
jam sudah menunjukkan pukul 10 malam waktu singapore, hari ini angel di temani oleh papa rey dan umi aisyah sedangkan kak nafisa dan kak davian di minta kembali ke apartemen karena besok akan bergantian.
papa rey "nak papa mau beli kopi kamu mau nggak?"
angel "mau pa"
papa rey "besan mau teh apa kopi?"
umi Aisyah "teh saja besan"
papa rey "ya sudah saya tinggal dulu"
angel "umi istirahatlah di kasur jangan duduk di kursi"
umi Aisyah "tidak apa nak, kamu aja istirahat dulu habis ini umi pulang gantian sama ibumu"
angel "umi sama siapa pulangnya?"
umi Aisyah "nanti di jemput kakakmu kesini"
angel "baiklah mi"
tak lama papa rey datang membawa 3 cup minuman.
papa rey "ini besan teh nya dan ini kopi nya nak"
umi Aisyah "terima kasih besan"
papa rey "iya sama-sama besan, nak mama belum datang?"
angel "belum pa, papa tau mama mau kesini?"
papa rey "tau, mama kesini sama kakak mu"
angel "oh begitu
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
pagi hari nya
angel "sayang bangun, kita sudah di singapore loh apa kamu tidak mau mengajakku jalan-jalan? anak-anak 3 hari lagi sudah harus kembali ke asrama apa kamu tidak mau mengantar mereka? ayo sayang bangun ini sudah pagi loh"
mama evilia "sabar ya nak pasti fadhil akan segera sadar"
angel "iya ma, amin"
papa rey "nak mau sarapan apa? biar papa sama mama yang belikan"
angel "apa aja pah, jangan banyak-banyak"
papa rey "iya, ayo ma cari sarapan"
mama evilia "mama tinggal dulu ya sayang"
angel "iya ma hati-hati"
tak lama datanglah twins beserta yang lain.
angel "kok sudah datang nak?"
__ADS_1
afwa "iya mom kami rindu abi"
afwi "mommy pulanglah ke apartemen biar kami yang menjaga abi"
angel "iya nunggu opa sama oma dulu ya, adek sama siapa di apartemen?"
afwa "sama athar dan uma juga bibi mom"
afwi "opa oma kemana mom?"
angel "cari sarapan apa kalian sudah sarapan?"
afwa "sudah tadi kata uma kita harus makan biar tetap sehat dan bisa jaga abi"
afwi "abi bangun dong abi nggak mau apa nganterin twins ke asrama lagi? 3 hari lagi twins berangkat loh abi"
afwa "iya bi, anterin kita dong, kalaupun abi tidak bisa mengantar kami setidaknya abi sadar jangan tidur terus biar twins nggak kepikiran terus"
afwi "abi ayo bangun bi, tau nggak bi rayya tambah cantik dan gembul tau bi ayo dong abi bangun"
angel "doain abi ya nak"
umi Aisyah "apa dokter sudah mengecek kondisi fadhil nak?"
angel "sudah mi, kata dokter mereka akan melakukan ct scan ulang untuk melihat hasilnya sama atau tidak dengan hasil ct scan di Indonesia, kalau kondisinya mas fadhil ya begitulah mi masih lemah"
umi Aisyah "semoga hasilnya sama dan kondisi fadhil segera membaik ya nak"
angel "iya mi, amin"
tak lama datanglah papa rey dan mama evilia di ruang rawat fadhil.
papa rey "eh besan sudah datang ternyata"
papa rey "kalian sudah sarapan?"
umi Aisyah "kami sudah sarapan sebelum kesini"
papa rey "yaudah kami sarapan dulu ya, nak ini makan dulu tapi cuma sandwich"
angel "iya pa"
afwa "mom al-qur'an nya mana? kakak mau ngaji"
angel "ada di dalam laci sayang"
afwa "oke mom"
setelah selesai sarapan angel papa rey dan mama evilia pamit kembali ke apartemen untuk istirahat sebentar, walau berat meninggalkan suaminya yang masih belum sadar angel tetap pergi ke apartemen karena dia juga merindukan Putri kecil nya.
