Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 42 syarat dan hukuman


__ADS_3

"sebelumnya maaf om sebenarnya saya hanya mengajak revan dan syasya juga angel, awalnya ingin berdua sama angel tapi mereka malah ikut jadi ya kita rame-rame kesana" ucap fadhil


"kenapa cuma berdua sama angel" ucap papa rey


"apa dia benar-benar mengajak angel ta'aruf" batin papa rey


"sebenarnya saya suka sama Putri om dan saya berniat mengajaknya ta'aruf setelah saya tau jawaban dia saya baru bicara sama om rencananya saya memang mengungkapkan saat jalan-jalan om" ucap fadhil


"duh kok bilang sekarang sih kak" batin angel


"terus kamu udah ngajak anak om ta'aruf" ucap papa rey


"udah om tapi jawabannya tergantung om menerima atau menolak" ucap fadhil


"oh gitu, om akan jawab tapi kamu harus menerima syarat dan menjawab pertanyaan om" ucap papa rey


"baik om" ucap fadhil


"gini amat ya pengen dapetin anak orang aja harus pake syarat" batin fadhil


"kenapa kamu milih anak saya padahal kamu tau dia bukan gadis baik-baik, dia suka bikin ulah, dia suka balapan dan dia kurang paham agama" ucap papa rey


"saya juga tidak tau om tapi waktu om datang ke pesantren dan menceritakan semua tentang angel saat itu saya mulai tertarik dan saat om datang bersama angel saya mulai jatuh hati padanya" ucap fadhil


"apa kamu yakin dengan anak saya" ucap papa rey


"saya yakin om karena selama ini saya sudah sholat istikharah dan saya yakin jika angel memang jodoh saya" ucap fadhil


"lalu bagaimana dengan anak saya yang jauh dari kata sholehah" ucap papa rey


"saya yang akan mengajarinya masalah agama karena itu juga akan menjadi tanggung jawab saya saat saya sudah menjadi imamnya" ucap fadhil


"bagaimana dengan dia yang suka buat onar dan balapan apa kamu bisa menerimanya" ucap papa rey


"saya mungkin tidak bisa membuatnya berhenti balapan ataupun membuat onar tapi saya menerima segala kekurangannya om" ucap fadhil


"oke kalau begitu syarat dari saya, saya ingin kamu membantu saya diperusahaan selama 2 bulan saat kamu senggang" ucap papa rey


"tapi om saya tidak terbiasa dengan dunia bisnis" ucap fadhil


"itu syarat dari saya kalau tidak mau ya sudah, saya meminta kamu membantu saya di perusahaan itu karena nanti perusahaan yang saya miliki akan menjadi milik angel sebagai anak pertama saya jadi siapapun yang akan menikah dengan dia saya harus pastikan bahwa suaminya bisa membantunya mengurus perusahaan" ucap papa rey


"papa apaan lagi kasih syarat segala" batin angel


"baik om saya akan membantu om di perusahaan" ucap fadhil


"baiklah mulai senin kamu bisa bantu saya saat kamu senggang, jawaban serta restu saya silahkan tunggu 2 bulan lagi, kamu bisa memanfaatkan waktu 2 bulan untuk meyakinkan hati kamu memilih Putri saya" ucap papa rey

__ADS_1


di rumah keluarga hillary mama cantika, papa demian dan juga syasya sedang berada di ruang keluarga.


"syasya kamu sudah pergi dari pagi sampai malam dan tanpa kabar, apa kamu pikir mama dan papa tidak menghawatirkan kamu" ucap papa demian


"kamu Putri kami satu satunya sya tolong jangan pergi dari rumah terlalu jauh" ucap mama cantika


"maaf pa ma syasya tau syasya salah" ucap syasya


"mulai sekarang kalau jalan-jalan jauh dari rumah kamu pamit yang benar dan harus jelas sama siapa saja perginya, bukan tiba-tiba sama revan juga" ucap papa demian


"revan anaknya ferdinand pa?" ucap mama cantika


"iya ma anaknya ferdinand" ucap papa demian


"sekarang kamu masuk kamar istirahat, papa sengaja gak menghukum kamu karena besok kita harus ke singapore untuk menjenguk oma, karena oma kangen kamu sya" ucap papa ferdinand


"iya pa" ucap syasya pergi meninggalkan ruang keluarga


dirumah keluarga willson papa Satria dan mama tamara serta fira sedang di ruang keluarga.


