
pagi hari di kediaman fadhil yang berada di pesantren angel sudah sibuk di dapur untuk memasak sarapan pagi.
"mom ada yang bisa zahra bantu?" ucap zahra yang baru tiba di dapur
"loh sayang kamu sudah bangun, masih jam segini loh" ucap angel
"iya mom zahra terbiasa bangun jam 3" ucap zahra
"kirain mommy ganggu kamu tadi, bantuin mommy masak yuk" ucap angel
"iya mom, zahra bantuin apa ini?" tanya zahra
"buat bubur bisa nggak?" tanya angel
"bisa mom tapi masih jam segini mau buat bubur mom apa tidak nanti aja kalau mommy mau berangkat?" ucap zahra
"mommy sama abi berangkat habis subuh sayang jadi buat sekarang aja" ucap angel
"oh begitu baiklah zahra buat buburnya" ucap zahra
"oke sayang kalau gitu mommy tinggal sebentar ya"
"iya mom"
zahra fokus dengan bubur yang akan ia masak, zahra Mamasak bubur ayam sesuai resep yang di berikan oleh orang tuanya dulu, dengan cekatan zahra membuat bubur ayam spesial untuk calon uti nya.
di kamar fadhil...
"loh sayang katanya mau buat sarapan dan bubur? kok disini?" tanya fadhil ketika melihat istrinya masuk kamar
"sarapan nya sudah selesai sayang dan buburnya di buatin sama zahra" ucap angel
"oh begitu, yaudah sini temani aku mengaji" ucap fadhil
"aku temani disini saja sayang" ucap angel duduk di tepi ranjang sedangkan fadhil berada di sofa
"baiklah sayang" ucap fadhil
saat adzan shubuh berkumandang mereka semua berangkat ke pesantren kecuali zahra karena dia sedang datang bulan jadilah zahra yang tinggal di rumah.
setelah sholat shubuh di masjid ada kultum dari zaidan sekaligus meminta doa kepada para santri dan santri wati untuk kesembuhan umi Aisyah yang saat ini sedang di rawat di rumah sakit.
jam 5.30 fadhil dan angel lebih dulu tiba di rumah karena mereka berdua memang buru-buru akan berangkat ke rumah sakit.
"zahra mommy boleh minta tolong?" ucap angel pada zahra yang masih di dapur
"boleh mom, minta tolong apa?" tanya zahra
"tolong kamu susun sarapan di kota bento 4 dan bubur ayam yang kamu buat ya mommy siap-siap dulu" ucap angel
"baik mommy" ucap zahra
dengan cekatan zahra menata sarapan di kotak bento dan dia juga menyiapkan bubur ayam yang dia buat, saat melihat belum ada minuman pun zahra membuatkan teh hangat satu botol untuk di bawa angel ke rumah sakit.
"ra nyiapin apa fokus banget?" ucap nabila yang tiba di dapur
"oh ini kak nyiapin bento dan buat teh hangat untuk di bawa ke rumah sakit" ucap zahra
__ADS_1
"loh memangnya mommy jadi berangkat sekarang?" tanya rayya
"iya mommy lagi siap-siap katanya" ucap zahra
"ra minta tolong buatkan aku kopi ya" ucap afwi yang baru tiba di dapur
"kamu dek belum jadi suaminya zahra udah nyuruh-nyuruh aja" ucap nabila meledek
"gak apa-apa dong minta tolong sama calon istri" ucap afwi santai
"iya aku buatkan tunggu sebentar ya" ucap zahra lembut
"tuh kak calon istriku saja tidak keberatan" ucap afwi
"iya iya kamu menang kali ini dek" ucap nabila
"sayang beli bubur ayam yukk" ajak afwa pada istrinya
"kak afwa aku buat bubur ayam loh tadi kakak tidak mau coba?" ucap zahra
"benarkah kamu masak bubur ayam?" tanya afwa berbinar
"iya tunggulah kak biar di siapkan sama kak nabila" ucap zahra
"tidak ra kamu saja yang meracik nya karena aku belum pernah meracik bubur" ucap nabila
"baiklah" ucap zahra pasrah
"aku seperti obat nyamuk disini, terlihat tapi tidak dianggap" ucap rayya pelan
"kamu mau apa dek biar kakak buatkan" tanya zahra pada rayya
"baiklah tunggulah di meja makan" ucap zahra
tak lama zahra tiba di ruang makan membawa nampan berisi 2 mangkuk bubur ayam dan 1 cangkir kopi.
