
hari demi hari berlalu dan bulan juga berganti kini hari dimana acara tahlil 100 hari atas meninggalnya papa ferdinand alm. hari ini papa rey pergi ke makam papa ferdinand seorang diri.
papa rey pov...
fer tak terasa 100 hari sudah kamu pergi untuk selama lamanya. aku dan evilia telah sepakat untuk mewujudkan keinginanmu untuk menikah, aku minta maaf jika suatu saat nanti aku mencintai istrimu fer.
aku dan evilia sepakat untuk membuka hati masing-masing fer, maaf jika nanti kami saling mencintai, anak-anak juga mendukung kami untuk menikah asalkan aku dan evilia saling membuka hati.
fer kalau kamu di sana ketemu silvi tolong jagakan dia buat aku ya fer dan di sini aku akan menjaga istrimu juga, oh ya fer aku balik dulu yang tenang di saja.
author pov
di kediaman mama evilia....
revan "ma nanti acaranya berapa banyak orang yang di undang? kok banyak banget koki nya"
mama evilia "mama gak tau nak yang urus semua kan ke 3 papa kalian"
syasya "setauku ada anak yatim nya mas terus bapak-bapak pengeajian juga sih"
revan "oh gitu, yaudah revan siapin karpetnya kalau gitu"
syasya "nanti aja mas kan masih di pakai lewat orang-orang"
revan "iya deh, oh ya sayang jadi minta mie ayam nya?"
syasya "iya tapi buatan angel"
revan "kalau beli aja gimana?"
syasya "enggak mau pokoknya harus angel yang buat"
revan "tapi sayang"
syasya "kalau gak mau yaudah aku gak makan"
mama evilia "apa susahnya sih van minta tolong angel, kamu beliin bahannya aja lah nanti suruh buatkan gitu"
revan "angel tuh repot ma ngurus 3 anaknya jagi ya gaenak gitu"
mama evilia "ya tinggal pilih sungkan atau anak istrimu gak makan"
revan "yaudah iya, yaudah sayang aku akan minta tolong angel untuk buatkan mie ayam"
revan pun menelpon fadhil karena di sungkan jika harus menelepon angel.
fadhil "assalamualaikum bro, tumben telpon pagi-pagi ada apa?"
revan "waalaikumsalam, maaf banget dil ganggu waktu pagi lo, boleh nggak kalau gue minta tolong sama angel untuk buatkan mie ayam"
fadhil "tumben? syasya ngidam ya?"
revan "hehehe iya nih, aku sungkan banget sih sama istrimu pasti kan dia sibuk ngurus anak-anak"
fadhil "santai aja, bentar van gue ke dapur dulu soalnya angel di dapur, masalah anak-anak mereka lagi main sama kakung, uti dan opa nya di taman belakang"
revan "oh gitu"
fadhil "sayang lagi masak apa?"
angel "aku buat mie ayam mas hehehe"
fadhil "banyak nggak sayang?"
angel "lumayan banyak kok, kenapa?"
fadhil "hallo van, lo denger sendiri kan kalau istriku sedang masak mie ayam, silahkan kesini van kalau nganter gue gak bisa"
revan "oke ini aku berangkat sekarang ya dil, terima kasih banget loh, assalamualaikum"
fadhil "iya waalaikumsalam" sambungan telepon pun terputus
angel "van? kak revan ya mas?"
fadhil "iya sayang, gapapa kan kalau mereka makan siang di sini? syasya ngidam makan mie ayam kamu katanya"
angel "gapapa kok mas, apa lagi syasya ngidam"
fadhil "oh ya sayang kok tumben kamu masak mie ayam? ngidam juga kah?"
angel "gatau sih mas pengen aja, mas lupa ya kalau aku lagi palang merah masa iya ngidam"
fadhil "baru kemarin sih makanya lupa"
angel "aku minta tolong ya mas panggilkan papa abi umi dan anak-anak, ini aku masaknya sudah selesai"
fadhil "iya sayang, bi inah dan yang lain belum balik ya?"
angel "iya soalnya list belanjaan banyak dan gak semua bahan ada di pasar"
fadhil "oh, yaudah mas ke belakang dulu ya sayang"
angel "iya mas"
tak lama mereka semua sudah kumpul di meja makan.
papa rey "loh mangkuk buat siapa itu ngel kan itu kursinya gak ke pakai?"
angel "syasya sama kak revan mau kesini pa, syasya minta mie ayam"
papa rey "oh dia ngidam, yasudah besan ayo kita makan"
pak kyai "tidak menunggu temannya angel dulu besan?"
