Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
bab 474


__ADS_3

fadhil dan aba hasan langsung menuju halaman belakang dan tak lama satu mobil oun datang.


"ayo bi di bawa ke rumah sakit segera" ucap afwa


"ayo bantu angkat alif nya, oh ya nak kamu bersihkan dirimu ya itu banyak darah dan jangan lewat depan rumah utama takut nya kamu ditanya sama orang-orang"


"iya bi"


"terima kasih sudah menjaga anak saya"


"sama-sama pak kyai"


afwa sengaja membawa mobil ambulan pesantren untuk menuju rumah sakit agar bisa dengan cepat sampai di rumah sakit.


sampai di rumah sakit suster langsung membawa pasien ke igd dan dokter langsung menangani nya.


1 jam berlalu suste pun keluar dari igd.


"keluarga pasien?" tanya dokter


"kami dok" ucap aba hasan


"pasien membutuhkan sekitar 4 kantong darah sedangkan tersedian rumah sakit habis apa keluarga bisa mendonorkan?"


"golongan darahnya apa sus?" tanya afwa


"A resus negatif"


"athaar iya darah athaar" ucap afwa


"pasien hanya bisa menerima donor dari golongan darah A- dan O-" ucap suster


"baik sus akan kami carikan sebentar" ucap fadhil


"baik kami tunggu karena pasien sangat membutuhkan"


"iya sus, mas apa ada yang bisa mendonorkan darah?"


"aku AB gak bisa, yang bisa itu hana tapi dia sedang hamil"


"athaar dan afwi akan kesini bi kita kurang 2 lagi"


"coba cari dari santri atau karyawan kak nanti suruh kesini"


"baik bi"


"terima kasih kalian sudah membantuku"


"jangan sungkan mas, yang penting alif baik-baik saja"


"amin"


"ya Allah sehatkan putraku" ucap aba hasan dalam hati


25 menit kemudian athaar bersama rombongan tiba di rumah sakit Dan langsung menuju igd.


"assalamualaikum"


"waalaikumsalam"


"nak masuklah suster sudah menunggu" ucap fadhil


"kak afwi mana dek?"


"em mas mas masuk saja dulu bilang sama dokter mau donor ya"


"baik ustadz"


"maaf tadi bu hanum tangannya kena pisau Dan katanya kepikiran gus alif Dan bu hanum mencari gus alif tapi beliau mendengar aku berbicara dengan kakak Dan beliau langsung menangis"


"astagfirullah ama" gumam aba hasan


"aba" teriak ama hanum Yang langsung berlari memeluk suaminya


"maaf ama"


"aba kenapa tidak bilang hiks"


"ama jangan nangis kita harus kuat Demi alif, insyaallah alif baik-baik saja"


"sudah ama kita harus berdoa supaya alif cepat sehat, kata nya tangan ama kena pisau?"


"iya aba tapi sudah di obati rayya di jalan tadi"

__ADS_1


"maaf maafkan aba karena tidak bisa menjada ama Dan alif dengan baik"


"aba tidak Salah"


"kak ayo ikut aku" bisik rayya pada afwa


"kemana?"


"sudah ayo ikut"


"kita kemana sih dek?"


"beliin baju abi kakak Dan aba tuh banyak noda darah kan, sebentar lagi waktu ashar loh"


"baiklah ayo tapi nggak usah ke mall Deh kelamaan"


"iya di toko biasa aja biasanya juga ada Yang merk"


"hmm"


di ruang igd dokter pun tak kunjung keluar begitu juga para pendonor Dan itu membuat ama hanum gelisah.


"sayang duduklah jangan mondar mandir"


"alif bi"


"iya alif masih di tangani dokter, duduklah"


"assalamualaikum" ucap afwa dan rayya


"waalaikumsalam"


"dari mana?"


