah”
Angel “kak besok jam berapa berangkat?”
Fadhil “dari cottange jam 7, penerbangan kita jam 12 siang, kenapa?”
Angel “engak apa-apa kan kita belum packing”
Fadhil “oh iya, kira-kira kopernya muat gak ya”
Angel “semoga aja muat kak”
Fadhil “semoga aja, kamu tunggu sini ya kakak kesana sebentar”
Angel “mau ngapain?”
Fadhil “nanti juga tau”
Fadhil berjalan menuju panggung live music, dia juga bertanya apakah boleh jika dia menyanyikan lagu untuk istrinya dan ternyata boleh.
Fadhil “selamat malam semuanya, disini saya akan membawakan sebuah lagu yang berjudul sakinah bersamamu untuk seseorang yang berada di meja nomor 8 dia adalah wanita special yang ditakdirkan untuk menjadi istriku semoga kamu suka dengan lagu ini” ucapan fadhil membuat semua yang ada di resto itu memandang angel dan bersorak
Angel “duh semua orang pada lihatin gue, kau membuat hatiku meleleh bang, kenapa manis sekali sih suamiku” ucapnya dalam hati
**sakinah bersamamu**
Senandung rindu terukir
Sebagai tanda ikatan cinta yang suci
Penantian pun berakhir
Kala dua hati berikrar janji
Kuberikan hati ini
Walau kusadar ku bukanlah sempurna
Hadirmu t’lah melengkapi
Bersama berdua bahagia
Kubersyukur atas rasa cinta ini
Yang telah dia berikan
Yang kan menuntunku tuk ke syurganya
Kupercaya Ku t’lah tercipta untukmu
Berdua bersauh mesra
Dan sakinah bersamamu
Kuberikan hati ini
Walau kusadar ku bukanlah sempurna
Hadirmu t’lah melengkapi
Bersama berdua bahagia
Kubersyukur atas rasa cinta ini
Yang telah dia berikan
Yang kan menuntunku tuk ke syurganya
Kupercaya ku t’lah tercipta untukmu
Berdua bersauh mesra
__ADS_1
Dan sakinah bersamamu
Fadhil menyanyikan lagu tersebut dari hati dan suaranya sangat merdu dan pengunjung pun sangat heboh apalagi saat fadhil mengakhiri nyanyi nya dengan mengucapkan “I love you my wife” dan saat fadhil turun panggung dan kembali ke meja nya dia juga mengecup kening angel hal itu juga menjadi tontonan pengunjung resto.
Fadhil “bagaimana suka nggak?”
Angel “suka kok apalagi suara kakak bagus banget”
Fadhil “kamu nyanyi dong buat aku”
Angel “nanti aja kapan-kapan aku akan nyanyi”
Fadhil “hmm baiklah”
Angel “jalan-jalan yuk kak”
Fadhil “yaudah ayo mau ke mana?”
Angel “menikmati pantai malam hari kayaknya seru”
Fadhil “tapi bentar aja ya takutnya kamu masuk angin”
Angel “1 jam ya”
Fadhil “yaudah ayo kita bayar dulu setelah itu ke pantai”
Setelah membayar makanan fadhil benar-benar menuruti angel untuk ke pantai, udaranya sangat dingin sehigga angel masih sebentar saja merengek minta kembali ke cottage.
Angel “indah juga kalau malam tapi sayangnya dingin”
Fadhil “masih indah kamu”
Angel “apa sih gombal aja terus”
Fadhil “siapa juga yang gombal kakak serius tau”
Angel “terserah kakak deh, balik ke cottage yuk kak”
Fadhil “katanya 1 jam ini baru 15 menit”
Angel “ayo lah kak ke cottage”
Fadhil “mau ngapain sih”
Angel “disini dingin”
Fadhil “yaudah sini aku peluk kalau dingin”
Angel “kakak ih main peluk-peluk itu ada orang”
Fadhil “gapapa udah sah juga, gimana masih dingin?”
Angel “masih, ayolah kak ke cottage”
Fadhil “yaudah iya kita balik”
Sesampainya di cottage angel langsung menuju ke kamar dan langsung masuk ke dalam selimut.
Fadhil “hmm dingin banget ya, mau aku bantu hangatin enggak sekalian buat proyek”
Angel “enggak terima kasih”
Fadhil “yakin nih gak mau?”
Fadhil “ayolah sayang”
Angel “plis deh kak daripada menggoda gitu mending bantuin berkemas deh”
Fadhil “boleh tapi harus ada imbalannya nanti malam”
Angel “selalu aja gitu dasar mesum”
Fadhil “mesum juga sama istri sendiri”
Angel “ya ya ya terserah yang penting berkemas”
Fadhil “yaudah siapin baju yang buat besok pagi, dan mending kita ganti baju dulu”
Angel “pakaianku tinggal 1 pasang doang buat besok pulang”
Fadhil “masak sih sayang nanti tertinggal di koper lagi, gak mungkin tau teman-teman kamu nyiapinnya kurang”
Angel “yaudah kakak ambil aja kopernya” dan fadhil mengambil kopernya
Fadhil “sayang ini kopernya”
Angel “kakak aja yang buka aku melipat baju kotor dulu” dan fadhil membuka kopernya
Fadhil “dek ini ada bungkusan kado”
Angel “dari siapa?”
Fadhil “enggak tau ada di dalam sini soalnya”
Angel “jangan-jangan dari syasya, kania, fira”
Fadhil “yaudah kamu buka aja dulu”
Saat angel sudah membuka kado tersebut dia langsung melotot.
Fadhil “apa isinya?”