papa rey "tidak usah lah besan nanti kelamaan"
angel "iya bi tidak usah di tunggu syasya nya"
dan mereka pun makan siang dengan tenang, angel dan fadhil menyuapi makan anak kembar nya dengan telaten sedangkan baby athaar hanya senyum-senyum di atas stroller nya.
setelah selesai makan mereka pun menuju ruang keluarga dan menjaga cucu-cucu mereka kembali sedangkan angel dan fadhil mereka bersiap untuk makan.
angel "mau makan yang mana mas?"
fadhil "mie ayam aja sayang, tapi mie ayamnya kok habis"
angel "masih kok mas, mau porsi jumbo atau standar?"
fadhil "standar aja sayang"
angel "yakin? aku porsi jumbo loh"
fadhil "ya kan kamu menyusui sayang, mas yang standar aja kalau ada sama ceker"
angel "tau aja kalau ada cekernya"
__ADS_1
fadhil "tau lah"
tak lama angel kembali dengan membawa 2 mangkuk mie 1 mangkuk standar dan 1 mangkuk besar.
angel "ini sayang mie nya"
fadhil "terima kasih sayang"
saat angel dan fadhil selesai makan bel rumah berbunyi.
fadhil "biar mas yang buka sayang paling revan sama istrinya"
angel "iya mas, aku bawa ini ke dapur dulu"
fadhil pun membuka pintu dan seperti dugaan kalu yang datang adalah revan dan syasya.
fadhil "masuklah langsung ke ruang makan aja"
syasya langsung menyelonong melewati fadhil begitu saja.
revan "sorry banget ya di udah ngrepotin"
fadhil "santai saja kayak sama siapa, ayo masuk makan sekalian"
revan "iya makasih ya udah mau di repot kan"
fadhil "sama kali bro dulu pas angel hamil twins kan juga ngrepotin kalian juga"
revan "sama-sama ya berarti"
fadhil "iyalah sama aja"
di meja makan....
angel "hay sya udah datang?"
syasya "iya mau minta mie ayam"
angel "duduk dulu ya gue buatkan, kamu sendiri apa sama suami?"
syasya "sama suami lah"
angel "oh, mau porsi jumbo apa standard sya?"
syasya "jumbo aja"
angel "oke tunggu ya bumil"
tak lama revan bersama fadhil juga tiba di meja makan.
fadhil "istriku mana sya?"
syasya "di dapur"
fadhil "oh, duduklah van, gue buatin minum dulu"
syasya "aku mau orange juice ya kak"
fadhil "oke bumil"
di dapur....
angel "loh mas ngapain ke dapur?"
fadhil "buatin mereka minum, jeruknya ada nggak sayang? syasya minta orange juice katanya"
fadhil "yaudah orange juice nya 1 aja, revan aku buatin es sirup aja"
angel "gitu juga gak apa-apa mas"
setelah pekerjaan dapur selesai fadhil membawa nampan berisi 2 mangkuk mie ayam dan 2 gelas minuman.
fadhil "nih mie ayamnya, selamat makan"
revan "sorry banget ya udah ngrepotin, kalian gak makan?"
angel "baru aja selesai, aku tinggal lihat anak-anak gapapa kan?"
syasya "temenin dong"
angel "baby athaar waktunya minum asi sya, gue tinggal bentar aja ya, kasian anak gue"
syasya "yaudah deh iya yang penting gue makan mie ayam"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di ruang keluarga...
papa rey "syasya dan revan sudah datang?"
angel "udah pa lagi makan, umi baby athaar aku bawa ke kamar dulu ya"
umi Aisyah "iya nak, baby athaar kelihatan nya juga sudah haus"
angel "iya umi, twins main nya sudah dulu"
afwi "kakak mau main mommy"
afwa "abang juga mom"
angel "abang dan kakak mau tidur atau nanti malam di rumah sama mbak sita dan mbak Rani?"
afwa "tapi nanti ya mom setelah adek tidur"
angel "No, twins tidur siang di temani abi"
fadhil "ayo anak-anak abi yang ganteng, biar nanti malam bisa ikut ke rumah oma ev sekarang kalian tidur sama abi"
twins "baik abi"
angel ke kamarnya bersama baby athaar sedangkan fadhil ke kamar anak-anaknya yang berada tepat di sebelah kamar nya.
papa rey "besan silahkan istirahat dulu, saya mau menemani syasya dan revan terlebih dulu"
pak kyai "baiklah besan"
di meja makan...
syasya "papa angel mana?"
papa rey "masih ngasih asi athaar, revan kamu gak di kasih mie ayam nya sama angel?"
revan "di kasih kok pa"
papa rey "mana? sudah habis kah?"
