Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 161


__ADS_3

di ruang keluarga kediaman thompson....


bi inah "silahkan tuan, nyonya, nona dan tuan muda ini minum dan cemilannya"


papa rey "makasih bi"


bi inah "sama-sama tuan, saya permisi dulu"


angel "pa cepat jelaskan apa yang terjadi? kenapa viona bukan adik aku?"


papa rey "huft, jadi gini sayang..... "


flashback on


2 bulan setelah keberangkatan fadhil dan angel ke amerika serikat papa rey yang sedang di kantor dia kedatangan tamu.


pak Adit "tuan ada yang ingin bertemu dengan tuan"


papa rey "dit bukanya saya tidak ada jadwal bertemu dengan siapapun?"


pak Adit "memang tuan tapi kata resepsionis ada yang ingin bicara dengan tuan namanya tuan fabian"


papa rey "baiklah suruh masuk dan kamu sambut dia dan nanti temani saya"


pak Adit "baik tuan, saya permisi dulu"


tak lama pak adit kembali ke ruangan papa rey bersama pak fabian.


pak adit "permisi tuan ini tamunya"


papa rey "silahkan duduk tuan"


pak fabian "terima kasih tuan"


papa rey "maaf sebelum nya saya belum mengenal anda tuan, kalau boleh saya tau anda siapa dan ada apa ingin menemui saya"


pak fabian "maafkan saya tuan Thompson jika saya mengganggu anda, saya raka fabian dari fabian grup saya kesini mau membicarakan masalah pribadi"


papa rey "masalah pribadi? masalah apa? saya baru ketemu dengan anda loh"


pak fabian "masalah anak kecil yang bernama viona"


papa rey "viona? ada apa dengan viona?"


pak fabian "saya adalah pacar mantan istri anda yang saat ini sedang di penjara"


papa rey "lalu apa hubungannya dengan saya?"


pak fabian "saya akan mengambil anak saya viona"


papa rey "jangan ngaco kamu viona anak saya"


pak fabian "viona anak saya, saya yang mendapatkan perawan renita dan saya juga tetap berhubungan badan dengan nya meskipun dia sudah menikah dengan anda, bukankah anda selalu diminta untuk memakai pengaman saat berhubungan?"


papa rey "dari mana kamu tau?"


pak fabian "ya renita lah, viona itu anak saya karena saya melakukan nya setiap hari apalagi saat anda keluar kota atau luar negeri dia selalu ke apartemen saya"

__ADS_1


papa rey "saya gak percaya"


pak fabian "kalau gitu mari kita buktikan dengan Tes DNA siapa yang cocok dengan viona"


papa rey "baik siapa takut"


pak fabian "kalau gitu ayo kita ke rumah sakit"


papa rey "dit jemput nona kecil sama sita"


pak Adit "baik tuan"


setelah itu di rumah sakit papa rey, pak fabian dan viona diambil sampel darahnya"


1 minggu kemudian pak fabian dan papa rey pergi ke rumah sakit untuk mengambil hasil tes DNA, baik papa rey maupun pak fabian mereka di dampingi pengacara keluarga masing-masing.


dokter "ini hasil tes dna nya tuan"


papa rey "tolong di bacakan dok"


dokter "baik, dari hasil Tes Dna antara reynaldi thompson dan raka fabian juga viona renaka Thompson menunjukkan bahwa saudari viona 99% cocok dengan tuan raka fabian"


papa rey "bacakan yang benar"


dokter "memang begitu hasilnya tuan, 3 kali saya mengecek hasilnya tetap sama"


pak fabian "dia memang Putri saya, renaka itu renita dan raka"


papa rey "baiklah jika hasilnya memang benar begitu izinkan saya bersamanya 3 hari saja setelah itu saya izinkan anda membawanya"


papa rey "rendra (pengacara papa rey)"


pak rendra "ya tuan"


papa rey "ubah aset-aset saya yang akan saya berikan ke viona, rubah ke Angela syakila thompson semua dan tolong atur pertemuan saya dengan renita di lapas"


pak rendra "baik tuan"


flashback off


angel "jadi selama ini tante renita selingkuh? dan kenapa dia dipenjara? kenapa aku tidak tau?"


fadhil "sayang udah yuk istirahat dulu, gak baik kalau banyak pikiran"


angel "enggak mas aku gak capek, aku pengen tau semuanya"


papa rey "ya mama sambung kamu selingkuh, dem jelasin kenapa dia di penjara"


papa demian "huh, hmm lebih baik panggil sita saja rey biar sekalian gamblang"


angel "mbak sitaaaa cepat kesini" teriaknya


fadhil "sayang jangan teriak-teriak ih, ini di rumah"


angel "maaf"


sita "ya nona ada apa?"

__ADS_1


papa rey "sita duduk lah, bantu demian menjelaskan semuanya tentang renita"


sita "baik tuan"


papa demian "jadi gini mama tiri kamu merencanakan pembunuhan ke kamu dan sita mengetahui nya tapi kami para orangtua sempat hampir terlambat menyelamatkan kamu"


angel "haa, emang bener gitu mbk sita?"


sita "iya nona, saya mendengar sendiri tapi saat saya memberitahu tuan sudah terlambat"


angel "ini terlambat gimana sih maksud nya?"


fadhil "kamu ingat gak sayang sebelum kita nikah kamu kecelakaan di depan kedai es krim?"


angel "iya ingat"


fadhil "dan saat itu papa sedang ke kota S bukan?"


angel "lupa tapi seingatku itu setelah kita tunangan dan papa pergi sama umi dan abi juga"


papa demian "dan saat itu kamu dititipkan ke papa demian bukan?"


angel "iya memang benar"


sita "awalnya nona akan disuntik mati sama mama tiri nona tapi saya mengetahui nya dan saya laporkan ke tuan akhirnya nona dititipkan di tempat nona syasya tapi 6 jam setelah keberangkatan tuan mama tiri nona mendapatkan telpon dari kakaknya dan kakak nya bilang kalau dia menabrak nona"


papa demian "kita kecolongan padahal kita sudah memberi kalian pengawal waktu itu"


angel "maksudnya kemarin kecelakaan aku disengaja gitu"


papa demian "iya"


angel "lalu kenapa tante renita yang di penjara?"


papa demian "kakaknya juga di penjara karena menabrak kamu dan mama tiri kamu dipenjara karena rencana pembunuhan"


angel "ah pusing deh jadinya, kenapa juga dia ngelakuin itu ke aku"


papa rey "karena warisan"


angel "warisan apa maksudnya? orang angel belum dapat"


papa rey "huh, kamu memang belum dapat tapi renita tau kalau beberapa aset atas nama kamu"


angel "lah kenapa nama aku orang aku belum pernah beli apa-apa, paling motor mobil sama apartemen yang atas nama aku"


papa rey "aset mama kamu sebelum meninggal sayang kan otomatis ahli waris mama itu kamu jadi setelah usia mu 17 tahun aset mama berubah atas nama kamu sesuai surat wasiat mama"


angel "terus apa masalahnya kalau itu punya mama"


papa demian "astaga, jadi gini beberapa aset punya papa kamu sudah di atas namakan nama kamu ngel hotel mall dan beberapa villa juga apartemen atas nama kamu nah viona cuma hotel di Jakarta Bandung sama vila di Bali dan mall yang baru selesai papa kamu bangun jadi mama tirimu itu iri"


angel "papa sih aneh banget ngapain juga atas nama aku"


papa rey "ya biar pajak papa tidak banyak"


angel "huh jadi karena iri, terus apa kata tante renita saat papa bertemu dengan nya di lapas?"

__ADS_1


__ADS_2