
kini mereka sudah di perjalan menuju kota, setelah dari korean fantasi mereka menyempatkan mampir di kampung indian.
fadhil "sampai kota magrib kayak nya ya"
Ilham "iya, mau sekalian makan malam atau nanti keluar lagi?"
fadhil "gimana kalian? ucapnya menengok kebelakang "loh pada tidur"
Ilham "mungkin mereka kecapean mas, mas kalau ngantuk tidur aja"
fadhil "udah nggak ngantuk saya ham, kalau malam cari makanan di sekitar hotel susah nggak?"
Ilham "enggak kok, mas tinggal jalan aja ke kanan disana kalau malam banyak yang jualan kalau mau order ada juga yang buka 24 jam"
fadhil "oh gitu"
Ilham "memang mas nya suka makan malam-malam?"
fadhil "istri saya ham suka lapar kalau malam, soalnya anak saya minum asi nya banyak"
Ilham "kakak saya dulu juga gitu waktu masih memberi asi dia suka makan tengah malam"
fadhil "iya soal nya buat makan dua orang, oh ya wisata malam enak nya dimana? anak-anak biasanya sih minta jalan-jalan"
Ilham "bisa di taman brantas atau dermaga kalau yang dekat"
fadhil "dermaga itu tempatnya seperti apa?"
Ilham "tempat ngopi santai anak-anak muda sih, atau ke puja sera dekat stadion juga bisa atau jalan-jalan keliling kota juga bisa"
fadhil "lihat nanti ham, semoga mereka nggak ngajak jalan sih udah capek juga seharian full"
setelah menempuh 1 jam lebih perjalanan mereka sudah sampai di hotel tepat waktu sholat magrib.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
keesokan paginya mereka cek out dari hotel dan hari ini mereka akan menuju kota Malang untuk mengantar twins ke asrama nya.
angel "bi beli oleh-oleh dulu jangan lupa, tadi malam kan nggak jadi beli"
fadhil "iya tenang aja, kata Ilham kalau pagi tahu nya masih panas jadi kemarin sama Ilham suruh beli pagi aja dijamin masih fresh"
angel "oh begitu, yaudah ayo berangkat"
fadhil "ham ayo beli oleh-oleh dulu"
Ilham "oh iya mas"
jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi, mereka kini sudah sampai di monumen simpang 5 gumul.
Ilham "rame kan kalau minggu pagi"
afwa "tapi sepertinya kita terlambat lihat deh mereka udah pada makan"
zaidan "yaudah kita juga langsung makan saja"
mereka pun mencari sarapan terlebih dahulu, setelah selesai sarapan baru mereka ke taman hijau slg.
Ilham "kita bisa naik ke menara itu biar bisa lihat monumen simpang lima gumul"
afwi "aman nggak?"
Ilham "aman kok tapi naik tangga nggak ada lift"
afwi "olahraga pagi disini dong jadinya"
afwa "yaudah ayo"
fadhil "sini sayang rayya biar sama mas, ayo naik"
angel "rayya berat loh mas"
fadhil "enggak lah, gendong mommy nya aja kuat masa gendong anaknya nggak kuat"
angel "ish selalu deh"
setelah puas keliling taman hijau mereka pun ke taman kepala kereta api yang berlokasi di sebelah nya.
foto by google
afwa "kepala kereta api nya kok beda?"
Ilham "itu kepala kereta api jaman dulu sebelum om lahir"
afwa "sudah lama ya berarti"
Ilham "iya sudah lama sekali"
setelah puas jalan-jalan mereka pun berangkat ke kota Malang lewat kota batu.
fadhil "kalian tidur lah masih lama perjalanan nya"
Ilham "nggak ada yang mabuk perjalanan kan? soalnya jalannya lumayan berkelok-kelok"
angel "insyaallah tidak ada"
Ilham "baiklah kalau begitu, mau beli camilan dulu nggak?"
fadhil "anak-anak gimana? beli nggak?"
afwa "beli bi sekalian buat oleh-oleh teman-teman kami se kamar"
fadhil "oleh-oleh nya sudah abi belikan tadi, ini beli snack buat di makan di jalan"
afwi "beli bi, nggak ada minuman disini"
fadhil "yaudah ham ke mini market ya"
Ilham "iya siap, 100 meter lagi ada mini market kok"
afwa dan athaar lah yang di suruh membeli snack karena mereka sudah hafal favorit masing-masing.
angel "kak mommy beliin c1000 ya sayang yang lemon atau orange"
afwa "siap mommy"
athaar "kak syahila mau apa? maaf kami belum begitu hafal favorite kak syahila"
syahila "apa saja terserah aku pemakan segala kok"
zaidan "dek minumnya air mineral yang dingin ya sama beliin susu uht rasa coklat"
athaar "siappp abang zai, kak ila"
afwa "om mau minum sama snack apa?"
