
hari ini adalah hari minggu, hari dimana para santri diizinkan keluar dari area pesantren, para santri sangat menanti hari ahad untuk sekedar refreshing atau sekedar memberi kabar orang tua mereka.
kali ini angel kak fatimah dan syahila mereka mengabsen di pintu keluar pesantren siapa saja para satri wati yang keluar dari pesantren, begitu juga fadhil kak rasyid dan zaidan mereka mengabsen santri yang izin keluar.
angel "udah keluar semua deh kayak nya"
kak fatimah "iya nih dek, nak kamu kalau mau keluar sama abang zai pergi saja dulu"
syahila "nanti saja umi, kata abang habis dhuhur gak apa-apa"
angel "mau kemana kalian?"
syahila "belanja aunty"
angel "nitip susu almond bisa?"
syahila "bisa aunty, nanti aunty foto saja susu nya seperti apa"
angel "iya nanti aunty chat kamu ya"
fadhil "sayang nanti susu almond nya nitip abang zai saja ya"
angel "iya aku udah bilang syahila kok"
kak rasyid "mi ayo ke kantor sebentar"
kak fatimah "iya bi"
tak lama datanglah sebuah mobil warna hitam di pesantren itu.
Kevin "assalamualaikum"
fadhil "waalaikumsalam, eh kamu vin"
Kevin "iya tuan"
fadhil "ibu apa kabar?"
ibu diana (ibu Kevin) "alhamdulillah saya baik nak fadhil"
kenapa ibu diana memanggil nak Kevin? karena itu adalah permintaan fadhil sendiri saat bertemu ibu diana di kota Malang.
angel "ayo bu masuk, aku antar ke rumah calon besan ibu"
ibu diana "iya nak, oh ya pesantren kok sepi?"
angel "iya bu ini hari ahad soalnya, setiap hari ahad santri dan santri wati di izinkan keluar"
ibu diana "apa ada yang mengawasi saat mereka di luar?"
angel "ada bu, ustadz dan ustadzah mengawasi mereka dari jauh, ayo bu masuk ini rumah calon besan ibu"
ibu diana "assalamualaikum"
kak nafisa "waalaikumsalam, mari silahkan masuk"
angel "kak naf ini ibu nya Kevin"
kak nafisa "oh, kenalin bu saya nafisa ibu nya almira"
bu diana "saya diana ibu nya Kevin"
kak nafisa "masuk vin ngapain berdiri di situ"
Kevin "eh iya tante"
kak nafisa "panggil uma saja seperti almira, saya panggilkan almira dan abi nya dulu ya"
tak lama kak davian dan almira datang di ruang tamu. dan fadhil juga tiba di rumah itu.
kak davian "assalamualaikum, sudah lama bu?"
bu diana "waalaikumsalam, belum lama kok, apa kedatangan saya mengganggu bapak?"
kak davian "tidak kok"
bu diana "begini pak, maksud kedatangan saya kesini ingin silaturahmi sekaligus melamar Putri bapak untuk anak saya Kevin, itupun kalau anak bapak dan keluarga merestui"
kak davian "kalau saya merestui anak saya memilih siapapun yang akan menjadi pendamping nya bu"
bu diana "alhamdulillah kalau bapak merestui, nak almira bagaimana apa menerima lamaran dari putra ibu? tapi anak ibu ini ilmu agamanya kurang karena memang dia tidak ibu izinkan masuk pesantren dulu"
almira "saya menerima nya bu"
fadhil "di pandang dong calon mertua nya al, masa nunduk gitu"
almira "apasih uncle, malu tau"
bu diana "alhamdulillah kalau nak almira menerima nya, gausah malu sama ibu nak"
kak nafisa "ini teh nya silahkan di minum dulu bu"
bu diana "jadi merepotkan ini"
kak nafisa "tidak kok, hanya teh saja"
bu diana "oh iya, ini sebagai tanda lamaran nya maaf nggak bawa apa-apa soalnya Kevin bilang nya mendadak" ucapnya sambil menyodorkan kotak perhiasan
kak davian "bu sebaiknya ini buat pas nikahan saja, soalnya kami tidak mau lama-lama nikahnya"
Kevin "tidak apa-apa om itu memang sudah saya siapkan untuk melamar almira"
kak davian "jangan panggil om, panggil abi"
fadhil "langsung tentuin kapan nikah nya aja lah biar nggak lama-lama"
bu diana "untuk kapan nya saya serahkan ke pihak perempuan saja"
kak davian "kalau 1 minggu lagi bagaimana?"
