
usai sholat shubuh fadhil membaca al-qur'an disamping papa rey yang masih belum sadarkan diri sedangkan angel tidur kembali karena badannya capek dan masih ngantuk.
setelah selesai membaca al-qur'an fadhil membangunkan angel.
fadhil "sayang bangun dulu"
angel "papa udah sadar ya sayang?"
fadhil "belum, kamu mau sarapan apa? biar aku beli dulu"
angel "bubur ayam aja deh atau apa gitu"
fadhil "yaudah aku keluar dulu kamu jaga papa ya"
angel "iya hati-hati"
setelah kepergian fadhil angel mendekat ke ranjang papa rey.
angel "pa bangun, angel sudah pulang dari Gorontalo, angel punya oleh-oleh buat papa, papa buka mata dong, papa harus cepet sembuh kasian viona pa kalau sama mbak sita terus"
di alam bawah sadar papa rey...
papa rey "mama papa sangat merindukan mama"
mama silviana "mama juga merindukan papa, papa dan angel apa kabar"
papa rey "papa baik ma, angel juga baik Putri kita sekarang sudah menikah, apa mama bahagia disini?"
mama silviana "mama sangat bahagia pa, mama harap papa juga bahagia"
papa rey "tanggung jawab papa sekarang sudah selesai, apa boleh papa ikut mama?"
mama silviana "tanggung jawab papa masih banyak, papa juga belum saatnya ikut dengan mama, pa terima kasih sudah menjaga Putri kita dengan baik"
papa rey "sama-sama ma, apa papa boleh papa disini beberapa hari saja papa masih rindu dengan mama"
mama silviana "papa segera lah kembali di sini bukan tempat papa, kasian Putri kita dan sahabat papa disana, dengarkanlah pa mereka memanggil nama papa, kembalilah pa mama akan selalu menunggu papa sampai waktunya tiba"
disana papa rey mendengar sura papa demian, papa ferdinand, papa Satria, angel, fadhil, pak kyai, mama tamara, mama cantika, mama evilia dan umi Aisyah, juga syasya kania dan fira serta revan yang terus memanggilnya.
papa rey "mereka memanggil namaku"
mama silviana "kembali lah pa ikutilah cahaya putih itu, papa jaga diri baik-baik, jaga putri kita untuk mama"
papa rey "papa kembali dulu ya ma, mama tunggu papa sampai waktunya tiba"
di kamar papa rey...
disana sedang ada banyak orang dan juga dokter, dokter mengatakan jika kondisi papa rey kembali menurun.
angel "dokter tolong lakukan yang terbaik untuk papa saya"
dokter "kita lihat perkembangannya 1 jam kedepan jika keadaan kembali stabil maka kita tidak perlu melakukan operasi, tapi jika keadaannya tetap kita harus melakukan operasi, saya permisi dulu kalau ada apa-apa silahkan hubungi saya dan tolong diruangan jangan terlalu banyak orang"
papa demian "baik dok"
papa Satria "angel, fadhil istirahatlah dulu ke hotel kalian tadi malam pasti tidur tidak nyenyak"
angel "enggak mau pa, angel mau disini sampai papa sadar"
papa Satria "yaudah kalau gitu ayo kita keluar biar fadhil dan angel yang menemani rey"
setelah kepergian orang-orang angel menggenggam tangan papa sedangkan fadhil membisikkan sesuatu di telinga papa rey.
fadhil "pa cepet sadar, katanya papa mau cucu, terus kapan buatnya kalau papa masih sakit dan besok acara ngunduh mantu di pesantren"
papa rey merespon dengan menggenggam tangan angel.
angel "kak tangan papa gerak"
fadhil "pah kalau papa mendengar ucapan fadhil tadi papa harus segera bangun"
angel "kak cepet panggil dokter tangan papa menggenggam lebih kuat"
fadhil keluar ruangan icu dan segera menuju ruang dokter, orang-orang yang melihat angel keluar tergesa-gesa pun menjadi penasaran apa yang terjadi di dalam.
fadhil yang kembali dengan dokter yang juga tergesa-gesa membuat orang-orang semakin penasaran.
pak kyai "fadhil apa yang sebenarnya terjadi?"
fadhil "tadi tangan papa menggenggam tangan angel"
ucapan fadhil membuat semua orang bersyukur ada tanda-tanda papa rey akan segera sadar.
tak lama dokter keluar dari ruang icu dengan senyum sumringah.