afwa mengaji di dekat abi nya setelah itu ganti afwi yang mengaji, setelah mengaji mereka juga mengajak abi nya berbicara dan mereka juga bercerita tentang kegiatan di asrama yang belum mereka ceritakan. umi Aisyah yang melihatnya pun terharu karena cucu-cucu nya begitu menyayangi abi nya dan mereka juga tidak melupakan apa yang sudah di ajarkan abi nya.
kak davian "twins sudah siang, ayo cari makan dulu"
afwa "ayo paman, dek kamu jaga abi sama uti ya"
afwi "iya kak"
afwa "mau makan apa dek?"
__ADS_1
afwi "apa aja kak"
kak davian "umi mau makan apa?"
umi Aisyah "terserah kalian saja umi ikut apa yang kalian beli"
kak davian "baiklah mi, kami pergi dulu"
afwi "uti duduk sini dekat abi"
umi Aisyah "iya sayang"
di alam bawah sadar fadhil
di alam bawah sadar nya fadhil sedang di pegunungan yang sejuk dan asri, disana fadhil terus berkeliling mencari jalan karena fadhil sama sekali belum menemukan orang lain selain dirinya.
fadhil terus berjalan mengikuti cahaya putih hingga sampailah fadhil berada di tempat kerumunan orang-orang berbaju serba putih.
tak lama fadhil di hampiri segerombolan orang-orang berbaju putih dan dia hanya mengenal beberapa orang yaitu kyai abdurahman, mama silviana, papa ferdinand dan kyai abdullah kakeknya.
pak kyai "kamu disini nak?"
fadhil "abiiii, fadhil rindu abi"
pak kyai "nak kembalilah belum saatnya kita berkumpul kembali"
fadhil "tapi fadhil rindu bi, ini dimana fadhil juga tidak tahu bi sudah beberapa hari fadhil tersesat disini"
pak kyai "ini alam setelah kematian nak, ini bukan tempatmu kembalilah nak, kasihan umi anak juga istrimu pasti menunggumu"
fadhil "apa fadhil sudah meninggal bi? lalu bagaimana dengan anak-anak bi mereka masih membutuhkan ku"
pak kyai "kamu belum meninggal nak, kembalilah nak sampaikan salam rindu abi untuk umi dan kakak-kakak mu"
mama sylviana "pulanglah nak tugasmu membahagiakan anak mama belum selesai, dan belum saatnya kamu berada disini"
fadhil "ma angel dan papa sangat merindukan mama, umi juga sangat merindukan abi, keluarga papa fer juga merindukan papa fer, ayo kalian ikut fadhil kembali"
pak kyai "kembalilah sendiri nak, abi tidak bisa kembali lagi tempat abi sudah berada disini, jaga umi mu ya nak"
mama silviana "mama juga tidak bisa kembali nak, sampaikan salam rindu mama untuk istri dan papa, mama juga sangat merindukan mereka, salam untuk cucu-cucu mama"
papa ferdinand "papa tidak bisa kembali karena tugas papa telah usai, salam untuk keluarga papa, papa juga merindukan mereka"
mama silviana "kembalilah nak, kamu dengarkan suara anak mama dan anak-anak kamu yang berharap kamu segera kembali?"
fadhil "iya ma aku mendengarnya"
mama silviana "kembali lah nak, jika sudah saatnya kita pasti bisa berkumpul kembali"
pak kyai "kembalilah nak, ikuti cahaya putih itu supaya kamu bisa kembali ke kehidupan mu"
fadhil "ayo kalian ikut aku kalau begitu"
mama silviana "cepatlah kembali sebelum cahaya itu hilang nak, kami tidak akan bisa pergi dari sini"
pak kyai "cepat nak kembalilah sebelum cahaya itu hilang"
di kamar rawat fadhil
__ADS_1
suster "dok kondisi pasien melemah"
dokter "cepat beritahu keluarga nya saya akan mengusahakan yang terbaik