Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 218


__ADS_3

angel "baiklah saya panggilkan dulu abi dan umi, mbak nya silahkan duduk"


angel kembali ke meja makan tapi orang-orang nya ternyata sudah pindah ke ruang keluarga.


papa rey "siapa tamu nya sayang?"


angel "tamu nya abi dan umi juga kak fadhil, sini kak kamu temui tamu kamu dulu aku bawa twins ke kamar"


fadhil "sayang ada apa? siapa sih tamunya"


angel "sudahlah temui dia sana" ucapnya ketus dan angel langsung meninggalkan ruang keluarga dengan menggendong baby twins.


papa rey "yaudah besan temui dulu tamu nya"


umi Aisyah "siapa ya bi? seperti nya membuat menantu umi marah"


pak kyai "jangan-jangan yang kemarin datang ke pesantren mi, besan saya harap besan bersedia menemui nya"


papa rey "baiklah saya akan ikut"


umi dan pak kyai dan papa rey dan fadhil pun menuju ruang tamu untuk menemui tamu.


tamu "apa kabar umi"


umi aisyah "wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"


tamu "eh iya, assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh umi"


umi Aisyah "ada apa kesini bukankah sudah saya jelaskan semuanya di pesantren bersama orang tuamu?"


tamu "kenapa toh saya setuju saja kalaupun dijadikan yang kedua"


papa rey "fadhil panggil lah istrimu kesini biar tidak ada salah paham, papa takut istrimu kecewa nak"


fadhil "baik pa"


sesampainya di kamar fadhil melihat angel menangis melihat baby twins di box.


fadhil "sayang kenapa? jangan nangis oke"


angel "siapa perempuan itu mas?"


fadhil "perempuan yang bertamu? mas hanya beberapa kali bertemu di pesantren mas juga gak tau namanya siapa sayang, kita keluar dulu ya temui tamu nya biar kamu tau sebenarnya karena mas pun tidak tau apa yang sedang terjadi"


angel "temui saja sendiri calon istrimu"


fadhil "hey sayang kok bicara gitu sih kamu kan istri mas masa mas cari calon lagi sih ya gak mungkin dong"


angel "terus kenapa dia bilang calon istri mas"


fadhil "mas juga gak tau makanya keluar dulu yuk, anak-anak titipkan ke mama ev dan mama tam"


angel "yaudah iya"


sesampainya di ruang tamu....


tamu "oh jadi ini wanita murahan yang merebut fadhil calon suami saya" ucapnya langsung mendekati angel dan akan menamparnya.


fadhil yang melihat istrinya akan di tampar pun dia segera mendekap istrinya.

__ADS_1


fadhil "jangan pernah sentuh istri saya dan jangan pernah mengatakan istri saya murahan karena anda lah yang wanita murahan"angel pun menangis di dekapan suaminya


tamu "halah paling juga dia udah gak perawan"


fadhil "ya dia memang sudah tidak perawan karena dia telah melahirkan 2 Bayi tampan untukku dan akulah orang yang menbuat dia tidak perawan lagi"


tamu "gak percaya aku, anak kota mah mana ada gadis baik-baik"


umi Aisyah "saya tidak menyangka jika Putri seorang kyai terkenal bisa berbicara seperti itu"


tamu "sudahlah umi suruh mereka bercerai kalau pun mereka gak mau bercerai aku bisa jadi yang kedua"


angel "wowww inikah wanita yang mengataiku murahan? nyatanya anda sendiri yang murahan datang ke rumah saya dan meminta jadi madu saya jangan harap anda bisa menjadi saingan saya ataupun menyingkirkan saya dari suami saya camkan itu baik-baik"


tamu "wow wow hebat sekali anda nona, perkenalkan saya anastasya wanita yang 3 tahun lalu datang ke pesantren untuk meminta menjadi istri dari ustad fadhil"


angel "hahahahaha 3 tahun lalu anda datang dan sekarang datang lagi? wahh maaf nona ustadz fadhil telah menjadi suami dan abi dari anak-anak saya, jadi silahkan anda cari laki-laki lain untuk menjadi suami anda"


anastasya "hey nona kami telah di jodohkan sejak 3 tahun lalu tapi anda datang merusak semuanya"


fadhil "dengar baik-baik dulu bukankah saya menolak tawaran perjodohan dari orang tua anda? dan maka dari itu saya memilih melanjutkan kuliah saya di kota ini saja tidak ke kairo, jadi jangan lupa akan itu nona"


angel "hahahaha jadi di sini bisa disimpulkan bahwa yang murahan itu anda nona, karena sudah di tolak tapi tetap saja maksa"


anastasya "kamu pelet apa sih sebenarnya ustadz fadhil sampai dia mau sama kamu hah, padahal aku itu seorang hafidzah dan lulusan kairo"


angel "maaf nona saya tidak pakai pelet apapun, anda seorang hafidzah dan lulusan kairo? tapi sayang attitude anda minus"