Ilham "gak usah kalian aja"
afwa "ayolah om, mau apa"
Ilham "kopi aja yang botol rasa capucino"
afwa "snacknya?"
Ilham "terserah deh di beliin apa hehehe"
afwa "baiklah om, kopinya dingin apa enggak?"
Ilham "dingin boleh"
afwa "oke om"
fadhil "abi juga ya kak beliin kopi"
afwa "siap abi sayang"
tak lama afwa dan athaar keluar dengan membawa 2 kantong, 1 kantong besar berisi snack dan 1 kantong tanggung berisi minuman.
angel "kok banyak banget sayang snack nya?"
athaar "gak apa-apa lah mom, kan jauh perjalanan nya"
angel "yaudah baiklah kalau nggak habis buat di pesawat juga bisa"
athaar "iya mom"
__ADS_1
fadhil "ham nanti habis dari tazkia ke pusat oleh-oleh dulu ya habis itu ke bandara, kamu balik nya sendiri gak apa-apa?"
Ilham "nggak apa-apa lah sudah biasa juga"
fadhil "kamu sering ke Malang?"
Ilham "sering banget malah, kebanyakan orderan ke Malang sama Surabaya sih terus rumah nenek saya juga Malang jadi ya sering banget"
fadhil "nenek kamu masih?"
Ilham "masih tapi ya sudah tua, sudah susah jalan nya"
fadhil "kalau sudah tua memang begitu ham"
Ilham "iya usianya juga udah 89 tahun jadi ya wajar lah"
fadhil "alhamdulillah di beri umur panjang itu ham"
Ilham "alhamdulillah masih bisa lihat cucu dan cicitnya"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
tak terasa mereka sudah berada di tazkia, koper milik kembar sudah berada di pos satpam karena tadi fadhil sudah meminta orangya untuk mengambil koper anaknya di pesawat.
fadhil "kakak kembar belajar yang rajin ya, kalau ada apa-apa segera kabari abi, jaga kesehatan kalian ya selama disini, insyaallah 1 bulan lagi abi jenguk"
afwa "tidak usah satu bulan sekali nggak apa-apa bi lagipula 2 bulan lagi kami libur kenaikan kelas jadi agak lama di rumah"
afwi "iya bi nanti saja jemput kita pas liburan, villa sudah jadi kan bi?"
fadhil "insyaallah kalau 2 bulan lagi sudah, yaudah lihat nanti ya sayang"
angel "kakak kembar jaga kesehatan ya sayang, kalau capek istirahat ya"
afwi "mommy tenang saja kan selama ini kita bisa jaga kesehatan, mommy jangan lupa banyak makan biar prinses kecilku cepat tumbuh jadi gadis cantik seperti mommy"
angel "iya kak"
afwa "mommy jangan terlalu mikirin kita, kita disini sudah ada yang mengurus kok mom"
angel "iya kak, yaudah masuk gih"
afwa "athaar jaga adek abi dan mommy jangan bandel, belajar yang rajin ya"
athaar "iya kak"
setelah afwa dan afwi memasuki asrama, fadhil sekeluarga pun pergi meninggalkan kan asrama anaknya untuk melanjutkan perjalanan.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
kini rombongan fadhil sudah tiba di bandara, saat nya mereka kembali ke kota k untuk melanjutkan aktivitas masing-masing.
fadhil "ham terima kasih sudah menemani liburan kami, maafkan kami apabila ada salah selama ini"
Ilham "sama-sama, saya juga minta maaf jika ada salah, terima kasih sudah berkunjung ke kota Kediri semoga bisa berjumpa di lain waktu, semoga selamat sampai tujuan semuanya"
fadhil "amin ham, hati-hati balik nya"
athaar "terima kasih ya om sudah mengantar aku ke tempat wisata yang menyenangkan"
Ilham "iya sama-sama"
angel "terima kasih ya mas sudah mau kami repot kan kami pulang dulu"
Ilham "iya mbak sama-sama, semoga selamat sampai tujuan"
angel "assalamualaikum"
Ilham "waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"
kini fadhil sekeluarga sudah berada di pesawat jet pribadi milik keluarga thompson, pesawat kini sudah mulai mengudara meninggalkan bandara kota Malang.
jam 5 sore pesawat sudah mendarat di bandara kota K, dengan senang hati mereka segera keluar dari pesawat dan menuju terminal kedatangan khusus.
