
persiapan pernikahan rayyana dan alif sudah hampir selesai tanpa terasa waktu begitu cepat besok adalah hari yang di nanti semua keluarga dimana pernikahan rayyana Dan alif berlangsung.
"rayya habis ini ikut abi ke kamar sama mommy juga" ucap fadhil setelah selesai makan malam
"ada yang mau dapat 2 m nih syukuran dong" celetuk afwi
"kakak kan sudah pernah dapat jangan pengen juga" ucap fadhil
"kakak nggak pengen kok bi uang yang dari abi aja masih utuh di tabungan"
"yaudah abi ke kamar dulu, pa ma fadhil duluan ya"
"iya nak" ucap papa rey dan mama evilia
di kamar angel dan fadhil
"assalamualaikum bi" ucap angel
"waalaikumsalam masuk sayang duduk sini"
"iya bi, buku tabungan nya sudah bi?"
"sudah itu"
tok
tok
tok
"assalamualaikum abi mommy" ucap rayya di balik pintu
"waalaikumsalam masuk aja ray" ucap fadhil
ceklek
__ADS_1
"ada apa bi" ucap nya sambil masuk kamar orang tua nya
"duduk sini dekat abi dan mommy"
"iya bi"
"nak ini ada buku tabungan untuk kamu isinya sama-sama 2 milyar seperti milik kakak-kakak kamu, gak terasa ya tanggung jawab abi terhadap kamu besok akan diambil alih sama alif"
"aku tetap anak abi sama mommy kan?"
"kamu selamanya akan menjadi anak abi dan mommy tapi sekarang yang harus kamu utamakan adalah suami kamu, nak jadilah istri sholehah untuk suami kamu jangan kamu bantah perintahnya selagi itu baik untukmu dan jika dia minta apapun penuhilah apalagi kalau urusan nafkah batin jangan sampai malaikat mengutukmu sampai pagi karena suami kamu tidak Ridho permintaan nya kamu tolak, usahakan sebelum tidur minta maaf sama suami mungkin ada salah yang kamu lakukan ketika sebelum tidur"
"iya abi" ucap rayya memeluk abi nya
"uluh manjanya, abi pasti rindu kamu yang manja begini sayang"
"aku akan tetap manja sama abi"
"tidak boleh sekarang abi hanya punya mommy, kamu manjanya sama suami aja jangan ke abi nanti suami kamu cemburu" ucap angel
"aku kan disini bi jadi nggak perlu menerapkan semuanya dong" ucap rayya
"nak setelah ini kan kamu ke london disana kalian hanya berdua di apartemen otomatis kamu harus menerapkan apa yang telah mommy ajarkan, nanti di bicarakan saja kalau misalnya kamu masak suamj bisa bantu bersih-bersih rumah kalau kamu nyuci suami bisa bantu jemur kalau emang sama-sama capek baju bisa di loundry bersih-bersih bisa pakai jasa kebersihan makan bisa di restoran itu nggak apa-apa sayang bicarakan baik-baik sama suami tapi usahakan semua kamu kerjakan sendiri karena itu akan menjadi ladang pahala untukmu" ucap angel
"dulu abi sama mommy juga begitu habis nikah juga tinggal di apartemen abi memberi nafkah mommy juga hanya bermodal gaji dari opa dan hasil dari kedai dan alhamdulillah bahkan kala itu kami langsung mendapatkan amanah yang begitu besar yaitu hadirnya kakak twins dulu abi sama mommy sering berbagi tugas tapi setelah kehamilan mommy yang ternyata kembar sebisa mungkin semua abi yang mengerjakan karena abi gak mau mommy kecapean, percayalah alif laki-laki yang baik insyaallah dia bisa memuliakan kamu ketika kamu menjadi istrinya" ucap fadhil
"iya abi"
"oh iya nak karena kamu anak perempuan mommy satu-satunya kamu berhak mendapatkan kalung turun-temurun ini dulu mommy mendapatkan dari mamanya mommy dan sekarang mommy kasih ke kamu"
"kalung dari mamanya mama?"
"iya nak oma silviana yang makamnya selalu kita datangi"
"oh iya mom tapi kenapa buat aku?"
__ADS_1
"oma silviana dapat kalung ini dari ibunya opa sayang karena oma menantu keluarga thompson dan setelah oma meninggal kalung ini ada di mommy seharusnya ini buat menantu mommy tapi karena menantu mommy ada 3 dan kalungnya hanya 1 jadi ini buat anak perempuan mommy yang paling cantik saja"
"ah terima kasih mommy"
"sama-sama nak"
"oh ya 2 milyar itu boleh kamu gunakan untuk apa saja nanti selama kamu kuliah kamu masih dapat uang saku dari abi karena itu kewajiban abi bukan nya abi tidak menghargai suami kamu tetapi abi hanya melakukan yang harus abi lakukan karena dulu kakak-kakak kamu juga mendapatkan uang saku itu sampai kamu benar-benar menyelesaikan studi kamu" ucap fadhil
"ini buat ray bangun rumah aja bi nanti ray buat desain nya"
"nak rumah itu di tempati keluarga kecilmu jadi masalah desain dan biaya bicarakan dulu dengan suami kamu nanti lagi pula sekarang masih proses pengurusan jual beli dan ganti nama jadi jangan pikir yang itu dulu" ucap fadhil
"iya abi"
"sekarang kamu boleh keluar ingat selalu pesan-pesan abi"
"iya abi, terima kasih untuk semuanya bi maaf adek belum bisa membahagiakan abi bahkan adek belum menyelesaikan pendidikan adek"
"nak memang jodohmu sudah tiba raihlah pendidikan kamu nak tapi ingat harus dengan ijin suami, abi sudah bahagia jika melihat anak-anak abi bahagia, tetaplah jadi anak sholihah abi insyallah itu yang akan membuat abi bahagia di syurga kelak"
"iya abi"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah rayya keluar kamar angel menangis karena ternyata anak-anak nya sudah memiliki pasangan semuanya.
"sayang ini memang sudah waktunya rayya menemukan jodohnya, sayang nggak terasa memang kalau menurut kita rayya itu masih anak-anak tapi saat ini rayya akan menjadi milik orang lain"
"mommy belum rela bi anak-anak.... "
"sayang anak-anak itu tetap tinggal dengan kita bahkan nanti kita akan di komplek perumahan yang sama kamu tau bahkan di luar sana banyak orang tua yang rela berjauhan dengan anaknya karena anaknya menetap di rumah suami atau istri bahkan mereka mengunjungi hanya ketika hari Raya, jangan sedih anak-anak masih bersama kita, lihatlah twins masih perhatian sama kamu begitu juga dengan athar meskipun mereka sudah memiliki istri tapi mereka masih memperhatikan kamu sebagai princess mereka kamu harus mensyukuri itu semua sayang"
"iya abi alhamdulillah masih dekat sama anak-anak hiks"
"sudah jangan nangis lebih baik kita istirahat karena besok kita akan membutuhkan tenaga extra untuk acara Putri kita"
__ADS_1