
di taman belakang rumah papa rey....
mama cantika "ini mau di masak apa daging kambingnya? biar bisa di catat sekalian bumbu-bumbu nya"
angel "bukannya daging aqiqah memasaknya ada ketentuan nya ya? kalau tidak salah bisa asam atau manis"
umi aisyah "Menurut pendapat ahli fiqih Islam daging hewan aqiqah sebaiknya dibagikan setelah dimasak. Anda dapat mengolah daging aqiqah dengan cara dipanggang, dimasak manis atau asam seperti sate atau dibuat menjadi masakan berkuah seperti gulai"
angel "oh begitu"
mama cantika "jadi sate dan gulai saja ya?"
angel "bagaimana kalau nasi kebuli juga? boleh kan mi?
umi Aisyah "boleh"
mama tamara "tongseng juga dong"
angel "masakan nya tapi jangan hanya daging kambing saja ya takutnya nanti ada yang gak makan daging kambing"
mama evilia "rendang sama ayam kecap atau opor gitu aja tambahannya sama kalau ada yang gak makan ayam dan kambing di sediakan telur balado nanti juga kasih ayam goreng saja takutnya ada tamu yang membawa anak-anak"
umi Aisyah "ide Bagus itu"
angel "ada menu tambahan boleh tidak mi? seperti capcay, tumis kangkung, seafood gitu-gitu tapi hanya untuk hidangan saja nanti kalau nasi kotaknya juga tetap isinya acar sate sama tongsengnya sama tambahin rendang daging sapi juga gapapa"
umi Aisyah "boleh sih"
mama cantika "kalau banyak begini lebih baik juga minta bantuan chef hotel papamu ngel"
angel "iya ma pasti"
syasya "untuk souvenir?"
angel "ah iya souvenir, apa ya enaknya?"
umi Aisyah "yang bermanfaat saja dan jangan di bedakan laki-laki atay perempuan"
mama cantika "souvenir nya 1 set alat makan saja gimana? jadi kita gak harus beda-bedain"
mama tamara "atau hampers yang sekarang tenar ituloh isinya gelas sama handuk"
mama cantika "nah Bagus tuh"
angel "yaudah souvenir nya nanti angel diskusikan dulu sama mas fadhil"
umi Aisyah "kalau gitu kita bahas makanan ringannya"
angel "pastel enak mi, kue talam, terus apaya"
papa rey "kalau di adat Jawa ada iwel-iwel nya biasanya memang identik dengan acara syukuran kelahiran bayi" ucapnya yang tiba-tiba muncul
angel "eh papa"
papa rey "ini sayang anak kamu dia sepertinya pengen mimi"
angel "yaudah sini pa baby nya"
papa rey "yaudah papa balik lagi"
angel "iya pa"
umi Aisyah "nah iya jajanan tradisional tadi"
syasya "lapis enak deh kayaknya"
fira "resoles enak deh"
kania "martabak telur mini"
umi Aisyah "nanti ke toko kue saja tinggal pilih disana, dan sekalian cari yang kesukaan anak-anak"
mereka pun terus berbincang-bincang untuk membahas jamuan para tamu.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
__ADS_1
setelah sholat dhuhur berjamaah kecuali angel yang tidak ikut karena sedang masa nifas mereka semua segera menuju ruang makan.
fadhil "twins tidur sayang"
angel "iya mas, jangan di ganggu kakak rewel barusan"
fadhil "iya iya sayang"
angel "yaudah duduk mas mau makan sama apa?"
fadhil "udah duduk diem, mas yang akan ambilin makanan kamu"
syasya "unch sweetnya abi muda bisa buat mommy pipinya merona hahahaha"
angel "sya diem atau anakmu benar-benar mirip kak revan semuanya"
syasya "iya-iya diem"
papa rey "kalian ini gak malu apa sama mertua kok masih aja berantem"
angel "syasya tu pa marahin"
papa rey "sudah-sudah gak baik berantem di depan makanan, ayo sekarang makan dulu habis itu istirahat"
semuanya pun makan siang tanpa bersuara, setelah makan siang angel dan fadhil membawa baby twins ke kamar mereka, sesampainya di kamar sang kakak yang berada di gendongan fadhil menangis.
angel "abi kakak kok dibangunin sih"
fadhil "hehehe maaf mommy sayang"
angel "yaudah abi jagain adek ya biar kakak sama aku"
angel pun menyusui anak pertamanya, dia menyusu dengan sangat kuat.
fadhil "kakak pelan-pelan sayang mimi susu nya abi gak minta kok tapi sisain dikit ya"
angel "bicara apasih" ucapnya yang langsung mencubit perut fadhil
fadhil "aww sayang cubitan kamu"
fadhil "iya iya mommy sayang" ucapnya langsung mencium pipi angel
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
malam hari nya anak pertama mereka terbangun dari tidurnya dan angel yang mendengar tangisan anaknya pun terbangun begitu juga dengan fadhil.
