
hari sabtu telah tiba....
setelah sarapan fadhil papa rey dan pak kyai juga papa demian papa ferdinand dan papa Satria pergi ke pasar hewan untuk membeli 4 ekor kambing.
ini adalah pengalaman pertama mereka untuk terjun langsung ke pasar hewan kecuali fadhil dan pak kyai yang dari dulu memang sering ke pasar hewan untuk membeli hewan qurban.
fadhil "pa pasar hewan dimana?"
papa rey "papa gak tau hehehe"
papa demian "kita gak tau dil, ini pertama kali kita mau ke pasar hewan"
fadhil "kalau gitu maps aja deh"
1 jam kemudian mereka sampai di pasar hewan.
papa rey "hah isinya benar-benar hewan semua"
papa demian "namanya aja pasar hewan rey"
pak kyai "ayo kita memilih kambingnya keburu siang"
fadhil "pa abi itu sepertinya kambing nya gemuk-gemuk"
papa rey "kalau gitu ayo kesana"
pedagang "silahkan mau kambing yang mana? lihat-lihat dulu juga boleh"
fadhil "pak kambing yang ini berapa?"
pedagang "itu 3 juta 250 ribu"
fadhil "abi papa ini sepertinya kambingnya sehat dan tidak ada luka"
papa rey "besan saja yang lihat saya tidak tau menau hewan"
pak kyai "baiklah"
pedagang "disini insyaallah kesehatan kambing terjamin pak, kami juga bisa untuk menyembelih nya sekalian"
papa rey "kalau nganter bisa kan? kami butuh 4 ekor kambing jantan"
pedagang "hari ini saya cuma bawa 3 ini saja untuk yang jantan, bagaimana kalau ikut saya ke peternakan langsung? disana bisa memilih sendiri"
papa rey "dil gimana ke peternakan langsung ya"
fadhil "boleh deh"
pak kyai "peternakan nya daerah mana?"
pedagang "peternakan nya di belakang universitas xx pak"
fadhil "yaudah pak kita kesana tapi tidak tau tempatnya"
pedagang "saya bawa kambingnya ke tosa saya dulu Nanti kita kesana sama-sama hanya 20 menitan dari sini"
fadhil "bapak tunggu di parkiran ya, saya mau lihat kelinci dulu"
pedagang "baik mas"
papa rey "buat apa kelinci?"
fadhil "lucu aja pa kalau di taruh taman belakang biar gak sepi kalau ada hewan yang di lihat"
papa demian "ah ikutan beli aku"
pak kyai "marmut juga lucu dil, anak-anak pasti suka"
papa rey "kalau gitu kamu harus beli yang banyak"
fadhil "tapi kalau di tinggal ke amerika siapa yang merawat pa?"
papa rey "ada pak Imam yang papa pindah kerumahmu nanti"
fadhil "baiklah kalau begitu"
papa Satria "tapi ini makanan nya apa?"
fadhil "wortel, kangkung, rumput juga bisa"
Papa rey "yaudah cepat pilih kelinci sama marmut nya kasian pedagangnya nunggu di parkiran"
fadhil "pa ini ya, 1 pasang lucu sekali"
papa rey "iya itu saja sama yang ini sekalian satu"
pedagang "sama kandangnya sekalian tidak?"
fadhil "kandangnya 2 saja, yang ini di sendiri kan takutnya berantem"
__ADS_1
pedagang "baiklah, semuanya 300 ribu"
fadhil "ini pak uangnya, beli marmut di mana ya pak?"
pedagang "yang di ujung mas marmutnya bagus-bagus dan harganya agak miring"
fadhil "oh baiklah, terima kasih ya pak kelinci nya saya bawa"
papa demian "hey kalian sudah?"
papa rey "lihat marmut dulu, pilihlah dulu disitu"
fadhil "pa abi yang ini lihat deh imut-imut semua"
papa rey "beli semua dil sama kandangnya sekalian nanti setelah aqiqah kita buat khusus untuk mereka, nanti minta orangnya pak Budi untuk buatkan kandang"
fadhil "iya pa"
pedagang "mau marmut yang mana pak?"
fadhil "yang ini saja semuanya, sama kandangnya"
pedagang "saya ambilkan dulu kandangnya"
papa rey "dem sat fer kalian sudah?"
papa demian "sudah ini 3 pasang"
papa Satria "ini beli 2 pasang"
papa ferdinand "ini 5 pasang"
papa rey "banyak banget fer"
papa ferdinand "ya habisnya aku gemesh semua"
pedagang "ini marmutnya pak, semuanya 350 ribu"
setelah membayar pun mereka pergi ke parkiran.
fadhil "pak maaf nunggu lama"
pedagang kambing" tidak mas saya baru selesai menata kambing di tosa kok, yaudah mas ayo berangkat sekarang"
fadhil "baik pak,saya ikuti bapak dibelakang ya"
setelah 20 menit perjalanan mereka sampai di peternakan yang dimaksud oleh pedagang itu.
fadhil "ada pekerja nya tidak pak?"