angel "tanda-tanda seragam lebaran keluarga buat seragam resepi lagi ini mah"
kak nafisa "sepertinya gitu dek"
bu diana "saya ngikut saja, kalau mereka siap ya 1 minggu lagi tidak apa-apa"
kak davian "saya panggil umi sama kakak saya dulu untuk mencari solusi kalau memang kapannya di serahkan ke pihak perempuan"
bu diana "iya pak silahkan"
fadhil "biar aku yang panggil kak"
tak lama mereka telah berkumpul di rumah kak davian.
umi Aisyah "gimana nak ada apa manggil umi?"
kak davian "begini umi, kak ini ada Kevin dan ibu nya datang melamar almira dan ibu diana menyerahkan kapan acara nya ke pihak perempuan, davian usul 1 minggu lagi bagaimana menurut umi dan kakak"
umi Aisyah "apa tidak kelamaan 1 minggu?"
kak rasyid "Kevin surat-surat nya sudah belum? kalau sudah lengkap sih 1 minggu kelamaan"
__ADS_1
bu diana "kemarin dia sudah mengurus berkasnya kok"
umi Aisyah "3 hari lagi gimana?"
angel "baju seragam nya belum jadi mi"
umi Aisyah "kapan jadi nya?"
angel "katanya di usahakan selasa jadi"
umi Aisyah "bagaimana nikah nya jumat saja? pagi akad malam nya resepsi"
kak davian "bagaimana bu?"
bu diana "saya ngikut saja bagaimana baiknya"
kak rasyid "ibu ada saudara yang di luar kota atau tidak? sebisa nya kumpul nya saudara ibu juga tidak apa-apa"
bu diana "biasanya kami kumpul saat weekend, saudara saya hanya 1 orang saja dan memiliki 2 anak keduanya juga ada di kota ini, kakak Kevin mungkin tidak bisa hadir karena istrinya sedang hamil dan belum bisa perjalan jauh apalagi di tinggal karena masih mual-mual setiap pagi"
kak rasyid "kalau tidak ada yang di tunggu hari jumat saja tidak apa-apa, biar kami yang menyiapkan acara nya"
angel "aku rasa tidak perlu kak, Kevin sendiri bisa mengurus semuanya dalam sekejap, bukan begitu vin"
Kevin "hehehe iya nona"
fadhil "chef hotel dan wedding organizer kamu suruh kesini sekarang vin, biar almira milih dekorasi nya sekalian pumpung kalian belum di pingit"
Kevin "ya tuan"
fadhil "panggil uncle seperti almira atau saya pecat kamu"
Kevin "iya uncle"
fadhil "al mau nikah di gedung apa pesantren aja? kalau gedung biar Kevin suruh kesini manager hotel nya"
zaidan "almira itu pengen nikah nya di gedung uncle, tema nya princess"
almira "abaaanggg"
zaidan "kenapa? aku hanya membantu mu kok"
Kevin "tapi gedung hotel kosong nya hari kamis kalau dari laporan minggu lalu"
fadhil "yaudah nikah hari kamis aja, kan sama aja cuma maju sehari"
umi Aisyah "lebih cepat lebih baik"
almira "tapi uncle aku mau kembar ada disaat aku menikah juga"
fadhil "kalau dapat izin kembar akan datang tapi kalau enggak ya biar dia video call saja"
kak davian "jangan ganggu kembar belajar dek"
fadhil "mau gimana kembar pasti marah kalau enggak di kasih tau, kakak kayak nggak tau saja gimana marahnya kembar"
umi aisyah "jangan buat kembar marah bisa stres umi nanti kalau cucu umi enggak mau di ajak bicara"
fadhil "jadi kapan ini nanti kembar biar aku jemput"
kak davian "kamis dek, kamu dengerin gak sih"
fadhil "iya iya kan cuma mau memastikan saja kak"
tak lama datang lah wedding organizer dan kepala chef di rumah kak davian.