"ini bi baju buat abi sama aba baju Yang di pakai kan sudah terkena darah, sebentar lagi masuk waktu ashar abi Dan aba bisa berganti pakaian dulu" ucap afwa


"ya Allah nak terima kasih banyak" ucap aba hasan menerima paper bag Yang diberikan afwa


"sama-sama"


"oh ya Yang donor darah sudah keluar belum ama?" Tanya rayya


"belum"


"ah baiklah"


"ini sate kambing sama lontong bi"


"oh abi kira apa, ayo mas ganti dulu nanti kita sholat dulu biar bisa gantian"


"iya"


ceklek


"keluarga pasien"


"saya dok saya ibu nya, ada apa" ucap ama hanum


"begini bu kondisi putra anda kritis setelah ini akan kami pindahkan ke icu"


"astagfirullah"


"dok apa luka nya parah?" Tanya rayya


"kami belum bisa memastikan tetapi pendaharan sudah berhenti nanti akan kami lakukan ct-scan jika kondisi pasien sudah stabil"


"kenapa tidak sekarang saja biar tau kondisi pasien Yang pasti kalau memang nanti di rumah sakit ini tidak bisa menangani pasien iti kita bisa bawa ke rumah sakit ibu kota ataupun luar negeri" ucap rayya


"baik kalau begitu saya permisi dulu, nanti akan kami bawa pasien untuk ct-scan"


"baiklah kami tunggu kabar baiknya"


tak Lama suster mendorong brangkar alif keluar dari igd.


"mau di ct-scan ya sus?" Tanya afwa


"iya mas"


"ama mau disini apa ikut gus alif?"


"ama ikut saja"


"yaudah ayo rayya temani"

__ADS_1


"hati-hati dek kalau ada apa-apa telpon kakak"


"iya"


"afwa mana rayya Dan bu hanum?" Tanya fadhil Yang baru selesai berganti pakaian


"mereke ke ruang ct scan bi baru saja"


"alif tidak apa-apa kan?"


"kata dokter kritis bi tapi pendarahan di kepala nya sudah berhenti"


"kritis?" ucap aba hasan


"iya pak kyai"


"ayo mas menyusul mereka, mas harus kuat menerima cobaan ini"


"iya dek"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


"najwa nisa kalian lihat aba sama ama tidak?"


"mereka masih keluar tadi kalau nggak salah, coba tanya bu angel tadi mereka pamitan bu angel" ucap najwa


"ah baiklah aku cari bu angel dulu"


"iya ning silahkan" ucap nisa


"maaf telah membohongi kamu ning" ucap najwa lirih


"tidak apa-apa naj ini demi kebaikan ning" ucap nisa


"mbak lihat ning hana tidak?" tanya nabila pada najwa


"ning hana mencari bu angel ning"


"ah baiklah, panggil kakak saja jangan ning" ucap nabila sopan


"iya ning eh kak" sahut najwa


di dapur angel sedang berbincang dengan petugas dapur umum karena kegiatan memasak sudah selesai jadi mereka bisa istirahat sebelum nanti malam masak lagi.


"bu nyai akan tinggal disini?"


"mungkin cuma 1 minggu bu, ada apa?"


"tidak apa-apa hanya tanya saja saya kira ibu sama kyai fadhil akan menetap disini"


"tidak bu mungkin kami akan tetap rutin berkunjung kemari karena anak-anak juga disana semua bu pekerjaan nya"


"iya bu kalau pekerjaan pasti tidak bisa di tinggalkan, jauh dari anak pasti juga berat rasanya"


"nah maka dari itu bu saya tidak bisa menetap disini"


"assalamualaikum bu maaf mengganggu" ucap hana


"waalaikumsalam"


"ada apa ning hana?" tanya angel


"mau tanya ama sama yang lain dimana ya bu?"


"mereka ke hotel menginap satu malam mungkin aba sama ama kamu mau quality time"


"tapi kan nanti ada acara bu"


"insyaallah mereka akan kesini nanti malam"


"oh baiklah kalau begitu bu saya ke depan dulu"


"iya nak hati-hati"


"maaf telah membohongi kamu hana" ucap angel lirih


"bu kenapa bohong?"


"dia sedang hamil bu takutnya dia jadi stres apalagi kejadian itu karena mengambil kelapa keinginannya"


"iya sih bu tapi takutnya ning tadi tau dari orang lain"


"insyaallah tidak bu sampai orang tuanya kembali"

__ADS_1


"semoga gus alif tidak apa-apa bu"


"amin"


__ADS_2