
papa rey "dil istrimu sudah tidur bawalah ke kamar"
fadhil "baik pa, fadhil duluan ya semua"
pak kyai "rasyid davian bawa istri kalian ke kamar juga sana"
papa satria "bawa istrimu juga ke kamar dis kita nginap sini aja, pasti mama kalian juga udah istirahat"
papa rey "iya kalian nginep sini aja"
papa ferdinand "takut ngrepotin ah rey"
papa rey "halah biasa nya juga gitu"
papa ferdinand "beda rey "kalau masak dikit sih mudah nah kalau ketambahan aku kan ya jadi banyak kasian angel masaknya"
papa rey "hey perempuan disini banyak lagian angel udah janjian mau masak rendang sama umi nya, yakin gak ingin nyicipin?"
pak kyai "iya loh besok angel dan umi nya mau masak rendang"
papa ferdinand "yaudah oke aku nginap sini"
papa rey "yaudah ayo masuk rumah angin malam tidak baik buat opa-opa tampan seperti kita ini"
papa satria "ah bisa aja lo rey"
sampai di dalam rumah papa rey mengunci pintu dan menuju dapur untuk mengembalikan gelas kosong juga untuk minum sedangkan yang lain mereka langsung naik ke lantai 2.
tak lama papa rey pun menaiki tangga menuju kamarnya.
papa rey "lah kalian ngapain mondar-mandir kayak setrikaan" ucao papa rey saat melihat kedua sahabat nya mondar-mandir di depan kamar.
papa ferdinand "rey kamar rumah ini apa kurang?"
papa rey "cukup lah biasanya ada demian kan juga cukup"
papa satria "beneran kan rey masih cukup?"
papa rey "iya masih cukup, tidurlah di kamar biasanya kalau kalian nginap sini"
papa satria "kalau kamar masih cukup kenapa istri gue tidur sama evilia"
papa rey "hahahahaha jadi kalian mondar-mandir kayak setrikaan hanya karena istri kalian tidur bareng?"
papa ferdinand "iya karena gue ga bisa tidur tanpa meluk istri gue"
papa satria "ya kali rey gue tidur sama ferdinand"
papa rey "astaga kalian iniiiii, kalian itu pintar ngurus usaha, kalian lulusan luar negeri tapi b*doh hanya karena istri kalian tidur bareng"
papa satria "jahat banget itu mulut"
papa rey "biarin, kalian jangan kayak orang bo*oh deh salah satu ya gendong sana istri kalian pindah ke kamar sebelah masih ada kamar kosong juga ribet aja"
papa ferdinand "ahh pinter banget sih sahabat aku ini"
papa satria "thanks rey atas sarannya"
papa rey pun meninggalkan kedua sahabatnya dan segera menuju kamarnya mengingat jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, malam ini angel dan fadhil hanya tidur berdua karena baby twins dibawa ke kamar umi Aisyah dan pak kyai.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam 3 pagi angel dan fadhil sudah bangun dari tidur mereka dan mereka segera melaksanakan sholat tahajud di kamar nya setelah itu di lanjutkan dengan mengaji sampai waktu sholat shubuh.
adzan shubuh sudah berkumandang angel dan fadhil menyudahi mengaji mereka dan mereka menuju mushola yang ada di rumah papa rey.
setelah sholat shubuh selesai pak kyai dimintai kultum oleh fira.
fira "pak kyai kultum dong seperti di pesantren"
pak kyai "kan tadi malam fadhil sudah tausyiah"
fira "tema yang lain lah pak kyai"
pak kyai "baiklah hanya 5 menit ya kalau belum selesai di sambung nanti jika sholat jamaah lagi"
fira "iya pak kyai"
pak kyai "Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Bismillahirrohmaanirrohiim, Alhamdulillaahirobbil aalamin, Ashadu allaa ilaaha illolloh, Wa’ashadu anna Muhammadarrosuululloh, Allohumma solli alaa sayyidinaa Muhammad wa alokaa aali sayyidinaa Muhammad, Amma ba’du.
Setelah menikah, suami dan istri mengikatkan diri. Di dalamnya ada hak dan kewajiban yang harus sama-sama diberikan seimbang agar saling dapat menghargai.
Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 228 berfirman yang artinya:
"Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada istrinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
kewajiban suami terhadap istri dalam Islam yang perlu diterapkan:
Istri Berhak Memperoleh Maskawin dan Nafkah
Di dalam Al Qur'an sudah disebutkan kewajiban seorang suami. Antara lain memberi mas kawin dan nafkah. Dalam Al Qur'an Surat An-Nisa ayat 4 Allah SWT berfirman:
"Berikanlah maskawin kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan." [QS. An-Nisa: 4].
__ADS_1
Adapun kewajiban suami memberi nafkah kepada istri diterangkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 233.
Menggauli Istri Secara Baik dan Adil
Kewajiban suami dalam Islam salah satunya adalah menggauli (bersenggama) dengan istrinya secara baik dan adil. Karena ini termasuk inti dari pernikahan sehingga istri dapat memperoleh kenikmatan bersenggama dengan suaminya, begitu juga suami dapat memperoleh kenikmatan dari istrinya.
Dalam Surat An-Nisa ayat 19 Allah SWT berfirman yang artinya:
"Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak."
Menjaga Istri dari Perbuatan Dosa
Kewajiban suami dalam rumah tangga yang lainnya adalah menjaga sang istri dari perbuatan dosa. Seorang suami harus menjaga istri dan keluarganya dari perbuatan dosa yang dapat mengakibatkan kesengsaraan bagi keluarga.
dari Surat At-Tahrim ayat 6:
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."
Memberikan Rasa Tenang, Cinta dan Kasih Sayang
Kewajiban suami-istri setelah menikah adalah memberikan rasa tenang dan kasih sayang. Sekalipun istri sakit, suami wajib merawatnya. Sesuai dengan surat Ar-Rum ayat 21:
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih sayang dan rahmat. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
Menjaga Rahasia Istri
Suami wajib menjaga semua rahasia istrinya, terlebih lagi dengan urusan di atas ranjang. Suami dilarang menyebarkan rahasia ranjangnya kepada orang lain baik ucapan, tulisan ataupun foto.
Membuka rahasia ranjang rumah tangga sangat tidak disukai Allah SWT. Sebagaimana hadis mengenai kewajiban suami terhadap istri yang diriwayatkan Muslim berikut ini:
"Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami: Marwan bin Muawiyah telah menceritakan kepada kami: Dari Umar bin Hamzah Al-Umari: Abdurrahman bin Sa'ad telah menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Abu Sa'id Al-Khudri berkata: Rasulullah Shallallahu'Alaihi Wasallam bersabda: Sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat ialah orang yang menyetubuhi istrinya dan istri bersetubuh dengan suaminya, kemudian dia menyebarkan rahasianya."
cukup sekian yang bisa saya sampaikan, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
fira "terima kasih pak kyai"
pak kyai "iya sama-sama"
umi Aisyah "rasyid davian fadhil bawa istri kalian ke kamar nak seperti nya mereka kelelahan sampai mendengar kultum abi saja tertidur"
fadhil "baik umi fadhil akan membawanya ke kamar"
kak davian "dav juga bawa nafisa ke kamar dulu"
kak rasyid "rasyid juga bawa fatimah ke kamar dulu"
mama evilia "umi hari ini kita masak apa?"
umi Aisyah "kemarin anak-anak minta rendang"
umi Aisyah "masak yang lain juga boleh lo"
mama evilia "masak apa ya mi? opor ayam enak mi soalnya ya mi kemarin itu saya makan di tempat ibu rasanya gak seenak buatan umi atau angel"
umi Aisyah "baiklah kita sarapan berat-berat ya pagi ini"
mama tamara "ah iya umi benar sekali ini makanan berat semua"
mama evilia "gapapa mi nanti suruh angel buat salad buah kalau bangun hehehe"
umi aisyah "baiklah mari ke dapur"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam menunjukkan pukul 7 pagi dan angel mulai mengerjapkan matanya.
angel "mas ini jam berapa? bukan nya tadi kita sholat shubuh jamaah ya?"
fadhil "kamu udah bangun sayang, ini jam 7 pagi mommy sayang dan tadi memang kita sholat jama'ah shubuh tapi mommy ketiduran saat abi kultum"
angel "ish kok gak di bangunin sih mas aku kan janjian sama umi mau masak rendang"
fadhil "hmm ini dulu aja twins mau mimi loh habis mandi loh mereka"
angel "ah mana sini, uluh uluh kakak maafkan mommy ya, kakak lapar ya sekarang"
bayi kecil itupun hanya tersenyum saat melihat mommy nya berbicara.