chef "mau ada acara apa lagi tuan?"
chef "bisa asal waktu nya nggak mepet seperti kemarin"
fadhil "buat hari kamis"
chef "haa dadakan lagi, siapa yang mau nikah lagi tuan?"
fadhil "yang menghubungi kamu siapa?"
chef "asisten Kevin"
fadhil "nah berarti dia yang nikah"
chef "dadakan banget sih vin, ngapain lu nikah di sini juga, lu hamilin anak orang ya? wah parah lu vin"
Kevin "punya mulut tu di jaga nyebelin banget sih"
chef "lha terus kenapa dadakan"
Kevin "suka-suka dong"
chef "awas lo gue ogah masak di nikahan lo"
Kevin "kalau tuan yang nyuruh lo yakin nggak mau? udah siap jadi pengangguran" ucapnya menaik turunkan alis nya
chef "ya gak lah gue masih sayang pekerjaan"
fadhil "kalian ini malah berantem mau saya pecat semuanya?"
"tidak" jawab mereka kompak
jerry (perwakilan dari Wo) "dih kompak bener"
chef "diem napa jer, hmm tuan mau menu yang seperti apa?" ucap chef itu mulai serius
fadhil "mau menu apa kak naf, kak dav, al"
kak nafisa "ngikut aja lah"
angel "ngikut sama siapa kak?"
almira "ngikut aunty"
angel "lah aunty nggak ngadain acara kok"
kak davian "kamu aja lah dek yang milih"
angel "kalian request lah paling tidak, nanti aku bantu deh"
kak nafisa "ayam bakar"
almira "capcay"
kak davian "sosis asam manis, lainnya biar angel yang milih"
angel "wah ngerjain ini, chef udah catat menu 3 itu tadi?"
chef "sudah nona"
angel "tambah sate, soto ayam kampung, seafood asam manis, rawon, nasi goreng"
fadhil "nasi kebuli"
kak rasyid "sop iga"
__ADS_1
kak fatimah "sop ayam bakso"
angel "nah gitu dong di bantuin, tambah makaroni scottel, krupuk, pudding, sama buah-buahan segar"
chef "minum nya?"
angel "sediain air mineral, es buah, ice cream, coffee, teh kemasan, sama aneka es sirup saja gimana?"
kak davian "setuju sih"
kak nafisa "cukup itu aja lah"
chef "kamis jam berapa saya harus kesini?"
fadhil "acaranya di hotel kok"
kak davian "acara akad nya di sini tapi nanti resepsi nya disana ya dimulai ba'da isya lah"
chef "syukurlah kalau acara nya di hotel, takutnya outdoor seperti kemarin"
fadhil "kenapa takut outdoor?"
chef "kan sudah memasuki musim penghujan tuan, takutnya nanti tiba-tiba hujan gitu"
fadhil "iya juga ya, oh ya tadi kata zaidan almira mau tema princess ya? pihak wedding organizer nya gimana? ada nggak konsepnya itu?"
jerry "ada tuan, tapi untuk tema princess yang saya tunjuk ini sudah di pakai di hari selasa besok, kalau yang lain masih bisa"
zaidan "eh salah bukan princess deh kayak nya tapi dia pingin yang itu loh siapa ya namanya?"
syahila "elsa yang frozen itu loh"
jerry "oh ada tema yang itu, apa mau itu saja? siapa sih pengantin nya?"
almira "saya"
jerry "bagimana nona, mau yang mana?"
almira "yang tema nya frozen saja"
jerry "tapi untuk baju nya ini belum ada mbk karena sudah di boking buat yang hari rabu malam otomatis kalau kamis masih kotor"
angel "gaun nya warna biru aja al. nggak harus baju frozen nya yang penting warna biru aja make up princess gitu"
almira "nggak jadi frozen deh, tapi yang tema princess serba putih ini"
foto by google
kak davian "kamu yakin kak? menikah sekali seumur hidup loh"
almira "yakin bi"
kak davian "kamu gimana vin?"