__ADS_1
revan "di minta anak revan yang masih di perut mommy nya pa"
papa rey "oh hahaha yang sabar van, bentar papa cari bibi dulu biar kamu makan siang"
papa rey pun ke paviliun disana hanya ada mbak sita dan mang udin yang sedang membersihkan taman.
papa rey "sita, bi inah di mana? tolong panggilkan"
mbak sita "bi inah belum kembali dari pasar mungkin tuan soalnya tadi perginya sudah agak siang"
papa rey "oh yaudah kamu aja, tolong hangatin makan siang ya biar di makan revan"
mbak sita "baik tuan"
mbak sita pun mengikuti papa rey menuju rumahnya, mbak sita langsung menuju dapur sedangkan papa rey kembali ke meja makan.
papa rey "persiapan nya apa sudah selesai van?"
revan "belum pa, tinggal karpet nya aja nanti sebelum magrib katanya"
papa rey "oh gitu, tapi gak ada masalah kan di sana?"
revan "enggak kok pa semuanya aman"
mbak sita "ini tuan makan siangnya"
papa rey "makanlah van, kalau mau mie ayam ya tunggu angel tapi"
revan "nggak deh pa ini aja, lapar sekali soalnya"
papa rey "makan yang bayak van, biar bisa menuruti kemauan anak kamu yang di perut"
revan "iya pa, papa gak ikut makan?"
papa rey "papa masih kenyang"
revan "revan makan dulu ya pa"
angel "gimana bumil, mie ayam nya mau nambah?"
syasya "boleh tapi yang mangkuk kecil aja"
angel "okelah"
revan "sayang masih lapar?"
syasya "iya"
angel "kak rev mau mie ayam?"
revan "enggak aku makan ini aja, takut di minta anakku lagi"
angel "oh hahaha sabar kak rev"
syasya "cepetan angel"
tak lama angel kembali membawa semangkuk mie ayam.
angel "ini sya mie ayam nya"
syasya "ahh terima kasih"
angel "habis ini kalian langsung pulang atau istirahat dulu di sini? soalnya aku mau nitip buat mama sama kania dan kak alfa, kalau langsung balik aku buatkan sekarang kalau masih istirahat aku buatkan nanti"
revan "gimana syasya aja aku mah"
syasya "kita langsung balik aja, di rumah kan masih repot"
angel "yaudah aku buatkan sekarang ya"
setelah selesai makan syasya dan revan pamit pulang dan di bawakan bekal untuk mama ev dan yang lain.
angel "kuahnya aku pisah nanti bisa di panasin lagi, terus ini ada lebihnya ya kak rev takut nya anak kakak yang di perut masih lapar, ini buat 6 porsi kok"
revan "terima kasih banyak ya ngel, maaf banget loh ngrepotin, ini fadhil kemana kok gak kelihatan?"
angel "masih menemani twins bobo siang"
revan "oh yaudah aku balik ya, salam buat fadhil, makasih buat mie ayam nya"
angel "iya kak sama-sama, nanti aku sampaikan salamnya ke mas fadhil"
syasya "mas cepetan dong" teriaknya dari dalam mobil.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di rumah mama evilia....
setelah menempuh perjalanan 30 menit syasya dan revan tiba di rumah mama evilia.
mama evilia "kalian udah pulang? cepat sekali"
revan "iya ma soalnya sampai sana langsung makan dan setelah itu langsung pulang, oh ya ma ini ada titipan dari angel, revan 1 porsi ya ma soalnya tadi bagian revan di minta anak revan yang di perut mamanya"
mama evilia "hahahaha kasian sekali anak mama ini, lalu mana syasya?"
revan "ketiduran di mobil, ini mau aku gendong ke kamar"
mama evilia "yaudah kamu gendong syasya ke kamar terus ke meja makan mama siapkan ini dulu"
revan "iya ma"
di meja makan...
kania "ma ini mie ayam dari mana?"
mama evilia "dari Angel"
kania "mana orangnya?"
mama evilia "tadi kakakmu Yang kesana karena mengantar syasya Yang meminta mie ayam buatan Angel terus pulangnya di bawain buat kita"
kania "wah enak dong"
revan "ma mie nya udah siap belum?"
mama evilia "udah kok ayo makan"
revan "siap ma"
kania "kakak emang belum di kasih pas di rumah Angel?"
revan "udah kok hanya saja baru 2 suap udah di minta anaknya kakak Yang masih di perut"
kania "hahaha kasian banget sih"
__ADS_1
mama evilia "udah ayo makan terus istirahat nanti kita masih report loh"
maaf ya kemarin gak update karena author masih sibuk sama Yang namanya revisi