"papa kenapa kaya marah gitu sama fira?" ucap mama tamara


"mama tau fira pergi kemana hari ini?" ucap papa satria


"mama gatau pa kan sebelum mama pergi fira belum keluar kamar" ucap mama tamara


"apa.... kebun teh itu kan 3 jam lebih dari rumah" ucap mama tamara


"kamu keterlaluan fira" sambung mama tamara


"fira minta maaf ma pa, fira tau fira salah pergi dari rumah tanpa pamit kalian" ucap fira


"sekarang papa hukum kamu, hukumannya kamu harus menyerahkan semua fasilitas dari papa dan mama kecuali mobil" ucap papa satria


"pa enggak ada yang lebih ringan apa" ucap fira


"apa sekalian mobil kamu yang papa tarik" ucap papa satria


"kalau atm nya di tarik terus beli bahan bakar mobilnya gimana dong pa" ucap fira


"mama tolongin fira dong" batin fira


"setiap hari papa kasih uang saku cash 200.000" ucap papa satria


"pa 200.000 itu kurang kalau pulang sampai sore dia makannya gimana pa" ucap mama tamara


"bantuin terus ma" batin angel

__ADS_1


"oke 250.000 sehari selama 2 minggu dan besok kamu tidak boleh pergi kemana-mana" ucap papa Satria pergi menuju kamarnya


"sekarang kamu istirahat fir, mama akan nyusul papa" ucap mama tamara dan fira hanya mengangguk


dikediaman jhonson papa ferdinand dan mama evilia revan dan angel sedang berada di ruang keluarga.


"ada apa pa kok malam-malam gini dikumpulkan disini? apa mereka berdua berbuat salah" ucap mama evilia


"kamu tau mereka berdua pergi ke kebut teh" ucap papa ferdinand


"apa....kebun teh itu kan jauh dari sini pa tapi pa kania itu pamitnya ke mall kalau revan ke pamit mau jalan-jalan sama teman-temannya" ucap mama evilia


"kamu tanya anak laki-laki dan perempuan kita itu" ucap papa ferdinand


"revan kania apa benar kalianpergi ke kebun teh?" ucap mama evilia dan revan serta kania hanya mengangguk


"kalau singa betina ngamuk bisa parah ini" batin revan


"kania kamu itu baru 3 hari yang lalu keluar dari rumah sakit karena tipes kamu kambuh, kenapa kamu malah keluyuran jauh dari rumah, bukannya kamu pamit sama mama ke mall" ucap mama evilia


"dan kamu revan kamu tau kan kalau kania sampai kecapean dan kurang istirahat tipesnya bisa kambuh lagi, kamu itu sebagai kakak seharusnya kamu memberi tau adikmu yang bandel ini bukan malah ngajak jalan-jalan jauh" ucap mama evilia


"rasain emang enak dimarahin singa betina" batin papa ferdinand


"revan tau revan salah tapi tadi angel syasya dan fira suda mengingatkan kania tapi dia ngeyel" ucap revan


"tetap aja kamu yang salah revan kalau kamu sadar adek kamu baru sembuh itu jalan-jalannya ya dekat-dekat sini bukan malah setuju ke tempat yang jauh" ucap mama evilia


"maaf ma tapi kania yang ngeyel kania kan jarang main ke tempat terbuka, disana itu ma udaranya sangat sejuk jadi nyaman banget disana, jangan marahin kak revan ya ma" ucap kania


"untung dia bela gue" batin revan


"terserah, yang jelas kalian di hukum semua fasilitas mama tarik kecuali 1 mobil untuk kalian pergi ke kampus, terserah mobil siapa yang mau diserahkan ke mama, dan hukuman selama 2 minggu" ucap mama tamara pergi meninggalkan ruang keluarga


"pa bantuin kania dong" ucap kania


"ogah mending ngikut mama dari pada gak dapat jatah dan tidur di kamar tamu" ucap papa Satria yang mengikuti mama evilia


"kak gimana nasib gue" ucap kania


"pikir aja sendiri" ucap revan berjalan ke kamarnya


"ck semua aja pergi, gue minta bantuan siapa coba kalau begini" gumam kania


TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN LIKE, KOMENTAR DAN VOTE YA READERS


sampai jumpa di episode berikutnya jangan lupa like dan vote nya ya

__ADS_1


jangan lupa tetap #dirumahaja semoga kita tetap di beri kesehatan dan dihindarkan dari COVID-19


__ADS_2