Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
bab 454


__ADS_3

keesokan paginya keluarga fadhil bersiap untuk menjenguk rayya di pesantren.


"ais kamu ikut ya, ke pesantren adiknya athaar" ucap angel


"tapi bu saya takut merepotkan"


"tidak nak, oh ya pakai ini ya semalam athaar sudah membelikan beberapa baju untuk kamu"


"kemarin saya di belikan sekarang di belikan lagi?"


"iya pakailah, atthala biar ikut saya dulu ya kamu ganti habis ini kita sarapan terus ke pesantren"


"iya bu"


setelah selesai sarapan mereka semua masuk mobil dan kembali ke pesantren.


"biar aku yang nyetir" ucap afwa


"hati-hati ya kak" ucap fadhil


"iya abi"


"oh ya bi apa semua barang-barang nya sudah masuk mobil?"


"sudah di belakang kak" sahut fadhil


"gausah bingung kali dek itu kursi yang belakang sendiri sama abi di tekuk jadi bisa buat kulkas" ucap afwi yang melihat adiknya bingung


"ohh"


"pa pa pa ***" ucap atthala menunjuk mobil elf


"apa nak atthala mau masuk?"


"ya ya ya"


"baiklah ayo"


"gak nyangka aku bi kalau adek duluan yang punya anak" ucap afwi pelan


"doakan saja kak, semoga memang dia akan jadi cucu pertama abi"


"iya bi"


setelah semua masuk afwa segera menjalankan mobilnya dan meninggalkan hotel.


"ini beli oleh-oleh dulu nggak?" tanya afwa


"beli kak, oh ya beli sayur buat adek dulu sama apa gitu" sahut angel


"ke golden swalayan aja kak jam 8 udah buka" sahut afwi


"kamu tau dek?"


"iya kemarin beli perlengkapan atthala disana"


"yaudah kamu tunjukkan jalan nanti"


"iya, mom sebaiknya beli oleh-oleh nya sekalian disana saja, masa iya orang Kediri dibawain oleh-oleh nya dari Kediri juga" ucap afwi


"yaudah terserah kakak deh mommy ikut toh yang penting bawa buah tangan" ucap angel


akhirnya mereka pun tiba di golden swalayan.


"mas aku disini saja ya sama ais, capek kalau jalan" ucap nabila


"yaudah, kamu mau apa biar aku belikan?"


"apa saja mas"


"baiklah, opa oma ayo"


"opa disini saja"


"oma juga disini saja nak"


"baiklah ini kunci mobil nya ya opa"


"iya nak"


"loh kak nabila mana kak af?" tanya zahra


"ada di mobil sama ais dan opa oma"

__ADS_1


"yaudah ayo masuk kita harus cepat" ucap angel


"kak afwi bantuin nyari perlengkapan atthala lagi, susu dan snacknya udah habis" ucap athaar


"yaudah ayo dek"


1 jam mereka berbelanja akhirnya mereka pun melanjutkan perjalanan lagi menuju pesantren tempat rayya menimba ilmu.


di pesantren....


"aba hari ini kumpulan nya jadi jam berapa?"


"nanti sore ama, ada apa?"


"tidak apa-apa aba, kalau gitu ama mau membuat baju ya aba sama najwa nisa dan rayya mumpung mereka tidak ada kelas"


"iya ama silahkan, aba juga mau ke kantor pesantren"


"hati-hati aba"


"iya ama sayang, aba berangkat ya assalamualaikum" tak lupa aba hasan mencium kening istrinya


cup


"waalaikumsalam aba"


"assalamualaikum aba ama" ucap mereka kompak


"waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"


"masuklah ama sudah menunggu kalian" ucap aba hasan


"iya aba"


di rumah kyai hasan


"ama kita mau buat apa hari ini?"


"mau buat baju couple buat kalian bertiga, sekarang belilah dulu kainnya, najwa tau kan tempatnya?"


"tau ama, tapi pinjam motornya"


"haduh motornya hanya ada motor gus alif gimana kamu bisa?"


