Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
bab 412


__ADS_3

saat mereka memasuki rumah mereka melihat afwa dengan tatapan marah nya tapi mereka tidak ada yang menggubris kakaknya itu.


"kak lihatlah kembaranmu siap menerkam" bisik athaar


"haii kak bibil" sapa rayya pada nabila


"haii ra, kalian lebih baik bersih-bersih gih habis itu sarapan" ucap nabila


"iya kak" sahut mereka kompak


"oh ya zahra mana?" tanya afwi


"ada di dapur, ngidam martabak nya tetap ternyata" ucap nabila


"kasian sekali calon istriku lebih baik aku bawa kembali ke kota k saja" ucap afwi


"bawa aja dek" ucap nabila santai


"sayaanggggg" ucap afwa tidak terima


"kamu ini masih pagi sudah ributtt" ucap angel yang menjewer telinga anaknya


"ahhh mommy sakittt" rengek afwa


"makanya jangan buat ulah terus mommy pusing tau nggak dari tadi malam kamu merengek terus" ucap angel kesal


"jewer sampek telinganya putus mom" ucap rayya


"haish ribut terus sih lama-lama abi sama mommy tinggal di pesantren aja dari pada sama kalian" ucap fadhil yang pusing karena kegaduhan dari anak-anak yang sudah dewasa itu


"nooo" teriak anak-anak kompak


"makanya kalau nggak mau abi sama mommy tinggal disini kalian jangan suka ribut" ucap fadhil tegas


"afwi tuh bi ngeselin" ucap afwa


"kamu tuh yang suka bikin ribut jangan nyalahin orang lain" ucap fadhil meninggalkan dapur


"tuh kan abi marah kakak sih udah tau salah malah nuduh kak afwi" ucap rayya


"tau nih, awas ya kak kalau abi marah dan uang bulanan di stop awas saja aku bakal minta ganti sama kakak" ucap athaar


"aku juga minta ganti, ogah banget 200 juta apalagi mau nikah gini" ucap afwi


"aku juga, kakak ih buat abi marah di saat jatah bulanan kita belum di kirim, awas saja kakak akan tau akibatnya" ucap rayya kesal


"kalian malah mikirin jatah sih?"


"iyalah ini tuh bisa jadi jatah afwi terakhir karena kan afwi mau nikah jadi gak boleh lepas gitu aja" ucap afwi santai


"uang jatah dari abi tuh lumayan kak buat investasi jadi aku juga nggak mau rugi" ucap athaar


"oh ya kak aku ingatkan ya kalau jatah terakhir sebelum nikah itu 5 kali lipat jadi kalau sampai abi marah siapkan uang 1 milyar buat aku" ucap afwi dengan sumringah


ya selama anak-anak nya belum menikah fadhil dan angel akan terus memberikan uang bulanan untuk anak-anak nya meskipun mereka sudah bekerja, saat akan menikah uang bulanan terakhir yang di berikan fadhil adalah 1 milyar dan setiap anak-anak nya mendapatkan jatah yang sama.


"tuh makanya kalau salah tuh di akui jangan malah melempar jadinya nguras tabungan kan" ucap nabila ketus dan meninggalkan afwa

__ADS_1


"duh kasian di tinggal istri, mending mommy nyusul abi sajalah" ucap angel yang juga pergi


"athaar siap-siap yuk jam 8 berangkat ngurus wakaf tanah" ucap afwi mengajak athaar meninggalkan kakaknya


"ayo kak, dan kak afwa ingat jangan lupa kalau nggak dapat dari abi siapkan saja tabungan kakak buat kami" ucap athaar


"kalian keterlaluan" ucap afwa kesal


"nih kak martabaknya" ucap zahra yang langsung pergi menuju kamar setelah memberikan martabak buatan nya


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


jam makan malam pun tiba mereka kini menikmati makan malam nya sebelum nanti berkemas karena esok hari akan kembali ke kota k.


