
"zahra kamu ikut kami kan?" tanya nabila
"hmm tidak kak, aku mau cari kerja aja yang jauh dari sini" ucap zahra
"mau cari kemana? ini hari minggu ikutlah dengan kami dulu" ucap afwa
"tapi saya tidak mau merepotkan kalian, kalian sudah membantu saya kabur dari bodyguard itu" ucap zahra lirih
"sudah ikutlah dulu nanti aku akan memberimu pekerjaan" ucap afwa tegas
"tapi aku mau keluar kota saja biar mereka tidak menemukan ku" ucap zahra
"sudahlah ayo ikut kami dulu nanti kami bisa mencarikanmu pekerjaan di tempat yang jauh dari kota ini" ucap nabila
"benarkah?"
"iya zahra ayolah ikut kami" ucap nabila
"baiklah kak"
setelah masuk mobil afwi segera mengemudikan mobilnya menuju apartemen kakaknya.
"dek ke rumah utama ya, aku rindu masakan mommy" ucap afwa yang mengembangkan senyumnya
afwi melotot seketika ketika kakaknya minta pulang ke rumah utama, bukan afwi tidak suka melainkan ada zahra yang akan ikut ke rumahnya apa jadinya nanti jika dia mengajak wanita ke rumahnya.
"kenapa harus masakan mommy, kan masakan kak bibil juga enak" ucap afwi
"entahlah aku hanya ingin makanan masakan mommy saja" ucap afwa
"sorry dek kalau gak gini pasti kamu gak bakal bawa zahra pulang, aku juga mau kamu menikah" ucap afwa dalam hati
"dek plis turuti kakak mu ya dia belum makan apapun dari pagi" ucap nabila
"baiklah kakak ipar"
sesampainya di kediaman thompson mereka pun turun dari mobil, zahra terkagum-kagum melihat bangunan mewah di hadapannya.
"akhirnya kalian datang, loh kakak kenapa pucat?" ucap angel panik
"kakak tidak apa-apa mom, hanya belum makan saja" ucap afwa
"yaudah masuk sana kebetulan mama masak udang kesukaan kamu, loh ini siapa?" ucap nya menunjuk zahra
"itu pacar afwi kali mom, ayo sayang masuk aku mau makan" ucapnya menggandeng istrinya masuk ke rumah
"oh gitu ayo silahkan masuk nak" ucap angel lembut
"sialan bener kan dugaan gue kalau kakak sengaja" gerutu nya dalam hatu
"siapa yang bawa pacar" suara fadhil yang terdengar tegas
"eh abi, bukan pacar bi beneran deh" ucap afwi meyakinkan
__ADS_1
"lalu siapa yang kamu bawa? bukankah abi selalu bilang kalau ada yang kamu suka langsung khitbah bukan pacaran" ucapnya tegas
"emm om maaf tapi tadi mas afwi hanya membantu saya dari kejaran bodyguard dan saya ikut kesini di minta kembarannya mas afwa katanya saya di bantu cari kerja di luar kota" ucap nya lirih
"nak nama kamu siapa?" tanya angel pada zahra
"zahra tante"
"kenapa kamu di kejar bodyguard zahra? apa kamu kabur dari keluarga kamu?" ucap fadhil
"saya kabur dari rentenir om, saya di jadikan jaminan pelunas hutang oleh paman saya" ucap nya lirih
"apaa" teriak kaget mereka
"nak apa orang tua kamu tau masalah ini?" tanya angel
"ayah dan bunda saya sudah meninggal sejak saya masuk sma tante" ucap zahra
"innalillahi wa innailaihi raji'un maaf nak tente tidak tau, lalu sekarang rencana kamu apa?"