fadhil "dok bagaimana keadaan papa saya?"
dokter "alhamdulillah beliau sudah sadar dan kondisinya sudah stabil jadi kita tidak perlu melakukan operasi, saya harap jangan dibuat down lagi kondisinya"
fadhil "baik dok"
papa demian "apa kita boleh masuk dok"
dokter "nanti dulu setelah pasien di pindahkan ke ruang rawat, kalau begitu saya permisi dulu"
papa rey kini telah berada di ruang rawat Vvip di rumah sakit tersebut tidak, mereka semua juga sudah berada di ruangan papa rey.
papa demian "alhamdulillah rey lo udah sadar"
papa Satria "bener rey, untung aja acara di pesantren masih besok dan belum berganti menjadi acara doa bersama buat kesembuhan lo"
papa ferdinand "dan yang lebih alhamdulillah lagi kedua anak lo selamat rey"
papa rey "iya alhamdulillah banget"
pak kyai "oh iya kalian berdua belum cerita bagaimana bisa selamat"
angel "kak fadhil aja yang cerita, aku masih mau meluk papa bi"
fadhil "baiklah fadhil akan cerita"
flashback on
sesampainya di bandara pukul 11:40 angel dan fadhil langsung check in, setelah check in mereka berdua menunggu keberangkatan di ruang tunggu.
angel "kak perutku sakit banget"
fadhil "gabisa di tahan sayang, 5 menit lagi kita ke pesawat loh"
angel "udah gabisa, kak temenin ke kamar mandi"
fadhil "koper sama ranselnya gimana? tadi suruh taruh di bagasi gaboleh"
angel "biar disitu gapapa"
angel berada di kamar mandi selama 15 menit dan saat kembali sudah tidak ada orang di ruang tunggu yang ada hanya koper dan 2 ransel mereka, fadhil yang melihat pegawai bandara pun akhirnya bertanya.
__ADS_1
fadhil "pak permisi, saya mau tanya pesawat menuju kota S apa sudah berangkat ya?"
pegawai "loh mas nya ketinggalan? itu pesawatnya sudah jalan mas mau lepas landas"
fadhil "yah terlambat"
angel "kak terus bagaimana?"
fadhil "ya enggak tau, coba cari tiket aja dulu kalau enggak ya kita balik besok"
pegawai "masih ada penerbangan ke kota s 3 jam lagi tapi maskapai lain, tapi harus transit dulu"
fadhil "baik pak, terima kasih atas informasinya"
flashback off
fadhil "jadi gitu ceritanya mangkannya kita sampai sini malam"
pak kyai "alhamdulillah berarti kalian berdua masih di beri umur oleh allah"
angel "maksudnya bi?"
pak kyai "kalian kan selamat dari kecelakaan pesawat itu jadi allah masih memberi kalian umur"
angel "kecelakaan pesawat?"
syasya "pulang bulan madu kok jadi oon sih ngel, pesawat yang harusnya lo tumpangi itu pesawatnya jatuh tapi alhamdulillah kalau lo ganti maskapai"
fira "dan berita itu membuat syasya juga kania pingsan"
angel "apa berita itu juga yang membuat papa masuk rumah sakit?"
papa demian "iya, apalagi saat papa bilang kalau nama kamu dan fadhil ada di daftar penumpang pesawat tersebut"
angel "terus kania sama syasya kenapa kalian pingsan?"