Angel “mampus bakal lanjut proyek lagi sepertinya” ucapnya dalam hati
Angel “eh emm bukan apa-apa kak”
Fadhil “sini coba lihat”
Angel “enggak usah, jangan lihat”
Fadhil “kenapa gak boleh lihat? Kenapa juga muka kamu merah gitu? Hayoo isinya apa?”
Angel “bukan apa-apa kak”
Fadhil “kamu bilang atau saat di apartemen 10 ronde setiap malam”
Angel “selalu deh gitu”
Fadhil “ayolah bilang isinya apa”
Angel “yakin pengen tau?”
Fadhil “yakin”
__ADS_1
Angel “yaudah nih baca pesannya” ucapnya menyerahkan secarik kertas
Fadhil “angela sayang jangan lupa hadiah ini dipakai ya aku sengaja kurangin 1 baju kamu biar kamu pakai hadiah ini(isi pesan tersebut), isinya apa sih sayang bikin penasaran deh”
Angel “lingerie”
Fadhil “pantas aja aku gaboleh lihat”
Angel “udah tau kan isinya, yaudah lanjut lagi beresinnya biar besok enggak keteteran”
Fadhil “yaudah tapi ganti baju dulu”
Angel “enggak ah aku takut kamu tergoda kalau lihat aku pakai lingerie”
Fadhil “enggak bakalan”
Angel “yakin?”
Fadhil “yakin banget”
Angel “yaudah aku ganti dulu awas aja tergoda”
setelah angel keluar dari kamar mandi fadhil menelan salivanya karena memandang angel yang memakai lingerie seksi.
angel "biasa aja liatnya ntar tergoda lagi"
fadhil "enggak bakalan"
angel "yaudah sini lanjut packing, ini oleh-oleh buat umi dan abi juga kakak-kakak masukin di ransel baju kakak aja"
fadhil "terus baju aku"
angel "masukin ke ransel baju aku sekalian, nanti kopernya di isi oleh-oleh buat di bawa ke kota k"
fadhil "2 sahabat kamu udah kamu belikan oleh-oleh?"
angel "Nadia sama Syifa mah di kasih jajan yang penting tapi aku udah beliin kok beberapa camilan juga kaos udah aku taruh situ juga buat keponakan juga udah ada disitu" dan fadhil hanya ber oh ria
angel "kak"
fadhil "hmm"
angel "kenapa kakak kayak orang gelisah gitu, udah mulai tergoda ya"
fadhil "udah dong yang kamu jangan malah mancing gitu aku udah nahan lo ini"
angel "hahahahaha tadi katanya gak bakalan tergoda"
fadhil "awas ya kamu setelah packing selesai kamu harus tanggung jawab"
angel "tinggal rapihin disana kan, aku tidur dulu ya ngantuk"
fadhil "jangan tidur sayang"
angel langsung masuk ke dalam selimut dan dia pura-pura tidur sedangkan fadhil sudah selesai menata koper dan ke dua ranselnya.
fadhil "sayang aku tau kamu cuma pura-pura tidur, cepet bangun kamu harus tanggung jawab"
angel "tau aja sih, aku kan gak berbuat apa-apa kenapa harus tanggung jawab"
fadhil "kamu pake lingerie ini sudah memancing nafsuku"
angel "hmm gitu katanya gak tergoda"
fadhil "boleh ya, kamu tinggal nikmati aja"
angel "gaboleh lama-lama besok harus pulang"
fadhil "iya janji gak lama deh"
dan terjadilah pertempuran di kamar mereka.
di kota k...
semua sudah berkumpul di kediaman papa rey untuk berangkat besok ke kota S, mereka masih sibuk dengan mengemas oleh-oleh untuk keluarga pak kyai.
mama tamara "rey ini gak kebanyakan apa oleh-oleh nya?"
mama cantika "iya rey mentang-mentang bawa pesawat sendiri bawa banyak banget"
mama evilia "mana gak di bantuin packing lagi"
papa rey "iya-iya maaf tapi kan disana banyak orang jadi gak mungkin bawa oleh-oleh sedikit"
papa demian "nah betul itu, disana banyak santri juga"
papa Satria "ini anak-anak kemana sih kok gak keliatan?"
papa rey "di kamar angel paling, bi nah tolong cari anak-anak dulu"
bi inah "baik tuan"
papa ferdinand "besok kira-kira oleh-oleh spesialnya udah jadi belum ya"
papa demian "lo kira-kira dong fer nikah aja belum genap 1 minggu"
papa Satria "gue yakin tu si fadhil mbobol nya juga di sana bukan disini"
papa ferdinand "sok tau lo sat"
papa Satria "ya lo aja yang gak tau, pikir aja nih ya mereka itu setelah nikah boro-boro bangun siang, bangunnya aja pagi banget kok terus jalan angel biasa-biasa aja, gak kayak istri gue dulu gak bisa jalan"
papa rey "itu lo aja yang main kasar"
papa Satria "biar cepet jadi tau rey"
papa cantika "kalian ini ngomongin yang gak jelas, mending istirahat sana besok perjalanan"
papa ferdinand "dem kode ngajak tidur tuh"
papa demian "yaudah yuk mama cantik kita tidur"
mama cantika "tidur aja sendiri"
papa rey "udah-udah ayo semuanya tidur itu tinggal dikit biar dilanjutkan oleh bi inah dan sita nanti"
syasya "lah kata bibi nyariin kok pada mau pergi"
papa demian "tuh bantuin bibi packing, ibu-ibu sudah capek, kita istirahat dulu"
syasya "yaudah deh iya kita bantuin bibi"
terima kasih buat kalian yang sudah membaca jangan lupa like komentar dan vote sebanyak banyaknya
__ADS_1