
tak lama keluarlah twins dan 2 suster dari ruang donor. suster 1 langsung membawa kantong darah ke ruang operasi sedangkan suster 1 meminta darah tambahan.
suster "bagaimana pak bu apa sudah ada darahnya?"
revan "ini sus dari bank darah hanya ada 2 kantong"
angel "dan mereka mau mendonorkan darah untuk suami saya sus"
suster "baiklah mari ikut saya lebih dulu untuk donor" para karyawan pun mengikuti suster itu menuju ruang donor
papa rey "dim nanti sepulang donor ajaklah mereka ke angels hotel untuk makan, kamu hubungi chef Sekarang biar bisa siap-siap"
Dimas "iya tuan"
angel "dim nanti kasih mereka waktu istirahat 1 hari ya, biar tenaga mereka pulih sehabis donor"
Dimas "iya nyonya"
revan "twins habis makan ikut papa pulang ya kalian istirahat dulu"
afwa "aku baik-baik saja pa, aku mau menemani mommy menunggu abi"
afwi "aku juga tetap disini, aku baik-baik saja"
angel "pulang dulu ya sayang mommy di temani opa kok ada adek athaar juga disini, kalian pulang dulu istirahat dulu"
afwa "nggak mau mom kita tetap mau disini"
papa rey "sudah jangan di paksa kalau anaknya nggak mau nak, biarkan mereka disini nanti bisa istirahat di ruangan fadhil kalau anak-anak mau"
angel "yaudah kalian makan dulu biar nggak lemas"
afwa "iya mom, adek rayya mana mom?"
angel "diajak ke taman sama bi inah"
afwi "athaar juga ikut?"
angel "iya adeknya nggak mau kalau athaar enggak ikut"
afwi "oh, opa operasi abi berapa lama?"
papa rey "kata dokter 4 sampai 5 jam, ini masih 2 jam an kalian istirahat lah dulu nanti"
afwi "iya opa"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
3 jam berlalu....
lampu ruang operasi belum juga berubah hijau, dokter pun tak ada tanda-tanda keluar ruangan, angel masih dengan kecemasan nya, begitu juga yang lain.
papa rey "nak sholat dulu sama twins sana biar papa sama revan disini dulu sholat gantian keburu habis waktu magrib nya"
angel "iya pa, ayo twins"
papa rey "van papa minta tolong ya kamu ke bandara jemput kakak dan umi nya fadhil, langsung di bawa kesini aja nanti"
revan "kalau aku ke bandara papa nggak apa-apa sendiri?"
papa rey "nggak apa-apa, ingat ya jangan bilang dulu ke yang lain"
revan "iya pa, yaudah revan pamit ke bandara dulu pa"
papa rey "iya hati-hati nak"
angel "pa sholat gih" ucapnya yang baru kembali dari mushola rumah sakit.
__ADS_1
papa rey "iya nak, twins mana?"
angel "ke ruangan Kevin manggil mama sama almira untuk sholat dulu"
papa rey "oh gitu, papa cari athar dulu kalau gitu"
angel "athaar nya sudah di mushola pa"
papa rey "oh baiklah kalau gitu papa ke mushola dulu"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
jam 7 malam umi Aisyah dan kak rasyid juga kak nafisa telah tiba di rumah sakit.
"nak" ucap umi Aisyah saat di depan ruang operasi
angel "umiiiii" ucapnya yang langsung memeluk ibu mertuanya
umi Aisyah "apa yang terjadi? kenapa umi di minta dadakan kesini nak?"
angel "mas fadhil umi hiks hiks hiks"
umi Aisyah "fadhil kenapa? cerita sama umi"
papa rey "fadhil tertembak besan karena dia menyelamatkan saya, maafkan saya besan"
umi Aisyah "innalillahi wa inna lillahi raji'un, lalu bagaimana kondisi nya?" ucapnya melemah
papa rey "saat ini masih di operasi pengangkatan pelurunya besan mungkin sebentar lagi selesai"
umi Aisyah sangat kaget mendengar berita ini, kak rasyid dengan sigap menangkap umi Aisyah, angel pun langsung melepas pelukan nya.