syasya "karena takut lo pergi"
kania "apalagi kalau lo pergi belum ngasih kita ponakan yang imut"
angel "minta aja tuh sama kak rev dan syasya"
revan "kenapa gue"
angel "ya kan kakak abangnya, kalau kakak punya anak itu kan jadi ponakan kania"
papa ferdinand "belajar urus perusahaan dulu, jangan minta anak orang tapi belum bisa ngempanin"
papa demian "cari mantu kayak fadhil dimana ya? pak kyai mungkin masih ada stok laki-laki yang seperti fadhil dan siap di nikahkan dengan Putri saya"
pak kyai "insyaallah besok akan banyak ustadz muda yang Hadir di acara ngunduh mantu di pesantren pak dem"
papa rey "dem cari yang 11 12 sama fadhil dem besok gue temenin"
papa Satria "gue juga ikut cari besok, enak aja kalian pada cari mantu aku enggak"
papa ferdinand "elo rey baru sadar aja sok-sokan mau bantu cari, bantuin gue sekalian"
fadhil "rev mangkanya jangan lelet, udah aku bilang kan sholat istikharoh dulu kalau udah dapat jawaban segera laksanakan, papa dem cari mantu aja muka langsung sedih gitu"
revan "diem dil mentang-mentang udah nikah"
fadhil "saran gue ya rev, segera aja lamar dia kalau di kasih syarat langsung laksanakan gitu"
revan "masalahnya si alfa noh sebel gue"
revan "gue bingung dil, kalau gue ikut papa dem gue harus cariin kania suami terus sasaran gue si alfa karena gue tau kania dekat sama dia, tapi si alfa malah bilang kalau dia belum mau nikah saat ini, dia maunya nanti kalau udah lulus"
fadhil "emang langsung nikah gitu? mikir dong bro kita bakal lulus kalau tugas akhir selesai 3 bulan selesai kali van"
revan "itu lo yang udah pengajuan dil, lha alfa pengajuan aja belum"
fadhil "minggu lalu dia udah pengajuan van dan udah di acc"
papa demian "udah gausah repot-repot cari calon buat kania besok papa dem akan cari calon buat syasya" ucapnya yang sengaja mengerjai revan
papa ferdinand "nah bener kata papa dem, besok papa juga cari calon buat kania van"
revan "ya allah semoga besok yang datang orang tua semua"
pak kyai "tidak nak besok ustadz muda yang berteman dengan fadhil juga hadir usianya juga masih sepantaran dengan fadhil"
umi aisyah "kalau tidak salah besok itu ada 18 ustadz muda dan mereka juga memiliki bisnis kecil-kecilan"
fadhil "wah revan panas nih saingan banyak, papa dem saya menyarankan ustadz fikri beliau lulusan kairo tahun lalu memang lebih tua 1 tahun dari saya tapi beliau sangat dewasa dan juga dia punya bisnis kuliner lumayan cabangnya ada 8"
papa demian "8 cabang? berarti gak bakal takut syasya kelaparan dong, baiklah besok akan saya dekati yang namanya ustadz fikri"
papa rey "dil jangan lupa juga 2 orang lagi yang harus kamu carikan calon menantu"
fadhil "ada kok pa, ustadz zainal dan ustadz yusuf mereka juga punya bisnis juga"
papa Satria "usaha apa?"
fadhil "ustadz zainal punya usaha property dan biro umrah dan haji kalau ustadz yusuf punya usaha peternakan dan beberapa toko bahan bangunan kalau tidak salah"
papa ferdinand "kenalkan aku pada ustadz yusuf, kalau Satria ustadz zainal aja kan sama-sama property"
papa Satria "boleh juga"
revan yang sudah sangat sebal dengan orang-orang di dalam ruangan itu dia memilih keluar, dan hal itu membuat semua orang tertawa.
mama cantika "kasian tau pa revannya"
papa demian "biar dia itu cepat ambil keputusan ma"
mama evilia "papa juga ikut-ikutan panasin anak juga"
papa ferdinand "biarin ma biar dia itu segera terjun ke dunia bisnis"
pak kyai "semuanya saya dan istri pamit pulang dulu"
papa rey "loh kenapa pak kyai?"
pak kyai "pak rey kan sudah sadar, lagi pula besok ada acara di pesantren jadi sekalian menyiapkan acara besok"
papa demian "kalau begitu saya dan Satria yang akan mengantar pak kyai biar besok kita tau tempatnya"
pak kyai "baiklah kalau begitu"
setelah kepergian pak kyai, umi Aisyah, papa demian dan papa Satria, ibu-ibu dan anak-anak juga kembali ke hotel di antar oleh papa ferdinand jadi tinggal fadhil dan angel yang menjaga papa rey.
papa rey "fadhil bisa panggilkan dokter kemari"
fadhil "apa ada yang sakit pa?"
papa rey "tidak nak papa mau bicara sama dokter"
__ADS_1
fadhil "baik pa fadhil panggilkan dokternya dulu"
tidak lama fadhil kembali ke ruang rawat papa rey dengan seorang dokter.
dokter "selamat siang pak rey, apa ada keluhan?"
papa rey "saya sudah merasa baik-baik saja dok, apa saya boleh pulang malam ini dok?"