pedagang "nanti habis dhuhur baru ada orang mas untuk sekarang hanya saya"
fadhil "oh gitu, kami keliling dulu ya pak"
pedagang "iya silahkan"
papa rey "fadhil papa tertarik sama kambing itu, gemuk dan sehat"
fadhil "pak itu harganya berapa?"
pedagang "itu 4 juta 500 ribu"
fadhil "saya ambil itu ya pak tolong disisihkan dulu"
pedagang "iya mas"
papa rey "20 juta 4 ekor kambing? biasanya papa sudah dapat sapi itu kalau kurban, kenapa tidak sapi saja"
fadhil "kalau aqiqah memang disarankan kambing pa"
papa rey "oh gitu yasudah itu saja"
pak kyai "fadhil, besan kambing itu sepertinya sehat dan gemuk yang di pegang bapaknya"
papa rey "mari kita lihat"
fadhil "pak ini harganya berapa?"
pedagang "ini sama 4 juta 500 ribu mas"
fadhil "yaudah yang ini saya ambil ya, sisihkan sama yang tadi"
papa rey "fadhil kamu pilih deh papa dan abimu kan sudah milih"
pak kyai "iya dil kamu pilih sana"
fadhil "iya papa abi, kambing itu saja gimana?"
__ADS_1
papa rey "gapapa gemuk juga itu"
pak kyai "itu aja gapapa sehat kambingnya"
fadhil "yang ini berapa pak?"
pedagang "4 juta 700 ribu"
fadhil "samain 4 juta 500 ya"
pedagang "baiklah karena kalian ambil 4 hari ini saya kasih 4 juta 500"
fadhil "wahh terima kasih ya pak, saya milih 1 lagi"
papa demian "kita dong dil yang milih"
papa Satria "iya dil kita ya"
papa ferdinand "iya kita ya masa cuma muter-muter aja"
fadhil "yaudah papa-papa silahkan milih yang mana"
papa demian papa ferdinand dan papa Satria menjatuhkan pilihan di kambing yang sama.
papa rey "haa pilihan kalian sama?"
pak kyai "kompak sekali"
papa demian "gimana gemuk dan sehat juga kan tapi"
papa Satria "pilihan sama hanya kebetulan ini hahahaha"
papa ferdinand "ini karena kita sehati pak kyai hehehe"
papa rey "ayo keliling biar fadhil yang ngurus pembayaran" mereka semua pun keliling peternakan lagi
pedagang "itu 5 juta harganya"
fadhil "samain 4 juta 500 ribu lah pak"
pedagang "maaf mas yang itu tidak bisa kurang, kalau di pasar itu saya jualnya 5 juta 500 ribu, ini sudah saya pas kan 5 juta"
fadhil "yaudah pak 5 juta tapi nanti pengiriman gratis ya?"
pedagang "dikirim ke alamat mana?"
fadhil "perumahan Cinta Indah jalan Setia no 02 ya pak"
pedagang "itu bukanya perumahan elit?"
fadhil "hehehe iya pak"
pedagang "mau buat acara apa mas?"
fadhil "aqiqah pak"
pedagang "kok 4? aqiqah kan 2 ekor kalau laki-laki"
fadhil "ini baby nya twins cowok semua pak"
pedagang "wahh selamat ya mas"
fadhil "iya pak terima kasih"
pedagang "ini saya antar sekarang saja ya tapi ngikutin mas nya, kalau perumahan elit saya trauma mas gak bisa masuk dan saya harus nunggu 1 jam itu buang-buang waktu"
fadhil "yasudah bapak masukin kambingnya ke tosa saya tunggu ini uangnya 18.500.000"
pedagang "iya mas terima kasih ya saya masukin kambing ke tosa dulu 20 menit an mungkin"
fadhil "iya pak"
papa rey "sudah kamu bayar dil?" ucapnya yang baru sampai dari keliling
fadhil "sudah pa"
pak kyai "yasudah ayo pulang ini sudah siang"
fadhil "nunggu 20 menit dulu ya semuanya, kambing nya masih di masukan tosa nanti sekalian langsung di antar"
papa rey "kenapa gak di beri alamat saja?"
fadhil "orangnya trauma pa karena pernah nunggu 1 jam untuk bisa masuk perumahan elit jadi orangnya sekalian ngikutin kita gitu"
papa demian "ya bener sih orangnya apalagi perumahan Cinta Indah ketat sekali"
pedagang "bapak-bapak ini kambingnya sudah selesai saya masukkan tosa, mau berangkat sekarang atau mau lihat-lihat dulu"
papa rey "berangkat sekarang saja pak"
__ADS_1
setelah menempuh perjalanan 25 menit mereka pun sampai di kediaman fadhil dan angel, pedagang diminta langsung ke taman belakang dan di bantu mang ujang juga mang udin yang sebelumnya sudah di suruh menyiapkan tempat kambing.
bi inah dan mbak Dewi di suruh untuk menurunkan kelinci dan marmut dari bagasi dan menaruhnya di taman belakang.