
4 hari sudah umi Aisyah meninggalkan anak-anak nya, rasa kehilangan masih membekas di keluarga besarnya apalagi kenangan bersama ibu tercinta yang tidak akan pernah terlupakan.
hari ini sesuai rencana afwi dan zahra akan bertolak ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah umrah.
"sayang ada yang tertinggal tidak?" tanya afwi
"sepertinya tidak mas" ucap zahra
"oh ya dek perlengkapan bulan madu kalian akan di kirim ke negera tujuan ya, kalian bawa ini saja biar tidak kebanyakan kan nanti kalian naik pesawat komersial" ucap afwa
"iya kak"
"dan nanti koper kamu dari tanah suci kalian titipkan saja sama ketua rombongan kalian paman sudah pesan ke beliau" ucap kak davian
"iya paman"
"hati-hati disana kalau sudah sampai jangan lupa kabari kami" ucap fadhil
"iya abi"
setelah mengantar keberangkatan afwi beserta istrinya mereka kembali ke pesantren untuk menyiapkan acara fidaan nanti malam. di bantu anak-anak santri angel dan yang lain mereka mulai sibuk memasak.
"umi bawang merah nya habis apa umi sudah beli?" tanya salah satu santri yang membantu
"astagfirullah umi lupa, tolong kamu belikan ya beli di tempat terdekat saja tidak usah ke pasar, umi ambil uang dulu" sahut kak fatimah
"biar aku belikan kak aku mau keluar sama mas fadhil, oh ya tolong kamu cek apa yang habis ya di tulis aja di kertas" ucap angel
"iya umi, saya permisi dulu assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
"kamu mau kemana dek?"
"pergi sebentar kak nggak tau mau diajak kemana hehehe"
"nanti ngerepotin gimana biar santri aja yang belanja"
"gapapa kak, nanti kalian siapin aja dulu bahan-bahan nya yang buat masak"
"baiklah dek kalau gitu kakak nyusul ke dapur ya"
"iya kak"
"sayang ayo" ucap fadhil yang baru tiba
"sebentar mas nunggu list belanjaan dulu"
"baiklah abi tunggu di mobil ya"
"iya bi"
"dek nanti masak apa?" tanya kak nafisa
"belum tau kak coba tanya kak fatimah ini aku masih nunggu list belanjaan"
"dek ini list belanjanya" ucap kak fatimah menyerahkan selembar kertas
"oke kak, ini mau masak apa kak kok ada sterofom nya?"
"itu buat makan nya dek daripada kita cuci piring banyak dan makan malam santri terganggu lebih baik kita pakai sterofom saja"
"oke baiklah aku berangkat dulu kak"
"iya, naf ayo bantu di dapur"
"mau masak apa nanti kak?"
"belum tau apa naf, ada usul tidak?"
"gimana kalau kita buatkan nasi kuning? lauknya mie tempe kering sama ayam suwir"
"boleh deh tapi tempe nya belum masuk list tadi naf"
"tempenya beli di tetangga sebelah aja kak kan itu produksi tempe"
"yaudah deh boleh"
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
di pesawat...
__ADS_1
"kenapa?"
"ga pa pa" jawab zahra gugup
"masih takut naik pesawat?"
"i ya"
"tenanglah jangan takut ini sudah beberapa kali kamu naik pesawat tapi memang ini pertama kali kamu naik pesawat jauh, mau aku pesankan kamar? biar kamu bisa istirahat"
"tidak disini saja"
"yaudah tidurlah beberapa jam lagi kita akan transit"
"iya"
🏵️🏵️🏵️🏵️
pesantren...
"bang itu minum buat yang ikut fidaan masih nggak?" tanya afwa
"tinggal 5 dus dek rencananya mau di belikan lagi nanti habis dhuhur" ucap zaidan
"nggak usah biar orang pabrik kirim kesini aja"
"coba tanya abi dulu dek"
"iya bang"
"ada apa tanya abi zaidan?" tanya kak rasyid
"eh paman, ini paman afwa mau telpon orang pabrik lagi buat nganter minuman kesini kira-kira butuh berapa sampai hari ke tujuh?"