dokter "sebenarnya pak rey ini masih dalam pengawasan kenapa ingin segera pulang? takutnya kambuh lagi jantungnya"
papa rey "besok ada acara di rumah besan saya jadi saya harus datang"
dokter "kalau acaranya tidak terlalu penting lebih baik pak rey dirawat dulu disini"
papa rey "acaranya ngunduh mantu dok dan mantunya itu Putri saya jadi saya harus hadir, saya sudah tidak apa-apa dok"
dokter "baiklah tapi harus banyak istirahat dan jangan banyak beban pikiran"
papa rey "baik dok"
malam harinya setelah sholat magrib papa rey sudah di perbolehkan pulang, fadhil menebus obat di apotek rumah sakit tersebut setelah itu mereka pulang bersama-sama dengan dijemput oleh papa Satria dan papa demian menuju pesantren.
papa rey "ferdinand gak ikut dem?"
papa demian "mereka antar ibu-ibu dan anak-anak ke pesantren"
papa rey "kenapa ke pesantren?"
papa Satria "pak kyai yang minta jadi kita ngikut aja"
angel "yaudah yuk pulang"
setelah menempuh perjalanan 45 menit mereka sampai di pesantren dan disambut oleh keluarga pak kyai.
syasya "ngel ini hadiah lagi dari kita bertiga"
angel "maaf ya bukannya apa tapi buat kalian aja"
syasya "jangan di tolak ngel"
angel "hadiahnya sama kayak kemarin?"
syasya "enggak ngel"
angel "kalau gitu di buka disini bagaimana?"
syasya "buka aja"
tanpa babibu angel membuka hadiah dari sahabatnya itu dan ada secarik kertas.
angel "maaf untuk hadiah kemarin, inilah hadiah dari kita yang sebenarnya" ucap angel membacakan tulisan di kertas tersebut.
angel "ini malah banget loh guys" angel mengeluarkan hadiahnya dan itu baju balapan lengkap dengan helm nya dan angel mencobanya.
kania "iya emang makanya kita beli patungan jadi kan ngirit"
papa rey "buang hadiahnya angela jangan sekali-kali kamu balapan lagi"
fadhil "pa udah papa tenang dulu papa lebih baik istirahat di kamar ya biar nanti aku yang bicara sama angel"
angel "nih aku kembalikan dari pada 2 lelaki gue ngambek"
angel segera menyusul papa rey dan fadhil ke kamar.
angel "pa angel kan sudah janji sama papa, papa jangan khawatir angel gak akan balapan lagi kok"
papa rey "sudah sana keluar"
angel "pa jangan marah sama angel"
fadhil "sayang sudah biarkan papa istirahat dulu ya sekarang kita ke kamar kakak mau bicara sama kamu"
angel "tapi kak papa marah"
papa rey "papa gak marah, tapi tolong tepati janji kamu"
angel "iya pa angel janji"
fadhil "papa istirahat dulu ya jangan banyak pikiran"
setelah keluar dari kamar papa rey, fadhil mengajak angel ke kamarnya.
fadhil "sayang jangan pakai baju balapan itu ya"
angel "bajunya udah aku kembalikan kak"
fadhil "yasudah istirahat ya sekarang"
tok tok tok
fadhil "ya sebentar" dan segera membuka pintu kamarnya
syasya "sorry kak ganggu ya? ini hadiah buat angel tadi cuma prank sebenarnya tapi semua keburu pergi"
fadhil "yaudah nanti aku sampaikan ke angel"
angel "siapa kak?"
fadhil "sahabat kamu ngasih hadiah"
angel "nanti baju balapan lagi"
fadhil "katanya tadi cuma prank terus ini yang beneran"
angel "yaudan kakak buka aja" dan fadhil membuka kado tersebut
fadhil "tiket liburan ke Bali sayang"
angel "kalau enggak usah pergi gimana? aku khawatir ninggalin papa"
fadhil "terserah kamu sayang aku ngikut aja"
angel "bagimana kalau liburan bersama-sama kan seru tuh ajak abi sama umi juga"
fadhil "bukannya mau umrah bareng ya?"
angel "masih 1 bulan lagi kali kak, masih di waktu libur juga"
fadhil "jumat sore berangkat, minggu sore balik lagi gimana?"
angel "besok aja selesai acara di bicarakan sama semuanya"
fadhil "sudah istirahat yuk"
angel "peluk"
fadhil "sini aku peluk, manjanya istriku" ucapnya sambil mencium kening angel
__ADS_1
terima kasih yang sudah membaca, jangan lupa like vote dan komentar ya guys