
Angel, Fadhil dan umi aisyah kini masuk ke butik Muslimah untuk mencari gamis dan jilbabnya.
Umi aisyah “angel kamu pilih mana yang kamu suka ya”
Angel “iya umi, umi kalau gamis warna soft blue itu boleh enggak?”
Umi aisyah “yaudah kalau begitu abil yang itu saja”
Angel “baiklah umi”
Setelah membeli baju mereka masuk ke toko tas brand chanel.
Fadhil “umi beli saja sekalian kalau ada yang umi suka”
Umi aisyah “iya tenang aja nanti umi beli kalau ada yang umi suka, angel kau pilih nak yang kau suka”
Angel “baik umi, kita ke tempat tas yang kecil aja ya umi jangan di sini soalnya angel gak suka tas yang besar hehehe”
Umi aisyah “yaudah ayo ke sana”
Fadhil “ini bagus ngel, warnanya cocok sama baju kamu yang tadi”
Angel “emang harus warna sama ya kak”
Fadhil “enggak sih kan biasanya perempuan suka pake tas yang warnanya senada dengan baju”
Angel “iya sih emang benar tapi terlalu terang kalau itu warnanya, nanti kalau kotor kelihatan hehehe”
Fadhil “yaudah cari yang kamu suka saja”
Umi aisyah “angel sini, ini bagus lo warnanya juga cantik”
Angel “yaudah yang itu saja umi kebetulan warna itu angel belum punya dan sepertinya keluaran terbaru”
Umi aisyah “Fadhil kau bayar ini umi dan angel keluar dulu”
Fadhil “baik umi”
Saat Fadhil membayar tas di depan kasir dia terbelalak dengan nominal harganya.
“1 tas kecil saja 25 juta” batin Fadhil tapi meskipun mahal Fadhil tetap membayarnya.
Setelah Fadhil membayar mereka pergi ke tempat make up yang digunakan angel sehari-hari.
Umi aisyah “kamu beli make up kamu yang biasa kamu pakai sama alat-alatnya sekalian”
Angel “tidak usah umi kan make up angel masih”
Umi aisyah “ini itu buat seserahan jadi harus lengkap, pokoknya kamu beli yang lengkap”
Angel “baiklah umi angel akan beli make up”
4 jam sudah angel dan keluarga Fadhil di mall, belanjan seserahan sudah selesai mulai dari baju, make up, tas, sepatu, seperangkat alat sholat, 1 set perhiasan, perlengkapan mandi, dan barang-barang lain dan angel juga membeli bahan untuk makan malam mereka.
Setelah dari mall mereka mampir ke masjid untuk sholat ashar, setelah selesai sholat ashar mereka melanjutkan perjalanan ke kediaman Thompson.
Sesampainya di kediaman Thompson mereka segera masuk ke dalam rumah dan mereka membawa belanjaannya, sesampainya di dalam rumah angel menuju dapur untuk menyusun bahan masakan di dalam kulkas di bantu oleh istri kak davi.
__ADS_1
Setelah menyusun bahan masakan angel segera ke kamar untuk mengganti pakaian rumahan.
Di ruang keluarga……………..
Pak kyai “pak rey terima kasih sudah di ijinkan tinggal disini, rencananya malam ini kami ingin kembali ke kota S”
Papa rey “kalau bisa besok pagi lah pak kyai kan acara pernikahannya bagaimana belum kita bahas jadi mala mini tinggallah dulu disini, lagian nanti malam istri saya imsyaallah pulang”
Pak kyai “tapi saya dan keluarga merasa tidak enak pak rey”
Papa rey “pak kyai jangan merasa tidak enak begitu tapi kita memang harus membicarakan acara pernikahan hari ini nanti teman-teman saya juga datang dengan desain baju keluarga dan desain baju pengantinnya sekaligus wo nya”
Pak kyai “baiklah kalau begitu”
Papa rey “Fadhil panggil angel di kamarnya suruh cepat turun”
Fadhil “baik om”
Kak rasyid “hati-hati khilaf”
Kak davi “nafsunya tahan 9 hari lagi dil”
Umi aisyah “kalian ini meledek Fadhil terus”
Fadhil “marahin aja mi abang-abang kalau perlu jewer sekalian”
Tak lama Fadhil tiba di ruang keluarga Bersama angel.