"banyak loh af kalau untuk 3 hari itu butuh sekitar 900 botol, itu cuma buat undangan belum santri"
"yaudah nanti aku pesenin 1500 ya kalau kurang lusa minta lagi"
"iya, yaudah paman masuk dulu mau menemui bibimu"
"abang tinggal ngajar ya dek" ucap zaidan
"iya paman, iya bang"
"ray kakak mana?"
"kakak siapa? kak bibil apa kak athaar?"
"dua duanya"
"kak bibil di kamar, kak athaar ikut kak Kevin ambil telur dan ayam di peternakan"
"oh gitu, yaudah kakak ke kamar dulu"
"kak abi sama mommy masih di rumah uti kan?"
"mereka kencan emang kamu nggak di kasih tau?"
"what kencan, wah abi sama mommy keterlaluan"
"biasa aja kali dek, kalau pengen gih cari suami"
🏵️🏵️🏵️🏵️
fadhil dan angel
"sayang belanjaan udah semua?"
"sudah bi, bi kayaknya kita perlu beli buah deh buat cuci mulut setelah makan"
"apa? pisang?"
"boleh"
"beli di depan pasar aja ya"
"iya, oh ya bi nanti mampir supermarket ya buat beliin camilan Nabila sama rayya kasian mereka pasti bosan"
"iya sayang"
di toko pisang...
__ADS_1
"bu pisang Ambon nya berapa?" tanya fadhil
"1 tandan yang ini 3 ini 90 ribu kalau yang disana itu 100 ribu, kalau 1 sisir 25 ribu"
"bu kalau di pilih yang Bagus boleh nggak?" tanya angel
"bisa tapi nanti harga nya per 1 sisir"
"jadi mahal ya"
"atau mau yabg ini 125 ribu tapi ini besar-besar semua dari atas sampai bawah"
"boleh bu masih ada nggak yang lainnya?"
"masih tapi cuma ada 2 tandan"
"gapapa deh nanti sama yang 100 ribu itu"
"mau beli berapa kalau banyak tak kasih harga beda"
"yang 125 ini 2 tandan, terus yang 100 ribu 3 aja deh"
"5 aja sekalian yang, soalnya yang bawah beberapa sisir belum matang itu"
"yaudah buk yang 100 ribu 5 tandan"
"alhamdulillah laris manis"
"alhamdulillah, bu ini bisa diantar? soalnya nggak bisa bawa saya, bayar ongkir tidak apa-apa" ucap fadhil
"di antar kemana mas?"
"pesantren ar-rahman jl Melati bu, bisa"
"bisa tapi selepas dhuhur"
"iya nggak apa-apa bu, totalnya berapa bu?"
"720000 mas"
"ibu nggak salah? kan harusnya 750 ribu itupun belum ongkir"
"tidak apa-apa mas saya diskon karena beli banyak, dan kebetulan rumah saya melewati pesantren ar-rahman jadi nanti antarnya sekalian pulang mas nya tidak perlu bayar ongkos"
"alhamdulillah terima kasih banyak bu, ini uang nya"
"terima kasih, uangnya pas ya"
"iya bu, kami permisi assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
"berarti tinggal ke supermarket"
"iya bi, bi sebenarnya abi mau ngajak kemana sih kok ujung-ujungnya ke pasar"
"lah salah sendiri malah bawa list belanjaan ya nggak jadi abi ajak kencan lah"
"udah tua juga masih kencan"
"ya nggak apa-apa dong sayang, oh ya kita disini lebih lama nggak apa-apa kan?"
"gapapa kok bi papa mama ada kania yang jaga"
"iya sayang cuma sampai barang-barang afwi sampai sini nanti kita pulang baru menjelang 40 hari an nya umi kita kembali kesini"
"iya bi mommy iku abi saja"
"terima kasih sayang sudah jadi istri sholehah nya abi"
"justru aku yang terima kasih sama abi sudah mau menerima kenakalan mommy"
"itu kan dulu waktu mommy masih labil sekarang kan udah dewasa udah jadi ibu dari 4 orang anak dan jadi istri sholeha nya abi itu sudah cukup buat abi"
"sweet nya suamiku"
"mau mampir apotik nggak?"
"buat apa?"
"buat cek kadar gula mommy takutnya naik"
__ADS_1
"ish abiiii"