
di Indonesia...
tepatnya di kota S...
pak kyai "davian, rasyid, umi dan nafisa kalian ikut abi ke ruang keluarga, fatimah tolong bawa anak-anak untuk jalan-jalan ya nak"
kak fatimah "baik abi"
setelah melihat kak fatimah dan anak-anak keluar rumah mereka pergi ke ruang keluarga.
pak kyai "davian langsung saja abi minta jelaskan apa yang di maksud almira saat kita di amerika"
umi Aisyah "iya nak sebenarnya ada apa?"
kak davian "sebenarnya ini salah dav abi umi"
pak kyai "jelaskan nak"
kak davian "jadi begini abi umi, davian itu tidak ke kantor selama 1 minggu sebelum kita ke pesantren dan amerika, ibu salah paham dikira davian sudah tidak bekerja padahal davian kan kerja bi meskipun tidak ke kantor, dan waktu itu memang davian telat mentransfer uang ke ibu jadi ibu marah-marah ke nafisa dan nafisa nangis lalu almira mengetahuinya"
pak kyai "kenapa kamu tidak ke kantor dav?"
kak nafisa "izinkan naf menjawab bi, awalnya mas davian sakit, dia demam selama 2 hari akhirnya naf meminta mas davian untuk istirahat selama 1 minggu karena sebelumnya memang mas davian sangat sibuk dan sering ke luar kota bi tapi ibunya naf tidak mengetahui kalau mas davian sakit dan ibunya naf mengira kalau mas davian sekarang pengangguran bi karena telat transfer"
umi Aisyah "lalu yang dikatakan almira jika ingin tinggal disini bagaimana?"
kak rasyid "gini dek almira masih kecil jangan sampai dia melihat kejadian itu terulang lagi bisa-bisa psikis nya terganggu"
umi Aisyah "iya nak apalagi almira kemarin bilang benci sama neneknya"
kak davian "abi umi kalau boleh davian dan keluarga kecil davian akan tinggal di pesantren"
pak kyai "dengan senang hati nak"
kak davian "tapi bolehkah davian membangun rumah sendiri?"
pak kyai "buatlah disebelah kakakmu nak"
umi Aisyah "nah sekarang masalah sudah clear, naf ayo bantu umi masak makan siang"
kak nafisa "baik umi"
pak kyai "naf buatkan sambal matah buat abi ya"
kak nafisa "baik abi"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di amerika....
syasya "mas aku mau pizza"
revan "ini masih pagi sayang belum ada yang buka"
syasya "yasudah kalau gak mau beliin, aku mau minta tolong kak fadhil saja"
revan "iya-iya mas belikan tapi kamu harus janji untuk tidak melakukan pekerjaan berat dan keluar apartemen"
syasya "iya aku janji"
revan "yasudah mas pergi dulu"
saat keluar apartemen revan berpapasan dengan fadhil.
fadhil "mau kemana pak suami?"
revan "eh pak suami habis dari mana? saya mau beli pizza"
fadhil "tau gitu tadi barengan rev, ini aku juga baru pulang beli pizza"
revan "beli dimana?"
__ADS_1
fadhil "tempat kemarin kita makan"
revan "jauh itu mah 1 jam dari sini"
fadhil "ya gimana lagi setauku yang buka 24 jam hanya disana"
revan "yaudah kalau gitu gue kesana"
fadhil "oke hati-hati"
revan "eits itu punyamu banyak, minta 1 dong"
fadhil "mana bisa ini cuma 4 kotak sesuai permintaan angel tau, kalau kurang yang ada aku balik lagi, sudahlah sana beli sendiri"
revan "ya baiklah"
fadhil segera bergegas masuk ke apartemen nya.
fadhil "assalamualaikum"
angel "waalaikumsalam"
fadhil "loh sayang kok disini?"
angel "habisnya mas lama sekali 2 jam lebih ninggalin aku sendirian"
fadhil "maaf sayang tempat pizza yang buka 24 jam perjalanan nya 1 jam dari sini jadi mas lama, sekarang makan dulu pizza nya ya"
angel "suapi"
fadhil "baby twins atau mommy nya nih yang mau disuapi?"