30 menit kemudian angel dan fadhil turun dan menuju meja makan ternyata di sana belum ada yang berkumpul dan akhirnya angel dan fadhil membawa twins ke ruang keluarga.
papa rey "sini ngel adek biar sama papa"
angel "papa kok tau ini adek"
papa rey "ya tau lah papa udah hafal sekarang, oh ya di tunggu di dapur kamu"
angel "oh baiklah pa, ini adek nya pa"
setelah angel memberikan baby afwi ke papa rey angel pun berjalan ke dapur.
mama evilia "ini nih yang ditunggu-tunggu".
angel "hehehe maaf ma, umi angel baru bangun"
umi Aisyah "gapapa nak, anak-anak mana?"
__ADS_1
angel "di ruang keluarga mi, loh rendang nya udah matang mi"
umi Aisyah "sudah nak"
angel "yahh gabisa belajar lagi"
umi Aisyah "masih ada waktu sayang, besok pagi umi masih disini kok"
mama evilia "angel lebih baik ini kamu buat deh salad buah nya tadi buah nya udah mama potong-potong"
angel "baiklah mama ev"
jam 8 pagi mereka semua menuju meja makan untuk sarapan.
papa rey "haa berat berat semua ini makanan nya"
angel "papa mau ganti menu? biar angel buatkan"
papa rey "tidak orang papa mau makan rendang nya"
angel "gitu bilangnya berat"
mereka semua pun sarapan dengan tenang, setelah selesai sarapan baru mereka ngobrol.
zaidan "aunty"
angel "iya zaidan ada apa?"
zaidan "baby twins nanti manggil aunty apa? umi atau umma atau apa?"
fadhil "manggilnya mommy bang zai"
zaidan "boleh nggak aku ikut manggil mommy juga?"
almira "almira juga bolehkan aunty uncle?"
angel "boleh dong sayang, dan panggil uncle abi ya"
zaidan "baiklah mommy, mommy apa mommy tidak punya keinginan mengajak anaj mommy ini jalan-jalan mumpung zaidan di sini mommy"
almira "almira juga mau jalan-jalan mommy"
fadhil "huh manggil mommy dan abi cuma ingin jalan-jalan"
angel "kalian mau kemana?"
zaidan "pokoknya jalan-jalan mommy"
angel "pa restoran buka jam berapa?"
papa rey "masih tutup sayang buka h+5 esok jam 10"
angel "yah kemana dong"
zaidan "besok gapapa kok aunty"
umi Aisyah "besok kita kembali ke pesantren bang zai jam 9 pagi kita berangkat"
zaidan "sekarang aja ya mommy ,terserah kemana"
angel "kemana ya mommy gak pernah jalan-jalan loh sayang"
fadhil "ke taman kota aja ya naik biang lala tapi nanti sore"
papa satria "gimana kalau nanti sore kita juga makan seafood di tempat biasa?"
pak kyai "boleh juga pak sat"
papa rey "setuju"
fadhil "yaudah jalan-jalan nya nanti sore ya sayang"
zaidan "baiklah abi mommy"
tak lama terdengar suara ketukan pintu.
tok tok tok
angel "sepertinya ada tamu biar angel buka dulu ya"
angel pun berjalan ke pintu utama.
angel "maaf mbak cari siapa ya?"
tamu "saya cari calon mertua dan calon suami saya"
angel "iya yang mbak maksud siapa? disini yang belum nikah hanya papa saya"
tamu "saya mencari kyai abdurahman dan umi Aisyah juga calon suami saya fadhil, dari yang saya dengar mereka sedang disini"
deg
deg
jeng jeng gimana kelanjutan nya???
__ADS_1
baca bab selanjutnya ya readers