Angel “ada apa pa?”
Papa rey “duduk sini dekat papa kita mau bahas pernikahan kamu”
Papa rey “iya nanti selepas makan malam wo akan kesini, tapi kamu pasti punya wedding impian dong dan keuarga pak kyai pasti juga punya”
Pak kyai “kami terserah keinginan angel saja pak rey tapi nanti 5 hari setelah acara disini saya berencana untuk ngunduh mantu di pesantren”
Papa rey “berarti semua ikut angel untuk konsepnya?”
Umi aisyah “iya pak rey kan perempuan punya pernikahan impian sendiri”
Papa rey “keputusan ada di kamu ngel”
Angel “aku pengennya akad nikah di dalam rumah aja di dekorasi yang simpel gitu terus resepsinya terserah papa”
Papa rey “akadnya pagi resepsinya malam aja gimana di hotel papa”
Angel “terserah deh pa, aku bingung”
Fatimah “konsepnya modern aja ngel kaya yang lagi hits sekarang”
Angel “tapi aku gak suka kak gaunnya berat”
Nafisa “cari gaun yang simple aja”
Angel “yaudah modern aja deh pa temanya”
Waktu makan malam telah tiba semuanya sudah siap di meja makan, angel, nafisa dan Fatimah sudah selesai masak dan sudah disajikan di meja makan.
__ADS_1
Umi aisyah “masakan 3 menantu umi enak-enak sepertinya”
Papa rey “maaf ya umi menantu umi disuruh masa deh karena bibi pulang"
umi Aisyah "tidak masalah pak rey jarang-jarang kan nanti makan masakan mereka"
pak kyai "betul itu pak rey"
makan malam telah selesai mereka semua juga sudah selesai sholat isya', dan sekarang mereka menunggu kedatangan wo di ruang tamu.
ketika mendengar salam dan bel rumah berbunyi angel langsung membuka pintu rumahnya yang datang adalah papa demian beserta 2 orang dari wedding organizer.
papa demian "assalamualaikum ustadzah cantik, papa kesini bawa wo buat kamu"
angel "waalaikumsalam papa gantengnya syakila ellea dan suami gantengnya mama can, silahkan masuk sudah di tunggu di dalam"
papa demian "wah ada pak kyai juga"
pak kyai "iya pak dem belum boleh pulang ini katanya mau bahas acara pernikahan"
papa demian "tidak usah pulang saja pak kyai kan acara 9 hari lagi"
umi Aisyah "ya tidak bisa dong pak dem kita masih ada tanggung jawab di pesantren"
papa demian "jadi pak kyai sekeluarga akan pulang ke kota S?"
pak kyai "iya pak dem"
papa demian "sekalian saja berangkat besok penerbangan jam 7 pagi bareng saya rey dan yang lain"
kak rasyid "bukanya paling pagi jam 8 ya om"
papa demian "ada jam 7 pagi nanti isinya kita-kita saja, naik jet pribadinya rey"
kak rasyid "oh begitu"
papa demian "oh iya ini 2 orang dari pihak wo yang sanggup dadakan dan sanggup mengadakan acara mewah kamu rey"
papa rey "boleh lihat dekorasinya dulu yang cocok untuk tema modern"
team wo "ini pak untuk desain dekorasinya disini ada beberapa pilihan atau kalau mau dekorasi sesuai keinginan sendiri juga bisa tapi harus siap untuk hadir saat dekorasi gedungnya"
papa rey "saya mau semewah mungkin mumpung yang bayar demian"
papa demian "siap paling dekorasi berapa sih"
team wo "ini gedungnya sudah booking atau belum ya pak?"
papa demian "gedung selalu siap untuk dia gunakan sendiri mbak kan dia pemiliknya"
papa rey "di ANGEL'S HOTEL mbak tempatnya"
team wo "wow ternyata bapaknya pemilik hotel Bintang 5 termahal di kota ini jadi kebanggaan tersendiri di wedding organizer kami"
papa rey "mbak nya bisa aja hotel biasa gitu juga, kalau mau kerja sama dengan hotel saya bisa nanti dapat diskon"
papa demian "elo rey-rey tetap aja ambil kesempatan, ini bahas pernikahan anak lo rey masih aja bisnis"
__ADS_1
papa rey "kesempatan lah dem"