angel "tiga-tiganya abi"
fadhil "baiklah abi akan menyuapi kalian, oh ya sayang tadi syasya sepertinya juga ngidam pizza"
angel "mas tau dari mana?"
angel "oh gitu, mas cepet dong nyuapin nya"
fadhil "makannya pelan-pelan aja sayang jangan buru-buru, gak ada yang minta kok"
angel "mas"
fadhil "dalem sayang"
angel "ih mulai deh Jawa nya keluar"
fadhil "ada apa hmm, makan dulu ya sayang nanti bicaranya"
angel "tapi nanti mas tidak punya waktu"
fadhil "punya dong buat istri mas yang cantik ini"
angel "mas cukup"
fadhil "baru habis 1 box sayang, twins belum makan dong"
angel "nanti lagi aja mas, ada yang mau aku bicarakan dulu"
fadhil "baiklah bicaralah sayang"
angel "aku mau melahirkan di kota K saja"
fadhil "ya ampun cuma bicara itu aja, iya gapapa sayang kamu lahiran di kota K, sekarang makan lagi ya"
angel "ntar dulu"
fadhil "apalagi hemm"
angel "umi bagaimana?"
__ADS_1
fadhil "maksudnya?"
angel "aku takut umi kecewa kalau aku lahiran di kota K, makanya kemarin aku ingin lahiran saja disini"
fadhil "kamu ini mikir apa, umi gak akan kecewa sayang, umi kan hanya memberi pilihan bukan permintaan sayang, jadi melahirkan dimana pun umi pasti tidak kecewa, yang jelas umi akan bahagia karena mendapatkan cucu twins"
angel "benarkah?"
fadhil "iya sayang, sekarang makan lagi ya"
angel "tapi sambil ngobrol ya"
fadhil "iya tapi pelan-pelan makannya ya biar tidak kesedak"
angel "terus pakaian twins dan perlengkapan nya bagaimana?"
fadhil "kalau mau kita bisa belanja disini"
angel "aku mau belanja di Indonesia saja, tapi aku mau renovasi kamar untuk twins"
fadhil "pengen tinggal dimana memangnya?"
angel "pengen di rumah yang hadiah pernikahan dari papa, disana kan lebih luas mas ada 13 kamar"
fadhil "wah banyak sekali, berarti mas harus bekerja keras agar seluruh kamar terisi oleh anak-anak kita"
angel "kamu mah mikirnya kesitu terus, gimana boleh enggak renovasi?"
fadhil "mau di renovasi gimana dulu"
angel "cuma di cat aja sih sama di pasang-pasang stiker dinding gitu"
fadhil "yaudah nanti mas bilang papa dulu bisa nggak kalau minta tolong orang nya pak Imam"
angel "pak Imam siapa?"
fadhil "salah satu kontraktor nya papa"
angel "nanti kita telpon papa saja"
fadhil "iya sayang, ini minum dulu susunya, oh ya nanti kuliah jam berapa?"
angel "jam 9"
fadhil "sudah mandi belum? udah jam 8 loh"
angel "belum hehehe"
fadhil "yaudah mandi dulu gih, nanti mas antar ke kampus terus malamnya kita telpon papa"
angel "malam jam berapa?"
fadhil "disini jam 8 malam sepertinya di Indonesia jam 6 pagi sayang"
angel "baiklah, janji ya"
fadhil "iya sayangku cintaku istriku sudah sana mandi atau mau mandi bareng?"
angel "enggak mau, yaudah aku mandi dulu"
setelah selesai mandi angel bersiap-siap untuk berangkat ke kampus, setelah selesai bersiap-siap angel diantar fadhil menuju kampus, saat keluar dari apartemen pasangan syasya dan revan juga keluar dari apartemen.
fadhil "sudah pulang rev?"
revan "iya nih baru pulang"
fadhil "pizzanya kok masih?"
syasya "aku makan di mobil kak, soalnya takut telat"
fadhil "oh gitu, ayo berangkat kalau gitu"
__ADS_1