anastasya "jaga bicaramu attitude saya tidak minus"


umi Aisyah "sudah cukup di sini bisa di buktikan bahwa menantu umi Angela syakila memang yang terbaik, untung saja umi tidak menyetujui perjodohan kalian dulu"


pak kyai "silahkan saja kalau bisa"


angel "wow mbak nya ngomong mau mempengaruhi tapi di depan orang nya jadi ya mana berhasil mbak hahahaha"


anastasya "lihat saja saya yakin saya bisa"


fadhil "oh ya saya tunggu nona anastasya pemberhentian donatur dari thompson company"


anastasya "baiklah tunggu saja ustadz, dan untuk nona siap-siap lah menjadi janda karena suami anda akan jatuh ke tangan saya"


angel "kalau anda besok bisa memastikan jika thompson company, hillary company, jonshon company dan willson company maka anda baru bisa mengambil suami saya dari tangan saya"


anastasya "saya terima tantangan anda dengan senang hati nona, jangan menyesal ya nona"


angel "coba saja, dan jika anda tidak berhasil tolong jauhi keluarga abi dan umi saya dan juga jangan lagi mengusik kehidupan saya maupun suami saya"


anastasya "silahkan anda berbicara suami saya saat ini tapi esok dia akan menjadi milik saya"


angel "saya tunggu besok pagi jam 8 pagi jika anda tidak datang maka jauhilah keluarga saya"


anastasya "hahahaha baiklah, nikmatilah hari terakhir mu menyandang gelar menantu dari kyai abdurahman karena sebentar lagi posisi itu aku yang menduduki" ucapnya yang langsung meninggalkan rumah papa rey


angel "jangan mimpi terlalu tinggi nona nanti jatuh sakit" teriak angel


papa rey "ayo kita ke ruang keluarga dulu bahas masalah ini sama-sama"


pak kyai "maafkan saya atas masalah ini ya besan"

__ADS_1


papa rey "besan tenang aja, sepertinya gadis itu tergila-gila sama menantu saya"


umi Aisyah "bener pak rey memang anak itu menyukai fadhil sejak dulu"


di ruang keluarga...


papa satria "ada masalah rey?"


papa rey "hmmm"


angel "papa fer papa sat nanti kalau asisten kalian menghubungi karena ada yang ingin bertemu dengan kalian atas nama anatasya kalian temui saja dan nanti bilang saja kalau kalian setuju untuk memberhentikan donasi untuk pesantren abi"


fadhil "sayaangg mas gak mau ya... "


angel "mas dengerin dulu dong aku itu hanya mau membuat dia jera"


fadhil "tapi mas gak mau pisah sama kamu apalagi anak-anak"


angel "kita gak akan berpisah mas tenang aja ini hanya akan membuat dia malu karena telah menghinaku sebagai wanita murahan"


papa satria "tapi angel papa sat gak berniat memberhentikan donasi itu karena memang itu salah satu csr perusahaan nak"


papa ferdinand "nah iya loh sayang itu termasuk csr karena yang papa buat donasi memang dari dana csr"


angel "gini loh pa, wanita yang bernama anastasya itu ingin merebut suami aku, dan aku tadi memberi tantangan jika dia berhasil membuat perusahaan kalian menarik donasi nya maka aku akan menyerahkan suamiku, nah kalau enggak dia gak boleh mengusik kehidupan keluarga ku nah aku harap kalian mengikuti keinginan nya tapi kalau ada surat perjanjian jangan mau karena ini hanya permainan, aku mau buat dia mau esok pagi pa"


papa satria "buat malu gimana sih papa gak faham deh"


angel "huh dengerin ya pa anak papa yang cantik dan baik ini dikatai murahan oleh wanita itu, dan angel mau membuatnya malu karena kalian adalah papa-papaku gitu loh, jadi kalian menginap sini lagi saja karena besok jam 8 adalah batas waktunya"


papa satria "kurang ajar sekali ngatai kamu murahan"


papa ferdinand "siapa sih dia, papa gampar juga sini"


angel "udah pokoknya rencana sekarang gitu aja usahakan jangan tanda tangan surat perjanjian kalau enggak via telpon aja"


papa satria "baiklah itu urusan papa nanti"


papa rey "maaf pak kyai kalau boleh tau dia anak siapa?"


pak kyai "dia anak dari pemilik pesantren di kota S juga tapi kakaknya sebagai pimpinan hotel tapi nama hotelnya saya lupa"


kak davian "namanya The friend hotel om"


papa rey "hahahaha pantas saja dia berani bilang ke thompson company"


papa satria "bukannya itu hotel kita di kota S?"


papa rey "iya sat"


papa ferdinand "bodoh, siap-siap aja kakaknya nganggur"


angel "oh ya pa papa demian jangan lupa di kabari ya takutnya papa demian nanti menolak"


papa rey "tenang nanti papa kabari demian"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


gimana kurang greget nggak konfliknya??

__ADS_1


__ADS_2