Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 233


__ADS_3

setelah selesai menyuapi istri dan diri nya makan fadhil pun menelpon papa rey.


fadhil "assalamualaikum pa"


papa rey "waalaikumsalam dil, bagaimana cucu papa sudah lahir?"


fadhil "alhamdulillah sudah pa, anak-anak rewel ya pa kok kelihatan nya berisik"


papa rey "iya mereka rewel dil, karena mereka tidak menemukan kamu juga angel"


fadhil "yaudah pa fadhil minta tolong berika hp papa ke twins biar fadhil yang ngomong"


papa rey "iya sebentar, twins abi kalian telpon ini" twins pun langsung mendekati papa rey


fadhil "assalamualaikum twins"


twins "waalaikumsalam abi, abi kemana mommy juga"


fadhil "maaf ya sayang abi dan mommy meninggalkan kalian di rumah, twins rewel ya tadi? jangan rewel ya twins abi pergi ke rumah sakit tadi mengantar mommy melahirkan adeknya twins, apa twins sudah sarapan?"


twins "belum abi"


afwi "adek twins laki-laki apa perempuan abi?"


fadhil "laki-laki apa perempuan yaaa, abang sama kakak kesini ya ke rumah sakit nanti lihat adeknya tapi harus sarapan dulu ya nak, nanti kalian kesini sama opa jangan merepotkan opa ya sayang"


twins "baik abi" setelah itu twins langsung meminta makanan ke mbak sita.


papa rey "kalian sudah sarapan dil?"


fadhil "sudah pa, tadi fadhil beli di pasar soalnya jam 3 tadi angel mulai lapar"


papa rey "oh gitu yaudah papa sarapan dulu nanti papa susul ke rumah sakit"


fadhil "iya pa, selamat makan hati-hati dijalan, assalamualaikum"


papa rey "waalaikumsalam"


sambungan terputus....


angel "gimana apa twins rewel mas?"


fadhil "iya sayang kata papa karena tidak menemukan kita saat mereka bangun tidur tadi"


angel "mungkin mereka mencari karena biasanya kan kita yang membangunkan twins sholat shubuh"


fadhil "mungkin sayang, eh baby boy bangun sayang"


angel "mungkin dia haus mas kan udah 2 jam tidur nya"


fadhil "yaudah ini kamu kasih mimi dulu baby boy nya"


angel "kenapa sih semua wajahnya anak-anak mirip kamu mas"


fadhil "ya aku kan abi nya sayang ya wajar dong mirip aku"


angel "kesel aja gitu aku yang mua aku yang hamil 9 bulan tapi saat lahir semua mirip kamu"


fadhil "mungkin kita perlu program untuk anak perempuan sayang siapa tau nanti mirip kamu cantik nya, selepas nifas ya mulai program"


angel "mas kamu ih anak baru lahir udah mikir adiknya"


fadhil "ya habis bagaimana katanya mirip aku semua, siapa tau anak ke 4 kita perempuan dan cantiknya mirip kamu banget"


angel "terserah tapi jangan harap kamu puasa cuma 40 hari"


fadhil "kenapa? kan emang 40 hari sayang"


angel "aku mau 2 tahun tuh"


fadhil "jangan gitu dong sayang, mana tahan mas lama-lama 40 hari aja kelamaan orang 1 minggu aja mas gak tahan"


angel "makanya jangan buat adik nya anak-anak terus yang di pikirin, memang mas sudah punya nama untuk baby boy?"


fadhil "mas sudah punya beberapa nama sih sayang nanti aja kita bicarakan kalau sudah di rumah, kan aqiqah nya masih nanti hari ke 7"


angel "terus kapan aku boleh pulang? aku udah sehat kok"


fadhil "nunggu dokter Amalia, nanti siang baru kesini soalnya dokter Amalia jadwal nya siang"


angel "oh gitu yaudah deh"


fadhil "istirahat dulu sayang mumpung anak-anak belum datang"


angel "iya, aku tidur dulu ya mas"


fadhil "iya sayang"

