
setibanya di pesantren tepatnya di rumah lama fadhil rumah itu nampak sepi begitu juga dengan rumah kakak-kakak nya.
angel "kok sepi sepertinya mas"
fadhil "mas juga nggak tau sayang, masuk dulu yuk kita tanya papa atau mama"
di dalam rumah...
mama evilia "kalian sudah datang?"
angel "iya ma, anak-anak mana?"
papa rey "kalian nggak ketemu anak-anak? soalnya tadi mereka uring-uringan mencari kalian"
fadhil "enggak sama sekali pa, mereka pamit nya kemana?"
papa rey "taman kota kalau nggak salah"
fadhil "lah orang kita cuma ke pasar dekat sini pa"
papa rey "pasarnya buka sampai malam?"
fadhil "enggak pa tapi ruko-ruko sekitar pasar yang buka"
papa rey "ngapain kesana?"
fadhil "anak papa yang cantik yang udah jadi istri aku ini dia ingin berbagi dengan santri jadi pesan makanan deh"
papa rey "mana makanan nya?"
angel "ih papa kan masih pesan, nanti hari senin sore baru datang makanan nya"
papa rey "dalam rangka apa nih?"
angel "gak ada apa-apa sih cuma pengen aja, kan dulu kata mama kalau kita punya rezeki harus selalu berbagi"
papa rey sangat senang anak nya tidak melupakan pesan mama nya walau itu sudah lama dan papa rey sebenarnya tau jika anak dan menantu nya sering berbagi dan ikut menjadi donatur dalam acara amal bakti, papa rey senang walau putrinya terlahir dari keluarga kaya dia memiliki sifat yang baik dan dia bersyukur mempunyai anak yang tidak sombong seperti anak-anak kolega bisnis nya.
papa rey "papa senang kamu masih mengingat pesan mendiang mama kamu"
angel "aku akan selalu mengingat nya pa, oh ya pa ma ini ada puding enak banget pokoknya"
mama evilia "umi sudah kamu kasih?"
angel "masih ada 1 box kok ma, ini mau angel antar ke rumah umi"
papa rey "yaudah kesana gih, siapa tau anak-anak sudah pulang"
di rumah umi Aisyah...
angel "assalamualaikum"
fadhil "kok sepi langsung masuk aja yuk"
mereka langsung masuk rumah namun tidak ada orang sama sekali akhirnya mereka langsung ke kamar umi Aisyah.
angel "assalamualaikum umi, ini angel sama mas fadhil"
umi Aisyah "waalaikumsalam nak, masuklah pintu tidak umi kunci"
angel "umi ini angel bawakan pudding, ini enak loh mi rasa nya"
umi Aisyah "terima kasih nak, tadi kalian habis dari mana? anak-anak uring-uringan mencari kalian"
fadhil "dari ruko dekat pasar mi, beli pudding ini"
__ADS_1
angel "iya mi sama beli bakso tadi, tapi umi nggak tak bawain kan umi gak mau bakso"
umi Aisyah "iya nak dari pada mubadzir nanti, anak-anak pergi sama paman dan bibi nya katanya ke taman kota mencari kalian"
fadhil "iya mi tadi papa juga bilang gitu tapi kan kita beda tempat yang di tuju jadi gak ketemu deh"
umi Aisyah "oh gitu, nak umi boleh minta tolong?"
fadhil "minta tolong apa mi?"
umi Aisyah "beliin makanan buat santri, hari senin biasanya mereka puasa nak, kamu pesan apa gitu"
fadhil "gak usah umi, uang nya umi simpan saja kapan-kapan saja umi membelikan makanan anak-anak"
umi Aisyah "apa kamu sudah lupa cara nya berbagi? sampai-sampai menghalangi umi untuk berbagi?"
angel "bukan gitu mi maksud mas fadhil, emm sebenarnya kita ke pasar itu beli ayam geprek buat santri dan santri wati mi dan udah sama pudding juga, kan mubadzir kalau nanti banyak makanan nya, umi bisa membelikan makanan hari kamis atau minggu depan gitu mi"
umi Aisyah "maafkan umi nak sudah berprasangka buruk sama kamu" ucapnya memandang anak laki-laki nya
fadhil "tidak apa mi, sudah lah tidak perlu meminta maaf, fadhil tau umi hawatir kalau fadhil lupa tentang berbagi, insyaallah fadhil tidak akan melupakan itu mi"
umi Aisyah "iya nak, terima kasih sudah mengingat nya"
fadhil "tapi mi yang membelikan makanan anak-anak bukan fadhil tapi istri fadhil"
umi Aisyah "terima kasih ya nak"
angel "iya umi, umi sekarang makan pudding ya, nanti kalau anak-anak datang umi tidak kebagian loh"
umi Aisyah "baiklah nak"
setelah umi Aisyah menghabiskan 2 cup pudding tiba-tiba saja pintu kamar terbuka sehingga membuat orang yang berada di kamar umi Aisyah pun kaget.
ya mereka adalah twins dan athaar yang sudah pulang dari taman kota dan di beri tahu oleh papa rey jika mommy dan abi nya sedang di rumah umi Aisyah. mereka berada di depan pintu yang sudah terbuka dengan tatapan tajam.
fadhil "wah yang pulang jalan-jalan kenapa tatapan nya begitu?" ucapnya santai seperti orang tanpa dosa
afwa "abi tau kesalahan abi?"
fadhil "nggak, emang abi salah apa?"