"aku bisa biar aku antar saja kak"


"rayya beneran bisa?" tanya ama hanum


"bisa ama"


"tapi hati-hati ya, ini kuncinya"


"baiklah ama, kami pamit dulu" ucap najwa


mereka berdua pun pergi menuju toko kain menggunakan motor sports milik alif.


di jalan


"itu cewek kayak rayya deh" ucap zahra


"mana ra?" tanya fadhil


"itu bi di sana naik motor hitam boncengan" tunjuknya pada pengendara motor


"memang seperti rayya itu bi, ikuti mereka dulu ya" ucap afwa


"boleh kak"


setelah dari lampu merah mereka yang seharusnya belok kanan akhirnya harus lurus karena mengikuti rayya dan najwa.


"fiks itu rayya" ucap afwi


"kamu tau kak?" tanya angel


"sendal nya punya rayya tuh kayaknya mom"


"ikuti terus kak tapi tetap hati-hati" ucap fadhil


"ini mereka kemana sih, kalau jalan searah gini susah adek pasti pintar nyelip" ucap afwi


"ya gimana ya dia emang jago sih" sahut athaar


"kak belok kiri kak" ucap afwi

__ADS_1


"sempit ini mah jalannya" ucap afwa


"ya allah itu beneran rayya" ucap fadhil ketika melihat rayya membuka helm


"berhenti kak kita turun" ucap angel


ketika mobil sudah berhenti fadhil dan angel segera turun dari mobil.


"rayyana agfa Thompson" ucap angel tegas


"mommy" panggil rayya sambil berlari dan memeluk mommy nya


"uh mommy adek rindu muach muach" ucap rayya sambil mencium pipi angel


"abiiiii sakiiitttt" teriak rayya karena di jewer fadhil


"bukan kah sudah berjanji tidak membawa motor lagi? apa kamu sudah nggak sayang abi?"


"maaf, hari ini adek mengantar kak najwa beli kain mau di buat baju sama ama hana tapi cuma ada motor gus alif dan yang bisa adek. jadi ya adek yang bawa"


"sama saja kamu sudah melanggar janji dek" sahut afwa


"iya maaf, kak naj ini kenalkan abi dan mommy ku juga kakak aku"


"assalamualaikum pak bu" ucap najwa


"waalaikumsalam"


"nak najwa teman sekamar rayya atau bukan?" tanya angel


"iya bu sekamar sama rayya"


"yang ponselnya di pinjam rayya?"


"iya bu"


"dek sini kunci motor nya, kamu nanti balik ikut kak afwa dan yang lain naik mobil" ucap afwi tegas


"ray kakakmu kembar?" tanya najwa lirih


"iya kak naj mereka kembar, aku masih ada kakak satu lagi tapi mana ya"


"kakak di mobil, cepat belanjanya abi tunggu disini"


"baiklah, ayo kak naj cari kainnya"


di pesantren....


"assalamualaikum"


"waalaikumsalam, aba sudah pulang"


"iya ama, aba mau keluar sebentar, oh ya ama aba pinjam motornya alif dong soalnya nggak ada motor lagi kalau pakai mobil juga cuma dekat"


"motornya masih di pakai sama najwa dan rayya aba"


"apa? Rayya? yang benar uma, uma jangan bercanda ah"


"uma tidak bercanda aba, memang motornya di bawa mereka beli kain"


"astagfirullah"


"ada apa aba?"


"rayya itu nggak boleh bawa motor lagi ama dia habis jatuh"


"astagfirullah maaf aba ama tidak tau"


"iya tidak apa aba yang salah aba lupa bilang ke ama, lain kali jangan meminta rayya naik motor lagi ya sayang"


"iya aba maaf hiks hiks"


_®,\=©


"ama jangan nangis, berdoa saja rayya dan najwa kembali dengan selamat"


"iya aba"


"ya sudah kalau gitu kita tunggu disini, terus nisa nya mana?"


"nisa di dapur pesantren bi, tadi memilih kesana setelah rayya dan najwa berangkat"


"yasudah kita tunggu mereka di depan saja"

__ADS_1


__ADS_2