Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 241


__ADS_3

2 minggu berlalu....


acara tahlil di kediaman papa ferdinand alm pun telah usai, acara aqiqah boy di tunda menjadi hari ke 14.


dan kini tiba saatnya aqiqah baby boy, beberapa hari yang lalu fadhil sudah mencari sendiri kambing terbaik untuk putra ke 3 nya di tempat yang sama saat membelikan hewan aqiqah twins dulu.


baby boy di beri nama Fahmi Athaar agfa Thompson, Fahmi berarti Kefahaman


Athaar berarti Suci, bersih, murni.


acara aqiqah berjalan dengan semestinya, memang acaranya tak semeriah acara baby twins karena memang mereka masih merasa berduka atas kepergian papa ferdinand.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


2 bulan berlalu.....


hari demi hari berlalu, kini 2 bulan sudah papa ferdinand meninggalkan keluarga dan sahabatnya untuk selama-lamanya, 2 bulan juga keluarga dan sahabat-sahabat nya menata hidup mereka kembali tanpa sosok ferdinand jhonson.


mereka tetap berkumpul seperti biasa meskipun ada rasa yang beda karena ketidak hadiran 1 orang.


di kediaman angel....


papa rey "angel fadhil papa ingin bicara serius sama kalian apa bisa?"


angel "boleh sih pa tapi nunggu baby athaar tidur ya ini masih *****"


papa rey "iya udah papa tunggu di ruang keluarga ya sayang"


angel "iya pa"


tak lama angel dan fadhil pun tiba di ruang keluarga.


angel "ada hal penting apa pa?"


papa rey "hmm, besok kita di minta kumpul di rumah mama evilia untuk membahas permintaan papa ferdinand, untuk itu papa tanya ke kamu terlebih dahulu, apakah mengizinkan papa menikah lagi atau tidak demi mewujudkan keinginan papa ferdinand".


angel "begini pa angel sih oke-oke aja papa mau nikah lagi apalagi sama mama ev yang aku udah kenal lama dan memang mama wanita yang baik, tapi jika papa dan mama ev hanya menikah untuk mewujudkan keinginan papa fer alm jujur aku nggak setuju karena itu sama aja mempermainkan pernikahan, kecuali jika papa dan mama ev memang sepakat untuk menjalani nya dan saling membuka hati satu sama lain dan mencoba saling mencintai aku oke-oke aja pa, karena kan cinta itu datang karena kebiasaan"


fadhil "kalau fadhil ya setuju dengan angel, jangan mempermainkan pernikahan, kalau memang papa menikah hanya untuk mewujudkan keinginan papa ferdinand alm lebih baik jangan, tapi kalau memang papa dan mama saling membuka hati dan saling menerima dan mau menjalankan layaknya sebuah keluarga ya silahkan"


angel "pa lebih baik papa bicarakan dulu sama mama ev gimana baiknya jangan dulu di bicarakan sama yang lain, belum tentu mama ev mau juga kan menikah lagi"


papa rey "yaudah deh nanti papa buat janji dengan evilia dulu"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


sore hari papa rey mendatangi rumah mama evilia seorang diri.


mama evilia "eh rey, sendirian?"

__ADS_1


papa rey "iya ev, soalnya ada yang mau aku bicarakan sama kamu"


mama evilia "kalau gitu di ruang keluarga aja rey"


papa rey "boleh deh"


mama evilia "duduk rey"


papa rey "hmm ya, langsung saja ev tujuan aku kesini mau menanyakan soal permintaan terakhir ferdinand apakah kamu mau mewujudkan nya?"


mama evilia "jujur rey ini berat buat aku, tapi ya gimana aku memang sudah berjanji untuk mewujudkan nya bukan"


papa rey "kalau berat ini juga berat buat aku ev, anak-anak ku tidak mengizinkan aku menikah denganmu jika kita menikah hanya karena memenuhi permintaan alm ferdinand, mereka mau merestui jika kita memang saling membuka hati satu sama lain dan menjalani sebuah hubungan layaknya keluarga di luar sana"


mama evilia "bahkan aku belum berani bicara sama anak-anak rey untuk masalah ini ya walaupun mereka memang sudah tahu, tapi jujur untuk saat ini jika aku membuka hati itu masih berat rey"


papa rey "sama ev, tapi pikirkan jawaban mu esok karena kita sudah berjanji setelah 2 bulan akan membahas masalah ini, sholat lah istikharah dulu agar mendapatkan petunjuk, aku pulang dulu ev, assalamualaikum"


mama ev "iya rey, waalaikumsalam hati-hati di jalan"


di kediaman angel...


angel "gimana pa?"


papa rey "belum tau, mama ev bilang masih susah buka hati jika saat ini jadi ya papa bilang kalau anak-anak papa tidak merestui jika hanya menikah untuk mewujudkan keinginan alm, jadi tadi papa minta mama ev buat sholat istikharah agar dia punya jawaban untuk besok"


angel "kalau jawaban mama ev siap papa bagaimana?"


angel "yaudah pa kalau gitu papa bersih-bersih dulu bentar lagi magrib"


di rumah mama evilia...


revan "mama kenapa?"


mama evilia "apa kamu dan adikmu akan merestui mama jika mama menikah dengn laki-laki yang kalian panggil papa rey"


revan "gimana ya ma, revan setuju-setuju aja cuma kalau hanya untuk mewujudkan keinginan papa gimana gitu ma sepertinya revan tuh gak ikhlas gitu, beda lagi kalau mama menikah selain untuk mewujudkan keinginan papa mama memang sudah membuka hati untuk papa rey"


kania "kalau kania setuju sama kakak ma, bagaimana pun papa rey itu orang baik kalau mama sampai mempermainkan pernikahan ini aku sangat tidak setuju ma, kalau mama dan papa rey mau menjalankan pernikahan layaknya suami istri di luar sana dan memang saling membuka hati kania sangat merestui mama untuk menikah lagi, ma kalau mama masih berat membuka hati lebih baik jangan dulu mengambil keputusan lebih baik mama yakinkan dulu hati dan perasaan mama karena aku juga gak mau kalau sampai setelah menikah mama tertekan".


