Istri Nakal Pak Ustadz

Istri Nakal Pak Ustadz
eps 372


__ADS_3

angel pov


entah kenapa perasaanku tidak tenang dan tak lama dadaku terasa sangat sakit seperti kena paku, aku merasa ada sesuatu yang terjadi dan ya ternyat benar 1 jam kemuadian ada seorang polisi datang mengajak kami ke suatu tempat, alangkah terkejutnya kami ketika mobil polisi di depan kami memasuki halaman rumah sakit polisi.


kami pun dengan langkah gontai mengikuti polisi itu dan ternyata kami di bawa ke ruang tindakan operasi, aku kaget bukan main karena hanya melihat papaku di ruang tunggu operasi dengan 1 orang polisi.


aku menangis ketika papa bilang jika yang di dalam ruang operasi adalah suamiku yang terkena tembakan di bagian dadanya, papa terus meminta maaf kepada ku karena fadhil tertembak gara-gara menyelamatkan papa, papa terus menyalahkan dirinya atas peristiwa ini namun aku bilang mungkin ini sudah takdir nya.


operasi yang harusnya 3 sampai 4 jam harus dilakukan selama 6 jam, aku dan keluargaku sangat khawatir apalagi bukan hanya suamiku yang dirawat di rumah sakit, kedua asisten suamiku pun juga ikut di rawat karena mereka mengalami luka-luka akibat dari perkelahian yang mereka lakukan.


jam 7 malam umi dan kakak iparku tiba di rumah sakit, umi langsung memberiku pertanyaan apa yang sebenarnya terjadi sampai umi harus berangkat dadakan ke kota k, umi yang mendapatkan jawaban nya pun kaget karena anaknya tertembak dan saat ini sedang operasi pengangkatan peluru di tubuhnya.


papa juga terus meminta maaf atas apa yang terjadi dengan suamiku dan papa terus menyalahkan dirinya atas kejadian ini namun umi menenangkan abi dengan bilang bahwa ini mungkin takdir yang harus dilalui suamiku.


aku senang ketika dokter sudah keluar dari kamar operasi dan menyampaikan operasi berhasil, namun aku juga cemas saat dokter bilang jika suamiku masih kritis, apalagi aku baru boleh menjenguk ketika suamiku sudah berada di ruang icu.


aku selalu berdoa agar suamiku cepat sadat dan segera sembuh seperti sedia kala namun hingga di pindahkan di ruang icu suamiku tak kunjung sadar, padahal kata dokter obat bius suamiku sudah habis namun suamiku tak kunjung sadar.


angel pov end


afwa "mom istirahat dulu, mommy jangan begadang"


angel "iya kak"


afwa "mommy istirahat di kamar abi ya biar kakak yang jaga abi di icu"


angel "kakak aja yang di icu biar mom disini"


afwa "mommy aja yang istirahat, nanti gantian"


angel "yaudah kak jaga abi ya"


afwa "iya mom"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kamar Kevin....


Kevin sudah mulai mengerjapkan matanya dia sudah tersadar dari pingsan nya, kak nafisa mengetahui adanya pergerakan menantunya dan kak nafisa pun mendekati ranjang Kevin.


kak nafisa "sudah sadar nak, apa yang sakit?"


Kevin "uma"


kak nafisa "iya ini uma, apa yang sakit uma panggilkan dokter ya"


Kevin "iya uma"

__ADS_1


kak nafisa oun memencet bel untuk memanggil dokter dan tak lama dokter pun datang ke ruangan Kevin.


kak nafisa "dok menantu saya sudah sadar"


dokter "alhamdulillah, kalau begitu biar saya periksa dulu kondisi nya" dokter pun memeriksa Kevin dengan teliti


dokter "kondisi pasien sudah membaik namun untuk memastikan ada tidak nya luka dalam saya sarankan untuk ronsen keseluruhan"


kak nafisa "lakukan yang terbaik dok"


dokter "baik besok pagi jam 8 saya kesini untuk membawa tuan Kevin ronsen, saya permisi dulu bu mari"


kak nafisa "baik dok"


