Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 326


__ADS_3

beberapa bulan berlalu...


kandungan angel sudah menginjak 9 bulan dan hpl nya hanya tinggal 1 minggu lagi, selama kehamilan dia sangat manja kepada suaminya, semenjak usia kandungannya sudah memasuki bulan ke 8 angel sudah tidak lagi ikut berkunjung ke rumah mertuanya maupun ke Malang untuk mengunjungi anak-anak nya.


viona beserta orang tua nya kini sudah mendekam di penjara sejak 1 bulan Yang lalu Dan pengadilan sudah menjatuhkan hukuman penjara selama 10 tahun atas tindakan korupsi Dan rencana pembunuhan terhadap papa rey, ya viona korupsi di hotel cabang Dan kedua orang tua nya merencanakan pembunuhan kepada papa rey walau itu gagal tapi mereka tetap di hukum.


namun sejak hakim menjatuhkan hukuman itu ayah viona terkena serangan jantung Dan meninggal Dan tante renita mengalami gangguan kejiwaan sehingga saat ini tante renita berada di rumah sakit jiwa sedangkan viona tetap berada di penjara atau lapas kota K.


papa rey sebenarnya mau saja membebaskan gadis Yang pernah ia rawat Dan sudah ia anggap anak sendiri sewaktu kecil namun ia urung melakukan nya karena takut menyinggung istri nya.


kini keluar angel papa rey dan mama evilia sedang bersantai di ruang keluarga, sedangkan fadhil dan athaar sedang menjenguk twins di kota Malang.


mama evilia "sayang kata dokter kapan cucu mama lahir?"


angel "insyaallah 1 minggu lagi ma"


papa rey "baby nya tetap nggak mau menunjukkan dia cewek atau cowok ya?"


angel "iya pa dia gak mau menunjukkan nya dia selalu menyembunyikan nya"


mama evilia "persiapan nya udah siap semua kan?"


angel "udah kok ma untuk sementara baby nya di kamar angel"


mama evilia "loh kenapa? sebelah kamar kamu kan masih kosong sayang"


angel "kata mas fadhil nanti aja ma kalau baby nya udah lahir kamarnya di renovasi gitu soalnya kan belum tau baby nya cewek atau cowok"


mama evilia "oh gitu, ya gak apa-apa sih toh mereka masih kecil jadi belum bisa kalau jauh dari kamu, rencana cesar atau normal sayang?"


angel "insyaallah normal ma"


mama evilia "gak tutup hamil sekalian?"


angel "hmm belum boleh sama mas fadhil katanya kalau mau kb ya kb aja tapi jangan tutup hamil gitu toh masih 34 tahun ma hehehe"


papa rey "Bagus itu biar rumah semakin rame"


angel "iya pa, soalnya angel sama mas fadhil punya keinginan mau buat kompleks perumahan gitu dan ada 1 rumah besar yang akan dijadikan rumah utama kami terus yang lain di huni keluarga anak-anak gitu pah"


papa rey "Bagus itu sayang, rencana mau bangun dimana?"


angel "di kota ini juga sih pa cuma agak jauh dari kantor jadi masih mikir-mikir gitu kata mas fadhil, tapi sejuk sih disana pa"


papa rey "ke kantor memakan waktu berapa lama?"


angel "1 jam an lah pa"


papa rey "memang tidak ada tanah yang lebih dekat kantor?"


angel "udah beli di sana sih pa 5 hektar sekarang masih di tanami padi"


mama evilia "haa sejak kapan fadhil jadi petani?"


angel "5 tahun lalu ma tapi hasil panen yang 2 hektar di kasih ke pesantren dan beberapa panti asuhan dan yang separuh buat biaya tanam dan gaji para pekerja nya baru sisanya buat angel"


mama evilia "mama kok gak tau ya kalian punya lahan padi"


papa rey "apalagi papa mah, papa gak tau kapan mereka beli tanahnya"


angel "udah lama kali pa"


papa rey "udah punya desain rumahnya?"


angel "masih proses pa soalnya rumah utamanya sesuai keinginan aku dan rumah anak-anak juga sesuai keinginan anak-anak sih, oh iya pa aku kemarin dapat kabar tante ren masuk rumah sakit jiwa apa benar?"