fadhil "sayang kakak bangun lagi ya?"
angel "iya abi kakak bangun, kakak haus abi mau mimi" ucapnya menirukan suara anak kecil
fadhil "yaudah abi temani ya sayang"
angel "mas lapar"
fadhil "lapar sayang? ini jam 2 pagi loh mau makan apa?"
angel "apa aja deh yang penting makan"
fadhil "yaudah mas ke dapur dulu ya"
angel "iya mas, terima kasih"
fadhil "iya sayang"
20 menit kemudian fadhil kembali membawa spagetti buatannya.
fadhil "sayang maaf ya gaada makanan, ini mas masakin spagetti"
angel "maaf ya mas ngrepotin mas malam-malam"
fadhil "enggak ngrepotin kok sayang, mas tau kamu lapar karena menyusui twins tanpa bantuan susu formula, lagian mas bersyukur kamu mau menyusui anak-anak sayang karena di luar sana banyak wanita yang memilih membeli susu formula untuk anaknya tapi kamu tidak malah memilih memberi asi eksklusif jadi mas tidak akan pernah merasa di repotkan, kalau tengah malam lapar bilang saja sama mas dari pada asi untuk twins berkurang"
angel "iya mas terima kasih banyak sudah menjadi suami siaga untukku"
fadhil "terima kasih juga telah menjadi istri yang sempurna, terima Kasih sudah melahirkan twins sayang"
__ADS_1
angel "mas adek bangun itu"
fadhil "mas lihat dulu ya" fadhil pun menghampiri baby nya yang berada di atas kasur king size kamarnya.
fadhil "sayang dia pup, perlengkapan nya dimana?"
angel "ada di situ mas dekat meja rias"
fadhil "ah iya"
angel "makasih ya mas udah bantuin merawat anak-anak tengah malam begini"
fadhil "harus dong sayang, buatnya kan berdua masa yang ngurusin kamu sendiri"
angel "selalu deh, ingat puasa 40 hari"
fadhil "iya aku ingat dan setelah itu kita sudah di amerika"
angel "KB dulu ya mas"
fadhil "jangan sayang mas gak mau kamu KB"
angel "akua mau mengandung lagi kalau anak-anak sudah lebih 2 tahun mas, kalau gak KB bagaimana?"
fadhil "mas sudah konsultasi dengan dokter Amalia dan dia bilang tidak apa-apa kalau tidak kb asal berhubungan badan tidak saat masa subur kamu atau nggak mas pakai pengaman"
angel "kenapa gak kb aja kan gak ribet ngitungin tanggal"
fadhil "kb itu memiliki dampak yang buruk sayang, mas gak mau kamu 3 bulan sekali disuntik atau setiap hari minum pil atau nggak implan atau apalah itu"
angel "mas tapi kan banyak jenis nya KB, ingat mas 2 anak cukup"
fadhil "sayang mas gak mau ikut 2 anak cukup tapi mas ikutnya banyak anak banyak rezeki, kamu tau sayang orang tua jaman dulu pernah bilang punya anak 1 ibarat tidak punya anak dan punya anak 2 ibarat punya anak 1"
angel "kenapa begitu?"
fadhil "coba sayang fikir punya anak 1 kita tidak tau takdir di masa depan seperti apa, anak itu hanya titipan dari allah dan allah bisa mengambilnya kapanpun allah mau, kalau hanya punya 1 anak diambil allah lalu kita sudah tidak punya anak dong, kalau 2 otomatis kita masih punya 1"
angel "iya punya banyak anak tapi ya harus ada jaraknya"
fadhil "kan kata kamu jaraknya 2 tahun sayang, udah ya gausah KB"
angel "tapi aku gak yakin deh mas sama kamu"
fadhil "gak yakin kenapa?"
angel "nahan syahwat kamu itu loh kalau aku haid dan masa subur"
fadhil "mas yakin bisa kok, kamu tenang saja"
angel "iya-iya awas saja kamu minta jatah mas pas waktu masa subur"
fadhil "enggak sayang janji deh"
angel "mas adek sudah selesai di bersihkan belum pup nya"
fadhil "sudah mommy, sekarang adek mau mimi mommy masa kakak terus"
angel "sini mas gantian gendongnya"
fadhil "abi gak kebagian kan tuhh ya kan"
angel "apaan sih mas, oh ya mas aku kayaknya udah beli pompa asi deh dimana Ya?"
fadhil "besok mas carikan ya, mungkin belum ke bongkar"
angel "iya mas"
fadhil "sepertinya kita begadang sampai pagi sayang"
angel "iya mas, kakak belum tidur apalagi adek"
fadhil "ayo dong anak-anak abi tidur lagi sayang kasian mommy kalau begadang sayang"
angel "kakak senyum mas sepertinya memang mereka ingin begadang mas"
__ADS_1
fadhil "sepertinya juga begitu sayang"