fadhil "kalian menginap lah di rumah dulu baru besok kembali ke kota s"
angel "iya bang balik besok aja, sekalian ini nitip oleh-oleh buat uti dan umi juga uma kalian"
zaidan "baiklah uncle aunty"
athaar "kak ila sakit? kok pucat?" ucap athaar membuat semua melihat ila
zaidan "tapi kamu pucat sayang"
syahila "beneran aku nggak apa-apa"
angel "bang zai ila nya gendong aja sampai mobil nanti aunty hubungi dokter haris untuk ke rumah"
syahila "ila nggak apa-apa aunty"
fadhil "tapi kamu pucat ila, sudah biar di gendong suami mu saja"
zaidan langsung menggendong istrinya itu menuju mobil dan ternyata papa rey lah yang menjemput di bandara.
papa rey "loh istrimu kenapa zai?"
zaidan "pucat opa mungkin kecapean"
papa rey "yaudah cepet bawa masuk kita langsung pulang"
athaar "athaar lapar opa"
papa rey "makan di rumah ya oma sudah menyiapkan makan malam"
athaar "baiklah opa"
setelah menempuh perjalanan 1 jam mereka sudah sampai di kediaman angel, mereka disambut oleh mama evilia yang sudah berada di teras rumah.
mama evilia "loh zai istrimu kenapa nak?"
zaidan "kecapekan oma"
mama evilia "langsung bawa ke kamar aja kalau gitu, kalian bersih-bersih dulu, setelah sholat magrib kita makan malam"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah makan malam sesuai janji nya angel memanggil dokter haris, tak lama dokter haris pun tiba bersama dokter Amalia, mereka masih memakai seragam lengkap jadi bisa disimpulkan mereka baru pulang kerja.
angel "dok maaf ya mengganggu waktu istirahat nya"
dr haris "tidak apa-apa nona, tapi yang sakit siapa? saya lihat semua ada di sini"
angel "oh istri keponakan ku"
fadhil "mari saya antar dok, sayang temani dokter Amalia nya"
angel "iya sayang, mari dok duduk dulu"
dr Amalia "iya nona, oh ya baby grils dimana?"
angel "lagi di kamar sama opa oma nya dok sama kakak nya juga"
dr amalia "gak ada rencana tambah anak lagi nona?"
angel "tidak dokter sudah tua gini hehehe"
dr Amalia "sebenarnya bisa loh kalau mau tapi ya sangat beresiko"
angel "tidak aja dok sudah cukup 4 anak, sudah 2 kali lipat dari anjuran pemerintah loh dok hehehe"
dr Amalia "nona bisa saja"
dr haris "sayang, kamu aja yang periksa" ucapnya yang sampai di ruang tamu
dr amalia "ada apa yang kok aku?"
dr haris "dugaanku dia hamil deh kayaknya, coba deh yang kamu yang cek"
angel "wooww mau dapat cucu"
dr haris "masih dugaan nona"
angel "semoga aja beneran dokter"
di kamar tamu....
dr amalia "maaf nona, saya cek dulu ya"
syahila "iya dok"
__ADS_1
dr amalia "nona kapan terakhir haid?"
syahila "sekitar 3 minggu yang lalu dok, pokoknya 1 minggu setelah menikah"
dr amalia "oh belum telat ya berarti, emm apa nona merasa pusing mual?"
syahila "kalau mual nggak sih dok, pusing nya ia terus lemes gitu loh dok"
dr amalia "emm begini saja bagaimana kalau besok pagi jam 8 kalian ke rumah sakit menemui saya? soalnya perkiraan saya anda sedang hamil nona"
syahila "tapi saya belum telat datang bulan dok"
dr amalia "iya nggak apa-apa siapa tau memang langsung di kasih baby sama allah"
zaidan "baiklah dok besok kami akan menemui dokter di rumah sakit"
dr amalia "baiklah itu saja, kalau gitu saya permisi dulu ya"
setelah dokter haris dan dokter amalia pulang mereka oun istirahat ke kamar masing-masing.
fadhil "capek ya sayang?"
angel "iya bi banget"
fadhil "kelamaan naik mobil tadi dan kita juga enggak istirahat, sini abi pijit"
angel "enggak usah bi, mau peluk aja"
fadhil "yaudah sini abi peluk, tidurlah sayang"
pagi harinya setelah sarapan angel ikut mengantar syahila ke rumah sakit sedangkan fadhil dia harus berangkat pagi karena ada meeting dengan klien.
di rumah sakit....
suster "ibu syahila Aulia silahkan masuk"
syahila "iya sus"
dr amalia "silahkan langsung berbaring nona"
dengan di bantu zaidan syahila pun Berbaring du brangkar.
dr amalia "langsung usg ya, saya olesi gel dulu perut nya"
syahila "iya dok"
dr amalia "emm disini masih terlihat samar-samar tapi sepertinya ini memang ada kantong yang mulai terbentuk"
zaidan "apa itu artinya istri saya hamil dok?"