__ADS_1


papa rey "nggak tau bener enggaknya tapi papa juga dapat kabar begitu"


mama evilia "kok bisa masuk rumah sakit jiwa?"


angel "angel juga gak tau ma ya mungkin karena stres di tinggal meninggal suaminya dan apalagi dia dan anaknya di vonis 10 tahun penjara"


mama evilia "berarti sekarang yang di penjara viona aja dong?"


angel "iya mah"


mama evilia "pah"


papa rey "apa sayang?"


mama evilia "papa gak ada niatan bebasin viona?"


papa rey "hmm emang boleh? papa gak enak aja sama mama buat bebasin anak mantan istri papa"


mama evilia "tapi kasian loh pa sama viona"


angel "kalau boleh ngasih saran ya pa, misal papa membebaskan nana setelah itu langsung kirim nana ke pesantren aja biar dia belajar disana"


papa rey "hmm udahlah nanti kalian bicarakan sama fadhil bagaimana baiknya, sebenarnya papa malas mengurusi masalah yang sudah papa anggap selesai"


angel "masih besok kali pa pulangnya, soalnya sama ngecek pembangunan villa kita di kota Batu"


ya semenjak mereka sering ke kota Malang mereka memutuskan untuk mencari tanah yang di jual dan membangun sebuah villa, lokasi villa nya juga sangat pas untuk menikmati pemandangan perkebunan sekaligus pemandangan kota batu, villa itu di bangun di atas tanah seluar 400 m² dengan desain yang elegan, villa itu di bangun 3 lantai dan ada sebanyak 15 kamar walau kamar tidak seluar apa yanga di rumah mereka namun kamar itu di lengkai dengan kamar mandi dalam dan sebuah lemari kecil dan bad ukuran 180x200 cm, dapur dan ruang santai berada di lantai dasar dan di lantai dasar juga ada 3 kamar, sedangkan 12 kamar lain berada di lantai 2 dan 3 di villa ini nantinya juga ada ruang karaoke terbuka dan juga ruang olahraga terbuka dan lokasinya berada di rooftop disana rencananya juga ada kolam renang walaupun tidak luas.


papa rey "ya berarti tanyanya besok nunggu fadhil pulang"


mama evilia "oh ya sayang umi kamu sudah selesai kan masa idhah nya?"


angel "alhamdulillah sudah ma, umi juga ikut jenguk twins kok dan nanti akan ikut mas fadhil kesini"


papa rey "apa sih ma orang beneran opa-opa keren gini kok"


angel "keren lah punya uang, coba gak punya uang ya pasti enggak keren"


mama evilia "halah suruh beliin tas aja susah sekarang ngel"


angel "masa sih mah? padahal ya kalau nyenengin istri itu pintu rezeki akan di buka lebar-lebar loh"


papa rey "kan papa bilang belum gajian ma, kalau sekarang sih udah, mau beli tas nya sekarang ayo"


mama evilia "apa orang tas nya udah habis pa, itu tuh limited edition tau pa hanya di produksi 15 item aja"


papa rey "oh yang cantika sama tamara minta itu ya? terus gaada yang dapat tas nya?"


angel "aduh kasian sekali mama mamaku nggak dapat tas yang limited edition"


mama evilia "kayak kamu dapat aja"


angel "angel sih nggak ingin ma lagian harganya 2M mending angel tabung uangnya"


papa rey "anak papa pintar sekali sekarang"


angel "iya pa kan buntutnya bentar lagi 4, pa boleh nggak tidur sama papa mama?"


