Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
bab 392


__ADS_3

sesampainya di bandara Indonesia mereka langsung menuju kediaman angel dan fadhil, disana mereka berniat memberi kejutan namun malah mereka yang terkejut karena rumah sepi padahal weekend.


"bibi abi mommy opa oma kemana?" tanya rayya pada maid


"tuan nyonya pergi ke villa bersama tuan revan dan nyonya syasya non, kalau tuan besar dan nyonya besar pergi ke makam untuk ziarah" jawab maid itu


"baiklah bi tapi jangan bilang ya kalau kita pulang, kita mau buat surprise soalnya" ucap rayya


"tapi kemungkinan mereka pulang besok non karena tuan dan nyonya bilangnya sampai hari minggu pagi kalau tuan besar mereka akan menginap di rumah lama" ucap bibi


"baiklah bi"


"yaudah bi kita istirahat dulu bilang sama yang lain jangan ada yang laporan abi mommy ataupun opa oma karena kita mau buat surprise" ucap afwa


"baik tuan muda"


"panggil aden aja kayak biasa nya" sahut afwa tegas


"baik den"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


minggu pagi baik pasangan papa rey mama evilia maupun fadhil angel dan revan syasya tiba di kediaman thompson.


"papa sama mama dari mana?" tanya fadhil kepada mertuanya


"papa dari makam papa ferdinand dan mama silviana terus kemarin nginap di rumah lama" ucap papa rey


"oh gitu ayo masuk pa kita istirahat sebelum nanti anak-anak datang" ucap fadhil


"mereka tau kalian habis dari villa?" tanya mama evilia


"tau ma soalnya tadi anak-anak sudah telpon katanya transit di singapore dan jam 1 siang nanti tiba di bandara makanya kita pulang pagi" ucap fadhil


saat akan membuka pintu alangkah terkejutnya mereka karena anak-anak sudah di rumah.


"surpriseeeeee" teriak mereka bersamaan


"ya allah kalian buat abi jantungan, katanya pulang nanti jam 1 kok sudah di rumah?" tanya fadhil


"orang kita tiba kemarin sore" sahut rayya


"niatnya buat surprise eh di rumah gak ada orang" ucap athaar


"kok cuma kalian raffi mikhael rayn kemana?" tanya syasya


"udah pulang ma, mereka juga mau buat kejutan eh ternyata mereka yang terkejut karena orang tua mereka ke luar kota" ucap nabila


"untung saja jantung opa tidak kambuh" keluh papa rey


"maaf opaku sayang" ucap rayya manja

__ADS_1


"tidak apa-apa cucu opa sayang, masuk yuk opa belum sarapan dan minum obat" ucap papa rey


"papa kok kebiasaan sih, selalu deh gitu yaudah ayo masuk dulu" ucap angel


mereka pun langsung menuju meja makan untuk sarapan.


"ini masakan siapa kok agak kebanyakan garam?" tanya angel


"aku mom, maaf ya kan ray masih belajar" ucap rayya


"gak apa-apa enak kok sayang" ucap angel


"soup ini masakan kamu nak?" tanya fadhil


"iya abi, gak enak ya?" tanya rayya


"enak kok rasanya juga pas besok buatin lagi ya buat sarapan abi suka" ucap fadhil


"iya soup nya enak" ucap papa rey


"udah pinter masak dek, habis sma nikah ya" ucap athaar


"kak afwi aja dulu sama kak athaar aku nanti aja habis kalian" ucap rayya santai


"kakak gak mau nikah dulu sebelum kamu nikah, kalau kamu belum nikah takutnya perhatian kakak terbagi dua nanti istri kakak cemburu lagi sama kamu mending kamu nikah dulu baru kakak biar perhatian kakak hanya untuk istri kakak" ucap athaar


"iya nanti kalau udah ada laki-laki kaya abi datang melamar" ucap rayya santai


"nggak dong kak bibil aku pengen suami kayak abi yang perhatian, baik, ilmu agamanya oke, punya stok sabar banyak udah itu aja" ucap rayya


