
afwi dan zahra mereka berkeliling kota s setelah tadi mendapatkan apa yang zahra mau.
"sayang pulang yuk sudah jam 10 malam ini"
"masih pingin jalan-jalan sayang"
"besok lagi gimana? besok mas janji ajak kamu ke tempat wisata deh"
"janji?"
"iya janji setelah mengantar opa oma dan yang lain ke bandara tapi"
"iya deh"
"ya sudah sekarang pulang ya"
"iya mas"
mereka berdua pulang ke pesantren zahra memeluk erat tubuh suami nya yang sedang mengendalikan laju motor itu.
"sayang mau apa lagi mumpung masih di luar"
"sudah aku sudah kenyang" ucap zahra sedikit teriak
"baiklah pegangan yang erat lagi mas akan menambah kecepatan biar cepat sampai"
"pelan pelan saja mas aku ingin menikmati suasana malam di kota s"
"baiklah"
di pesantren
"assalamualaikum" ucap zahra dan afwi pelan karena mereka merasa orang rumah sudah tidur
"waalaikumsalam" ucap fadhil
"eh abi belum tidur bi?"
"belum nak, kalian habis dari mana?"
"habis keliling kota bi"
"abi ini teh nya" ucap angel menyerahkan secangkir teh
"terima kasih sayang"
"kembali kasih sayang"
"sweet nya aku sampai meleleh" ucap afwi
"hais kamu ini, oh ya tadi rayya pesan ke mommy kalau kalian pulang suruh membangunkan katanya kalian bawa oleh-oleh"
"iya ini mom oleh-oleh nya" ucap zahra
"biar aku yang membangunkan rayya" ucap afwi
"biar mommy di kamar rayya juga ada kedua temannya"
"oh iya lupa"
tak lama angel kembali bersama rayya ke ruang tamu.
"mana oleh-oleh untuk aku kak?" tanya rayya
"tuh di meja"
"wah banyak sekali"
"kan tadi minta banyak"
"ah terima kasih kakak-kakak ku"
"ya sudah bi mom afwi sama zahra ke kamar dulu ya"
"iya nak"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
subuh sudah tiba mereka melaksanakan sholat jamaah di masjid kecuali zahra yang tadi susah di bangunkan, akhirnya afwi membiarkan istrinya itu sholat di rumah.
"afwi zahra mana kok tidak pulang bersama?" tanya angel
"zahra nggak ikut jamaah mom tadi masih tidur aku tidak tega membangunkan nya"
"oh gitu tapi habis ini tetap harus di bangunkan ya nak"
__ADS_1
"iya mom nanti sampai di rumah akan aku bangunkan"
sampai di rumah afwi langsung masuk kamar dan di kaget melihat istrinya tergeletak di depan pintu kamar mandi.
"zahraaaa" teriak afwi membuat penghuni rumah kaget
"zahra bangun sayang" teriak afwi lagi
"abi itu afwi kenapa gak mungkin dia membangunkan zahra begitu" ucap angel
"ayo kita lihat sayang" ucap fadhil
"kakak siapkan mobil perasaan mommy tidak enak" ucap angel sedikit berteriak karena dia sambil berjalan menuju kamar afwi
ceklek
"afwi kenapa teriak nak" ucap angel
"istriku mom kenapa dia pingsan hiks"
"cepat angkat istrimu kak kita bawa ke rumah sakit jangan nangis ayo abi temani" ucap fadhil
"iya bi"
"mommy pasangkan dulu jilbab nya nak"
"iya mom terima kasih"
dengan cepat afwi menggendong istrinya dan membawanya masuk ke mobil yang telah di siapkan afwa.
di mobil
"kakak cepatlah istriku semakin pucat ini" ucap afwi khawatir
"ini sudah cepat dek tenanglah"
"mom kenapa zahra nggak bangun bangun"
"sabar nak nanti pasti zahra bangun tenanglah sebentar lagi sampai rumah sakit, zahra pasti baik-baik saja"
"cepat bawa istrimu turun kita sudah sampai rumah sakit" ucap fadhil
dan mereka pun turun langsung memanggil suster jaga.
dan suster jaga langsung membawa brangkar
menuju mobil afwa.
suster itupun langsung mendorong brangkar menuju ruang ugd.