afwi "abi meninggalkan kami di rumah sedangkan kalian jalan-jalan berdua"
fadhil "abi sama mommy tidak berdua tapi bertiga tadi adik kalian ingin jalan-jalan naik motor, yaudah abi turutin dari pada adik kalian nanti ileran, kalian malah yang ninggalin abi mommy sama adek jalan-jalan"
athaar "kita mencari abi dan mommy tapi tidak ketemu"
afwi "abi sama mommy gak seru masa anak nya yang ganteng-ganteng gak ketulungan ini di tinggal di rumah"
athaar "tau nih abi sama mommy ngeselin"
afwa "abi sama mommy awas aja ya kalau pergi naik motor lagi motornya abang buang"
fadhil "buang aja kalau mau paman marah itu kan motor paman"
afwa "abiiiii" ucapnya dengan tatapan yang lebih tajam
fadhil "kenapa melotot gitu sih bang, nanti kalau bola matanya lepas gimana? abi gak ada uang buat beli bola mata"
afwa "mommy abi bikin kesel abang"
angel "ngapain ngadu ke mommy kan kalian kesel sama mommy dan abi"
umi Aisyah "sudah sudah ini sudah malam, nih ada pudding buat kalian"
__ADS_1
afwi "abi sama mommy tuh uti ngeselin anak-anak yang tampan nya nggak ketulungan masa di tinggal"
umi Aisyah "kan naik motor sayang kalau naik mobil ya pasti di ajak"
afwa "tadi kenapa naik motor sih bi?"
fadhil "kan abi sudah bilang kalau adik kalian yang minta"
afwi "haii adiknya abang, kamu minta naik motor ya dek tadi, abang kok di tinggal sih"
angel "iya abang aku pingin naik motor" ucapnya menirukan suara anak kecil
afwi "adek jangan minta naik motor lagi ya, abang khawatir tau, bahaya naik motor dek, mending naik mobil aja ya dek"
angel "iya abang sayang" ucapnya menirukan anak kecil
afwi "ah adeknya nendang-nendang, dek pelan-pelan nanti perut mommy sakit"
afwa "mommy apa sakit?"
angel "tidak bang adek nendangnya nggak kencang kok"
fadhil "sudah ayo keluar biar uti istirahat dan kita juga istirahat, besok ada kerja bakti di pesantren dan kalian harus ikut dan bangun pagi"
athaar "ada senamnya bi?"
fadhil "spertinya ada, yuk istirahat, umi kami pamit dulu ya umi istirahat lah"
umi Aisyah "iya nak"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
keesokan harinya mereka ikut kerja bakti di pesantren sebenarnya ini kegiatan setiap minggu pagi sebelum mereka di izinkan keluar pesantren untuk sekedar menghirup udara diluar atau sekedar jalan-jalan dan membeli perlengkapan mereka yang habis.
setelah sholat shubuh senam sudah di mulai di lapangan, disini lah santri dan santri wati berkumpul namun tetap ada pembatasan di tengah nya dan meskipun ada pembatas nya para ustadz maupun ustadzah tetap mengawasi mereka dengan ketat.
kegiatan minggu pagi diawali dengan senam bersama untuk menjaga kesehatan mereka dan setelah selesai senam mereka membersihkan area pesantren dengan bergotong royong dan setelah itu barulah mereka di izinkan keluar dari pesantren.
jam 8 pagi anak-anak sudah mulai keluar pesantren untuk pergi ke pasar atau pun ke tempat wisata terdekat mereka hanya diberi waktu sampai sebelum dzuhur saja jika terlambat maka harus siap mendapatkan hukuman.
kini fadhil kak rasyid dan kak davian berada di pintu masuk atau keluar pesantren ar-rahman, mereka mengabsen siapa-siapa yang keluar dari pesantren, begitu juga sengan angel kak fatimah dan kak nafisa mereka juga mengabsen santri wati yang meninggalkan pesantren.
jam sudah menunjukkan pukul 10.30 wib anak-anak santri maupun santri wati sudah mulai kembali ke pesantren dengan membawa apa yang mereka beli tadi di luar pesantren, pesantren memang mengizinkan santri maupun santri wati untuk keluar di hari minggu agar mereka tidak bosan tetap berada di lingkungan pesantren.
waktu dzuhur telah tiba namun ada 2 santri yang belum tiba di pesantren, tak lama datanglah 2 orang anggota kepolisian yang tiba di pesantren.
polisi "permisi assalamualaikum"
"waalaikumsalam" jawab mereka serempak
polisi "bisa saya bertemu pak kyai dan ibu nyai pesantren ini?"
fadhil "kami pak kyai dan ibu nyai disini pa, ada apa ya?"
polisi "oh begitu maaf saya tidak tau, saya kesini mau menyampaikan ada 1 santri pesantren ini yang keserempet mobil"
"innalillahi wa innailaihi raji'un" ucap mereka serempak
angel "kalau boleh tau sekarang mereka dimana pak?"
polisi "di rumah sakit Citra medika"
angel "abi cepat kesana gih lihat keadaan satri bagaimana"
fadhil "baiklah, kak dav kakak ngimami sholat gih dan masalah ini jangan sampai umi tahu, pak polisi terima kasih atas informasi nya saya akan segera kesana dan memberi tahu wali santri"
__ADS_1
polisi "baiklah kalau begitu kami permisi"
setelah kepergian pak polisi fadhil dan kak rasyid pergi ke rumah sakit sedangkan yang lain pergi ke masjid untuk sholat dhuhur berjamaah, baik angel kak nafisa ataupun kak fatimah mereka tidak ada yang memberi tahu umi nya sesuai pesan fadhil tadi.