__ADS_1


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


jam 8 pagi twins dan papa rey tiba di rumah sakit dan langsung menuju kamar angel.


fadhil "wah anak-anak abi sudah datang, salamnya mana twins?"


twins "assalamualaikum abi"


fadhil "waalaikumsalam twins sayang, jangan teriak-teriak ya anak abi mommy dan adek sedang istirahat"


twins "baik abi"


papa rey "mana cucu opa dil?"


fadhil "itu pa di box bayi"


papa rey "papa boleh menggendong nya?"


fadhil "boleh lah pa"


afwa "abi abang mau cium adek bayi boleh?"


afwi "kakak juga abi"


fadhil "boleh tapi pelan-pelan dan gantian ya sayang biar adeknya tidak ke bangun"


afwa "yaudah adek afwi dulu sana yang nyium adek bayi"


afwi "terima kasih abang"


anak kembar itupun mencium bayi laki-laki yang di gendong oleh opa mereka dengan bergantian.


papa rey "fadhil ini gendong dulu baby boy nya papa mau ke princess papa"


fadhil "iya pa"


afwa "princess opa siapa abi?"


fadhil "princess nya opa itu mommy sayang, tuh opa duduk di sebelah mommy kan, sekarang twins main sama abi di sini ya jangan ganggu opa dan mommy dulu"


twins "baik abi"


papa rey "selamat pagi princess nya papa, terima kasih sudah melahirkan cucu papa yang ke 3 sayang, papa sangat bahagia hari ini"


angel "sama-sama pa, maafkan angel belum jadi anak yang baik untuk papa"


papa rey "kamu sudah menjadi anak terbaik papa sayang dan kamu juga jadi anak yang terbaik buat almarhum mama sayang"


papa rey "hmm iya sayang Vania sudah kelas 1 sd"


angel "papa kenapa tidak membawa nya pulang ke rumah"


papa rey "kapan-kapan ya sayang papa bawa Vania pulang"


angel "iya pa, twins apa kalian tidak ingin memeluk mommy"


twins "mommy terima kasih sudah memberi adik laki-laki untuk twins"


angel "sama-sama twins, sini peluk mommy"


afwa "mommy kapan pulang? abang pusing mom di sini bau obat"


angel "mommy belum tahu bang, nunggu dokter nya dulu nanti, kalau abang pusing abang di rumah sama opa saja ya sama adek afwi"


afwi "iya bang adek juga pusing kita pulang saja yuk"


papa rey "enak aja pulang papa mau foto dulu sama baby boy"


afwa "ayo opa pulang abang sudah pusing"


papa rey "iya tapi kita ber 4 foto dulu oke, fadhil tolong fotokan papa dan sini twins papa yang gendong"


fadhil "iya pa, twins kalian disamping kanan dan kiri opa ya"


twins pun mengikuti arahan fadhil dengan patuh dan setelah foto papa rey menaruh baby boy di box bayi lagi setelah itu meminta hp nya dari fadhil.


angel "papa uplod di instagram pasti"


papa rey "harus dong sayang tapi nanti kalau di rumah aja, yaudah papa bawa anak-anak pulang ya"


angel "iya pa, hati-hati ya"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


setelah makan siang disuapi fadhil angel pun menyusui baby boy dan berbincang-bincang dengan suaminya.


angel "mas kapan sih dokter Amalia datang?"