"mohon maaf keluarga mengantar sampai disini saja biar kami lebih konsentrasi menangani pasien"
"tapi sus" ucap afwi
"kami mohon kerjasamanya pak"
"baiklah"
sejak pintu ugd tertutup rapat afwi hanya mondar-mandir sampai 30 menit menit berlalu afwi masih mondar-mandir.
"kenapa lama sekali sih" gerutu afwi
"duduklah nak jangan mondar-mandir terus, kita tunggu dokter nya keluar"
"itu kenapa dokter lari-lari ke arah sini" ucap angel
dan benar saja dokter wanita berlari ke arah mereka dan masuk ke ruang ugd dengan buru-buru tanpa mengucapkan sepatah katapun.
"bi mom istriku kenapa hiks"
"boy tenanglah jangan menangis, berdoalah semoga istrimu baik-baik saja" ucap fadhil memeluk putra kedua nya itu
"zahra pucat sekali tadi bi hiks"
"iya abi tau, jangan menangis atau afwa akan mengantarkan kamu pulang " ancam fadhil
"sakit bi rasanya melihat istriku pingsan hiks"
"abi tau percayalah yang kamu rasakan juga sama seperti yang abi rasakan ketika mommy sakit, jangan menangisinya nak tapi berdoalah untuk kesembuhan istrimu"
ceklek
"keluarga pasien?" ucap suster
"kami dok" sahut angel
__ADS_1
"maaf suami pasien yang mana?"
"saya sus" ucap afwi
"bapak bisa ikut saya masuk ke ruang ugd ada yang ingin di jelaskan oleh dokter"
"boleh saya ikut mendampingi anak saya sus?" tanya angel
"maaf bu cukup suami nya saja, mari silahkan pak"
"iya sus" ucap afwi
di dalam ruang ugd...
"sayang" panggil afwi kepada zahra
"iya mas" ucap nya lemah
"mana yang sakit sayang?" tanya afwi dan zahra hanya menggeleng
"maaf ya pak ada yang harus saya jelaskan" ucap dokter
"iya dok silahkan" ucap afwi
"istri anda baik-baik saja dan dugaan kami istri anda sedang mengandung"
"serius?" ucap afwi
"terima kasih sayang terima kasih" ucapnya mengecup kening istrinya berkali-kali
"tapi untuk memastikan bolehkah kami melakukan usg di poli kandungan? untuk memastikan benar tidaknya dugaan kami" ucap dokter
"iya dok boleh" ucap afwi semangat
di ruang poli kandungan
"bi kayaknya kita mau punya cucu lagi" ucap angel lirih
"sepertinya begitu sayang"
"kita langsung usg ya ayah bunda untuk memastikan sikecil benar-benar ada di rahim bunda" ucap dokter
"iya dok" uxap afwi
"suster tolong oleskan gel nya ya"
"baik dok"
"sudah selesai dok" ucap suster
"baik mari kita mulai usg nya ya, bisa lihat di layar atas itu ya, wow ada dua kantong ya bunda itu artinya bunda mengandung baby twins"
"alhamdulillah" ucap mereka semua
"terima kasih sayang" ucap afwi
"jangan nangis" ucap zahra
"mas senang sayang mas hanya menangis karena terharu"
"dok cucu twins kami sehat kan?" tanya angel
"alhamdulillah sehat meskipun berat yang satu nya di bawah kembaran nya tapi mereka sehat kok bu"
"oh ya dok tapi istri saya tidak mengalami morning sickness tau-tau tadi pagi pingsan gitu"
"memang ibu hamil tidak selalu mengalami morning sickness banyak kok yang ketahuan hamil saat janin berusia 2 bulan lebih"
"lalu kandungan istri saya usianya berapa dok?"
"sudah jalan minggu ke 5, oh ya ini vitamin untuk bunda ya biar janinnya tambah kuat, usahakan periksa rutin ya ayah bunda agar mengetahui perkembangan janin apalagi ini janin kembar"
"tapi setelah ini kami kembali ke kota k dok soalnya kami tinggal disana"
"nanti cari dokter lagi saja disana kalau begitu tidak saya kasih buku kia ya biar nanti dokter disana yang memberi buku nya"
"iya dok terima kasih banyak"
"oh ya ibu zahra sudah boleh pulang tapi usahakan langsung istirahat dulu ya"
"baik dok"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
mohon maaf ya lama gak update
__ADS_1