"oke nanti abi kenalin laki-laki sesuai kriteria kamu dan yang pasti bisa di boyong kesini" ucap fadhil santai mendengar ucapan sang abi rayya langsung melotot karena sebenarnya dia hanya asal bicara


"makanya dek kalau bicara ada abi jangan ngasal keturutan kan duluin kakak" ucap athaar


"apasih aku gak mau ya bi" ucap rayya


"tadi katanya kalau ada yang melamar mau, gimana sih dek jangan plinpan dong" ucap fadhil


"opa bantuin dong" ucap rayya merayu opanya


"maaf sayang kalau itu yang terbaik buat kamu opa tidak bisa melarang abimu lagi pula opa sudah tua opa hanya ingin segera melihat cicit opa" ucap papa rey


"sudah nanti lagi ngobrolnya sekarang makan dulu" ucap angel menengahi


"eh tapi mom kata orang Jawa kalau masak keasinan bukanya minta nikah ya?" tanya nabila


"ah benar kamu kak bil, aku ingat kata-kata itu" ucap athaar


"ya semoga aja yang masak keasinan segera di pertemukan dengan jodohnya" ucap angel


"iya loh apalagi udah pintar masak, ini kamu semua ray yang masak?" tanya syasya kepada rayya

__ADS_1


"iya ma di bantu bibi potong-potong sayur nya sih" ucap rayya


"lah emang kakak ipar baru kamu itu ngapain aja di rumah mertua" ucap revan


"apa orang mereka jam 8 baru bangun" ucap rayya


"dasar pengantin baru" ucap revan


"alah kayak gak pernah aja" sahut fadhil


"padahal baru pulang honeymoon gak capek apa" ucap mama syasya


disana muka Nabila sudah memerah karena menahan malu.


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


malam hari di ruang keluarga rumah angel dan fadhil


"abi mommy ada yang mau kakak bicarakan" ucap afwa


"apa kak? apa kurang cutinya?" tanya fadhil


"tidak bi tapi kakak mau minta izin untuk tinggal sendiri di apartemen kakak" ucap afwa lirih


"tidak mommy tidak setuju" ucap angel tegas


"sayang dengerin dulu alasan kakak ya" ucap fadhil menenangkan istrinya


"nak memang kenapa mau pindah? apa rumah ini tidak nyaman lagi?" ucap fadhil pada afwa


"bukan begitu bi, tapi kakak mau membina rumah tangga kakak, biar papa revan maupun mama syasya tidak iri juga kalau kita terus-menerus tinggal disini lebih baik kita tinggal di apartemen dulu, boleh ya mom" ucap afwa memohon


"boleh ya sayang biar kakak bisa membina rumah tangganya sendiri, seperti kita waktu itu kan juga tinggal di apartemen dulu" ucap fadhil lembut


"baik kalian boleh tinggal di apartemen dengan syarat jika nabila sudah hamil kalian harus kembali ke rumah ini atau rumah hillary" ucap angel tegas


"baiklah mom, terima kasih sudah di izinkan tinggal di apartemen" ucap afwa


"kapan kalian pindah kak" tanya rayya


"besok sepulang kantor rencananya" ucap afwa


"yaudah istirahat gih besok ke kantor, ayo mom kita ke kamar" ucap fadhil tegas


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kamar afwa


"mas apa tidak apa-apa kalau kita pindah, kayaknya mommy kurang setuju lagian aku juga nyaman disini" ucap nabila


"tidak apa-apa sayang setidaknya kita harus belajar mandiri, lagipuoa setelah kamu hamil kita akan kembali lagi ke rumah ini, paling di apartemen gak sampai 5 bulan, sudah tidurlah jangan pikirkan mommy pasti abi bisa memberi pengertian" ucap afwa

__ADS_1


"hmm iya" ucap nabila


__ADS_2