angel "kak bawa umi ke ruang vvip Mawar nomor 1 biar umi bisa istirahat dulu"
kak rasyid "ayo mi rasyid antar"
umi Aisyah "umi tidak apa-apa, umi disini saja nak"
afwa "iya mom, ayo uma ikut aku"
kak nafisa "umi kak rasyid aku ke kamar Kevin dulu"
umi Aisyah "iya nak"
afwi "uti aku kangen sama uti"
umi Aisyah "uti juga kangen sama kakak, kenapa sudah libur belum mengunjungi uti?"
afwi "kata abi minggu depan disana 1 minggu terus langsung kembali ke Malang uti tapi sepertinya tidak jadi uti"
umi Aisyah "tidak apa-apa, doakan abi cepat sembuh ya nak"
afwi "iya uti"
umi Aisyah "adik-adik dimana?"
afwi "ada uti di taman depan soalnya rayya nggak boleh disini jadi athaar menemani sama bi inah"
umi Aisyah "oh begitu, besan kalau boleh tau kejadiannya jam berapa ya? dan yang tertembak bagian apa?"
papa rey "sekitar jam 2 siang tertembak di bagian dada nya"
umi Aisyah "ya allah nak pasti rasanya sakit sekali karena tadi umi merasakan nya hiks hiks hiks"
afwi "uti juga merasakan seperti mommy? tadi mommy juga sakit bagian dada nya setelah itu polisi datang ke rumah"
umi Aisyah "iya uti juga merasakan nya"
__ADS_1
papa rey "sekali lagi maafkan saya besan gara-gara melindungi saya fadhil jadi tertembak"
umi Aisyah "mungkin ini sudah takdir yang harus dilalui fadhil besan, besan jangan menyalahkan diri sendiri seperti itu ini sudah kehendak allah besan"
tak lama lampu ruang operasi menyala hijau menandakan operasi sudah selesai, dokter pun keluar dari ruangan operasi bersama dokter lain dan suster.
angel "bagaimana kondisi suami saya dok?"
dokter "alhamdulillah operasi berjalan lancar walau sempat detak jantung pasien berhenti namun saat ini kondisi pasien masih kritis"
angel "apa saya sudah bisa melihatnya dok?"
dokter "nanti setelah pasien di pindahkan ke ruang icu baru boleh di kunjungi tetapi bergiliran ya, saya permisi dulu"
angel "baik dok terima kasih"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di ruang vvip kamar Kevin....
almira "umaaa"
kak nafisa "iya nak uma disini, yang sabar ya sayang"
almira "iya uma"
mama evilia "sudah sampai dari tadi naf?"
kak nafisa "belum bu, baru saja tiba"
afwa "oma di tunggu mommy di depan ruang operasi"
mama evilia "iya afwa, nafisa almira mama ke ruang operasi dulu ya, nanti ada yang nganter tempat tidur kesini biar almira nyaman istirahat nya"
kak nafisa "terima kasih bu"
mama evilia dan afwa pun meninggalkan ruang vvip itu dan menuju ruang operasi.
kak nafisa "bagaimana keadaan Kevin sayang?"
almira "belum sadar ma sejak tadi, jika sampai besok tidak sadar maka akan dilaksanakan ronsen takutnya ada luka dalam"
kak nafisa "kenapa bisa seperti ini nak?"
almira "aku juga belum tau uma kronologi nya bagaimana"
kak nafisa "yasudah sekarang kamu istirahat, ingat kamu hamil besar harus banyak istirahat jangan banyak pikiran insyaallah Kevin baik-baik saja"
almira "iya uma, uma kesini sama siapa?"
kak nafisa "sama paman dan uti, abi masih ada jadwal mengisi pengajian jadi belum bisa kesini, apa ibu mertua mu sudah kamu beri tau?"
almira "sudah uma katanya besok akan berangkat kesini"
kak nafisa "oh begitu, kamu sudah makan malam?"
almira "belum uma"
kak nafisa "yaudah istirahat lah dulu, uma carikan makan malam"
mama evilia "tidak usah naf" ucap mama evilia yang masuk kamar vvip kevin
kak nafisa "eh ibu"
mama evilia "sebentar lagi Rani sama yang lain kesini mengirim makan malam dan perlengkapan yang di butuhkan, tunggu sebentar ya mungkin 15 menit lagi"
kak nafisa "oh iya bu"
__ADS_1
mama evilia "yaudah saya kembali ke ruang operasi lagi ya"
kak nafisa "iya bu hati-hati"