__ADS_1


fadhil "mas belum tau sayang yang jelas shift dokter Amalia itu jam 12 an"


angel "tapi aku ingin segera pulang mas, pusing nyium bau obat"


fadhil "iya sayang, nanti pasti dokter Amalia kesini kok"


angel "tapi dokter am lama sekali mas"


dokter amalia "maaf nona membuat anda menunggu lama" ucapnya yang muncul di depan pintu


fadhil "iya ni dok merengek mau pulang dari tadi"


dokter Amalia "iya seharusnya tadi jam setengah 1 saya kemari tapi harus nolong ibu lahiran dulu jadi ketunda kesini nya"


angel "iya dok gapapa, tapi saya boleh pulang kan dok?"


dokter Amalia "saya periksa kondisi nona dan juga baby boy dulu baru boleh pulang, tapi yang memeriksa kondisi baby boy dokter Dinda karena beliau dokter spesialis anak"


angel "iya dok"


kedua dokter itu segera memeriksa pasien mereka dengan teliti.


dokter Amalia "keadaan nona sudah stabil dan kelihatan nya nona sudah kuat jadi nona boleh pulang"


dokter Dinda "baby boy juga sangat sehat dan kondisinya stabil jadi boleh di bawa pulang"


fadhil "terima kasih dokter-dokter, kalau gitu setelah ini saya menyelesaikan administrasi nya dulu"


dokter Amalia "kalau gitu kami permisi tuan muda dan nona muda"


angel "sudah anak 3 dokter bukan muda lagi"


dokter Amalia "tetap saja nona muda kan kalian masih muda"


angel "yaudah deh terserah dokter, nanti jangan lupa datang di acara aqiqah baby boy ya dokter, tunggu saja undangan nya"


dokter Amalia "pasti nona"


setelah kepergian dokter fadhil pun pergi ke bagian administrasi untuk menyelesaikan biaya rumah sakit istrinya, setelah administrasi selesai fadhil pun segera kembali ke kamar membawa kursi roda yang di pinjam dari suster.


sesampainya di kamar fadhil segera membereskan barang-barang angel dan juga baby boy setelah semua selesai fadhil segera mengangkat istrinya ke kursi roda dan setelah itu mengambil baby boy dari box baby dan di pangku oleh angel.


fadhil pun segera membawa tas dan mendorong kursi roda menuju parkiran mobil.


angel "mas aku bisa turun sendiri"


fadhil "baiklah sayang masuklah mobil segera, mas mau mengembalikan kursi roda dulu ya"


angel "iya mas"


setelah mengembalikan kursi roda ke tempatnya fadhil segera ke mobil dan duduk di kursi kemudi dan segera melajukan mobilnya menuju rumah mereka.


sesampainya di rumah papa rey dan yang lain kaget dengan kehadiran angel dan fadhil juga baby boy.


papa rey "kalian sudah boleh pulang beneran?"


fadhil "iya pa, angel sudah tidak betah di rumah sakit"


papa rey "yaudah kalian istirahat sana, twins juga sedang tidur siang"


angel "bi inah mana pa? angel lapar"


fadhil "haa lapar? jam 1 baru makan bukan? dan ini masih setengah 4 sore"


angel "iya tapi aku sangat lapar mas"


papa rey "semua pekerja hari papa ijinkan jalan-jalan sayang baru nanti jam 5 mereka kembali"


fadhil "yaudah sayang kalau kamu lapar mas masakin aja ya kamu istirahat dulu gimana? nanti mas antar makanannya ke kamar kalau sudah selesai"


angel "iya mas tapi jangan lama-lama ya"


fadhil "iya sayang"


papa rey "yaudah biar papa yang antar angel ke kamar kamu langsung ke dapur saja dil"


fadhil "baik pa"


fadhil pun segera memasak makanan yang menurutnya sangat simpel di buat dan 20 menit kemudian masakan sudah selesai dan siap si bawa ke kamar.


papa rey "sudah selesai dil?"


fadhil "sudah pa, papa mau?"


papa rey "memang masih?"


fadhil "masih pa, biar fadhil ambilkan"

__ADS_1


papa rey "tidah usah, bawalah makanan itu ke kamar segera papa ambil sendiri nanti"


fadhil "baiklah pa, fadhil permisi dulu"


__ADS_2