dr amalia "iya tapi masih muda banget masih belum genap dua minggu usia janin nya"
zaidan "terus apa boleh naik pesawat soalnya kami mau kembali ke kota s"
dr amalia "kalau bisa sih nunggu 2 sampai 3 minggu lagi, tapi kalau mau maksa ya silahkan resiko kalian sendiri yang menanggung nya"
zaidan "baiklah dok"
dr amalia "ini saya beri resep untuk vitamin penguat kandungannya, jaga asupan makanan nya ya nona, susu hamil juga baik untuk nutrisi ibu dan bayi"
syahila "iya dok"
dr amalia "jangan melakukan hal-hal yang berat dulu, kalau mau ke kota s 3 minggu lagi saja sebelum nya kalian periksa dulu kesini, nanti saya akan rekomendasi kan dokter kandungan terbaik disana"
syahila "iya dokter"
dr amalia "emmm suaminya kalau bisa jangan berhubungan dulu ya sama istrinya soalnya usia kehamilan nya masih rentan"
zaidan "iya dokter"
"huh belum tanya aja udah di kasih tau" ucap zaidan dalam hati
angel "yasudah dok kami permisi ya, assalamualaikum"
dr amalia "waalaikumsalam"
mereka pun meninggalkan area rumah sakit.
angel "bang langsung beli susu hamil tidak?"
zaidan "iya sekalian aunty"
angel "mang ke supermarket dulu ya nanti"
mang ujang "iya non"
setelah membeli susu hamil mereka pun kembali ke rumah angel, dan ternyata fadhil sudah pulang dari kantor.
angel "sayang kok sudah pulang, tumben"
fadhil langsung memeluk istrinya dengan erat.
fadhil "abi butuh ketenangan darimu sayang, biarkan abi begini sebentar saja"
angel "ada apa bi hmm, apa ada masalah di kantor?"
fadhil "iya"
angel "masuk dulu, kita ke kamar abi bisa leluasa melum mommy"
di kamar fadhil kembali memeluk istrinya sangat erat, angel hanya bisa pasrah, entah apa masalah yang membuat suaminya jadi seperti ini.
di ruang keluarga tiba-tiba saja pak Adit datang dengan Dimas.
papa rey "loh ada apaa kesini? apa kantor sudah pindah?"
pak adit "maaf tuan kami kesini mau menemui tuan fadhil"
papa rey "ada apa? dia pulang juga seperti ada masalah"
pak Adit "iya tuan, tuan fadhil memang pulang karena mencari ketenangan pada istrinya beliau tidak mau emosi"
papa rey "ada masalah apa sebenarnya?"
fadhil "pak Adit Dimas papa fadhil tunggu di ruang kerja"
ya fadhil sudah merasa tenang sehingga dia memutuskan memanggil pak Adit dan Dimas ke rumah nya.
di ruang kerja fadhil....
pak Adit "tuan ini laporan keuangan nya, setelah di cek oleh tim audit memang benar seperti dugaan kita ada penyelewengan dana"
papa rey "siapa yang berani seperti itu dit?"
fadhil "fadhil curiga sama ikhsan pa"
papa rey "apa alasan kamu curiga?"
fadhil "dia baru saja beli mobil sport keluaran terbaru hampir senilai dengan uang perusahaan yang hilang"
papa rey "jangan suudzon nak, selidiki dulu, papa yakin kamu bisa menyelesaikan masalah ini"
Dimas "maaf tuan tuan, saya baru saja dapat email dari pihak bank dan benar uang itu masuk ke rekening atas nama ikhsan maulana dengan total 5 milyar 650 juta rupiah ditransfer secara berkala"
papa rey "tinggal lapor polisi kalau gitu"
fadhil "huft ikhsan maulana 2 hari yang lalu mengajukan cuti pa, mungkin saja dia sudah takut ketahuan karena hari ini ada rapat bulanan"
papa rey "papa serahkan semuanya ke kalian, papa sudah angkat tangan dari perusahaan, papa mau istirahat dulu"
fadhil "ya pa silahkan"
pak Adit "jadi bagaimana tuan?"
fadhil "buat laporan ke polisi dan kerahkan anak buah kita untuk mencari ikhsan, saya rasa dia tidak berani naik transportasi kalau dia memang takut ketahuan tapi coba kalian cek nama ikhsan melakukan perjalanan atau tidak"
pak Adit "baik tuan"
fadhil "dan Dimas kembalilah ke kantor, kamu harus stand by disana"
Dimas "iya tuan"
fadhil "makan siang di sini saja kalian, baru kembali"
dua asisten beda generasi itupun hanya mengikuti ucapan tuan nya.
angel "mari ikut makan pak Adit, Dimas"
"iya nyonya" ucap mereka kompak
__ADS_1