papa rey "ogah tidur aja sendiri papa mau olahraga"


angel "papa kok gitu sih, ini cucu papa loh yang minta"


mama evilia "boleh kok sayang tidur sama papa mama, yuk ke kamar udah malam juga"


angel "yeeyyy" teriaknya girang

__ADS_1


papa rey terpaksa tidur bertiga dengan putrinya yang sedang hamil karena sebenarnya malam ini papa rey mau olahraga malam dengan mama evilia namun harus terganggu oleh angel putrinya.


jam 2 dini hari fadhil athar dan umi Aisyah tiba di kediaman thompson.


athaar "uti tidurnya sama athaar saja ya?"


umi Aisyah "memang athar mau tidur sama uti?"


athaar "mau dong uti"


umi Aisyah "oh ya athaar memang tidak bobo dengan ken dan rayn?"


athaar "tidak uti kamar kami terpisah dan sekarang paling abang ken dan rayn masih menginap di rumah papa revan karena pas kita berangkat ke pesantren mereka bilang nginap di sana"


umi Aisyah "iya deh boleh uti tidur sama athaar"


fadhil "yaudah mi ayo masuk"


rumah nampak sepi karena penghuni rumah semua tidur kecuali pak Imam yang memang bertugas menjaga malam ditemani beberapa bodyguard dan tadi mereka juga kaget karena ada taksi tengah malam berhenti di depan rumah majikan nya.


sesampainya fadhil dikamar dia langsung menyalakan lampu, alangkah kagetnya karena di tempat tidur tidak ada istri tercintanya dan dia juga mengecek seluruh ruangan di kamar hingga balkon namun tak menemukan istrinya akhirnya dia memilih membersihkan dirinya.


pukul 3 dini hari kebetulan papa rey bangun dan mengambil minum ke dapur.


fadhil "pah"


papa rey "loh fadhil udah balik?"


fadhil "iya jam 2 tadi pa? istri fadhil mana ya pa?"


papa rey "di kamar papa, istrimu menyebalkan sekali masa ganggu papa mau olahraga malam"


fadhil "istri aku kan anak kesayangan papa"


papa rey "iya sih tapi papa sebal kalau di ganggu"


fadhil "yaudah deh biar angel aku bawa ke kamar, mumpung masih jam 3 papa bisa olahraga sampai siang"


papa rey "ide Bagus, ayo ambil istrimu di kamar papa"


fadhil menggendong istrinya yang sudah mulai berat badan nya karena kehamilan nya yang semakin membesar, angel tidak bangun sama sekali saat di gendong fadhil dan dibawa nya ke kamar, sesampainya di kamar fadhil pun menidurkan istrinya di ranjang dan dia juga menyusul istrinya untuk tidur, namun baru mulai memejamkan mata istrinya mulai bergerak mencari kenyamanan karena dia sudah tidak nyaman tidur dengan posisi telentang.


fadhil "yang jangan ngusel-ngusel geli"


angel terbangun dari tidurnya dan dia kaget melihat laki-laki di sebelahnya.


fadhil "ini mas sayang"


angel "aku kan tidur di kamar papa dan mas kapan pulang?"


fadhil "tadi jam dua, sudah sekarang tidur lah"


angel "kenapa mas pindahia aku?"


fadhil "kata papa kamu mengganggu papa mau olahraga jadi mas gendong kamu ke kamar"


angel "kan aku berat mas"


fadhil "mana berat buktinya mas masih kuat gendong, sayang kita olahraga yuk sebelum mas puasa nih lagian kata dokter kan kalau sudah mendekati hpl harus sering-sering mas nengokin baby"


angel "mas nggak capek?"


fadhil "enggak, boleh ya?" dan angel pun mengganggukkan kepalanya


fadhil dan angel olahraga hingga jam 5 pagi begitu juga papa rey dan mama evilia.

__ADS_1


__ADS_2