mama evilia "mama masih belum sanggup membuka hati untuk saat ini, begitu berat rasanya"


syasya "ma, mama coba sholat istikharah dulu, insyallah mama akan di berikan petunjuk oleh allah swt, syasya juga berharap mama bisa membuka hati mama kan papa bilang kalau kita harus melanjutkan hidup dengan samangat meskipun tidak ada papa jadi mama harus bisa membuka hati mama untuk papa rey, agar jika mama dan papa menikah tidak akan membuat mama dan papa saling tersiksa"


mama evilia "iya nak nanti mama sholat istikharah"


revan "yaudah ayo magriban dulu, sayang panggil bila ya"


syasya "iya mas"

__ADS_1


kania "sekalian ken ya kak, eh kak suami aku kok belum pulang sih"


revan "lembur mungkin dek, coba chat atau telpon dulu"


kania "iya deh kak, aku ke kamar dulu ya"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


keesokan harinya.....


setelah sholat magrib semua berangkat menuju rumah mama evilia dari rumah masing-masing, mereka akan berkumpul membahas tentang permintaan terakhir papa ferdinand.


kini semuanya sudah tiba di rumah mama evilia dan sudah berada di ruang keluarga.


papa demian "udah 2 bulan ferdinand ninggalin kita, terkait wasiat di mana aku dan Satria harus memastikan bahwa rey dan evilia harus menikah setelah 100 hari wafatnya, itu artinya 40 hari lagi adalah 100 hari wafatnya ferdinand alm, memang sih rasanya kurang etis kalau bahas sekarang tapi ya gimana lagi, saat ini yang aku tanyakan bukan kalian berdua siap menikah atau belum tapi anak-anak kalian, apakah angel revan dan kania merestui jika papa dan mama kalian akan menikah?"


angel "jujur angel juga menginginkan papa menikah lagi, apalagi saat ada acara atau kumpul-kumpul gini papa tidak punya pasangan sendiri itu sebenarnya membuat angel iri, angel bersyukur jika papa mau menikah lagi apalagi dengan mama ev wanita yang sudah aku kenal baik selama ini, tapi aku tidak bisa merestui papa untuk menikah jika keduanya belum membuka hati masing-masing dan menika hanya karena mewujudkan permintaan terakhir papa ferdinand alm karena aku tidak ingin membuat papa dan mama ev tertekan oleh pernikahan ini, kalau papa dan mama memang sudah membuka hati masing-masing dengan senang hati aku merestui mereka menikah bahkan aku sendiri yang akan mengantar papa bertemu dengan mama ev di hari pernikahan nya".


kania "aku juga sama seperti angel, papa rey memang laki-laki baik bahkan terbaik tapi jika pernikahan ini hanya untuk mewujudkan keinginan alm papa aku juga tidak merestui karena aku gak mau jika sampai mama atau papa rey tidak bahagia dan malah tertekan"


revan "revan merestui kalian untuk menikah asalkan mulai saat ini papa dan mama mau belajar membuka hati masing-masing, revan ingin nanti nya kalian menikah selain karena permintaan papa tapi juga ada sedikit rasa yang papa miliki kepada mama atau sebaliknya dan setelah menikah revan juga ingin kalian menjalankan selayaknya hubungan suami dan istri"


papa Satria "jadi intinya kalian merestui jika masing-masing mau membuka hati, iya kan?" dan angel kania dan revan pun mengangguk


papa demian "oke kalau gitu memang keputusan ini ada di tangan kalian berdua mau membuka hati atau tidak? aku tidak memaksa kalian menjawab nya sekarang tapi setidaknya kasih tau kita jawaban apa yang 2 bulan ini kalian janjikan"


mama evilia "jujur membuka hati untuk saat ini sangatlah sulit tetapi dari jawaban atas doa dan sholat istikharah ku aku memang harus membuka hatiku untuk rey, aku akan mencoba nya"


papa rey "benar kata evilia membuka hati memang sulit, semenjak aku di minta alm ferdinand untuk menikah dengan evilia aku mulai sholat istikharah untuk meminta petunjuk dari allah dan jawabannya memang aku harus membuka hatiku untuk evilia"


papa demian "bagaimana angel revan dan kania?"


angel "sesuai kata angel tadi, angel setuju dan merestui kalau memang mereka mau membuka hati"


kania "kania juga merestui jika memang masing-masing membuka hatinya"


revan "revan juga setuju"


papa demian "syukurlah kalau semua setuju, tinggal menentukan saja kapan pernikahan nya"


mama evilia "tapi untuk menikah aku mau 1 bulan setelah 100 hari an ferdinand alm dan sederhana aja gausah terlalu meriah"


papa demian "ga papa kok 1 bulan setelah 100 hari nya, setidaknya kalian punya waktu untuk dekat kan kalau saat ini masa idah mu belum selesai ev"


mama evilia "iya dem, sudah kan ini? mari makan malam dulu semuanya"


angel "ma aku pulang aja ya athaar di rumah soalnya dan aku sudah terlalu lama meninggalkan nya"


mama ev "iya nak pulanglah kasian baby athaar"

__ADS_1


papa rey "yaudah semua aku pamit duluan ya"


__ADS_2