"saya mau cari kerja di luar kota saja tanpa biar mereka tidak bisa menemukan saya" ucap zahra lirih
"iya nanti biar di bantu kembaran afwi ya, biar di tempatkan di kantor cabang di kota s" ucap angel
"tidak harus di kantor tante asal kerja saja" ucap zahra
"kamu lulusan apa nak?" ucap fadhil
"perawat bidan atau farmasi?" tanya fadhil
"kebidanan om"
"kenapa gak lanjut kuliah?"
"pernah om tapi hanya satu semester karena gak punya biaya saya akhirnya memilih bekerja"
"kerja dimana?"
"di rumah sakit swasta dekat taman kota om"
"oh gitu, nama lengkap kamu siapa nak?"
"azzahra Aulia Putri om"
"kenalkan nama om fadhil dan ini istri om namanya angel"
"iya om salam kenal"
"afwi ajak zahra makan ya" ucap angel
"iya mom, ayo ra makan"
"eh enggak usah mas"
__ADS_1
"sudah ikut saja nak" ucap angel
"tapi nanti merepotkan" ucap zahra
"tidak sama sekali, ikutlah sama afwi" ucap angel
"ayo ra gue udah lapar nih" ucap afwi
"hmm iya"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah sholat dzuhur zahra di minta menemani nabila istirahat di kamar nya sedangkan fadhil angel dan kembar menuju ruangan kerja fadhil, rayya dan athar sedang tidak ada di rumah karena mereka pergi ke makam bersama opa dan oma mereka.
"apa yang ingin abi bicarakan?" tanya afwi
"bagaimana menurutmu tentang zahra afwi?" tanya fadhil
"kok bahas zahra?" ucap afwi
"jawab apa susahnya sih nak" ucap angel
"hmm dia cantik seperti nya gadis baik juga" ucap afwi
"apa kamu suka sama dia?" tanya fadhil
"aku nggak tau dad tapi saat menolong nya hatiku berdebar-debar apalagi saat melihat matanya yang menyejukkan" ucap afwi jujur
"kalau abi khitbahkan dia untuk kamu apa kamu mau?" tanya fadhil
"kok khitbah segala bi? kan aku gak ada hubungan apa-apa sama zahra" ucap afwi menolak
"dek kamu terima aja dari pada susah-susah cari calon, mungkin ini juga cara allah mempertemukan adek dengan jodoh adek" ucap afwa
"benar apa kata kakak nak, mungkin zahra adalah wanita yang dikirim allah untuk kak afwi" ucap angel
"nak sebaiknya sholatlah isthikhoroh terlebih dahulu untuk meminta jawaban dari allah" ucap fadhil
"hmm kalau boleh jujur sebenarnya semenjak kakak melamar kak nabila aku sudah sholat istikharah bi dan aku sudah 3 kali bermimpi menabrak seorang wanita yang di kejar oleh laki-laki berbadan besar-besar dan aku menolong nya" ucap afwi lirih
"kayaknya zahra beneran jodoh kamu dek, lebih baik kamu meyakinkan lagi dengan sholat istikharah lagi, kakak akan usahakan menahan zahra tetap disini selama kamu sholat istikharah" ucap afwi
"abi beri waktu seminggu untuk memberi jawaban kalau tidak zahra akan abi kirim ke perusahaan cabang biar dia kerja di klinik perusahaan" ucap fadhil tegas
"iya bi insyaallah afwi akan segera memberi jawaban, afwi permisi ke kamar dulu bi mom kak" ucapnya yang langsung keluar ruangan
setelah dari ruang kerja abi nya afwi memilih menenangkan fikirannya di taman belakang dan duduk di gazebo, tak lama datanglah zahra dan nabila yang membawa nampan berisi makanan.
"loh kok disini dek? bukannya di ruang kerja abi? kakakmu mana?" ucap nabila kepada awfi
"ada di dalam, kalian bawa apa?" tanya afwi
"aku pengen rujak dek, tadi mau keluar tapi karena panas jadi mau di buatin sama zahra, yaudah kakak panggil kak afwa dulu" ucap nabila
__ADS_1