"bi nanti aku minta izin ya bawa zahra keluar" ucap afwi


"mau kemana?" tanya fadhil


"jalan-jalan doang bi keliling aja biar zahra tau kota s" ucap afwi


"nggak boleh, mommy tidak akan membiarkan anak perempuan mommy di bawa keluar" ucap angel


"tuh udah di jawab mommy, nanti aja keluarnya kalau kalian sudah halal, puas-puasin jalan-jalan nya" ucap fadhil


"hmm iya deh" ucap afwi pasrah


"oh ya besok abi sama mommy mau berangkat pagi ke rumah sakit kalian berangkat saja ke bandara jam 9, nanti kalian ajak kak almira kalau mau karena kan kak Kevin repot pasti belum bisa menjemput nya" ucap fadhil


"iya bi nanti afwi yang bilang ke kak almira, oh ya bi memang kita take off jam berapa?" tanya afwi


"jam 10 lebih 15 menit besok supir hotel yang jemput abi sudah bilang kemarin" ucap fadhil


"jadi ma insyaallah" ucap fadhil


"kamar nya sudah di siapkan? kalau belum biar mama yang telpon rumah" tanya mama evilia


"sudah ma tadi siang angel sudah telpon bibi kok" ucap angel


"oh gitu baiklah"


"pak mil kenapa nggak ***** makan?" tanya papa rey


"gak suka semua opa" ucap afwa


"terus kamu mau makan apa?" tanya papa rey


"athaar kita keluar yuk jalan-jalan mumpung sudah selesai makan" ucap afwi


"ayo kak, perasaan ku mulai tidak enak" ucap athaar


mereka berdua oun pergi entah kemana yang jelas menghindari kakaknya yang sableng itu.


"mau mommy masakin apa kak? kakak harus makan loh" ucap angel


"mau rujak buatan mommy" ucap afwa semangat


"mommy lihat dulu ya masih nggak buah nya" ucap angel

__ADS_1


"habis mom tinggal jeruk sama apel tadi" ucap zahra


"terus ngerujak apa dong" ucap angel


"kakak mau rujak buah apa emangnya?" tanya fadhil


"mangga apel timun nanas sama bengkoang bi" ucap afwa


"yaudah abi beliin dulu ke supermarket" ucap fadhil


"rayya ikut bi mau beli jajan buat besok" ucap rayya


"yaudah ayo"


fadhil pun pergi berdua dengan rayya menggunakan mobil.


"abi mau kemana?" ucap afwi saat menyegat abi nya di gerbang pesantren


"mau ke supermarket beli buah kakak minta rujak" ucap fadhil


"abi turun biar kakak yang nyetir" ucap afwi


"iya kak, ayo athaar ikut tidak?" tanya fadhil


"ikut dong" ucap athaar


jam 9 malam fadhil dan yang lain baru kembali dari supermarket.


"abi lama sekali" ucap afwa manja


"iya kak maaf ya, ini buahnya kakak kasih mommy" ucap fadhil


"iya bi"


"abi snacknya biar di mobil aja ya" ucap rayya


"bawa masuk nak, besok kita pakai mobil hotel bukan mobil ini" ucap fadhil


"oh iya lupa, kak bantuin bawa snack nya" ucap rayya manja


"iya princesku yang bar bar" ucap afwi


"kok bar bar sih" ucap rayya tidak terima


"nanti kalau udah habis mondok baru deh kakak panggil princes sholehah, ya kan bi?" ucap afwi


"iya nanti habis pulang dari pondok kita panggil princess sholehah" ucap fadhil


"udah dek jangan cemberut lebih baik kamu masuk gih, belajar sana lusa kamu udah try out loh" ucap athaar


"iya kakak manis" ucap rayya


"kak habis ini ke kamar abi ya, abi mau ngobrol sama kakak" ucap fadhil pada afwi


"iya bi"


"sama adek enggak nih bi?" ucap athaar

__ADS_1


"nanti kalau adek mau nikah kita ngobrol saat ini kamu belum waktunya" ucap fadhil


__ADS_2