Kevin "uma maaf Kevin merepotkan uma"


kak nafisa "tidak nak, sudah istirahat lah lagi"


Kevin "istriku mana uma"


kak nafisa "tuh dia tidur nyenyak dari siang nangis karena kamu nggak sadarkan diri"


Kevin "maafkan aku uma"


kak nafisa "sudahlah yang penting kamu sudah siuman sekarang nak"


kak nafisa "jam 1 pagi vin kenapa?"


Kevin "astagfirullah lama sekali aku pingsan"


kak nafisa "iya nak, sebenarnya kenapa sampai seperti ini?"


Kevin "musuh bisnis uma mereka mengirim anak buah untuk menyerang kami awalnya uncle dan pak Adit yang melawan 6 orang namun pak Adit tumbang saat musuh masih 3 orang akhir nya aku membantu uncle padahal uncle sudah mewanti-wanti untuk tidak turun dan akhirnya aku tumbang uma, sekarang bagaimana keadaan uncle uma?"


kak nafisa "uncle masih kritis kata uti, tadi sudah selesai operasi pengangkatan peluru di dada nya nak, lain kali langsung telpon polisi nak jangan menyerang lagi ya"


Kevin "iya uma maafkan aku sudah membuat Putri uma menangis"


kak nafisa "iya tapi lain kali jangan di ulangi apalagi istrimu hamil besar"


Kevin "iya uma"


kak nafisa "istirahat lah insyaallah besok ibu mu akan datang kesini"


Kevin "iya uma, uma juga harus istirahat"


kak nafisa "iya uma akan tidur di sofa kalau. ada apa-apa panggil uma jangan istrimu biarkan dia istirahat"

__ADS_1


Kevin "iya uma"


🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️


di kamar pak Adit...


pak adit di jaga oleh putra laki-laki nya yang bernama reno, reno baru pulang menimba ilmu di china, kondisi pak Adit lebih parah dari pada Kevin namun pak Adit sudah siuman sejak pukul 12 malam tadi.


reno "papa butuh sesuatu?"


pak adit "tidak nak, kapan kamu tiba? katamu baru pulang 1 minggu lagi"


reno "sebenarnya reno mau buat kejutan tapi malah reno yang dapat kejutan dari papa"


pak Adit "ma'af"


reno "sudahlah yang penting papa sudah siuman"


pak adit "mama mana?"


reno "tadi mama aku suruh pulang pa, kasian mama nangis terus kata adek"


pak Adit "maafkan papa"


reno "lagian papa udah tua juga masih aja berantem"


pak adit "papa hanya membela diri kak, masa iya papa di seorang diam aja, oh iya bagaimana kondisi atasan papa?"


reno "tuan fadhil tertembak bagian dada dan tadi di operasi untuk pengangkatan peluru dan sekarang kondisi nya belum sadarkan diri kalau tuan rey baik-baik saja, untuk kak Kevin dia masih belum siuman dia juga seperti papa kondisi nya"


pak Adit "astagfirullah, papa mau lihat tuan fadhil nak"


reno "papa baru siuman besok saja pa jangan sekarang, reno janji besok pagi bakalan antar papa ke ruang tuan fadhil"


pak adit "tapi nak"


reno "sekarang sudah malam papa, papa tidak takut jika tiba-tiba ada suster ngesot"


pak Adit "baiklah baiklah papa nurut di kamar aja"


reno "nah gitu dong pa, sekarang papa istirahat ya biar cepet pulih, kata dokter kan besok papa harus ronsen jam 7 jadi sekarang harus istirahat"


pak adit "iya iya papa istirahat"


reno "good night pa, aku juga mau tidur dulu, kalau perlu sesuatu bangunin aja aku"


pak adit "iya nak"

__ADS_1


__ADS_2