"mas ini kopi nya silahkan di minum" ucap zahra pada afwi
"terima kasih ra" ucap afwi
"sama-sama, kak ini bubur ayam nya dan ini buat rayya" ucap zahra
"thanks adek ipar"
"terima kasih kakak ipar"
"kalian seru sekali lagi makan apa ini?" tanya papa rey yang tiba di ruang makan
"ini opa bubur buatan kak zahra, sangat enak opa" ucap rayya dengan mulut penuh bubur ayam
"di telan dulu sayang, ra opa mau dong bubur ayam nya" ucap papa rey
"iya opa zahra buatkan dulu" ucap zahra pada papa rey
tak lama zahra kembali ke ruang makan dengan membawa semangkuk bubur ayam untuk papa rey.
"ini opa bubur ayam nya" ucap zahra lembut
__ADS_1
"dek kakak minta lagi dong bubur ayamnya" ucap afwa
"hmm bubur ayamnya habis kak, apa kakak mau menunggu zahra membuat nya?" ucap zahra
"kak beli aja jangan menyuruh calon istriku memasak lagi" ucap afwi
"tapi dek bubur ayam nya sangat enak" ucap afwa
"ada apa rame pagi-pagi, zahra mana pesanan mommy tadi?"
"sebentar mom zahra ambilkan" ucap zahra pergi ke dapur
"itu mom kak afwa minta bubur ayam lagi tapi sudah habis bubur ayam nya" ucap afwi
"kalau habis ya sudah dong kak, besok buat lagi, tumben kamu nggak mual pagi-pagi? biasanya juga mual kalau sarapan" ucap angel
"nggak tau mom pagi ini aku pengen bubur eh bubur buatan zahra sangat enak jadi aku pengen makan lagi" ucap afwa memelas
"kakak ku sayang ini bubur punyaku kakak makan saja kalau mau" ucap rayya menyerahkan bubur ayam nya yang masih separuh
"benarkah kamu. memberikan bubur nya untuk kakak?" tanya afwa
"iya, aku masih bisa makan yang lain" ucap rayya
"ah terima kasih princes ku yang manis" ucap afwa bahagia
fadhil dan angel hanya geleng-geleng kepala saat melihat anak laki-laki nya itu mengalami ngidam sedangkan nabila hanya memperhatikan suaminya yang menikmati bubur ayam itu.
"mom ini bento nya" ucap zahra pada angel
"terima kasih sayang, oh ya mommy sama abi mau ke rumah sakit kalian baik-baik di rumah di jaga opa dan oma" ucap angel pada anak-anak nya
"mommy tidak sarapan? ini masih terlalu pagi loh" ucap afwi
"mommy sudah minta bekal kok sama zahra nanti mommy dan abi sarapan nya di rumah sakit saja" ucap angel
"mommy sama abi mau aku antar?" ucap athaar yang baru tiba di rumah
"tidak usah nak abi berangkat berdua saja sama mommy, kamu habis dari mana baru pulang?" tanya fadhil
"oh itu bi aku habis dari tempat paman davian ngopi sama kak zaidan hehehe" ucap athaar cengengesan
"ganti baju sana, pa fadhil sama angel ke rumah sakit dulu" ucap fadhil
"iya hati-hati ya nak salam untuk umi kamu" ucap papa rey
"iya pa, assalamualaikum semua" ucap fadhil
"waalaikumsalam hati-hati" ucap mereka kompak
"kak zahra aku bantuin nyiapin sarapan yuk" ucap rayya
"udah siap kok ray tadi mommy yang memasak tinggal susun di meja saja" ucap zahra
"yaudah biar aku yang susun kakak duduk saja" ucap rayya
"duduk sini ra biar rayya yang menyusun sarapan" ucap afwi
__ADS_1
"iya" ucap zahra
"duh jantung kenapa kalau duduk berdekatan mas afwi kamu seakan mau copot" ucap zahra dalam hatinya