Kevin "sesuai keinginan almira saja yang mana"
jerry "kalau sudah di pilih tidak bisa di ganti nona jadi silahkan di pikirkan dulu yang mana"
almira "yang putih ini saja"
jerry "yakin ya nona? soalnya akan kami siapkan semuanya"
almira "iya yakin"
jerry "baiklah, untuk souvenir sama undangan sekalian atau tidak?"
fadhil "sekalian aja kalau bisa jer"
jerry "bisa tuan, silahkan di pilih undangan sama souvenir nya"
acara persiapan sudah beres tinggal mencari gaun pengantin saja dan menyebarkan undangan yang akan menjadi urusan bapak-bapak.
umi Aisyah "oh iya habis ini kalian di pingit jadi sudah tidak boleh ketemu lagi sebelum akad nikah selesai"
fadhil "kasian tuh mi, masa baru ketemu udah di pingit"
umi Aisyah "gaada bantahan"
bu diana "seharusnya di pingit nya seminggu ini cuma 3 hari kok"
fadhil "yaudah vin kamu saya izinkan cuti mengurus pernikahan mu, kamu tinggal lah di angel's hotel bersama ibu mu kalau disini saya takut kamu menemui almira diam-diam, tapi sekarang urus kepergian saya ke kota Malang untuk menjemput twins"
Kevin "ah terima kasih uncle, uncle mau berangkat jam berapa?"
angel "jangan sekarang mas, twins biar belajar dulu nanti lah selasa atau rabu biar kesini"
fadhil "gini aja vin kamu urus penerbangan nanti malam, saya mau mengurus pekerjaan dulu saya naik komersial saja"
Kevin "tapi nona rayya bagaimana?"
fadhil "istri saya biar disini dulu, saya balik sama athaar biar dia ngurus izin nya juga di sekolah nya, selasa sore urus penerbangan kesini menggunakan pesawat hillary nanti biar saya bilang ke revan, terus kamu atur penerbangan dari Malang nanti abang biar di antar guru nya ke bandara terus kalau kamu mau undang keluarga atau tetangga mu sekalian saja naik pesawat jet"
Kevin "tetangga enggak usah deh sepertinya"
fadhil "jangan gitu vin, untuk menghindari gosip atau fitnah lebih baik mereka tau kalau kamu menikah dengan almira, biar nanti kalau kamu bawa almira ke Malang enggak jadi bahan gosip"
Kevin "baiklah tuan, saya undang pak rt saja sama rumah sebelah saya"
fadhil "nah itu lebih baik"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
semua sudah membubarkan diri dari kediaman kak davian, kini angel dan fadhil sudah berada di rumah umi Aisyah.
angel "mas nanti jangan lupa ambil seragam di butik nya syasya, sama gaun juga"
fadhil "iya sayang, kamu nggak apa-apa kan mas tinggal di sini?"
angel "enggak apa-apa mas, lagi pula kasian baby rayya kalau bolak balik naik pesawat"
fadhil "iya sayang itu kenapa kamu mas tinggal disini sama baby rayya"
angel "mas istirahat gih, nanti aku bangunin kan mau balik ke kota K"
fadhil "iya sayang"
athaar "bi mom kita mau balik ya?"
angel "cuma kamu sama abi kak"
athaar "mommy enggak pulang?"
angel "enggak sayang, kamu selasa sore sudah kesini lagi, kasian adek kalau bolak-balik naik pesawat"
athaar "kalau gitu baju athaar biar disini saja ya, malas siap-siap"
angel "iya sayang, sana istirahat nanti habis ashar kalian berangkat ke bandara, tuh abi udah bobo"
athaar "iya mommy"
__ADS_1